Kaum Hawa Juga Harus Tahu Cara Merawat Motor

S ekarang ini kalau kaum hawa membawa motor sering jadi bahan bully -an, misalnya lampu sein nya yang hidup sebelah kiri eh si ibu belokn...

Sekarang ini kalau kaum hawa membawa motor sering jadi bahan bully-an, misalnya lampu sein nya yang hidup sebelah kiri eh si ibu beloknya kekanan. Tak ayal sering terjadi kecelakaan di jalanan hanya karena kesalahan-kesalahan memberi kode yang tidak semestinya. Sampai pernah saya lihat tulisan di belakang truk atau pun angkot "Ya Tuhan Lindungi Aku Dari Ibu-Ibu Yang Membawa Motor" haha asli saya ngakak baca yang beginian. Meskipun nggak semua kaum hawa loh yang seperti ini, tapi sudah disamaratakan saja sama kaum adam. Nggak cuma motor, kalau ada mobil yang jalannya lambat menghalangi jalan, para pengemudi motor suka teriak ini pasti yang bawa mobil perempuan yang baru belajar, apa-apa disangkut pautkan dengan kaum hawa. 

Kadang kesel juga sih kalau orang-orang membicarakan lampu sein kiri belok kanan yang selalu di identikkan dengan ciri khas wanita membawa motor, mungkin karena memang lebih banyak motor matic jadi lebih mudah untuk dibawa, cuma ngandalin gas dan keseimbangan saja. Beda dengan saya yang sudah mengemudi motor sejak menduduki bangku sekolah menengah pertama. Eh, tapi bukan mengemudi di jalanan umum ya, cuma keliling komplek perumahan main ke rumah teman atau ke sekolah yang juga masih satu komplek. Dulu sewaktu pertama kali belajar motor belum ada istilah motor matic seperti sekarang. Jadi masih manual, dimana selain menjaga keseimbangan dalam membawa, juga saya di ajarkan Ayah cara mengoper gigi dan menekan gas, juga bagaimana menghidupkan lampu sein kiri kanan juga lampu jauh. Meskipun cuma naik motor di komplek, Ayah nggak begitu saja melepaskan anak perempuannya naik motor tanpa pengetahuan mengenai motor yang cukup. Saya yakin, kaum hawa yang mengenal motor seperti saya paham cara menggunakan motor dengan baik. Jadi kalau sekarang ada bully-an untuk ibu-ibu sein kiri belok kanan, mungkin memang baru belajar dan belum paham penggunaan tombol-tombol yang ada di motor.


Nah, kaum hawa sudah semestinya paham bagaimana mengemudikan motor, tombol lampu sein yang digunakan sesuai arah belok, bahkan harus tahu cara merawat motor nggak cuma menggunakannya saja. Seperti yang dikatakan Intania Prionggo selaku Public Relation PT. Pertamina Lubricants dalam sambutannya di acara talkshow bareng media dan blogger di The Hook Cafe and Bar 25 April 2017 bersama Mobil123.com Portal Otomotif No.1 dan PT. Pertamina Lubricants. Mbak Intan dalam sambutannya mengatakan sebenarnya acara kali ini sekaligus dengan peringatan Hari Kartini 21 April lalu. Hidup di Jakarta nggak jauh-jauh dari transportasi kata mbak Intan, apalagi sekarang banyak kaum hawa yang menggunakan kendaraan bermotor dalam kesehariannya. Mulai dari berangkat kerja, sampai pulang kerja. Dari frekuensi penggunaan motor yang sering digunakan, sebaiknya kaum hawa juga harus tahu cara merawat motor untuk menghindari risiko-risiko yang terjadi dan demi keawetan mesin motor itu sendiri, selain itu ini juga untuk menangkal pendapat orang yang mengatakan kalau kendaraan yang pakai perempuan pasti harga jualnya turun karena kendaraan nggak terawat.

Intania Prionggo
Talkshow yang dibuka oleh Indra Prabowo selaku Managing Editor Mobil123 dan Oto Spirit mengangkat tema "Merawat Motor Semudah Tersenyum". Merawat motor itu mudah selama kita mau meluangkan waktu untuk mengunjungi bengkel resmi atau bengkel umum untuk memeriksa kendaraan, ini penting sekali untuk memperpanjang usia kendaraan. Semestinya perawatan motor harus dilakukan secara berkala agar kondisi motor tetap prima.

 Indra Prabowo
Agung Prabowo selaku Technical Specialist Integrated Management Academy PT. Pertamina Lubricants memberikan penjelasan bagaimana sebenarnya merawat motor. Menurut Mas Agung, performa motor yang baik tergantung bagaimana pemiliknya memperhatikan penggantian oli mesin selain perawatan baterai. Memperhatikan perawatan mesin adalah hal yang paling utama. Siang itu mas Agung juga share beberapa tips untuk merawat kendaraan. 

Tips Ringan Merawat Motor Serta Memilih Pelumas 

Cek Kondisi Oli. Oli sangat penting perannya untuk melumasi komponen pada mensin, membersihkan kerak sisa pembakaran atau kotoran dari keausan komponen itu sendiri. Jika sudah berwarna kehitaman, ganti segera oli secara berkala dan gunakan rekomendasi pabrikan yang telah tersedia.

Cek Kondisi Aki. Jangan biarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum. Tambahkan pada pagi hari, jangan biarkan aki lemah tidak segera diganti, pasalnya ada efek negatif terhadap kelistrikan. Khususnya motor modern saa ini dengan teknologi injeksi yang menyebabkan pembakaran tidak sempurna serta boros bahan bakar.

Periksa Rantai dan Gir.Jangan biarkan rantai terlalu kendor atau kekencengan. Cek kondisi gear jika sudah tajam segera diganti karena bisa mengakibatkan rantai lepas atau putus. Itu sangat berbahaya terhadap pengendara.

Periksa Kabel Koil dan Busi. Perhatikan kabel koil yang menghubungkan arus listrik ke busi, cepat ganti jika sudah terlihat retak dan berumur. Perhatikan busi jika sudah kotor, segera bersihkan atau ganti jika sudah umur sesuai yang di standar pabrikan. Busi merupakan sumber api yang vital dalam pembakaran sepeda motor.

Perhatikan Selang Bensin. Selang bensin juga rawan bocor karena umur, perhatikan jika sudah ada keretakan. Dan, rawan buntu apalagi jika sering memakai bensin bukan dari SPBU yang menyebabkan pembakaran tidak sempurna.

Panaskan Sepeda Motor Secukupnya. Panaskan mesin sebelum dijalankan cukup 1-2 menit agar tidak bensinnya tidak terbuang percuma. Untuk sepeda motor yang jarang dipakai, lakukan pemanasan rutin supaya oli tidak mengental. Lakukan penggantian olinya tidak memakai KM, tapi sesuai rekomendasi pabrikan pakai bulan/minggu.

Tekanan Angin. Tekanan angin harus dijaga, karena ini berhubungan erat dengan oli dan bahan bakar. kalau tekanan angin terlalu keras tentu saja bikin nggak nyaman, kalau tekananan anginnya kurang ini yang bisa membuat bahan bakar jadi boros.

Gunakan Part Sesuai Rekomendasi Pabrikan. Gunakan part sesuai rekomendasi pabrikan, termasuk oli yang dipakai. Tidak hanya berpatokan dalam merk/brand, tapi tingkatan mutu yang ada di manual maintenence yang terdapat di buku servis.

Jangan Lupa Cuci dan Salon Motornya. Rutin cuci sepeda motor agar terlihat seperti baru. Saat cuci, perhatikan bagian elektrik jangan disemprot kencang, termasuk bagian karburasi jika masih pakai serta knalpot agar airnya tidak masuk ke dalam mesin.
Agung Prabowo
Pembakaran mesin yang sempurna pada sepeda motor biasanya pada suhu 70 sampai 90 derajat jelas mas Agung, kalau kurang dari 70 derajat akan menyebabkan knalpot menjadi kuning. Musuh utamanya oli adalah oksidasi. Oli bisa menjadi beku karena oksidasi. Padahal fungsi oli agar komponen mesin berjalan mulus tanpa adanya gangguan. Kalau oli beku menyebabkan kinerja mesin jadi nggak maksimal, yang ada mesin jadi berkarat dan lama-kelamaan terjadi korosi. Sebaiknya pilih oli sesuai spec motor masing-masing. Fungsi oli adalah sebagai Pelumas (Lubricate) disini fungsinya untuk melicinkan, sehingga dapat mengurangi gesekan dan mencegah kerusakan pada permukaan komponennya, kemudian sebagai Pembersih (Clean) yang berfungsi membuang sisa-sisa gesekan, dan sebagai Pendingin (Cool) dimana oli  juga berfungsi untuk mentransfer panas. 

Jenis oli yang dipakai harus sesuai dengan kode dan sertifikasi. Syafudin selaku Sales Region 3 PT Pertamina Lubricants memaparkan kepada para blogger dan media yang hadir mengenai oli keluaran PT. Pertamina Lubricants. Di Indonesia, PT. Pertamina Lubricants memiliki 3 pabrik, yakni di Jakarta, Cilacap, dan di Gresik. PT. Pertamina Lubricants adalah anak perusahaan Pertamina, dan di tahun kedua selama menjadi anak Perusahaan Pertamina, Pertamina Lubricants ini berhasil mengakuisisi brand lokal Thailand. Dan salut nya lagi Pertamina Lubricants berhasil mengekspor lebih dari 25 negara di dunia sampai saat ini.


Varian Pelumas PT. Pertamina Lubricants
Mas Syafudin mengenalkan beberapa pelumas varian baru yang dikeluarkan oleh Pertamina Lubricants untuk sepeda motor. Diantaranya Enduro Matic G SAE 20W-40 API SL JASO MB, Meditran SX Bio (untuk Solar), dan Fastron (untuk Premium). Enduro Matic G varian baru ini mempunyai tingkat kekentalan yang lebih dari varian sebelumnya. Sejak dua tahun lalu tepatnya Januari 2015, Pertamina Lubricants bekerjasama dengan Lamborgini, dan oli Pertamina Lubricants sudah ditempatkan di beberapa showroom diseluruh dunia dan dipakai oleh para pengguna Lamborgini. Oli yang dipercaya oleh pengguna Lamborgini ini adalah Fastron. Fastron dengan Nano Technologi merupakan pelumas sintetik berkualitas tinggi yang secara optimal melindungi mesin sekaligus perfomanse dan akselerasi yang optimal. Fastron juga dikenal mendukung kinerja mesin yang ramah lingkungan, lebih hemat bahan bakar, dan melindungi mesin hingga celah tersempit.

Ipoet (kiri) -  Syafudin (kanan)
Talkshow kali ini juga menghadirkan Ipoet Kusumonegoro selaku Lady Biker yang tak lain anak nya Om Indro Warkop. Keren banget mereka ini sekeluarga ternyata pecinta motor gede alias moge. Ipoet sendiri saking cintanya sama moge sudah mengaggap moge sebagai pacarnya sendiri. Jadi ya gimana selayaknya memperlakukan pacar aja kata Ipoet, disayang dan dirawat biar langgeng eh biar memperpanjang usia kendaraan. Ipoet belajar motor sejak usia 11 tahun, jadi wajar kalau Ipoet sudah paham sekali dengan mesin-mesin motor dan perawatan apa saja yang harus dilakukan, apalagi kalau Ipoet melakukan touring bareng klub motornya. Kalau melkukan touring jarak jauh, Ipoet selalu prepare dengan ngecek oli dan aki agar tidak bermasalah selama di jalan. Keren! Tuh kan, nggak semua kaum hawa loh yang asal-asalan menggunakan motor, banyak juga perempuan-perempuan lain seperti Ipoet yang mengerti bagaimana merawat motor.

You Might Also Like

40 comments

  1. Aku gk bisa ngendarain motor, dan gk prrnah merhatiin soal lampu sein, jd suka penasaran, apa iya ada yg suka salah ngasih tanda. Sampe suatu hari, bojoku nunjukin kejadian itu di jalanan. Iya, ada buibu yg sen kanan beloknya ke kiri uh bahayaa. Smoga edukasi soal ini makin meluas yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu dia, tanpa disadari memberi tanda lampu sein yang salah sangat berbahaya. Dan memang ini kebanyakan terjadi pada ibu-ibu, mungkin memang baru belajar membawa motor.

      Delete
  2. Aku anak motor..kemana2 nail motor..
    tapi paling males nyuci motor..he2

    ganti oli kalk gak diingetin ya bablas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihi, iya sama kadang suka lupa ya

      Delete
  3. Sejak ayah saya meninggal, otomatis gak ada yang perhatian sama motor saya kecuali saya sendiri. Beberapa waktu yg lalu saya ngerasa motor saya boros bensin banget, tanya ke sana kemari ternyata masalahnya karburatornya. Memang perlu banget paham dengan perawatan motor untuk cewek.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya setidaknya rajin ke bengkel juga ya mbak

      Delete
  4. Kemarin aku ke bengkel buat ngurus motor. Jadi ngeh banget nih harus jaga bener motor

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau motor manual dulu masih sedikit paham, kalau matic ini nih yang kurang paham hehe

      Delete
  5. aku suka pakai motor tapi ga ngerti cara merawatnya. Pokoknya rajin bawa ke bengkel tiap 2-3 bulan sekali aja deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah betul itu solusinya, kalo nggak ngerti meski sering-sering ke bengkel aja :D

      Delete
  6. Naah...ini kece banget!
    Perempuan juga harus bisa ngerawat motor.

    Aku juga mulai peduli sama kendaraan yang aku pakai, mba...
    Karena sekarang kalo kemana-mana kan sama anak.
    Paling engga melakukan perawatan rutin seperti yang mba Tuty ceritain di atas, biar gak mendadak mogok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah keren mbak..saluut deh semoga motornya awet ya mbaak

      Delete
  7. Hihihi...iya ya...kaum hawa selalu disalahkan. Padahal kan gak semuanya begitu. Malah kadang ada kaum adam yang belok tanpa kasih tanda. Jadi memang gimana orangnya aja ya...
    Kalau soal perawatan, malah ada yang nyari kendaraan eks perempuan, soalnya katanya malah terawat...Dalam kasus ini juga gak bisa disamain ya..hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya yg laki-laki ada juga kok yang suka salah kasi sein, mungkin memang sekarang banyak emak-emak yang antar jemput anaknya sekolah ya...

      Delete
  8. Iyaaa, kaum hawa boleh loh mengerti mesin kendaraan. Biar kalau ada apa-apa ya mengerti dikit-dikit ya, Mbak. Aku juga suka tanya-tanya tentang mesin ke suami.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Apalagi kalo bepergian jarak jauh ya mbak, wajib banget paham mesin kendaraan.

      Delete
  9. AKu gak ngerti dalemannya motor, tapi sejak bisa naik motor sama bapakku selau diminta disiplin ke bengkel. Trus skrng suamiku jg gtu, disiplin banget cek ke bengkel, walau sebenarnya tdk ada masalah motornya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak kalao nggak ngerti mesin motor mending ke bengkel aja biar lebih aman dan nyaman yaa

      Delete
  10. jadi dah ngrawat motor kek ngrawat suami yak :) .... spt kata Ipoet hihiii

    tips bermanfaat deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha..iya suami mah harus lebih perawatannya :D

      Delete
  11. Cara merawat motor ini juga layak diketahui kaum Adam, deh. Soalnya biasanya ngerawat motornya pasrah sama abang-abang mekanik bengkel. ����
    Ini pengalaman pribadi, sih..

    Terimakasih sharing nya, Mbak. Saya jadi banyak tahu

    Salam bahagia dari Bondowoso..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, kalau kaum Adam wajib itu hukumnya tau mesin hehe

      Delete
  12. Padahal bapak-bapak jugak pernah salah pasang lampu sein. *saksi hidup* Tapi nasiblah mamak-mamak terus yang di-bully. *LOL*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha iya nasib kalilah memang :D

      Delete
  13. Saya mau liat dong mak tuty boncengin oom ono nya. Mantaf kali aah.
    Jangan lupa pake oli nya yang mantaf ya biar ngaciiiir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk...kalau saya bonceng om ono ntar motornya ikutan ngaciiir :D

      Delete
  14. Anaknya Om Indro perkasa juga ya Mba? :D
    Tips merawat kendaraan bermotor ini musti banyak disosialisasikan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul teh harus sering-sering disosialisasikan

      Delete
  15. Nah bener banget, cewek2 juga kudu bisa merawat kendaraannya. Jangan asal pake kan.

    ReplyDelete
  16. Untung tulisan truknya bukan begini mbak: "Ya Allah, hindarkan dari pengendara motor ibu-ibu yang kalo sen lampu kiri atau kanan terus puter balik ya Alloh."

    ReplyDelete
  17. Tapi aku pernah sih ngalamin waktu itu ada ibu2 ngasih sein kiri malah belok kanan heheh, kalo masalah itu sih balik lagi ke orgnya. Yg penting jangan sampe lupa buat ngerawat kendaraan aja hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya..mudah-mudahan seperti harapan banyak orang sering-sering sosialisasi

      Delete
  18. Udah di maklumin mba klo ada pengendara cwek sein kiri tapi beloknya ke kanan, klo skrang kita yg harus waspada jg jarak....

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya..solusi sementara itu yaa, pinter jaga jarak aja :D

      Delete
  19. Hahaha saya juga pernah lihat ibu-ibu yang sein kemana belok kemana, kudu jaga jarak sama yang begini nih, tapi ga semua perempuan begitu sih, banyak juga yang benar. Tapi imagenya sudah terlanjur melekat begitu ya Mba Tuty :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya wan, image wanita banget ya kalo urusan lampu sein hehe

      Delete
  20. suprise pas tau mba ipoet anak indro warkop. mendengarkan tips dari ipoet simpel tapi mang berpengaruh biar motor awet

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iya kirian siapa gitu nggak mirip soalnya :)

      Delete