Pages

  • Home

travel beauty



Happy banget akhirnya saya menyaksikan tontonan segar beberapa hari lalu. Ya, saya dapat kesempatan nonton Gala Premiere Film Koboy Kampus. Dari judulnya aja saya udah bisa nebak kalau ini film pasti ceritanya kocak dan tokoh-tokoh dalam cerita dipastikan jahil. Saya juga sempat mikir jangan-jangan ini Koboy Kampus kelompok mahasiswa yang belum lulus alias bakal  di Drop Out dari kampus. Wah, jadi ingat senior-senior di kampus yang digelari penjaga pintu neraka saking seniornya nggak tamat-tamat. Mudah-mudahan senior saya nggak baca, dan mudah-mudahan juga kalau baca kalian beneran udah pada di wisuda ya, haha! 

Zaman kuliah tuh yang bikin kangen apanya sih. Kalau mata kuliahnya sama sekali nggak ngangenin, dosennya juga enggak. Ups, maaf ya pak dan bu dosen. Habis ngajarnya nggak menarik sih, text book banget. Belum lagi tugas laboratorium yang segunung. Jadi tuh, zaman saya kuliah jangan dikira habis masa ospek langsung merdeka, belum cuy. Masuk lab di ospek lagi, serasa pengin kabur hehe. Makanya kalau lihat anak baru di ospek saya nggak suka, ngerasain banget di ospek itu nggak enak. Untungnya zaman dulu nggak ada sosmed ya, kalau enggak Koboy Kampus di kampus saya udah viral kali. Tuh kan jadi panjang kalau ingat kampus, tapi ya gitu ngangenin.

Press Screening Film Koboy Kampus
Oke, kembali ke Film Koboy Kampus yang berhasil bikin ngakak saking lucu dan "ngeselin". Film  garapan Pidi Baiq ini ceritanya khas ayah Pidi banget. Jadi kangen film Dilan nih. Koboy Kampus kocak dan ngasal memang, dan ini cerita pengalaman Pidi Baiq selama jadi mahasiswa ITB. Pengalaman Pidi selama kuliah nggak jauh bedalah dengan masa-masa saya kuliah tahun 90an. Banyak mahasiswa yang demonstrasi, sering bolos kuliah karena ikut demon.  Karena bosan mengkritik negara akhirnya Pidi dan teman-teman mendirikan negara sendiri yang diberi nama Republik The Panas Dalam. Sebuah negara yang luas negara nya hanya seukuran studio seni tempat mereka kumpul, pokoknya setelah negara mereka berdiri cerita Koboy Kampus semakin kocak.


Ada yang setuju dengan berdirinya negara The Panas Dalam, ada yang merasa aneh ada negara didalam negara, hihi namanya juga Koboy Kampus semakin senior semakin merasa benar, wkwkwk. Pidi Baiq yang diperankan musisi yang lagi hits Jason Ranti semakin menarik perhatian dan bikin gemes dengan lagu-lagu khas Republik The Panas Dalam. Saya suka dengan aktingnya Jason Ranti yang jahil, cuek, dan apa adanya. 

Namanya mahasiswa selain banyak cerita seputar mata kuliah, dosen, pastinya kisah kasih asmara nggak ketinggalan. Nah, yang paling kocak tuh Ucup salah satu rakyatnya Republik The Panas Dalam yang jatuh cinta dengan mahasiswi UNPAD. Siap-siap ya, anak ITB yang pernah naksir anak UNPAD pasti senyum-senyum sendiri nih kalau nonton Film Koboy Kampus. Belum lagi senior yang naksir anak baru di kampus, pada saingan deh merebut hati cewek. Yang bacanya sambil ngikik pasti pernah naksir adik kelas ya kan.


By the way daripada kalian penasaran dengan Film Koboy Kampus mending buruan nonton deh tayang perdananya tanggal 25 Juli mendatang. Nontonnya bareng teman-teman kampus buat yang masih kuliah atau teman-teman alumni buat yang mantan mahasiswa. Dijamin ngakak dan mengembalikan memori masa-masa jahil di kampus. Selamat nonton ya!









Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Menikah adalah impian semua orang khususnya wanita. Menikah memiliki makna yang mendalam bagi seorang wanita, memiliki pasangan hidup dan mengakhiri sisa hidup dengan pasangan yang dicintai. Sungguh kebahagiaan yang mengharukan. Tetapi bagaimanapun semua kembali kepada setiap individu masing-masing bagaimana memkanai pernikahan itu sendiri. Karena bagi saya pribadi menikah itu prosesi sekali seumur hidup.

Ngomongin menikah tentu banyak yang jadi pertimbangan sebelum kita memutuskan untuk menikah, tentunya persiapan lahir batin. Bagi masing-masing pasangan persiapan mental menjadi seorang istri dan suami, bagaimana tugas dan peran masing-masing dalam mengarungi bahtera rumah tangga kedepannya. Selain persiapan mental juga persiapan acara, mulai dari resepsi pernikahan yang ingin diadakan dimana, konsep pernikahan seperti apa, dekorasi, catering, dll. Namanya sekali seumur hidup, tentunya kita pengin pesta pernikahan kita punya cerita untuk dikenang. 

Saat ini calon pengantin memang lebih banyak memilih konsep pernikahan yang simple. Misal memilih paket wedding lengkap di satu vendor, jadi nggak repot-repot pakai jasa vendor terpisah. Saya pernah ngerasain deh sewaktu teman nikah pakai jasa vendor berbeda antara catering, dekorasi, tenda jadi nggak matching. Pengin resepsi yang simple ujung-ujungnya malah ribet dan bikin stress. Makanya dengan adanya tawaran paket wedding komplit bisa jadi solusi tuh buat kalian calon pengantin.

Paket Wedding Grand Whiz Poins Square Ramah Budget


Nah, untuk paket wedding lengkap beberapa waktu lalu tepatnya Sabtu 13 Juli 2019 lalu Grand Whiz Poins Square berkolaborasi dengan Mantenan App mengadakan event Wedding Open House mersmikan paket pernikahan lengkapnya yang pastinya ramah budget, yakni di kisaran harga 99 juta rupiah untuk 200 orang. Acara ini diadakan untuk menginformasikan kepada para calon pengantin juga rekan-rekan vendor pernikahan bahwa sekarang ada Paket Pernikahan Ramah Budget di Jakarta Selatan.

Peresmian kolaborasi Grand Whiz Poins Square dan mantenan App

Paket wedding lengkap Grand Whiz Poins Square didalamnya termasuk Catering dengan menu prasmanan sesuai jumlah pax, bunga dan paket dekorasi, hair styling dan make up, dokumentasi, sound system, live music dan entertainment plus bonus-bonus lainnya.
Suasana Wedding Open House dengan makan prasmanan
Live Music
Grand Whiz Poins Square adalah hotel bintang 4 dengan159 kamar yang dilengkapi dengan layanan akses internet free wifi yang dapat diakses di seluruh area hotel. Fasilitas TV layar datar dengan saluran nasional dan internasional, juga tersedia savety box. Untuk fasilitas lainnya ada 5 ruang meeting room dan 2 ballroom, swimming pool yang lumayan luas, spa, laundry, fitness centre, juga Andromeda Restaurant yang menyajikan hidangan internasional.

Kolam Renang di Grand Whiz Poins Square

Mantenan App Official Partner Grand Whiz Poins Square

Mantenan App merupakan aplikasi smartphone berbasis android dan IOS pertama di Indonesia yang dapat membantu calon pengantin merencanakan pernikahan baik tema tradisional dan internasional memiliki berbagai kategori vendor yang dapat memenuhi kebutuhan sebuah acara pernikahan, baik dekorasi, make-up, busana, foto dan video, MC dan entertainment, juga perhiasan. Selain itu Mantenan App juga bisa jadi tempat para vendor untuk mempromosikan bisnisnya.

Mantenan App
Kalau dilihat dari logo nya Mantenan App adalah pengantin wanita dengan riasan sebelah kanan modern dan sebelah kiri tradisional. Ini mengartikan bahwa Mantenan App bukan cuma menyediakan konsep wedding modern saja di aplikasi tapi juga konsep pernikahan tradisional atau bisa juga kan calon pengantin menyatukan konsep tradisional dan modern, why not? 

Logo Mantenan App

Oh ya, Mantenan App sendiri hanya penyedia apliaksi untuk mensimulasi biaya pernikahan, jumlah tamu yang diundang, memilih vendor yang diinginkan, atau paket spesial. Jadi Mantenan App bukan untuk membooking paket wedding. Misal fitur daftar tamu yang disediakan di Mantenan App gunanya memudahkan kita untuk membuat daftar tamu yang akan diundang. Masih banyak lagi itur yang benar-benar memudahkan calon pengantin untuk mensimulasi paket wedding. So, tunggu apa lagi langsung install aja Mantenan App.



View this post on Instagram

Open House di @grandwhizpoins , jadi ini salah satu suasana Wedding Outdoor di Grand Whiz Poins Square sekaligus hidangan dan live music. #grandwhizpoinssquare #MantenanGWPS2019 @mantenan.app
A post shared by Tuty Queen (@tutyqueen) on Jul 13, 2019 at 3:18am PDT




Share
Tweet
Pin
Share
No Comments


Apa arti sehat menurut kalian? Apakah sehat fisik dan mental saja sudah cukup? Pasti jawaban teman-teman berbeda menurut pendapat masing-masing ya kan. Tapi nggak ada jawaban yang salah, karena menurut saya hanya cara pandang saja yang berbeda. Oh ya, kenapa saya melontarkan pertanyaan mengenai sehat? Ini ada hubungannya dengan pola hidup sehat yakni kesehatan secara menyeluruh atau kesehatan holistik. Nggak cuma sehat mental saja  tapi juga sehat fisik dan sehat finansial.

Teman-teman tentu pernah dengar kalau sehat finansial itu adalah segala-galanya. Finansial sehat maka jiwa raga pun sehat. Iya sih, kalau saya nggak asing lagi dengan kalimat yang menyatakan sehat finansial adalah segala-galanya. Soalnya tante-tante saya kalau udah ngumpul pasti sering ngobrolin finansial. Menurut mereka kalau kantong sehat, badan dan pikiran pun sehat, semuanya uang yang menentukan. Maaf ya kalau tante-tante saya ini terlalu jujur, hihi! Kalau kata tante lagi nggak ada uang sakit lambung pun kambuh. Pengin ngakak tapi memang kenyataannya seperti itu.

Bayangkan saja, saat ini kekhawatiran orang tua akan finansial yang tidak sehat begitu membuat resah. Bagaimana dengan nasib anak-anak kita menjelang bonus demograsi 2030 nanti? Apa yang harus dipersiapkan? Tentu saja kesehatan holistik. Generasi muda harus produktif untuk menghadapi bonus demografi. Usia produktif di tahun 2030 nanti di prediksi sekitar 64% dari total populasi di Indonesia. So, kalau kehidupan generasi muda di masa itu memiliki kualitas yang baik tentu bermanfaat untuk negara dan menjafi mesin pendorong kemajuan bangsa. Gimana kalau kualitas masyarakat kurang baik? Siap-siap saja jadi beban negara. 

Sehat Finansial dengan Perencanaan Keuangan Sejak Dini


Setiap orang pasti pengin sehat finansial. Tapi terkadang yang menjadi ketidaktahuan dan kemudian menyebabkan keuangan jadi sakit justru karena ketidakpercayaan dan anggapan belum penting. Misal, asuransi kesehatan. Masih banyak orang yang menganggap asuransi kesehatan belum penting dan nggak jadi prioritas dalam perencanaan keuangan. Padahal asuransi kesehatan juga merupakan investasi. 

Pernah nggak kita berfikir seandainya kita sakit dan perlu pengobatan tapi kita nggak punya asuransi kesehatan. Tabungan yang kita miliki lama-kelamaan terpakai dan bisa jadi habis tergantung biaya pengobatan. Inilah yang menyebabkan finansial pun menjadi sakit. 

Roslina Verauli (kiri) - Shierly Ge (kanan)
Menurut Roslina Verauli, Psikolog yang turut hadir di peluncuran campaign "Live Healthier Lives" kesehatan fisik dan keamanan finansial adalah kebutuhan dasar. Memiliki perencanaan keuangan yang baik berarti mempersiapkan masa tua. Artinya, ketika seseorang memiliki kesadaran akan pentingnya memiliki masa depan yang baik, ia akan mempersiapkan kebutuhan dasar berupa kesehatan fisik serta finansial dengan lebih matang. Penjelasan mbak Verauli related banget dengan kampanye kesehatan yang diinisiasi oleh Sun Life Indonesia. 


Kampanye Live Healthier Lives

Keresahan menjelang bonus demografi menjadi latar belakang Sun Life Indonesia mengusung kampanye kesehatan "Live Healthier Lives". Campaign ini dibuat agar generasi muda kita saat ini sedini mungkin menerapkan investasi kesehatan untuk mendukung produktivitas dan kualitas hidup mereka di masa mendatang. Peluncuran kampanye kesehatan Live Healthier Lives dilakukan 11 Juli 2019 di Aribimo Sentral, Jakarta Selatan. Pada kesempatan ini Presiden Direktur Sun Life Indonesia, Elin Waty mengatakan generasi penerus adalah motor penggerak bangsa untuk itu diharapkan kesadarannya untuk membekali diri dengan investasi kesehatan. Nggak cuma kesehatan fisik maupun mental tapi juga kesehatan finansial.

Elin Waty
Dari sisi fisik bisa kita lihat bagaimana banyaknya penyakit bermunculan karena pola hidup tidak sehat, gaya hidup tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik. Sementara itu dari sisi finansial hasil survey nasional literasi dan inklusi keuangan 2016 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat baru 27% masyarakat usia produktif yang memiliki tabungan masa depan. Sedangkan penetrasi asuransi jiwa di Indonesia baru mencapai 7%. Maka dari itu Sun Life Indonesia merasa perlu mengingatkan kita semua untuk memprioritaskan kesehatan sejak dini. Sun Life juga memperkenalkan figur publik sekaligus penggiat kesehatan Ibnu Jamil dan Kelly Tandiono, sebagai duta dari kampanye ‘Live Healthier Lives’.Inisiatif campaign ini menurut Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Indonesia sejalan dengan misi Sun Life untuk terus mendampingi masyarakat Indonesia dalam meraih masa depan yang lebih sehat dan sejahtera. 


Ibnu Jamil dan Kelly Tandiono, duta kampanye Live Healthier Lives
Teman-teman juga bisa kok mengikuti kampanye kesehatan yang diusung oleh Sun Life Infonesia ini. Caranya kalian hanya perlu membuat vlog dan didalam vlog tersebut kalian bisa bercerita mengenai alasan kalian memulai hidup sehat. Kemudian unggah vlog kalian di Instagram serta mengisi formulir yang disediakan. Nantinya akan dipilih 3 orang pemenang.




Hadiahnya lumayan banget loh. Juara 1: Uang tunai senilai 20.000.000 + Healthy Trip to Hong Kong bersama Ibnu Jamil dan Kelly Tandiono. Juara 2: Uang tunai senilai 15.000.000  Juara 3: Uang tunai senilai 10.000.000 . Untuk lebih lengkapnya bisa cek disini ya guys. Buruan ikutan! Lomba Vlog hanya sampai tanggal 10 Agustus 2019 saja ya.











Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Salut deh dengan orang-orang yang bisa atur pola makan dan sukses menurunkan berat badan. Kadang saya suka ngiri, gimana caranya biar saya juga mudah menurunkan berat badan. Padahal saya juga pernah diet dan atur pola makan seperti yang mereka lakukan, tapi ya tetap aja gagal diet, hihi! Lebih ngiri lagi sama orang-orang yang makan apa saja tapi tuh body tetap aja gitu nggak bikin gemuk, duh body goals banget. Giliran saya makan banyak dikit aja langsung menggendut. Ternyata ya diet itu nggak bisa sembarangan. Diet yang dilakukan orang lain belum tentu cocok dengan diri kita. Pada dasarnya setiap manusia memiliki perbedaan nggak cuma berbeda bentuk fisik saja tetapi juga juga sifat, tapi juga berbeda dalam jumlah kebutuhan nutrisi, berbeda jenis olahraga yang dibutuhkan juga berbeda dalam hal risiko penyakit. Perbedaan ini karena setiap tubuh manusia memiliki karakter gen yang berbeda. 

Peluncuran Prodia Nutrigenomics


So, wajar saja kalau ada orang yang makan seafood nggak ada efek samping dan sebaliknya ada orang yang makan seafood bisa menimbulkan alergi. Bahkan nutrisi yang kita konsumsi sama dengan orang lain begitu pula aktivitas fisik nya tapi ini belum tentu memberi efek yang sama bagi setiap orang. Jadi kita harus tahu terlebih dahulu kebutuhan nutrisi dan jenis olahraga yang cocok bagi tubuh kita. Caranya dengan pemeriksaan genomic. 

Prodia Nuitrigenomics resmi diluncurkan sejak tanggal 12 Juli 2019


Baru-baru ini Prodia meluncurkan Prodia Nutrigenomics, tepatnya pada 12 Juli 2019 di Hard Rock Cafe, Jakarta. Prodia Nutrigenomics merupakan rangkaian Prodia Genomics yang merupakan pemeriksaan berbasis genetik. Dan Prodia baru satu-satunya laboratorium klinik di Indonesia yang punya pemeriksaan Nutrigenomics. Peluncuran ini dihadiri oleh Assistant Vice President Business & Marketing Clinical Laboratory Prodia, Indri Marya Wulandari kemudian Product Manager Prodi, Trilis Yulianti, juga Marketing Communication Manager Prodia, Reskia Dwi Lestari, dan Dokter Spesialis Gizi Klinik Prodia Health Care Kemang dr. Arti Indira, M. Gizi, Sp. GK. Hadir pula artis cantik Ayu Dewi.

Prodia Nutrigenomics merupakan pemeriksaan genomic untuk mengetahui kebutuhan nutrisi dan jenis olahraga yang tepat bagi tubuh. Menurut Indri Maya Wulandari pemeriksaan ini bertuma untuk mencegah risiko penyakit yang ditimbulkan akibat akibat pola makan dan gaya hidup sehat yang tidak tepat. Pemeriksaan ini hanya dilakukan dengan mengambil sampel darah, pemeriksaan sekali seumur hidup nggak perlu pemeriksaan berulang, dan nggak ada batasan umur.

Indri Marya Wulandari

Dalam paparannya dr. Arti Indira, bahwa makanan sehat sekalipun bisa saja mengakibatkan respon yang berbeda pada setiap orang, bahkan bisa menimbulkan penyakit. Ini karena gen manusia memiliki perbedaan yang disebut variasi genetik. Bahkan anak kembar sekalipun bisa berbeda kebutuhan nutrisi, jenis olahraga dan risiko penyakit yang berbeda. Adapun manfaat dari Prodia Nutrigenomics adalah sebagai panduan dalam memilih makanan pada program penurunan berat badan dan sebagai panduan gaya hidup untuk tetap sehat.

dr. Arti Indira

Jadi bagi teman-teman yang sedang melakukan program penurunan berat badan atau pernah gagal diet, ada baiknya melakukan pemeriksaan Prodia Nutrigenomics daripada program diet kita sia-sia dan justru membuat kita sakit ya kan. Jangan sampai salah pilih program diet ya guys.
kiri (Trilis Yulianti) - tengah ( Ayu Dewi)
Nggak ada salahnya  menurunkan berat badan asal cocok dan nggak menimbulkan beragam penyakit. Semoga kita semua bisa melakukan gaya hidup yang sesuai dengan melakukan pemeriksaan Prodia Nutrigenomics.




Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Bertahun-tahun stay di Medan saya sama sekali belum pernah nyobain naik kereta. Hihi, maklum biasa naik angkutan umum dan sesekali naik kendaraan pribadi. Dulu sempat mikir kalau mau naik kereta, khawatir nggak nyaman dan kurang bagus pelayanannya. Tapi ternyata itu kekhawatiran yang tak berdasar sama sekali. Suami malah bilang ke saya belum nyoba kok udah takut nggak nyaman, cobain dulu biar tahu rasanya dan biar punya pengalaman.

To be honest, setelah beberapa kali naik kereta Jakarta-Bandung-Jakarta saya benar-benar ketagihan naik kereta. Selain nggak macet juga lebih cepat sampai dan lumayan nyaman. Apalagi beli tiket kereta sekarang lebih mudah nggak repot-repot nelfon Call Center KAI atau datang langsung ke stasiun. Lewat aplikasi di handphone lebih mudah, bisa beli kapan saja dan dimana saja, coba aplikasi tiket kereta terlengkap disini. Bahkan kita bisa pilih seat sesuai keinginan, gampang banget pokoknya.


Stasiun kereta api di Medan ternyata rapi dan nyaman, bahkan fasilitas umum seperti toilet dan ruang tunggu juga bersih dan rapi. Pagi itu saya dan suami janjian dengan teman di Medan. Saat itu saya masih berada di kota Binjai di rumah adik. Binjai ke Medan sekarang tambah macet, selain karena banyak perbaikan jalan juga karena semakin banyak juga jumlah kendaraan pribadi. So, pilihan saya dan suami naik kereta api biar nggak kejebak macet. Setiba di stasiun kereta api Binjai orang-orang udah pada antri masuk. Rame banget ternyata peminat kereta api sebagian banyak karyawan, kemungkinan mereka harus on time masuk kantor. Yups, pagi itu kereta api Srilelawangsa membawa kami menuju Medan.



Oh ya, Binjai-Medan berjarak lebih kurang 22km. Biasanya masyarakat di kota ini lebih suka naik kendaraan pribadi dan sebagian lagi naik angkutan umum seperti angkot, bus, atau Damri. Sejak jalanan mulai macet dan bisa sampai 2 jam stuck di jalan, masyarakat mulai mengandalkan kereta api yang hanya menghabiskan waktu lebih kurang 30-40 menit saja. Bebas macet dan pastinya nggak banyak buang energi karena kesal kelamaan di jalan, haha!

Stasiun Kereta Api Binjai
Karena kesadaran masyarakat semakin tinggi dan juga karena kebutuhan, kereta api jadi idola di Binjai. Kelihatan banget dengan muatan kereta yang selalu full malah banyak juga yang berdiri. Beneran deh, saya sempat heran ini kereta api atau commuter line. Saking banyak peminat naik kereta api. Untungnya para penumpang tertib, jadi nggak ada saling berebutan naik kereta.

Suasana didalam Kereta Api Srilelawangsa

Yang bikin happy tuh stasiun kereta api Medan lokasinya benar-benar strategis. Persis berhadapan dengan Lapangan Merdeka Medan, Titi Gantung, dekat dengan Mall Center Point juga. Jadi selama liburan dan lebaran kemarin banyak orang-orang yang naik kereta api dan langsung piknik ke Lapangan Merdeka sambil kulineran, juga cari buku bekas di Titi Gantung. Eh, tapi banyak juga yang nge-mall buat ajak anak-anak nonton. Akses kemana-mana juga mudah karena banyak ojek online, tinggal order aja.
Titi Gantung, tempat jual buku bekas di Medan

Melihat banyaknya masyarakat yang sudah mengandalkan kereta api sebagai transportasi cepat tanpa macet, saya berharap kedepannya jumlah kereta api bertambah di Medan dan di Binjai. Siapa tahu suatu saat di di Medan dan Binjai bakal ada Commuter Line seiring perkembangan kota Medan dan Binjai. Selain macet berkurang, yang pasti mengurangi polusi yang disebabkan kendaraan juga. Kita doakan saja ya semoga akses transportasi masyarakat semakin mudah.





Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Pagi-pagi dapat broadcast dari teman di group WA. "Guys, dalam seminggu kedepan gue mau ke Jepang nih kalau ada yang mau jastip info ya"! Langsung deh tang ting tung dibalas oleh anggota group. Saya yakin teman-teman setia pembaca blog saya sering juga dapat info jastip dari teman atau saudara ya kan, atau memang sering jastip?

Saya sendiri pernah beberapa kali titip beli barang ke teman yang open jastip itupun karena saking penginnya tas asal Jepang yang lagi viral dan baju import yang kekinian. Selain pernah titip barang, saya juga pernah buka jastip ke teman-teman yang mau nitip buku yang hanya dijual di kota saya waktu itu. Lumayan juga yang nitip, tapi nggak semuanya bisa keangkut saking repotnya cari buku yang diinginkan. Kaki nggak kuat euy keliling, hihi.

Jastip alias jasa titip memang jadi solusi bagi orang-orang yang belum bisa dan belum punya kesempatan ke luar negeri untuk traveling. Mengharap oleh-oleh dari teman yang jalan-jalan ke luar negeri kan nggak mungkin. Kasian temannya udah habis duit buat traveling masa dimintai oleh-oleh, kenapa nggak nitip beli aja. Begitulah awalnya kenapa ada istilah jastip. Mumpung ada kenalan yang ke luar negeri bisa nitip barang yang diinginkan.

Tapi teman-teman tau nggak kalau sekarang nggak perlu nunggu teman atau saudara yang sedang bepergian ke luar negeri untuk bisa beli barang yang diinginkan. Karena kita bisa beli barang yang diinginkan yang cuma dijual di luar negeri kapanpun. Sekarang kita bisa belanja online luar negeri melalui titipbeliin.com.

Belanja di Titipbeliin.com

Titipbeliin.com merupakan solusi jastip buat teman-teman yang menginginkan produk apa pun yang katalog produknya adalah e-commerce yang ada di Amerika dan China. Ada beragam produk mulai dari kosmetik, gadget, fashion, dan barang mewah lainnya.

Titipbeliin bisa jadi solusi jastip kekinian. Kadang kalau pakai jasa titip suka berang di ongkos jastip, belum lagi kalau bermasalah di bea cukai. Belanja online langsung ke online shop luar negeri meski murah ongkos kirimnya lumayan mahal, dan terkendala juga dengan bea cukai. Dengan titipbeliin.com kita nggak perlu repot-repot mikirin soal pengiriman dan bea cukai karena yang urusin tim titipbeliin. Kita tinggal duduk manis aja nunggu barang yang kita beli tiba di rumah.

Jadi kalau teman-teman suka belanja di ebay, belanja di alibaba, belanja di aliexpress tapi khawatir pengiriman lama atau terkendala dengan sistem pembayaran bisa kok beli melalui titipbeliin.com.

Cara Belanja di Titipbeliin.com

Belanja di Titipbeliin.com gampang banget guys. Kalian pasti sering kan ngintip-ngintip barang yang disuka yang cuma dijual diluar negeri melalui toko online ebay, atau amazon Indonesia. Yups, sama dong saya juga suka. Kadang lihat produk-produknya satu persatu serasa keliling mall sampai lupa waktu.

Well, puas-puasin deh milihnya. Setelah ketemu produk yang selama ini dicari dan yang disuka kalian copy deh link URL nya, kemudian buka www.titipbeliin.com dan paste URL link tadi di homepage nya seperti gambar dibawah. Nah, kalau produk yang kita beli sudah didukung fast checker maka harga otomatis akan keluar, jika belum tinggal isi aja form manual yang tersedia. Mudah banget.

masukkan link URL di kolom search

So, sekarang nggak perlu lagi deh bagai punggung merindukan bulan menanti orang yang mau ke luar negeri dan bersedia open jastip. Cukup titip di titipbeliin.com aja. Tinggal terima beres. Kalian juga bisa lihat testimoni pengalaman belanja Ricky Harun, Teuku Wisnu, Brian, dan Adityalogy TV.







Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Hallo..besok udah weekend lagi aja, nggak berasa kayaknya kemarin baru weekend hehe. Akibat libur kepanjangan kali ya jadi hari-hari rasa weekend terus. Weekend besok rencananya mau kemana nih bu ibu? Eh, sebagian anak-anak ngambil raport ya kalau nggak salah. Soalnya ponakan di Medan udah pada sibuk mau ngambil raport besok. Bakal liburan lagi nih.

Weekend minggu lalu saya dan suami menghabiskan waktu di belakang rumah, beresin barang-barang yang udah nggak terpakai dan quality time bersama. Karena weekend lalu di rumah saja, jadi weekday saya justru udah punya rencana sama suami pengin nonton film ke bioskop. Jauh-jauh hari udah ngerencanain nonton film Koki-koki Cilik 2 yang tayang perdana tanggal 27 Juni 2019. Meski nggak nonton Koki Cilik yang pertama, sedikit banyaknya saya udah tau jalan ceritanya setelah baca review film nya.

Saya udah bilang ke suami kalau nonton di hari pertama tayang bakal ramai dan khawatir penuh. Karena anak-anak banyak yang libur dan sudah pasti ayah dan ibu mereka ngajakin nonton film Koki-Koki Cilik 2 yang memang cocok banget ditonton bareng keluarga. Film ini layak ditonton anak-anak dan memang untuk semua umur. Ternyata benar perkiraan saya, nonton jam 10.30 WIB pagi aja udah mulai banyak yang ngantri padahal mall baru aja buka jam 10.00 WIB hehe, saking semangatnya nih.


Cerita Flm Koki-koki Cilik 2 berawal dari anak-anak para alumni Cooking Camp yang ingin mengadakan reuni. Mereka happy banget bakal ketemuan dan masak-masak lagi. Tapi setibanya di Cooking Camp mereka sedih dan kecewa banget. Ternyata cooking camp nggak ada lagi alias tutup. Bahkan mereka bertemu dengan Chef Grant (Ringgo Agus Rahman) yang lesu banget seperti orang patah semangat. Dari Chef Grant lah mereka mendengar langsung kalau Cooking Camp sudah ditutup.

Anak-anak nggak mau patah semangat justru mereka memberikan energi kepada Chef Grant. Saya suka sekali dengan semangatnya anak-anak di film ini. Kelihatan banget kalau mereka ini anak-anak yang pantang menyerah. Yups, memang begitu seharusnya.  Makanya fim seperti ini recommended banget ditonton anak-anak kita karena akan menjadi contoh baik dan menginspirasi anak-anak agar nggak gampang kecewa dan menyerah.

Disisi lain Chef Evan (Christian Sugiono) mantan Chef di Cooking Camp masih menyimpan kesedihan mendalam karena ditinggalkan sang istri. Alhasil Chef Evan meninggalkan hobi masaknya, bahkan Adit (Adhiyat) putra semata wayangnya nggak dibolehin masak dan ikutan Cooking Camp.

By the way Chef Grant mulai semangat bareng anak-anak buat usaha dari kemampuan memasak mereka dan ngumpulin duit dengan harapan bisa membuka Cooking Camp kembali. Menu yang dijual salah satunya resep dari Adit. Setelah usaha berjalan lancar ada saja masalah baru yang timbul yang membuat Chef Grant putus asa lagi.


So, apa saja usaha anak-anak agar Cooking Camp tetap ada dan dibuka kembali. Apakah Adit dibolehin masak lagi oleh Chef Evan? Biar nggak penasarn mending nonton langsung deh. Mumpung filmnya baru tayang dan bisa ditonton diseluruh bioskop yang ada di Indonesia.

Untuk para ayah dan ibu jangan lupa bawa serta anak-anak nonton Film Koki-koki Cilik 2, karena banyak pesan moral disana selain filmnya rada kocak dan bikin haru  Yuk..ditonton.




Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments
Newer Posts
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates