Ingin Lebih Dekat Dengan Konsumen Mortar Indonesia Saint Gobain Bangun Pabrik MU-Weber Ke-4

K alau berencana bangun rumah biasanya selain menghitung budget kita juga disibukkan memilih bahan untuk membangun rumah, seperti bata,...


Kalau berencana bangun rumah biasanya selain menghitung budget kita juga disibukkan memilih bahan untuk membangun rumah, seperti bata, pasir, semen, dll. Bahan-bahan yang dipilih pun sudah pasti kita mau dengan kualitas terbaik biar awet dan tahan lama. Saya pernah mengalami rumah orangtua baru beberapa tahun ditempati bocor, atau air hujan merembes kedalam dinding rumah. Tak jarang kita sering menyalahkan pengerjaan yang asal-asalan, padahal bisa jadi bahan yang kita gunakan kurang baik, seperti perekat yang kurang bagus.

Ngomongin perekat, sekarang dunia konstruksi mulai beralih ke MU-Weber mortar instan yang lebih praktis dan mempercepat pekerjaan untuk bangunan rumah kita. MU-Weber berbeda dengan semen konvensional pada umumnya karena berbahan pasir, semen, filler (bahan pengisi) dan bahan adiktif (tambahan) yang tercampur secara homogen dengan komposisi yang tepat. Kehadiran mortar instan sangat membantu meminimalkan konsumsi bahan dan energi serta mencegah dampak negatif terhadap lingkungan.


Beberapa waktu lalu saya mengikuti konferensi pers Peluncuran Pabrik Ke-4 Cipta Mortar Utama di Cikande Untuk Habitat Indonesia Berkelanjutan. PT. Cipta Mortar Utama sudah hadir di Indonesia lebih dari 20 tahun. Tujuan utama dari perusahaan ini adalah untuk mendukung pembangunan Indonesia dan untuk memperbaiki kondisi kehidupan masayarakat Indonesia dengan menyediakan mortar yang berkualitas dan terbaik di industri konstruksi dengan fasilitas produksi yang berada di Cibitung, Gresik dan Medan. Tahun 2018 ini akan dibangun pabrik ke empat di Kawasan Industri Cikande, Tangerang. Dengan jaringan distribusi yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah pegawai 700 orang yang berkomitmen untuk memberikan produk layanan dan keahlian teknisi terbaik kepada pelanggan. PT. Cipta Mortar Utama adalah anak perusahaan dari Saint-Gobain Weber yang merupakan pemimpin dunia dalam industrial mortar dengan lebih 350 fasilitas produksi di lebih 60 negara di dunia.

Jose Martos
Presiden Direktur PT Cipta Mortar Utama Jose Martos dalam sambutannya mengatakan bahwa PT. Cipta Mortar Utama sangat serius dan berkomitmen untuk turut berkontribusi menghadirkan material banguna yang lebih inovatif, membantu produktivitas di proyek, serta lebih ramah lingkungan dengan terus meningkatkan kapasitas produksi di Indonesia serta memiliki rencana pembangunan pabrik di beberapa lokasi di Indonesiahingga tahun 2020. Ini juga karena besarnya permintaaan konsumen untuk menggunakan mortar instan. Ini menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara yang menjanjikan untuk investasi, serta pasar yang sangat potensial.

Pada kesempatan yang sama arsitek Ary Indra yang juga owner Biro Arsitek Aboday mengatakan yang namanya konstruksi sudah pasti merekatkan elemen jadi satu. Zaman dulu orang merekatkan lumpur dengan tanah liat, di Yunani orang menemukan abu vulkanik dicampur air untuk merekatkan, bahkan di China menggunakan pasir dan bubur nasi. Secara geologis limestone ada dimana-mana. Di Indonesia sendiri orang sempat menggunakan putih telur untuk merekatkan bangunan. Sekarang dengan perkembangan budaya dan teknologi kebutuhan manusia terus bertambah sementara daya dukung alam semakin terbatas. Oleh karena itu dalam pengembangan, diperlukan perilaku yang bijaksana. Saat ini usia bangunan semakin pendek, selain karena alasan lingkungan, efisiensi ekonomi juga menjadi faktor utama. Zaman dahulu orang membangun seperti candi, tembok China, dll lebih kepada aspek ritual, sedangkan sekarang lebih mempertimbangkan nilai atau aspek ekonomi.

Kiri-Kanan: Jose Martos-Ary Indra-Anton Ginting
Banyak teknologi baru untuk perekat instan seperti mortar instan untuk mempercepat dan memperpendek waktu membangun. Mortar instan ini dianggap lebih efisien. Secara resources agregat yang dipakai dalam mortar instan bisa juga dari recycle. Kalau dilihat dari sisi tenaga kerja tentu saja kita nggak memerlukan banyak tenaga kerja, pemborosan juga kalau menggunakan sumber daya yang terlalu banyak.

Anton Ginting-Direktur Nasional MU-Weber mengatakan keunggulan MU-Weber selain praktis, efisien, serta berteknologi dalam bidangnya, menggunakan MU-Weber juga dapat menciptakan produktivitas dalam aplikasi pekerjaan, kualitas bangunan menjadi lebih baik, anggaran terkontrol, dan lingkungan disekitar pembangunan lebih ramah lingkungan. PT. Cipta Mortar Utama siap mendukung pembangunan infrastruktur dan memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat dengan menyediakan mortar bermutu baik. Pembangunan pabrik yang ke-4 di Cikande diharapkan dapat mendorong industri mortar terus berkembang dan mengubah perilaku membangun yang lebih efisien di Indonesia.

Informasi lebih lanjut:
Facebook: Mortar Utama
Twitter: @MortarUtamaID
Instagram: @MortarUtama.Weber
Youtube: Mortar Utama




You Might Also Like

20 comments

  1. Bagus ya kualitasnya, bisa di daur ulang lagi. di tunggu nih produk pabrikan weber dari tangerang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ditunggu yaaa...bakal ada pabriknya di Cikande

      Delete
  2. Replies
    1. iya mbak, banyak yang pakai nih :)

      Delete
  3. Saya yakin saat bangun rumah gak pake perekat ini. Baru tahunya malah sekarang...
    Di kampung cukup batu bata semen dan jadikan saja hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Next kalau bangun rumah jadi udah tahu ya teh pakai perekat ini :D

      Delete
  4. Aku baru tau lo perekat gini. Keren2 ya yg diulas arsiteknya bahkan bubur nasi n pasir bs jd perekat jg. Bs jd bahan pertimbangan buat rehab rumah nanti nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga rehab rumahnya tambah semangat ya hihi

      Delete
  5. Perekat instan, tukang gak perlu lagi belajar perbandingan antara pasir, batu, semen dan air

    ReplyDelete
  6. Makin mudah, murah dan proses pengerjaaan lebih cepat

    ReplyDelete
  7. baru dengar ada nama semen begini, bagus mereka memperhatikan faktor lingkungan juga, btw itu bungkusannya kecil aja ya mbak

    ReplyDelete
  8. Maak, aku bau tahu juga perekam beginian, ahay jadi tahu deh, noted banget kalo ada apa2 di rumah yang butuh di renov ini..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Renov rumah jangan lupa langsung di list mortarnya ya :D

      Delete
  9. Gak pernah tahu tentang bahan-bahan bangunan, taunya cuma langsung jadi. Baca artikel ini jadi nambah pengetahuan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah semoga artikelnya bermanfaat :)

      Delete
  10. Mau merekatkan bangunan menggunakan telur ?? Gak kebayang berapa ton telur yang dibutuhkan untuk merekatkan bangunan gedung yang tinggi

    ReplyDelete
    Replies
    1. yes, itu justru ide kreatif orang zaman dulu

      Delete