Galeri Indonesia WOW Hadirkan Smesco - Markeeters Creativity Day

28 Feb 2016 lalu saya menghadiri acara Marketeers Creativity Day di Galeri Indonesia WOW gedu...


28 Feb 2016 lalu saya menghadiri acara Marketeers Creativity Day di Galeri Indonesia WOW gedung SMESCO RumahKU (Rumahnya Koperasi dan UMKM). Disebut Marketeers Creativity Day karena event ini diperuntukkan untuk para anak muda, perampuan dan para pengguna internet a.k.a netizen. Event seperti ini diadakan setiap sebulan sekali dengan tema yang berbeda. Kali ini tema yang diusung adalah Soul of Bandung. Tujuan diadakan event seperti ini agar seluruh masyarakat lebih mengenal produk-produk buatan dalam negeri, karya anak bangsa. Kita masyarakat Indonesia diharapkan bisa menghargai hasil karya anak negeri ini. Karena temanya Soul of Bandung, SMESCO mengundang walikota Bandung Kang Ridwan Kamil beserta para insan kreatif dan pelaku KUKM kota Bandung. "Bandung itu kota UKM" ujar Kang Ridwan. 

Berdasarkan data statistik, pertumbuhan UKM di Bandung sekitar 7,8%. Menurut Kang Ridwan para UKM Bandung ini kreatif dan berhasil, survey nya ada 2 menurut versi Kang Ridwan. Pertama, karena faktor cuaca. Karena Bandung suhunya dingin, maka anak-anak Bandung galaunya jadi maksimal dan melamunnya lebih lama, impact-nya karya-karya anak Bandung jadi lebih banyak. Kedua, anak-anak Bandung ini hobinya nongkrong, tapi nongkrong dalam hal positif loh ya. Dimulai dari nongkrong terjadi perbincangan, percakapan, perdebatan, kemudian bikin usaha bareng. Inilah yang membuat Kang Ridwan mempunyai ide untuk memperbanyak tempat nongkrong di Bandung. Tahun ini di Bandung akan berdiri 2 bangunan keren. Yaitu bangunan seperti SMESCO yang dinamai Creativity Center, disini terdapat toko, designs court, bioskop untuk menonton produksi anak-anak kreatif, perpustakaan, studio musik, studio tari, patung, dan sebagainya. Kemudian bangunan yang kedua adalah Innovation Center, bedanya dengan Creativity Center adalah di gedung Innovation Center ini isinya alat-alat berat, seperti 3D printer, lasser cutting, wood working, robotik. Jadi anak-anak Bandung yang punya ide kreatif tapi tidak punya alat bisa datang ke Innovation Center dan nantinya dibuatin prorotype nya. Kalau prototype nya keren produksinya akan dijual dan akan di hak ciptakan. Mudah-mudahan lahir orang hebat, karena negara hadir untuk memfasilitasi alat-alat mahal di Innovation Center ini.
Marketeers Creativity Day
Bapak Puspayoga-Mentri Koperasi dan UKM & Ridwan Kali-Walikota Bandung
Kemudian yang patut ditiru dari kebijakan mengenai UKM di Bandung ini adalah dalam hal perizinan. Di Bandung para UKM tidak perlu pakai izin, langung saja berbisnis dan diperiksanya belakangan. Cukup memberi informasi via handphone dengan menggunakan aplikasi GAMPIL  (Gadget Mobile Application Licence) yang baru saja di launching 25 Februari lalu.  Ini dukungan pemerintah Bandung agar para pelaku UKM tidak repot. Bandung juga punya perbankan untuk melengkapi KUR (Kredit Usaha Rakyat)  melalui program kredit Melati (Melawan Rentenir) di Bank Perkreditan Rakyat. Ini merupakan layanan kredit UKM Bandung, program ini bebas bunga pinjaman jadi pelaku UKM tidak perlu merasa khawatir akan adanya bunga. Saya salut dengan program-progrm yang di paparkan Kang Ridwan untuk pelaku UKM di Bandung. Semoga ini bisa ditularkan ke daerah-daerah lain di Indonesia.

Galeri Indonesia WOW merupakan tempat yang didedikasi khusus oleh Kementrian Koperasi dan UKM melalui SMESCO Indonesia untuk men-display produk dalam negeri. Ada berbagai fasilitas di gedung SMESCO ini antara lain Co-Working Space, Maker SPace,Creativity Stage, Investor Meeting Point, dan  Currated Concept Store serta Pop Up Store. Galeri Indonesia WOW mulai ramai sejak tahun lalu, yakni sejak Bapak Hermawan Kartajaya staf khusus Menteri Koperasi dan UKM yang juga CEO MarkPlus, me-rebranding lagi Galeri UKM menjadi Galeri Indonesia WOW (GIW).

Marketeers Creativity Day
Bapak Ahmad Zabadi - Dirut LLP SMESCO
Saat event berlangsung, saya dan teman-teman blogger diberi kesempatan untuk berbincang bersama dengan Bapak Ahmad Zabadi selaku Direktur Utama LLP (Lembaga Layanan Pemasaran) SMESCO. Menurut pak Ahmad Zabadi, usaha menengah di Indonesia tidak begitu banyak hanya sekitar 60 ribuan, usaha besar sekitar 5 ribuan dan usaha kecil sekitar 700 ribuan. Yang paling banyak adalah usaha mikro yakni sekitar 57 juta. Dari sini jelas terlihat bahwa struktur perekonomian ada yang tidak sehat. Karena tidak banyaknya pelaku UKM yang masuk kategori kecil dan menengah, disini peranan netizen sangat dibutuhkan. Karena notabene yang menggerakkan ekonomi kita adalah usaha mikro, sekitar 107 juta tenaga kerja nasional yang diserap di pasar itu kontribusi usaha mikro dan kecil menengah, sedangkan usaha besar tidak banyak. Tahun 1998 adalah masa krisis ekonomi yang seirus, usaha-usaha besar mengalami collapse, dunia perekonomian seolah-olah runtuh. Kemudian mesin perekonomian perlahan-lahan bergerak, itu karena UKM turut membangkitkan/rekapitulasi usaha-usaha di sektor besar, terasa sekali dampaknya. Seperti inilah yang terjadi apabila sebagian sumber daya produktif penguasaannya tidak merata bahkan cenderung timpang, hanya karena banyak dikuasai usaha besar. Kita perlu menyeimbangkan ini dengan memperkuat UKM.
Marketeers Creativity Day
karya anak negri
Peran SMESCO yang awalnya orang melihat hanya sebagai tempat display produk-produk UKM, pelan tapi pasti sekarang berproses bukan hanya sebagai tempat display saja, tetapi akan menjadi proses kawah candradimuka nya bagi para pelaku UKM dan startup. Yang terpenting adalah keberadaan ruangan yang ada di gedung SMESCO ini seperti Marketeers Corner dimanfaatkan. Co- Working Space ini adalah virtual office-nya pelaku UKM. Jika selama ini para pelaku UKM berkantor di rumah masing-masing dan terkadang perlu tempat untuk meeting dengan mitra bisnis, kemudian harus mencari tempat yang nyaman untuk meeting misal di cafe, pastinya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Maka SMESCO ingin menciptakan ekosistem atau atmosfer yang menginspirasi bagi para pelaku UKM dan startup untuk mereka bisa menjadi termotivasi, ditempat ini para pelaku UKM bisa mendapat nilai tambah.  Di Marketeers Corner in ada sekitar 40 kursi yang disiapkan utnuk berkantor, dengan begitu antar pelaku UKM bisa saling berdiskusi, saling mengenal, kemudian bisa mengembangkan jaringan yang tentu saja berguna menjadi link antar UKM dan startup.

Marketeers Creativity Day
karya anak negri
Untuk meningkatkan kualitas produk, Pak Ahmad Zabadi menjelaskan kalau ada rungan yang diberi nama Maker Space. Ini adalah experiment lab untuk pengembangan kualitas produk yang dihasilkan. Sebentar lagi juga akan dilengkapi dengan peralatan seperti mesin potong untuk kulit, bahan, kain, mesin bubut untuk furniture skala tertentu. Selain disiapkan Maker Space nya, juga disiapkan workshop dan expert untuk memberi pendampingan kepada para pelaku UKM dan startup, yang nantinya akan menghasilkan produk yang kualitasnya lebih bagus. Sehingga akan lahirlah para  enterpreuner baru. Selain membantu proses pengadaan alat-alat seperti yang disebutkan, SMESCO juga membantu dalam hal branding juga promosi. Ini tidak berlaku untuk selamanya, SMESCO akan memberikan batas waktu tertentu sekitar 6 bulan, setelah sukses para UKM akan di wisuda dan ini berarti UKM tersebut sudah naik kelas dan selanjutnya tidak bertempat di SMESCO lagi. UKM tersebut harus keluar untuk menjadi lokomotif untuk mengangkut dan memberikan kesempatan kepada UKM berikutnya agar bisa sukses juga mengikuti kesuksekan UKM senior sebelumnya. Jadi SMESCO ini menjadi tempat bagi para UKM bisa berproses. Semoga blogger bisa bersinergi untuk memajukan UKM di Indonesia.
Marketeers Creativity Day
just wanna say "creative"
Pada event Markeeters Creativity Day Soul of Bandung lalu, terlihat pengunjung begitu antusias membeli produk-produk UKM asal Bandung, ini karena sebagian produk seperti makanan yang cuma dijual di Bandung, tentu saja kesempatan ini tidak disia-siakan oleh mereka. Saya juga salut dengan beberapa UKM yang sangat memperhatikan packaging, kebersihan, kerapian produk yang mereka produksi, jadi tidak sembarang mengemas produk. Ini menjadi daya pikat pembeli. Semoga blogger dan pelaku UKM bisa bersinergi untuk mempromosikan produk UKM dan startup yang berkualitas ini tidak hanya di Indonesia tapi juga Internasional.










You Might Also Like

8 komentar

  1. saya pernah berkunjung di Smesco
    konsepnya bagus, hanya masalah harga, krg akrab di kantong sayah heheeh
    salam sehat dan sukses mbak

    BalasHapus
  2. relatif sih mas, pas cocok di kantonv kita beli, tak cocok kita beli tempat lain bwahahaha , thanks mas Agung sdh berkunjung, sukses jg utk mas Agung.

    BalasHapus
  3. Bikinan Indonesia emang gak kalah ya sama buatan asing. Moga sukses terus UKM2 di Indonesia :)

    keluargahamsa(dot)com

    BalasHapus
  4. UKM Indonesia udah lumayan maju dan banyak kreativitasnya ya?
    Apa lagi didukung promosi di internet dan acara Bazaar, tambah bagus deh :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul teh Ani, peranan blogger dibutuhkan :-)

      Hapus
  5. Pingin datang ke sana lagi ah ...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tiap bulan ada marketeers creativity day dengan tema berbeda, bulan depan kesana lagi kita ^eh

      Hapus