Senam Bersama Dalam Rangka Memperingati Hari Osteoporosis Nasional 2016

T eman-teman pernah punya keluhan nyeri pada tulang punggung? Coba cek deh bisa jadi kepadatan tulang teman-teman mulai berkurang...




Teman-teman pernah punya keluhan nyeri pada tulang punggung? Coba cek deh bisa jadi kepadatan tulang teman-teman mulai berkurang. Banyak dari kita yang tidak menyadari pentingnya menjaga kepadatan tulang. Apalagi perempuan berisiko lebih besar mengalami osteoporosis dibanding kaum pria.  Perempuan memang rawan mengalami pengeroposan tulang, karena memiliki puncak bone mineral density (BMD) lebih rendah. Selain itu massa tulang semakin cepat hilang seiring perubahan hormon yang terjadi pada perempuan

Cintai Tulangmu Demi Masa Depanmu. Ini adalah tema Hari Osteoporosis Nasional 2016 yang diperingati setiap tahun tepat di tanggal 20 Oktober.  Dan dalam rangka memperingati Hari Osteoporosis Nasional 2016, Minggu pagi tanggal 30 Oktober diadakan Senam Bersama yang berlokasi di Taman Kota 2 Kawasan Bumi Serpong Damai.


Acara Senam Bersama ini diadakan oleh Kementrian Kesehatan RI bekerjasama dengan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) dan Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (PERWATUSI). Saya dan teman-teman blogger yang memang berlokasi di sekitaran TangSel ikut meramaikan Senam Bersama. Tepat pukul 6 pagi saya tiba di lokasi, dan saat itu sekitar ratusan peserta senam sudah memenuhi lapangan di Taman Kota 2 BSD. Setelah melakukan registrasi ulang dan kami semua dibagikan kaos bertuliskan HON 2016, langsung saya dan teman-teman mengenakan kaos dari panitia.

Hari Osteoporosis Nasional 2016
dr. Alberta Claudia
Sebelum Senam Bersama dimulai, dr. Alberta Claudia yang menjadi MC selama acara berlangsung, memberikan arahan kepada semua peserta. Hadir pula di Senam Bersama ini dr. Lily selaku Direktur P2PTM juga dr. Fidiardiansyah, Direktur Pencegahan Masalah Kesehatan Jiwa dan juga Kepala Dinas Kesehatan Tangerang Selatan dan perwakilan dari PERDUSI. Masing-masing memberikan kata sambutan sekaligus memberikan beberapa penjelasan kepada para peserta  terkait osteoporosis.

Hari Oseoporosis Nasional 2016
dr. Fidiansyah SPKJ MPH
Dr. Fidiansyah dalam sambutannya mengatakan agar kita semua lebih aware terhadap osteoporosis. Tulang yang awalnya padat dan berisi dengan kandungan yang berarti lama kelamaan mengalami keropos inilah yang dinamakan osteoporosis. Berdasarkan data didapati sekitar 23 persen wanita usia 50 tahun mengalami osteoporosis. Jumlah ini semakin meningkat menjadi 53 persen ketika perempuan memasuki usia 70 tahun. Dan 1 dari 4 wanita mengalami osteoporosis. Harus segera ada penanggulangan untuk mengurangi penderita osteoporosis. 

Hari Osteoporosis Nasional 2016
dr. Lily S Sulistyowati, MM
Ada beberapa tips yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya osteoporosis yaitu dengan banyak beraktivitas, konsumsi kalsium, asupan vitamin D dan protein juga sering terkena paparan matahari pagi sebelum pukul 9 pagi, karena sinar matahari pagi sangat baik untu kesehatan tulang. Selain itu menerapkan pola hidup sehat juga memegang peranan penting, mengendalikan berat badan juga rutin ber olahraga.

Osteoporosis ternyata juga merupakan silent desease, karena penyakit ini tidak memiliki gejala sampai penderitanya mengalami patah tulang. Area tulang yang rawan mengalami pengeroposan adalah pergelangan tangan, tulang punggung karena menanggung beban tubuh dan beban saat berjalan.





Senam Bersama dilakukan dengan santai dan gerakan-gerakan nya juga mudah untuk diikuti. Ada gerakan semi scotjump untuk menguatkan tulang paha. Gerakan-gerakan senam yang dilakukan dapat menguatkan tulang juga mengembalikan massa tulang. Senam dilakukan cuma 45 menit saja, tapi itu pun sudah keringatan. Di rumah kita bisa melakukan senam seperti ini atau senam ringan lainnya cukup 3 kali saja dalam seminggu. Bagi penderita diabetes bisa juga melakukan senam seperti ini, karen gerakan senam seperti ini baik untuk sensitifitas insulin. Boleh dilakukan setiap hari juga selama tidak lebih dari 45menit.




Setelah senam selesai, panitia mengadakan kuis dengan cara memberikan pertanyaan dan bagi peserta yang bisa menjawab dengan benar diberikan hadiah.  Acara Senam Bersama pun selesai. Semoga kita semua bisa lebih waspada dengan osteoporosis, tetap perhatikan asupan makanan yang bergizi dan baik untuk menjaga kesehatan tulang. Dan jangan lupa juga rutin berolahraga untuk menambah kepadatan tulang.




You Might Also Like

18 comments

  1. Banyak emak2 nya yangikutan hehehe
    btw aku suka kayak lelah di punggung kalo jalan lama dan kurang minum, ini apa perlu juga cek tulang ???

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaaa..bisa jadi tuh kak massa tulang nya berkurang :D :D

      Delete
  2. Saya kurang gerak mbak jadi lutut sakit, ah masih muda tapi udah gejala osteoporosis nih. Kudu rutin senam sya. Makasih infonya mbak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama kok, saya juga mulai berasa di lutut dan di pinggang :)

      Delete
  3. habis senam, badan terasa segar ya mba... :)

    ReplyDelete
  4. Minum susu buat tulang gitu ngaruh gak sih mba ??

    ReplyDelete
  5. Tulang pinggang!! Huhu.. kalopun minum susu tinggi kalsium harus banyak gerak ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya hihi, tetap olah raga untuk mengembalikan kepadatan tulang

      Delete
  6. Yang poin banyak kena sinar matahari sebelum pukul 9 itu suseeeeh Mba. Masih syibuk di rumah dengan segala tugas kenegaraan, wkwkwk. Atulah gimana? Paling wiken aja kali Mba. Cukup kan ya? *lah nawar xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha..nawar ntar dikasi diskon sekalian :D

      Delete
  7. Mba Tuty, ada temanku yang usia belum 24 tahun teryata Kena steoporosis dini mba. Kayaknya harus rajin minum susu dan senam ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak lid, kurang kalsium dan fosfor ya

      Delete
  8. gerakan2 senamnya asik, jdi mudah diikuti oleh siapa saja, besoknya pas bangun badan jadi enteng...heeeee

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya..asik ya kalo sering-sering diadakan senam bersama seperti ini :)

      Delete
  9. Apa kabar dr. Lily.. Dulu sering ketemu di Jenewa kalau ada meeting WHO :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. dr. Lily nya tambah cantik mbak Indah hehe

      Delete