Lagu Anak Hidup Kembali di Lomba Suara Anak Indonesia 2018

S etiap hari kalau saya lagi nggak ada kegiatan baik di rumah maupun di luar rumah, biasanya kerjaan saya dengerin anak-anak atau seseka...


Setiap hari kalau saya lagi nggak ada kegiatan baik di rumah maupun di luar rumah, biasanya kerjaan saya dengerin anak-anak atau sesekali ngintip kegiatan mereka kalau lagi main di samping rumah. Sambil main sepeda mereka suka ngobrol di rumah ngapain aja, suka saling curhat juga kalau lagi dimarahin orang tua, cerita guru yang paling nggak disuka di sekolah, sampai cerita artis yang lagi kekinian. Kadang suka ngakak sendiri kalau mendengarkan perbincangan anak-anak, ada saja yang jadi bahan obrolan dan mereka pun suka tertawa bareng dengan kelucuan mereka.

Di satu sisi saya sedih karena tak jarang mereka nyanyi bersama dan lagu yang dinyanyikan lagu orang dewasa. Lagunya Via Vallen lah, trus dangdut koplo yang kadang diplesetin lirik-liriknya, sampai lagu-lagu band Korea yang kekinian banget itu  Mereka sampai hafal lagu-lagu orang dewasa yang tak sesuai dengan umur mereka. Mereka bisa hafal begitu karena nonton televisi. Tahu sendiri kan gimana sajian tontonan siaran televisi kita, kita yang dewasa saja kadang malas nonton televisi.

Bagaimanapun kita tak bisa menyalahkan dan melarang anak-anak untuk menyanyikan lagu-lagu dewasa karena memang lagu anak sendiri sudah jarang didengar. Bahkan kontes nyanyi yang diperuntukkan bagi anak-anak pun malah yang dinyanyikan bukan lagu anak-anak. Miris banget! Saya rindu masa kecil saya dulu, setiap hari lagu anak-anak favorit saya selalu diputar di rumah. Lagu Kakak Mia, Naik-Naik ke Puncak Gunung, Rintik Hujan, dan masih banyak lagi. Saya berterima kasih dengan para pencipta lagu anak di masa saya.


Sedih memang kalau banyak anak-anak yang tidak memgenal lagu-lagu yang sesuai dengan usianya. Karena latar belakang ini lah KPPPA RI (Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia) bersama Hana Midori menyelenggarakan LSAI. 


Lomba Suara Anak Indonesia 2018

LSAI atau Lomba Suara Anak Indonesia 2018 diadakan dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional. KPPPA berinisiatif menghidupkan kembali lagu anak yang berkualitas dan penyanyi anak yang berkualitas pula sesuai dengan umurnya, serta mendukung pemenuhan hak anak. Dengan diadakannya LSAI diharapkan para orang tua dan masyarakat sadar bahwa dengan memanfaatkan waktu luang anak dapat dibimbing untuk mengembangkan bakat dan minat melalui kegiatan positif., seperti menyanyi. Dan sebaiknya  anak-anak kita semakin banyak mengenal lagu-lagu yang sesuai dengan umurnya.

penampilan salah satu peserta LSAI
Saya senang sekali bisa menyaksikan Lomba Suara Anak Indonesia 2018 yang diadakan tanggal 25 November lalu di Teater Garuda, Taman Mini Indonesia Indah. Melihat anak-anak menyanyikan lagu yang sesuai dengan usia mereka saya dibuat merinding, ingatan pun langsung kembali ke masa kecil. Saya sangat berharap anak-anak terpenuhi hak nya seperti masa kecil saya dulu. Bisa bermain di area layak anak, tontonan televisi yang layak anak, juga mendengar lagu-lagu anak. Biarkan anak menikmati dunia nya, bukan dunia orang dewasa. 

penampilan salah satu persta LSAI
Saya benar-benar senang sewaktu melihat ekspresi mereka membawakan lagu anak. Selama ini kalau melihat anak-anak menyanyikan lagi dewasa, ekspresi mereka pun otomatis mengikuti gaya orang dewasa, nggak cocok banget kan? Memangnya mereka ngerti dengan lagu dewasa yang isinya cinta lah, patah hati lah. Sedih rasanya, anak-anak seperti terkontaminasi oleh tayangan dan lagu yang tak layak untuk anak. Kalau bukan kita para orang tua yang mensupport anak-anak kita siapa lagi. 

Lomba Suara Anak Indonesia Langkah Mewujudkan IDOLA 2030
 

Lomba Suara Anak Indonesia 2018 ini sebenarnya sudah dimulai sejak Agustus sampai Oktober lalu dengan dua kategori lomba yaitu Lomba Penyanyi Anak dan Lomba Pencipta Lagu Anak. Tanggal 25 November kemarin itu meeupakan Grand Final LSAI dengan mengusung tema Anak Indonesia Bernyanyi.

dewasampilan salah satu peserta LSAI

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise yang turut hadir di Grand Final LSAI mengatakan bahwa salah satu kegiatan anak untuk mengisi waktu luang adalah dengan bernyanyi. Aktivitas bernyanyi penting sekali untuk untuk waktu luang anak, selain itu anak-anak juga dapat belajar melalui lagu dengan baik dan benar.

Menteri KPPPA Ibu Yohana S. Yembise 
Senada dengan ibu menteri, Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KPPLA RI, Lenny N. Rosalin mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan kembali semangat kepedulian terhadap tumbuh kembang anak. Dan ini juga menjadi langkah untuk mewujudkan Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030 mendatang, dimana hak anak-anak harus terpenuhi sesuai dengan undang-undang. Semoga anak-anak Indonesia menjadi generasi masa depan yang hebat, cerdas, sehat, juga berkualitas.

Pemenang Lomba Suara Anak Indonesia 2018

Dari 203 peserta penyanyi anak dan 187 peserta pencipta lagu anak, peserta disaring lagi hingga 30 besar dan masuk dalam karantina. Kemudian dipilih 17 peserta penyanyi anak dan 17 peserta pencipta lagu anak yang masuk ke babak final. Di grand final LSAI juri yang terdiri dari Bens Leo, Purwacaraka, Dian HP dan Lenny N. Rosalin memilih 3 juara dan 3 juara harapan.


Penjurian dilakukan berdasarkan teknik vokal, penampilan, ekspresi, dan intepretasi pada lagu yang dibawakan. Semua anak yang masuk final mendapatkan hadiah keseluruhan berjumlah  Rp 200.000.000 dan akan dibuatkan album rekaman.


Berikut pemenang Lomba Suara Anak Indonesia berdasarkan hasil dari penilaian juri:

1. Lomba Penyanyi Anak

a. Juara1 : Sherina Thu Tiwanie
b. Juara 2 : Lauwrence 
c. Juara 3 : Aisha Dama C
d. Harapan 1 : Erditya Putra Permana
e. Harapan 2 : Fladira
f. Harapan 3 : Adzra Zulfa Rabbani

2. Lomba Cipta Lagu

a. Juara 1 : Stephen Irianti Wally (Rei) dengan judul lagu Aku Suka Bernyanyi
b. Juara 2 : Mayashanty Reynildha dengan judul lagu Tetap Satu
c. Juara 3 : Bradder Sams dengan judul lagu Ku Foto, Klik!
d. Harapan 1 : Panji Nurseto dengan judul lagu Liburan
e. Harapan 2 : Jefri Antonius Situmeang dengan judul lagu Gak Boleh Nakal
f. Harapan 3 : Agustinus Kusni Hartono dengan judul lagu Hari Baru

Selamat untuk para pemenang, semoga kegiatan seperti ini continue diadakan, dan semoga kita semua semakin sadar dan peduli dengan hak anak dan tumbuh kembang anak.




You Might Also Like

32 comments

  1. setuju mba aku suka kadang kesel anakku kalau pulang sekolah dengerin nyanyi lagu dewasa yang ia tahu dari teman2nya padahal kalau di rumah aku setelnya lagu anak huhu semoga kelak muncul lagi penyanyi dan lagu anak kurindu banget masa2 kecil bertaburan penyanyi anak :)

    ReplyDelete
  2. Miris banget memang kalau lihat anak kecil nyanyinya lagu dewasa. Bersyukur banget dulu zaman saya masih anak-anak lagu anak-anak masih banyak. Sekarang setelah jadi ibu, saya juga harus ekstra hati-hati nih. Menjaga anak saya jangan sampai terkontaminasi sama lagu-lagu yang nggak sesuai umurnya.

    ReplyDelete
  3. Selamat untuk para pemenang. Aku setuju banget kalau anak-anak harus menyanyi dan mengenal lagu sesuai dengan umurnya.

    Jadi keinget keponakanku yang tiap hari nyanyi terus direkam pakai hapeku.

    ReplyDelete
  4. pesertanya banyak ya sampai 100 lebih, mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik untuk Lagu Anak di Indonesia. Saya waktu kecil masih merasakan banyak lagu-lagu anak,tapi sekarang sudah langka.

    ReplyDelete
  5. Wii...sampai ada Purwacaraka yaa...
    Tapi aku setuju niih...anak-anak kaya generasi aku dulu rasanya lebih sehat deeh...
    Apa yang mereka dengar dan rasakan yaa...begitulah fitrah anak-anak.
    Tidak matang yang dipaksakan.

    ReplyDelete
  6. Aku lho kadang masih suka nyanyi lagu anak sama ponakan, jerit2 bareng. Anak sekarang lagunya dewasa2, kadang kasian juga

    ReplyDelete
  7. Anak aku untungnya masih nyanyi lagu anak, tapi bahasa inggris, soalnya nonton nya PinkFong. Diajak nyanyi lagu bahasa Indonesia katanya suara mama jelek. Haduh...

    ReplyDelete
  8. Lagu-lagu anak jaman dulu itu memang legend ya mba, sampai sekarang masih OK buat dinyanyikan. Sayangnya lagu anak itu masih dikiiiiit banget kalau dibanding dengan lagu dewasa, makannya banyak anak-anak yang lebih memilih lagu dewasa buat dinyanyiin. Ya, seperti di ajang-ajang Idol itu hehehe...

    ReplyDelete
  9. Anakku dulu aku belikan kaset lagu anak-anak, hihiii...jaman dulu banget niy.

    Setuju juga dengan adanya lomba suara anak ini, semoga makin banyak pencipta lagu dan produser yang peduli dengan menciptakan lagu untuk anak-anak

    ReplyDelete
  10. Keren banget acaranya mba. Fotonya juga keren :) Aku juga kurang setuju dengan kontes nyanyi anak yang di tv itu btw, lagu-lagunya bukan lagu untuk seumur mereka. Miris.

    ReplyDelete
  11. Ya ampun itu anak anak pintar dan percaya diri banget ya maju di depan untuk bernyanyi. Aku berharap pun makin banyak lagu lagu anak mba

    ReplyDelete
  12. Bagus sekali ada lomba seperti ini ya mba..agar anak2 kembali kenal lagu yg tepat bagi mereka.. Masa iya cuma lewat Odong2 saja memperkenalkan lagu anak2 hehe

    ReplyDelete
  13. Seneng bangeeet dengernya. Berarti akan nambah koleksi lagu baru buat anak2kuu nanti. :D Btw, itu juaranya Sherina, semoga bisa jadi pengganti Sherina yang dulu, ya.

    ReplyDelete
  14. Metode ini adalah salah satu cara membangkitkan lagu anak-anak Indonesia yang sudah mulai tergantikan, malah anak2 sekarang kalau disuruh nyanyi lagu anak2 gak tau... Mudah2an acara ini berkelanjutan

    ReplyDelete
  15. Sebagai mamak dengan anak yang masih pada kecil aku seneng banget akhirnya lagu anak-anak mulai banyak lagi, soale belum lama ankku nyanyi lagu orang dewasa huhu.

    ReplyDelete
  16. Kereeen. Kegiatan seperti ini ya yang perlu didukung dan tingkatkan. Kadang gak hanya dari televisi, anak-anak tau lagu-lagu yang gak sesuai usianya itu dari temen-temen, dari pergaulan di lingkungan rumah dan sekolah :(

    ReplyDelete
  17. Aku kok baru tahu ya ada acara begini? Sayang nggak kedengeran, apa karena anak2ku aja yang nggak pada bisa nyanyi kali ya jadinya aku nggak tahu acara ini?

    ReplyDelete
  18. Semoga dengan adanya kegiatan ini, makin banyak lagu anak yg diputar lagi di TV.

    ReplyDelete
  19. Lagu-lagu sekarang makin aneh2 aja, deh syairnya bikin ilfil ya. Terutama lagu dangdut. Parahnya anak2 pun jadi ikutan. Btw, salfok dgn nama juara penyanyinya yg pertama, Sherina. Mengingatkan pada penyanyi cilik legendaris ��

    ReplyDelete
  20. always support untuk perkebangan lagu anak yang sekarang suddah mulai redup semangat yaa kakak

    ReplyDelete
  21. yang berkurang saat ini tu menurutku rasa malu. di sekitarku, yang mengenalkan lagu-lagu dewasa sama anak yan orang tua mereka sendiri. ketawa pas anaknya ikut nyanyi dan joget. dulu mungkin begitu juga, tapi sekarang lebih parah. karena lagu anak hampir gak kedengeran sama sekali, jadi yang nempel ya lagu-lagu dewasa yang gak sepantasnya mereka nyanyikan.

    ReplyDelete
  22. Nah kay agini bagusnya lomba nyanyi tapi lagunya sesuai dengan mereka. Jarang banget ya sekarang lagu anak2 baru diciptakan

    ReplyDelete
  23. Nah gini dong.. ada dukungan pemerintah untuk menghidupkan kembali lagu anak Indonesia yaa... supaya anak-anak gak nyanyiin lagu dangdut terus wkwk

    ReplyDelete
  24. Lombanya bagus banget mbak. Moga setelah ini lagu2nya gak berhenti sampai di panggung itu aja, tapi juga tersebar dalam bentuk album atau konten YouTube atau di media2 biar semua kenal dan bisa menikmati lagu2 anak itu yaaa

    ReplyDelete
  25. Iya mba, aku sering prihatin juga kalau denger anak2 pada nyanyiin lagu orang dewasa, yang bahkan menurutku meski lagu dewasa liriknya sungguh entahlah. Anakku juga gitu, niruin teman2nya karena di rumah aku nggak pernah nyetel lagu2 begitu. Menghidupkan kembali lagu anak2 is a must kalau menurutku.

    ReplyDelete
  26. Aku juga sangat merindukan momen zaman aku dulu.
    Chicha Koeswoyo, Adi Bing Slamaet, Dina Mariana, Yoan Tanamal dan lain-lainnya itu.
    Duh, jadul banget aku ya, mba ^^

    Sampai sekarang aku masih hafal lagu seperti Hely, Mak Inem dan banyak lagi

    Semoga event ini bisa membawa zaman itu 'hidup kembali'

    ReplyDelete
  27. Iya benerrr..aku juga rindu ada lagu anakbyg bener2 dengan konten anak2

    ReplyDelete
  28. Alhamdulillah akhirnya ada campur tangan pemerintah agar lagu anak back on track

    ReplyDelete
  29. Semoga makin banyak acara2 kaya gini yaa. Sedih liat audisi penyanyi cilik sekarang malah lagunya dewasa semua :(

    ReplyDelete
  30. Wah senangnya bisa hadir di acara seperti ini. Mba, aku penasaran sama lagu2 baru dr peserta cipta lagu deh, coba ya diproduksi dan diedarkan, biar makin banyak lagu anak yg dinyanyikan anak2 jaman now

    ReplyDelete
  31. Keren ini. Sedih aja liat ajang nyanyi anak2 sekarang yang dinyanyiin lagu orang dewasa.

    ReplyDelete
  32. Seneng ada acara seperti ini. Semoga TV-TV tertarik untuk membuat atau menayangkan acara seperti ini yaa.. karena acara idola anak-anak pun pakainya lagu dewasa. :(

    ReplyDelete