Hidup Sehat Dimulai Dari Diri Sendiri

H idup sehat dimulai dari diri sendiri. Hidup itu penuh dengan pilihan, termasuk hidup sehat kuncinya ada di tangan diri pribadi. Ban...



Hidup sehat dimulai dari diri sendiri. Hidup itu penuh dengan pilihan, termasuk hidup sehat kuncinya ada di tangan diri pribadi. Banyak solusi untuk bisa hidup sehat tapi semua kembali kepada diri kita kapan mau memulainya. Karena pada dasarnya segala sesuatunya tergantung niat juga. Setiap orang pasti ingin sehat karena kalau sudah sakit banyak kerugian yang ditanggung, mulai dari biaya berobat, tertundanya pekerjaan, belum lagi orang-orang terdekat yang ikut merasakan dampak psikologis orang yang sedang sakit. 

Yup, kalau sakit pasti ada beban biaya. Untuk itu kita harus mulai menyadari pentingnya sehat baik untuk diri sendiri, orang-orang terdekat dan lingkungan di sekitar kita. Apalagi saat ini Indonesia tengah mengalami perubahan pola penyakit yang sering disebut epidemiologi yang ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular seperti stroke, jantung, diabetes, dll. Semakin meningkatnya penderita penyakit tidak menular maka akan semakin meningkat pula pembiayaan kesehatan yang harus ditanggung dan ini akan mempengruhi kondisi sosial ekonomi kita sendiri.

bincang santai para blogger dengan Mentri Kesehatan RI
Kita harus jadi agent of change baik untuk diri sendiri ataupun lingkungan sekitar kita. Seperti yang disampaikan Menteri Kesehatan RI Ibu Nila Moeloek pada saat bincang santai setelah melakukan aktivitas fisik bersama di lapangan Kementrian Kesehatan RI Jumat 13 Januari 2017 beberapa waktu lalu, bahwa setiap orang bisa jadi agen perubahan dan itu dimulai dari diri sendiri. Bu Nila juga mengatakan banyak memang usaha masyarakat untuk hidup sehat, salah satunya dengan adanya Car Free Day (CFD) orang banyak mengikuti kegiatan CFD ini, bahkan bukan hanya warga Jakarta saja tapi masyarakat luar Jakarta seperti Tangerang, Bogor dan Bekasi pun ikut meramaikan CFD. Tapi sangat disayangkan, suasana Car Free Day sebenarnya bebas dari kendaraan termasuk asap kendaraan diganti dengan bau asap rokok dari sebagian orang yang ikutan CFD. Padahal aktivitas mingguan ini sering diikuti oleh keluarga yang membawa anak-anaknya juga. Kalau sudah ada asap rokok berarti orang yang mengikuti CFD nggak niat untuk hidup sehat, jangankan untuk orang lain untuk diri sendiri saja tidak peduli untuk hidup sehat. Bu Nila juga menyarankan CFD juga bisa dilakukan di lingkungan tempat tinggal sendiri atau mengajak tetangga satu komplek mengadakan kegiatan olah raga mingguan sambil silaturahmi juga.

aktivitas fisik; senam bersama di lapangan Kemenkes RI setiap Jumat pagi
Kementrian Kesehatan RI sendiri mulai menggaungkan kembali Gerakan Masyarakat Sehat (GERMAS) dengan tujuan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk berperilaku sehat dan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. GERMAS awalnya memiliki kegiatan utama antara lain: Peningkatan Aktivitas Fisik, Penigkatan Perilaku Hidup bersih dan Sehat, Penyediaan Pangan Sehat dan Percepatan Perbaikan Gizi, Peningkatan Pencegahan dan Deteksi Dini Penyakit, Peningkatan Kualitas Lingkungan, dan Peningkatan Edukasi Sehat. Di tahun 2016-2017 GERMAS hanya fokus pada kegiatan yakni: Melakukan Aktivitas Fisik, Konsumsi Sayur dan Buah, Memeriksa Kesehatan Secara Berkala.

1. Aktivitas Fisik

Tubuh manusia diciptakan untuk bergerak, agar kita dapat melakukan berbagai aktivitas. Dengan aktivitas fisik yang teratur dan menjadi rutinitas tentu akan meningkatkan ketahanan fisik, kesehatan dan kebugaran. Aktivitas fisik bisa dilakukan di rumah, ditempat kerja, bisa berupa senam sehat bugar atau pada saat berada di tempat kerja bisa melakukan peregangan. 

2. Konsumsi Sayur dan Buah 

Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral dan serat pangan. Sebagian vitamin, mineral yang terkandung dalam sayur dan buah berperan sebagai agioksidan yang berguna untuk menangkal senyawa jahat dalam tubuh dan mencegah kerusakan sel. Masih banyak lagi manfaat makan buah dan sayur seperti menjaga kenormalan tekanan darah, kadar gula dan kadar kolesterol juga menurhnkan risiko sulit buang air besar.

3. Memeriksa Kesehatan Secara Rutin dan Berkala 

Memeriksakan kesehatan secara rutin merupakan upaya pencegahan risiko berbagai penyakit. Deteksi dini risiko penyakit akan mengurangi terjadinya komplikasi, kecacatan dan kematian prematur akibat ketidaktahuan atau kegerlambatan seperti penyakit hipertensi dan diabetes.


pengunjung membeli buah dan sayur 
GERMAS sudah launching sejak 14 November 2016 di Jogja, tetapi woro woronya sudah dimulai sejak April 2016 lalu. Dalam rangka GERMAS berbagai kegiatan di adakan di lingkungan Kementrian Kesehatan RI setiap hari Jumat diawali dengan aktivitas fisik seperti senam bersama di lapangan Kemenkes RI kemudian bisa melakukan cek kesehatan gratis dan disediakan pula counter buah dan sayur. Awalnya untuk menyediakan counter buah dan sayur Kemenkes mengajak para pedagang untuk membuka counter setiap hari Jumat tapi sekarang malah para pedagang yang minta karena menurut mereka setiap buka counter di Kemenkes dagangannya cepat habis. Ya, ini sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan ujar Bu Mentri. 

counter buah

counter sayur
Kegiatan ini bukan hanya untuk lingkungan kementrian saja tapi seluruh masyarakat juga, diadakan setiap Jumat mulai senam bersama jam 6 pagi sampai periksa kesehatan dan belanja sayur dan buah dipersilahkan. Bahkan beberapa karyawan swasta yang kantornya berdekatan dengan Kementrian Kesehatan RI juga ikut serta dalam kegiatan dalam rangka GERMAS setiap Jumat pagi. Yuk, lebih peduli untuk hidup sehat.

You Might Also Like

15 komentar

  1. Bener banget mbak, sehat berawal dari diri sendiri. Perlu tekad gede dan disiplin tinggi juga siih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siip...kadang musuh terbesar untuk memulai justru diri sendiri yaa

      Hapus
  2. berasa sehat banget kemarin ikutan senam, kepingin lagi sayang jauhnya itu lohhh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau senam rame-rame tambah asiik yaa

      Hapus
  3. Memang susah sih mb mrubah kebiasaan. Justru yang dilarang biasanya malah paling gampang dilakukan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah itu dia ... kalau nggak benar-benar di niatin susang banget

      Hapus
  4. Bener banget mba Tuty, sehat dimulai dari diri sendiri tapi terkadang aktivitas fisiknya saya punya slogan.. eh besok aja deh 😂 mesti berubah nih di 2017

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha...iya yah sama dengan menunda diet, besok aja deh ngurangin makanannya :D

      Hapus
  5. Iya nih..sehat itu mahal. Saya masih suka malas, masih suka makan mie instant..huaaaa gimana ini

    BalasHapus
  6. Sepakat, nonamelinda siap dukung GERMAS! Jadi pengen ikutan senam di sana sambil belanja buah hehe. Btw itu cek kesehatannya free nda? :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo nona melinda, jumat pagi senam di sana..dekat kantor kan say? Buah sayurnya fresh banget yang dijual

      Hapus
    2. Cek kesehatan free setelah ikutan aktivitas fisik nya

      Hapus
  7. Baca post ini, aku jadi inget kalau belum cek kesehatan berkala :( Duh, tahun lalu belum ... GERMAS ini keren yah, 3 hal 'sederhana' buat hidup sehat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya 3 hal sederhana tapi luar biasa manfaatnya yaa :)

      Hapus