Bersama Danareksa Investasiku Masa Depanku

A wal tahun biasanya kita memiliki banyak harapan untuk menjadi lebih baik dari tahun sebelumny...

Awal tahun biasanya kita memiliki banyak harapan untuk menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya terutama dalam hal keuangan. Jika memiliki uang akan dipergunakan untuk apa uang tersebut? belanja, liburan, atau ditabung saja? Pertanyaan seperti ini sering kali terlintas dalam kepala, padahal kita tahu bahwa kebutuhan dimasa depan memerlukan uang dalam jumlah yang tidak sedikit, tapi masih saja ada kesulitan untuk me-manage keuangan dari gaji bulanan yang dihasilkan. Terkadang keinginan yang begitu besar untuk belanja dan berlibur mengalahkan niat awal untuk menabung. Harus benar-benar disadari perbedaan antara kebutuhan dan keinginan yang sebenarnya, meskipun sebenarnya menabung uang yang dihasilkan mencukupi untuk membayar tagihan dan membeli keperluan rumah tangga. Bagaimana dengan perencanaan dimasa depan terutama tujuan-tujuan besar ingin membeli rumah, pendidikan anak dan jika pensiun nanti? Apa cukup dengan menabung saja? Tentu tidak, sudah saatnya kita berinvestasi karena uang yang kita simpan akan bekerja untuk kita dimasa yang akan datang. Semakin lama kita menunda untuk mempersiapkan masa depan, semakin sedikit waktu yang kita miliki untuk mengejar ketinggalan. Jadi harus kita mulai dari sekarang. Kemanakah saya harus berinvestasi?



Sabtu 23 Januari 2016, saya dan teman-teman dari Kumpulan Emak Blogger (KEB) diundang oleh Danareksa Investment Management menghadiri acara Peluncuran Program Investasiku Masa Depanku bersama Danareksa Smart Solution for Financial Freedom yang diadakan di The Terrace, Senayan National Golf Club. Sebelum acara dimulai saya dan teman-teman mengikuti Yoga terlebih dahulu lebih kurang selama 1 jam. Yoga adalah cara hidup, sebuah sistem yang terintegrasi untuk memberi nilai manfaat pada tubuh, pikiran dan batin. Yoga disini mempunyai nilai investasi yakni bermanfaat untuk kesehatan dalam jangka panjang.

Investasiku Masa Depanku
Talkshow Peluncuran Program Investasiku Masa Depanku bersama Danareksa akhirnya dimulai. Acara dipandu oleh Prabu Revolusi dengan narasumber Prita Ghozie, Farhan dan Wiko Hari Tanata. Acara ini juga dihadiri oleh para stake holder yaitu Bapak Prihatmo Hari Mulyanto selaku Dirut PT. Danareksa Investment Manajemen, Ibu Egi Santosa dan Ibu Yulia Setiawati. Tujuan dari peluncuran program ini adalah karena literasi keuangan dimasyarakat masih sangat rendah.Literasi keuangan yang dimaksud disini yaitu kemampuan seseorang untuk memahami bagaimana uang bekerja, bagaimana seseorang berhasil mendapatkan uang dan bagaimana mengelola uang dan berinvestasi baik untuk kepentingan pribadi maupun untuk keluarga.

Ki-Ka : Prabu Revolusi, Farhan, Prita Ghozie, Wiko H Tanata
Wiko H Tanata: Seharusnya masa pensiun adalah masa yang indah, masa menikmati hasil jerih payah. Bagaimnan kita mempersiapkan dana selagi kita masih produktif. Sewaktu kecil kita sudah diajarkan menabung, ini adalah bentuk langkah awal investasi. Sekarang kita harus selangkah lebih tinggi yaitu investasi misal dengan reksadana. Menabung memang resikonya lebih kecil daripada investasi tetapi menabung juga deposito bunganya sangat kecil tidak seimbang dengan inflasi,misal deposito bunganya 6%  inflasi 7%.

Prita Ghozie: Investasi tidak menakutkan tetapi pasti punya risiko. Dahulu kita menabung di celengan kemudian kalau sudah penuh kita memecahkan celengan, kalau sekarang kita menabung di dompet elektronik karena uang kita berada di bank. Investasi itu ibarat pohon, kita menanam benih da setelah besar menikmati hasilnya. Misal kita menanam 5 benih pohon tetapi belum tentu semuanya tumbuh ini namanya resiko, tetapi bisa jadi dari 5 benih pohon akan menghasilkan 8 pohon ini namanya keuntungan. Investasi buka tujuan keuangan tapi investasi tujuannya jangka panjang dimana kita bisa menikmati pendidikan, liburan juga masa pensiun. Investasi adalah kendaraan kita untuk mengambil tujuan itu. Prita Ghozie sendiri sudah mulai berinvestasi sejak usia 16 tahun, beliau diajarkan berinvestasi oleh sang Ayah yang memang seorang ekonom. Jadi sejak muda Prita Ghozie sudah menjadi investor. Menurut sang Ayah hidup ini akan sulit sejahtera kalau kita tidak berinvestasi. Catat!

Farhan: Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran, kebutuhan manusia tidak pernah terbatas terutama konsumsi. Menurut Farhan investasi adalah pilihan terbaik untuk pertumbuhan jangka panjang. Yang perlu diingat dalam berinvestasi adalah pintar mengolah konsumsi, mencari instrumen investasi yang resikonya bisa di manajerial. Menurut Farhan investasi properti atau tanah kaplingan memang sangat menguntungkan karena nilai jualnya terus bertambah, tetapi tidak bisa dijual langsung ada pembeli disaat kita membutuhkan uang saat keadaan darurat. Berbeda dengan investasi, kalau kita menempatkan uang dalam  investasi seperti inevestasi reksadana kemudian suatu hari kita memerlukan uang cash untuk kebutuhan darurat uang yang sudah kita tempatkan bisa di-likuidasi atau dicairkan. Ia juga menganjurkan agar kita bijak berinvestasi mengelola uang sejak dini karena manfaatnya banyak. Terutama untuk kesehatan da hari tua atau disaat kita sudah pensiun.

Menempatkan uang dalam investasi memerlukan manajer investasi, berikut tips memilih manajer investasi menurut Prita Ghozie:

  • Kita harus mengetahui orang yang akan mengelola uang kita punya izin atau tidak. Manajer investasi harus punya izin dari perusahaan dari tempatnya bekerja juga harus mempunyai lisensi dari OJK. Kita juga dapat mengecek di website nama-nama manajer investasi yang mempunyai lisensi dari OJK.
  • Cek manajer investasi yang kerjanya bagus dan cocok untuk kita pakai dan cari sesuai kebutuhan.
  • Cek hasil dari pengelolaan dia selama ini dengan klien yang lain bagaimana.
  • Cari manajer investasi yang bisa menerima kita apa adanya, misal menerima investasi dengan jumlah uang minimal.
" Pahami yang anda beli dan beli yang anda pahami " kata Prita.

Manfaat investasi:

  • Untuk men-secure agar hidup kita sejahtera di masa depan.
  • Mampu mengatur hidup sendiri atau mengelola finacial masing-masing.
  • Memberi pengajaran kepada anak kita karena children do what they see , jadi kalau orang tua sejak dini mulai menyisihkan dana untuk investasi pastinya anak akan mengikuti pola pikir orang tuanya.
  • Mencapai tujuan hidup yang kita inginkan.

Harapan hidup perempuan lebih besar daripada laki-laki. Biasanya perempuan yang bisa multitasking, terutama dalam hal mengatur keuangan di rumah. Prita menganjurkan kepada ibu-ibu yang biasa mengelola keuangan sebaiknya sisihkan penghasilan setiap bulan sebesar 20% untuk ditempatkan dalam investasi dan sebaiknya konsisten menyisihkan sejumlah uang tersebut setiap bulan selama 5 tahun. Investasi yang resikonya manageable adalah Reksa Dana. Reksa Dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi (UU No 8 Th 1995 Pasal1 angka 27 tentang Pasar Modal). Menurut Wiko Reksa Dana yang populer di masyarakat pada umumnya terdiri dari 4 jenis, yaitu:

  1. Reksa Dana Pasar Uang :  berinvestasi di instrumen pasar uang termasuk deposito dan obligasi
  2. Reksa Dana Pendapatan Tetap :  berinvestasi di instrumen obligasi (pendapatan tetap)
  3. Reksa Dana Campuran :  berinvestasi di instrumen pasar uang, obligasi atau saham
  4. Reksa Dana Saham: berinvestasi di instrumen saham
Di acara Peluncuran Program Investasiku Masa Depanku bersama Danareksa Smart Solution for Financial Freedom ini Danareksa juga menyediakan booth utnuk  peserta yang hadir yang ingin mengecek kondisi keuangan atau Financial Check Up, jadi buka kondisi kesehatan aja loh ya yang mesti di cek atau juga untuk menghitung simulasi kebutuhan seperti liburan, umroh dan lain-lain, dari simulasi ini akan diketahui berapa uang yang kita sisihkan per bulan. 

Contoh hasil simulasi
Di Danareksa kalau kita ingin berinvestasi reksadana bisa dengan jumlah minimal 200rb saja lohJadi jangan tunggu banyak uang baru memulai investasi. 

 ”Artikel ini diikutsertakan dalam kompetisi blog Blogger Writing Competition -  Investasiku Masa Depanku bersama ReksaDana Danareksa. Isi dan tulisan dari artikel/blog post ini diluar tanggung jawab Danareksa Investment Management”








You Might Also Like

10 komentar

  1. Sudah lama pingin punya investasi tapi takut salah pilih manajemen, secara banyak yang bodong

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya maak...saya juga beberapa kali ikut seminar dan talkshow mengenai investasi tapi masih saja ragu-ragu, tapi pas mengikuti talkshow kemarin jadi pengen ikut reksadana.

      Hapus
  2. Aku masih takut berinvestasi. Takut kena inflasi.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi..justru kalau investasi nggak takut kena inflasi

      Hapus
  3. saya sudah sejak kuliah pakai reksa dana skerang mau bikin lagi untuk biaya sekolah anak ;)

    BalasHapus
  4. Mba, aku ingin ikut reksadana tapi sampai sekarang maish belum paham. Hikss .. Makasih infonya mba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk mbak dimulai , untuk lebih jelas bisa cek danareksa online mbak atau call langsung kontaknya :-)

      Hapus
  5. Mba, dirimu dimanaaaaaa ah ternyata ikut yoga juga. Aku bingung, banyak wajah - wajah baru hihihihi. Semoga lain waktu bisa ketemu lagi ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waahh..aku aja udh hafal dirimu say hihi, aku kmrn yg bareng mbak tanti dan windah

      Hapus