Pages

  • Home

travel beauty



BCA Gelar Indonesia Knowledge Forum (IKF) VII 2018. Tanggal 9 Oktober lalu Indonesia Knowledge Forum (IKF) VII 2018 resmi digelar di Ballroom The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta.

Meski perhelatan Indonesia Knowledge Forum (IKF) VII 2018 sudah lewat tapi acara ini sangat berkesan bagi saya. IKF tahun ini merupakan tahun ke tujuh dengan mengambil tema Fostering Innovation Digital Transformation. Serunya lagi IKF VII 2018 dilengkapi dengan serangkaian expo dan exhibition yang di sponsori oleh 29 perusahaan (exhibitor) dan penyedia pengetahuan teknologi terpilih yang diharapkan dapat menjadi inspirasi dan pengetahuan baru bagi perkembangan dunia usaha masyarakat. Saya sendiri baru kali ini mengikuti IKF. Di hari pertama saya ikut mulai dari pembukaan sampai dengan mengikuti beberapa materi dari para pembicara yang kompeten di bidangnya. Benar-benar nambah wawasan. 


Jahja Setiaadmadja - Presiden Direktur BCA
Pembukaan IKF VII 2018 dilakukan oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaadmadja. Dalam sambutannya beliau berharap IKF memberi warna baru dalam dunia digital dan IKF VII tahun ini mampu menjadi wadah dan menginspirasi. Setiap tahunnya IKF memiliki tema yang berbeda-beda mengikuti perkembangan zaman. Saat ini era digital dan teknologi semakin pesat, bahkan kadang perkembangan teknologi ini membingungkan penggunanya baik itu personal, perusahaan, juga business man. Ini merupakan tantangan yang cukup berat dan ini menjadi pilihan bagi kita apakah kita mau mengikuti teknologi atau tidak. Kalau kita mau mendalami dan mengikuti perkembangan teknologi maka kita harus siap mengikuti persaingan pasar, sebaliknya kalau kita nggak mau mengikuti perkembangan maka siap-siap saja kita akan tenggelam karena perubahan zaman. 

Presdir BCA juga memaparkan bahwa sekarang ini zamannya bisnis Fintech (Financial Technology) dan bisnis ini nggak semudah yang dibayangkan. Karena untuk menjalankan bisnis Fintech syaratnya bisnis ini harus bisa menciptakan critical mass, produk yang digunakan harus disenangi alias user friendly dan nggak njelimet, kemudian trust (kualitas produk di percaya) dan financing. Banyak orang yang terjun ke Fintech tapi hanya mereka yang lolos seleksi alam sajalah yang bisa bertahan. Jadi nggak semua Fintech berkembang, karena persaingan yang semakin ketat. 


Djoko Sasono - Sekretaris Jenderal Kementrian Perhubungan Republik Indonesia

Digital adalah konsep yang berkembang di masyarakat dan banyak digandrungi milenial. Kaum milenial ini harus ditempatkan pada posisi yang pas sehingga mereka bisa berinovasi dan merasakan kenyamanan. Teknologi digital memberi peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi sebuah negara, termasuk Indonesia. Maka dari itu perusahaan-perusahaan di Indonesia harus bisa beradaptasi dengan transformasi digital dengan tujuan menciptakan efisiensi kerja sumber daya manusia dan meningkatkan potensi inovasi guna memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin hari semakin masif. BCA sendiri sudah masuk ke digitalisasi, sudah banyak transaksi yang dilakukan via digital bisa dibilang hampir semua transaksi dilakukan via digital, bahkan saat event IKF pun ada aplikasinya.


Pada kesempatan yang sama Sekretaris Jenderal Kementrian Perhubungan RI Djoko Sasono dalam sambutannya mengatakan kalau IKF adalah acara prestisius. Beliau juga memaparkan kalau teknologi akan selalu berimplikasi kepada perubahan perilaku. Selain itu teknologi juga memiliki risiko dimana yang jauh menjadi dekat dan yang dekat jadi jauh. Secanggih apapun teknologi digital harus tetap dilengkapi dengan human feeling. Siapa pun nggak bisa terhindar dari dampak teknologi digital. 


Membunyikan sirine pertanda dimulainya Indonesia Knowledge Forum VII
IKF VII berlangsung selama dua hari yakni tanggal 9 sampai dengan 10 Oktober sebanyak kurang lebih 20 pembicara yang inspiratif dari beragam industry turut berpartisipasi berbagi ilmu pengetahuan dan pengalamannya dalam membangun inovasi dan memperkuat sebuah nilai transformasi digital. Semoga tahun depan saya bisa mengikuti IKF lagi dan tentunya dengan insight yang berbeda.







Share
Tweet
Pin
Share
22 Comments


Hi! Sudah minum berapa gelas air hari ini? Saya berharap setiap bulan yang diakhiri dengan 'er' bisa nampung ember, hihi. Tapi diluar ekspektasi sejak September sampai memasuki Oktober ini masih saja musim panas. Jadi jangan ditanya bisa berapa gelas air yang bisa saya habiskan saking hausnya, berapa banyak air yang saya pakai untuk mandi berkali-kali, untung stok air banyak. Cuaca panas begini tubuh jadi mudah dehidrasi, badan gampang lemas, otak pun jadi lelet dipakai buat mikir. Apakah teman-teman merasakan seperti yang saya rasakan?

Setiap makhluk hidup membutuhkan air termasuk manusia. Tubuh manusia terdapat sekitar 55 persen air, dan manusia tidak dapat tumbuh dan berkembang tanpa air. Air dalam tubuh manusia tidak datang dengan sendirinya, manusia pun harus mengonsumsi air guna memberikan dampak positif bagi tubuh. -meetdoctor.com-

Jangan sampai air jadi langka ya friends. Betapa pentingnya air bagi kehidupan. Meski 70 persen permukaan bumi mencakup air, namun hanya 3 persennya saja air segar yang bisa dimanfaatkan. Yups, masih banyak saudara-saudara kita di belahan negara lain yang masih krisis air. Begitu juga dengan Indonesia sendiri, di beberapa daerah masih sulit mendapatkan sumber air bersih.

Karena terbatasnya sumber air baku yang dapat diolah kembali menjadi air baku ini lah yang mendorong Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementrian PUPR) untuk membangun infrastruktur sistem penyediaan air minum dari hulu ke hilir. Upaya ini perlu mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat sebagai pengguna infrastruktur dengan cara penyelenggaraan SPAM yang efektif serta pemanfaatan penggunaan air secara bijak.


Untuk menyebarluaskan informasi mengenai pelayanan penyelenggaraan SPAM, melaui Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM), Kementerian PUPR me-launching  Game Edukasi Interaktif Air Minum yang diadakan di Santika Hotel Bintaro, Tangerang, Senin tanggal 1 Oktober 2018 lalu.

Menurut Bambang Wahyudi dari tim konsultan, game edukasi ini bertujuan mengajarkan kita untuk lebih menghemat air. Jadi sambil main game interaktif air minum kita juga akan mendapatkan informasi dan edukasi dasar seputar Sistem Penyediaan Air Minum. Mulai dari edukasi 4K (Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, dan Keterjangkauan), kemudian kita juga mendapat edukasi bagaimana menjaga, menyimpan, dan hemat dalam penggunaan air. Level dalam game edukasi ini masih berupa game dasar karena masih dalam tahap pengembangan. BPPSPAM akan terus mengembangkan konten game dan dikombinasikan dengan ide-ide kreatif dan disesuaikan dengan teknologi game yang terus berkembang sesuai trend terkini.

Bambang Wahyudi 
Ada 3 macam game edukasi interaktif air minum yang telah dibuat BPPSPAM yaitu Game "CIKA", "TIRTA dan Make Air. Game CIKA dibuat berbasis desktop, sedangkan game TIRTA dan MAKE AIR  berbasis mobile application. Game ini dikembangkan juga dalam platform desktop, yang dapat di lihat pada website resmi BPPSPAM. Untuk game CIKA dan Make Air sementara ini hanya masih bisa di download di Google Play Store, untuk IOS sendiri masih tahap pengembangan.

Anggota BPPSPAM Unsur Pemerintah, Eko Wiji Purwanto mengatakan bahwa pembuatan Game Edukasi Interaktif Air Minum merupakan langkah untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat dengan cara yang lebih menarik dan tentunya lebih fun. Melalui game ini diharapkan masyarakat semakin sadar dan peduli lagi untuk menerapkan perilaku Hemat Air dengan menggunakan air secara bijak juga lebih luas lagi memahami tentang siklus penyediaan air minum di rumah dari hulu sampai hilir.

Eko Wiji Purwanto

Bukan itu saja, harapan lainnya masyarakat juga diharapkan dapat mendukung kerja PDAM sebagai penyelenggara SPAM untuk melakukan pelayanan air minum secara prima dengan cara membayar tagihan tepat waktu dan menyampaikan informasi secara cepat apabila terjadi kerusakan infrastruktur SPAM. Yuk, bayar tagihan tepat waktu!




Share
Tweet
Pin
Share
28 Comments

Taman Kita OREO resmi dibuka di taman Heulang Bogor 30 September 2018 lalu, dan diresmikan langsung oleh Walikota Bogor Bima Arya. Saya senang sekali bisa ikut serta dalam peresmian Taman Kita OREO, meskipun saat itu Bogor lumayan panas tapi tak mengurungkan niat saya untuk menikmati taman. Karena saat peresmian bertepatan dengan weekend jadi lumayan banyak masyarakat yang datang mengunjungi taman ini. Banyak orangtua yang membawa anak-anaknya bermain di taman. By the way kenapa namanya Taman Kita ya? 

Rachel Angelina (tengah) - Dr. Juneman Abraham, S.Psi (kanan)
Menurut Rachel Angelina, Brand Manager Treats Mondelez Indonesia diberi nama Taman Kita OREO karena OREO berinisiatif untuk berbagi kebahagiaan dengan warga dan berbagi dalam keberagaman. Jadi diharapkan seluruh masyarakat bersama-sama merasa memiliki taman ini, kalau sudah punya rasa memiliki pastinya akan selalu menjaga secara bersama-sama terutama kebersihannya. Inisiatif ini juga hadir atas latar belakang sangat dibutuhkannya ruang terbuka saat ini oleh masayarakat.


Tingginya minat masyarakat akan teknologi yang sudah menjadi gaya hidup membuat komunikasi hanya terbatas di dunia maya dan menjadi semu. Hadirnya ruang terbuka hijau seperti taman bisa menjadi fasilitas untuk mendorong sosialisasi nyata yang dibutuhkan untuk menjaga keakraban antar masyarakat. Taman Kita OREO bisa memancing orang untuk saling berinteraksi. OREO menggambarkan pilihan hidup, dimana orang punya kesukaan yang berbeda. Seperti cara orang-orang menikmati OREO ada suka cara makannya dengan di putar, di jilat, atau di celupin.


Selama ini seperti kita ketahui anak-anak dan orangtua adalah dua kelompok yang sangat terbatas ruang geraknya dibanding remaja. Makanya dengan adanya taman menjadi tempat yang cocok bagi anak-anak dan orangtua. Di taman mereka bisa melatih gerakan motorik, dan melatih memecahkan masalah dengan cara berdialog.


Ahli psikologi sosial Dr. Juneman Abraham, S.Psi mengatakan saat ini banyak orang posting segala sesuatunya di sosial media dan banyak orang yang multitasking. Sebenarnya keduanya ini menghasilkan kedangkalan dan kehampaan diri. Maka dari itu hadirnya taman sangat membantu dan menjadi solusi bagi orang-orang yang selama ini terlalu aktif di kehidupan virtual. Yups, dewasa ini virtualitas semakin merajalela. Kehadiran taman hijau menawarkan kedalaman berinteraksi yang sudah semakin langka.




Cukup 15 menit berada di taman bisa bikin orang lebih bahagia, karena bisa mengurangi aliran darah ke otak yang bisa membuat pikiran negatif lebih lama lagi, dan tentunya menghindari pikiran negatif jadi lebih positif. Joint activity di taman menimbulkan makna hidup sendiri yang membuat kesehatan mental.


Taman hijau, kehijauannya menghasilkan kebahagian sendiri. Taman selain untuk interaksi juga bisa menjadi tempat untuk meditatif (merenung). Meet for green space dengan melihat warna hijau menimbulkan kesenangan. Konsep taman hijau secara struktur selain hijau bentuknya tidak kaku, lengkung warna membuat suasana menjadi mengalir. Sedangkan kalau dilihat dari fungsi taman hijau merupakan arsitektur sosial yang memancing interaksi dan permainan alternatif yang berbobot.


Bogor terkenal dengan kota sejuta taman, makanya pas banget memang dibuka Taman Kita OREO disini, selain itu OREO memiliki visi yang selaras dengan pemerintah daerah. Untuk menciptakan kebersamaan bagi lebih banyak keluarga, OREO  akan menghadirkan keseluruhan Taman Kita OREO di 12 kota di Indonesia, yaitu: Bekasi, Depok, Solo, Semarang, Bogor, Yogyakarta, Kudus, Tegal, Purwokerto, Bandung, Pacitan dan Bondowoso. Tunggu ya keseruannya di daerah kalian masing-masing.






Share
Tweet
Pin
Share
29 Comments


Hati-hati gunakan obat, yuk...tanya Apoteker


Pernah baca kalimat di atas kan? Lantas apakah kita sering menanyakan ke apoteker apakah obat yang kita beli di apotek kandungan nya sudah tepat untuk kita konsumsi? Saya yakin banyak dari kita yang nggak tahu dan tidak paham siapa sebenarnya orang yang tepat kita tanyai seputar obat. Selama ini kita cuma tahu berobat ke dokter dan mempercayakan sepenuhnya obat yang diberikan oleh dokter. Tapi sebagai pasien kita harus kritis mencari tahu kandungan, kegunaan, bagaimana dengan dosisnya, dll. 

Beberapa kali saya menemukan kasus ada orang yang tubuhnya merah lebam dan terkelupas, bahkan ada yang sampai gosong. Mirisnya lagi nih di kampung saya pernah seorang anak meninggal karena sakit dan badannya gosong kulit mengelupas. Tahu nggak apa reaksi para tetangga? Mereka bilang ini klenik, ini karena ada orang yang mentransfer ilmu hitam. My God, hari gini masih saja orang menyimpulkan kalau reaksi tubuh yang ditimbulkan seperti itu karena ghaib. Dan tak ada satupun yang mencari tahu apa penyebabnya. Miriskan? Ada juga tetangga adik saya di lain kota yang kasusnya sama, terkena stroke diberi obat dan tubuhnya merah lebam dan mengelupas. Padahal bukan obat beli sendiri loh, semua obat atas resep dokter. 

Ok, sebelum saya membahas mengenai Mengenal Obat dan Ahli Obat saya pengin bilang kalau saya sangat bersyukur dengan profesi saya sebagai blogger saat ini. Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan. Dan ilmu-ilmu ini sangat luar biasa, membuat saya merasa betapa bodohnya saya selama ini. Termasuk insight yang saya dapatkan seputar kesehatan termasuk didalamnya bijak menggunakan obat. Salah satunya penggunaan antibiotik. Sadar nggak sih kalau kita selama ini sakit sedikit diberikan antibiotik. Demam, batuk, pilek kebanyakan dokter memberikan antibiotik. Saya salut dengan sedikit dokter yang tak memberi antibiotik sama sekali itu. Kalau ingat ini rasanya kesal banget ya, tapi bagaimanapun kita sebagai pasien juga lah yang harus kritis. 


Beberapa waktu lalu saya mengikuti Peringatan Hari Apoteker Sedunia 2018 yang diperingati setiap tanggal 25 September di kantor Sekretariat PP IAI , Jl. Wijayakusuma No.17 Tomang, Jakarta Barat. Acara dalam bentuk gathering bersama blogger dan jurnalis ini diinisiasi oleh PP Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dengan tema "Be Smart and Fun with Pharmacists" tanggal 29 September 2018. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mensosialisasikan profesi Apoteker kepada publik, sekaligus melakukan komunikasi, edukasi dan informasi tentang penggunaan obat secara benar dan DAGUSIBU dengan harapan blogger dan jurnalis bisa menyebarkan nya kembali ke masyarakat lewat tulisan.

Kegiatan peringatan World Pharmacists Day kemarin menghadirkan narasumber Bapak Noffendri Roestam, S.Si, Apt, Sekjen PP IAI dan Ibu Indri Mulyani Bunyamin, S. Farm, Apt, Ketua HISFARKESMAS. Acara ini juga bekerjasama dengan Indonesian Young Pharmacists Group (IYPG) dan GeMa CerMat Kemenkes RI. Dalam kegiatan ini selain dijelaskan bagaimana menggunakan obat secara benar, kami semua juga mengikuti praktek edukasi dan diskusi interaktif berkelompok dengan metode CBIA (Cara Belajar Insan Aktif). Pastinya saya benar-benar dapat pengetahuan mengenai obat dan kepada siapa nantinya saya bertanya mengenai obat.


Yuk, Kenali Ahli Obat Kita (Apoteker)

Teman-teman, selama ini kalau menebus resep ke Apotek atau beli obat bebas ke Apotek pernah nanya ke petugas Apotek kegunaan obat? Jarang kan ya? Saya pun awalnya begitu. Beli obat, bayar, langsung pulang. Sampai rumah bingung, ini obat sebaiknya di konsumsi berapa kali, sebaiknya di minum sehabis atau sebelum makan, apakah dikunyah terlebih dahulu atau langsung ditelan, dsb. Saya yakin banyak yang kurang peduli dengan penggunaan obat. Maka dari itu pada peringatan World Pharmacists Day tahun ini International Pharmaceutical Federation (FIP) juga menyelenggarakan kegiatan mempromosikan dan mengadvokasi peran apoteker dalam meningkatkan kesehatan di seluruh dunia. Menurut Presiden FIP, Dr. Carmen Pena tahun ini FIP fokus pada keahlian luas yang dimiliki Apoteker dan digunakan setiap hari untuk memastikan kesehatan pasien menjadi lebih baik. 

Apoteker lah sesungguhnya sumber pengetahuan dan saran yang terpercaya, nggak cuma untuk pasien saja tapi juga untuk profesional kesehatan lainnya. Apoteker juga lah seharusnya yang memastikan saat pasien masuk ke Apotek kemudian memastikan bahwa obat yang diberikan sudah tepat, begitu juga dengan dosis dan formulasinya. Jadi kalau teman-teman ke Apotek tanyakan ke petugasnya apakah ada Apotekernya, karena kita berhak menanyakan mengenai obat dan Apoteker memiliki kewajiban untuk memberikan penjelasan cara menggunakan obat dengan benar.

Noffrendi Roestam

Menurut penjelasan Bapak Noffrendi Roestam mengenai pekerjaan Apoteker, bahwa sebenarnya pekerjaan Apoteker itu praktik kefarmasian yang meliputi pembuatan termasuk pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan, pengadaan, pemyimpanan dan pendistribusian obat, pelayanan obat atas resep dokter, pelayanan informasi obat serta pengembangan obat, bahan obat dan obat tradisional harus dilakukan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan (UU No.36/2009). Sedangkan Pekerjaan Apoteker itu sendiri sebagai berikut:

  1. Pekerjaan Kefarmasian dan Pengadaan Sediaan Farmasi (Instalasi Farmasi Kab/Kota)
  2. Pekerjaan Kefarmasian dan Produksi Sediaan Farmasi (Industri: Obat, Obat Tradisional, Kosmetika)
  3. Pekerjaan Kefarmasian dalam Distribusi atau Penyaluran Sediaan Farmasi (PBF dan Inst. farmasi Kab/Kota)
  4. Pekerjaan Kefarmasian dalam Pelayanan Sediaan Farmasi (RS, Apotek, Klinik, Puskesmas)
Jadi dalam menjaga kualitas, khasiat dan keamanan obat adalah tugas Apoteker. Obat yang beredar di Indonesia harus berstandar BPOM dan Apoteker lah yang menjamin kualitasnya. Bisa saja pasien yang sakit tapi tak kunjung sembuh karena penggunaan obat yang tidak benar dan cara penyimpanannya yang salah.  Oh ya, Apoteker juga memiliki kewenangan seandainya obat yang diresepkan oleh dokter tidak ada di Apotek, selama obat tersebut kandungannya sama hanya beda merek saja.

Setiap Apotek diwajibkan oleh pemerintah untuk memasang papan praktik Apoteker yang berisikan nama Apoteker, NIP, dan waktu praktik. Bukan dokter saja yang punya waktu praktik, Apoteker juga punya jadwal praktik agar konsumen percaya dan mengetahui jadwal praktiknya. Seorang Apoteker harus memiliki dokumen legal seperti Sertifikasi Kompetensi, Surat Tanda Registrasi Apoteker (STRA), dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA). Dan sejak tahun 2014 apoteker menggunakan jas putih sebagai identitasnya. Apoteker juga memiliki organisasi yakni IAI (Ikatan Apoteker Indonesia).

apoteker dan jas putih

Tentang Ikatan Apoteker Indonesia (IAI)

IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) merupakan satu-satunya organisasi profesi Apoteker di Indonesia yang diakui oleh pemerintah. Pertama kali dibentuk pada 18 Juni 1955 dengan nama IKA (Ikatan Apoteker Indonesia) yang diketuai oleh Drs. E. Lohoo. Melalui Kongres VII pada tanggal 26 Februari 1965 ditetapkan perubahan nama organisasi menjadi Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia (ISFI), kemudian melalui Kongres XVIII tanggal 7-9 Desember 2009 ditetapkan perubahan nama organisasi menjadi Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Ikatan ini mempunyai maksud untuk mewujudkan Apoteker yang profesional, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup sehaat bagi semua manusia. IAI juga memiliki tujuan sebagai berikut:


  1. Menyiapkan Apoteker sebagai tenaga kesehatan yang berbudi luhur, profesional, memiliki semangat kesejawatan yang tinggi dan inovatif serta berorientasi ke masa depan.
  2. Membina, menjaga, dan meningkatkan profesionalisme Apoteker sehingga mampu menjalankan praktik kefarmasian secara bertanggung jawab.
  3. Memperjuangkan dan melindungi kepentingan anggota dalam menjalankan praktik profesinya.
  4. Mengembangkan kerjasama dengan organisasi profesi lainnya baik nasional maupun internasional.

So, jadi sedikit banyaknya kita jadi tahu kalau ahli obat itu sebenarnya adalah Apoteker. Sering kita lihat  dokter praktik merangkap Apoteker bahkan beberapa dokter ada yang meracik obat sendiri, padahal itu bukan tugasnya dan tentu saja dokter bukan ahlinya, karena dokter tidak diajarkan mendistribusikan obat. Jadi meracik obat adalah tugasnya Apoteker karena memang mereka ahlinya.


Cara Cerdas Gunakan Obat dengan DAGUSIBU

Pernah dengar istilah DAGUSIBU? DAGUSIBU adalah singkatan DAPATKAN GUNAKAN SIMPAN BUANG. DAGUSIBU adalah program IAI yang bertujuan memberikan informasi kepada masyarakat tentang cara mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan cara yang benar.


DAPATKAN

Belilah obat di tempat yang paling terjamin yaitu Apotek. Penyimpanan obat di Apotek lebih terjamin sehingga sampai ditangan pasien dalam kondisi yang baik (keadaan fisik dan kandungan kimianya belum berubah). Patikan Apotek yang dikunjungi memiliki izin dan memiliki Apoteker yang siap membantu pasien setiap saat.

GUNAKAN 

Gunakan obat dengan benar. Penggunaan obat harus sesuai dengan aturan yang tertera pada wadah atau etiket. Obat jenis antibiotik harus dikonsumsi sampai habis. pastikan Apoteker memberitahukan  cara pemakaian obat yang diberikan dengan jelas khususnya untuk obat dengan sediaan yang tidak terlalu dikenal oleh masyarakat umum.

SIMPAN

Supaya obat yang kita pakai tidak rusak maka kita perlu, menyimpan obat dengan benar, sesuai dengan  petunjuk pemakaian yang ada didalam kemasan. Kebanyakan obat tidak boleh terpapar sinar matahari secara langsung, untuk itu obat disimpan dalam tempat yang tertutup dan kering. Selain itu simpan obat di tempat yang sulit di jangkau anak-anak.

BUANG

Bila obat telah kedaluarsa atau rusak maka obat tidak boleh diminum, untuk itu obat perlu dibuang. Obat jangan dibuang secara sembarangan agar tidak disalahgunakan. Obat dapat dibuang dengan terlebih dahulu dibuka kemasannya, direndam dalam air, lalu dipendam dalam tanah.

Menurut bu Indri 50% obat di dunia digunakan dengan tidak tepat. Banyak malpraktik, anak-anak meninggal setelah minum obat. Sama nih kasusnya dengan tulisan saya di paragraf awal. Bu Indri berpesan agar kita jangan sembarangan minum obat, karena minum obat itu ada aturannya. Obat sendiri ada yang efek sampingnya langsung terlihat dan ada yang efeknya sampai jangka panjang. Yang paling membahayakan efek jangka panjang bisa merusak hati, ginjal, dan lainnya.

Indri Mulyani Bunyamin
Obat itu banyak macamnya, dan obat tradisional pun termasuk obat. Kenali obat apakah itu obat paten, obat generik, maupun obat generik bermerek. Paling aman beli obat di apotek dan tanyakan apakah apotek tersebut ada apotekernya. Kalau apotek nggak ada apotekernya mending cari apotek lain saja. Karena justru apotek itu harus ada apoteker bukan asisten apoteker. Kemudian ketika mendapatkan obat tanyakan Lima O. Apa itu Lima O?

  1. Obat ini apa kandungannya : kandungan sama dengan komposisi
  2. Obat ini apa khasiatnya: khasiat sama dengan indikasi obat
  3. Obat ini berapa dosisnya; dosis merupakan takaran untuk menghasilkan khasiat
  4. Obat ini bagaimana cara menggunakannya: aturan pakai disesuaikan dengan sediaan obat
  5. Obat ini apa efek sampingnya: efek samping adalah setiap kemungkinan efek tambahan obat yang dapat merugikan.

Obat sendiri ada tiga jenis berdasarkan tingkat keamanannya, yaitu: Obat Bebas, Obat Terbatas dan Obat Keras. 



Lingkaran hitam dengan latar hijau : Obat-obatan ini termasuk obat bebas. Artinya dapat diperoleh tanpa resep dokter dan bisa dibeli di Apotek, pedagang eceran, atau toko obat.

Lingkaran hitam dengan latar biru : Obat ini termasuk obat bebas terbatas. Artinya obat ini bisa diperoleh tanpa resep dokter dan dapat dibeli di Apotek, pedagang eceran, atau toko obat, tapi harus memperhatikan informasi obat pada kemasan. Biasanya obat yang masuk dalam golongan ini disertai dengan peringatan yang diberi latar belakang hitam dengan tulisan :
P. No. 1 Awas! Obat keras, bacalah aturan pakainya!
P. No. 2 Awas! Obat keras. Hanya untuk dikumur, jangan ditelan
P. No. 3 Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar badan
P. No. 4 Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar
P. No. 5 Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan
P. No. 6 Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan

Lingkaran hitam dengan latar berwarna merah dan huruf K berwarna hitam : Obat-obatan ini termasuk obat keras. Tidak dijual bebas. Untuk memperolehnya harus dengan resep dokter dan memperhatikan aturan tertentu. Biasanya dengan tulisan besar yang berbunyi : Harus dengan resep dokter.


Banyak sekali wawasan dan imu yang saya dapatkan saat mengikuti kegiatan ini, apalagi mengikuti CBIA (Cara Belajar Insan Aktif), saya jadi tahu kandungan obat, indikasi, efek samping, dan aturan pakai obat dengan jelas. Bahwa kenyataannya terkadang kita mengonsumsi dua obat sekaligus saat sakit padahal dua obat tersebut kandungannya sama. Apa yang terjadi? Kita bisa kelebihan dosis. Mulai sekarang kita harus lebih peduli lagi dan bijak gunakan obat ya teman-teman. Setidaknya kita jadi perpanjangan tangan juga buat orang lain.




Share
Tweet
Pin
Share
27 Comments

Sehat dan cantik bukan hanya soal pakai produk kecantikan merek apa. Bagaimanapun kesehatan dan kecantikan justru asalnya dari 'dalam'. Sejak kecil saya sudah terbiasa minum susu, pagi sebelum berangkat sekolah minum susu, malam sebelum tidur juga minum susu. Kalau saya tanyakan ke ibu saya "kenapa kita harus minum susu?", ibu cuma jawab biar jadi anak sehat, kuat, dan pintar. Jadi sampai sekarang kata-kata ibu saya masih saya ingat. Dan untungnya lagi saya termasuk anak yang nggak nolak kalau minum susu karena memang doyan.


Kenapa Saya Suka Minum Susu?

Ya, saya suka sekali minum susu. Karena untuk usia saya yang sudah dewasa ini susu perlu untuk kesehatan tulang dan gigi, dan yang paling mengkhawatirkan kalau sampai berisiko osteoporosis. Memang sih osteoporosis kerap dialami oleh orang lanjut usia, tapi nggak ada salahnya mencegah sejak dini, biar tulang padat jadi di usia tua terhindar dari yang namanya osteoporosis. Jujur, sekarang ini sudah mulai berasa gampang capek dan lelah, belum lagi kalau kebanyakan duduk atau berdiri tulang mulai linu, hihi usia nggak bisa bohong ya.

Oleh karena itu saya rutin minum susu setiap hari, dalam sehari saya minum susu 1 kali untuk memenuhi kebutuhan kalsium. Kalau sudah minum susu pencernaan pun sehat, buang air besar jadi lancar. Selain dari buah sumber kalsium juga saya dapatkan dari susu. Paling suka minum susu cair bukan susu bubuk, biar nggak repot nyeduh lagi. Minum susu juga mengatasi gangguan susah tidur. Mungkin karena sudah terbiasa sejak kecil, jadi kalau malam sebelum tidur suka minum susu dan makan pisang. Beneran loh, tidur pulas dan nyenyak. Bangun pagi lebih fresh.


Masih Sedikit Orang Indonesia yang Minum Susu

Sayangnya masih banyak orang yang nggak minum susu. Konsumsi susu masyarakat Indonesia terbilang rendah dibanding dengan negara ASEAN lainnya. Berdasarkan data Kementrian Pertanian tahun 2016 konsumsi susu di Indonesia saat ini hanya berkisar 11,8 liter per kapita per tahun termasuk produk olahan yang mengandung susu. Padahal susu banyak manfaatnya dan penting untuk pemenuhan nutrisi. Makanya dulu ada program 4 sehat 5 sempurna dimana susu sebagai pelengkap. Susu mengandung nutrisi lengkap yang terdiri dari protein, lemak. dan karbohidrat sebagai sumber energi, mineral, dan vitamin untuk men-support fungsi tubuh.

Beberapa teman dan saudara ada juga yang nggak minum susu. Alasannya bukan karena harga susu yang relatif mahal, tapi karena suka ada reaksi lain sehabis minum susu. Suka bikin mual, dan perut rasanya kembung nggak karuan. Malah ada yang muntah sehabis minum susu. Saya jadi penasaran kenapa minum susu bisa bikin mual dan kembung.


Penyebab Minum Susu Bikin Mual dan Kembung

Setelah mencari informasi penyebab minum susu bikin mual dan kembung akhirnya saya menemukan pendapat Pakar Gizi dr. Rizal Alaydrus, MSc. Beliau mengatakan kalau gejala mual, kembung, dan diare setelah mengonsumsi susu terjadi karena kandungan protein beta casein A1 dalam susu yang bereaksi dengan pencernaan lainnya di dalam tubuh, sehingga memicu gejala yang menyerupai intoleransi terhadap laktosa, seperti ketidaknyamanan perut, flatulensi (akumulasi gas berlebih dalam perut dari usus besar), kembung, dan diare setelah mengonsumsi produk susu.

Lactose intolerance atau intoleransi laktosa adalah ketidakmampuan seseorang untuk mencerna laktosa. Laktosa adalah jenis gula yang terdapat dalam susu dan produk susu. Pencernaan makanan dan penyerapan nutrisi terjadi pada usus kecil menghasilkan enzim yang disebut laktase. Laktase memecah laktosa menjadi dua bentuk gula yang lebih sederhana: glukosa dan galaktosa. Tubuh kemudian menyerap gula sederhana ini ke dalam aliran darah. -hellosehat.com-

Tapi memang iya sih, saya juga minum susu milih. Nggak semua susu cocok di perut, pernah mencoba beberapa susu karena penasaran dengan rasa gurihnya alhasil malah nggak bisa tidur karena kepala pusing ditambah perut mual. Sempat kepikiran mungkin karena kondisi tubuh lagi sedikit drop makanya langsung pusing dan mual, keesokan harinya diminum lagi reaksinya tetap sama. Makanya saya termasuk milih produk susu yang cocok untuk saya.


Solusi Minum Susu Nggak Bikin Mual dan kembung

Susu sapi pada umumnya memiliki kandungan protein A1 dan protein A2 dengan rasio 40% dan 60%. Awalnya sapi di seluruh dunia hanya menghasilkan protein A2 saja, namun seiring berjalannya waktu dan adanya mutasi genetik, saat ini semakin banyak sapi yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A1. Saat ini, susu sapi A2 tengah mendapat perhatian dari dunia kesehatan karena potensinya dalam menjadikan susu sapi lebih baik dari segi nutrisi maupun dari segi toleransi oleh sistem pencernaan. 

Susu dari sapi A2 yang hanya mengandung protein A2 (tanpa protein A1), sehingga lebih mudah dicerna dan nyaman di perut. Sapi A2 didapat dari proses seleksi alami dengan melalui seleksi tes DNA, tanpa rekayasa genetik. Sekarang ada KIN Fresh Milk, susu segar dari sapi A2. Untuk menjamin kualitas susu yang dihasilkan, peternakan yang dikelola oleh PT. ABC Kogen Dairy hanya memelihara jenis sapi A2, yang menghasilkan susu dengan kandungan protein A2 saja. Sebagai satu-satunya peternakan sapi terintegrasi yang menghasilkan susu dari sapi A2 secara eksklusif di Indonesia, seluruh sapi di peternakan KIN menjalani proses pemeriksaan ketat, dimulai dari kualitas kesehatan, kondisi hidup, hingga pemeriksaan DNA untuk memastikan susu yang dihasilkan tidak mengandung protein A1.

perbedaan susu sapi A2 dengan sapi biasa

“Sebagian orang banyak mengalami reaksi pada tubuhnya sesaat setelah mengonsumsi susu dan menganggap hal itu adalah normal. Reaksi yang dirasakan diantaranya adalah rasa tidak nyaman di perut seperti rasa kembung, eneg, bahkan mulas. Padahal seharusnya minum susu sama seperti kita mengonsumsi minuman lain yang tidak menimbulkan respon di perut. Banyak orang menduga hal ini disebabkan karena mereka lactose intolerant, padahal bisa jadi karena tubuhnya tidak dapat mencerna protein A1 yang terdapat dalam susu."
 Anton Budiharjo, Marketing Manager KIN.

KIN Fresh Milk Susu Berkelas dari Sapi Teratas

Kalau produk KIN biasanya saya konsumsi KIN Bulgarian Yogurt. Begitu tahu sekarang ada KIN Fresh Milk saya senang banget, dan langsung mencoba. Berharap setelah mengonsumsi susu segar yang satu ini perut nggak bereaksi. Awalnya saya coba yang rasa original penasaran dengan rasa susu segarnya. Nggak ada rasa sih, sedikit ada rasa gurih tapi benar-benar segar karena full cream. Beberapa saat nunggu reaksinya dan Alhamdulillah aman dan nyaman di perut, nggak eneg dan nggak ngak bikin mual. Langsung deh nyetok KIN Fresh Milk di rumah.

Oh ya, KIN Fresh Milk tersedia dalam 3 rasa Original, Chocolate, dan Coffee. Saya suka banget rasa coklat dan original, sedangkan suami suka yang rasa kopi. Suami bisa dibilang ketagihan dengan KIN Fresh Milk yang rasa kopi, nggak bikin kembung. Meski rasa kopi nggak menghilangkan rasa susu dan manfaat susunya.

KIN Fresh Milk tersedia dalam 3 rasa

Menurut Tiffany Pratiwi Suwandi Brand Manager KIN, KIN Fresh Milk merupakan produk susu segar pertama di Indonesia yang berasal dari sapi A2 dan hadir sebagai pilihan yang lebih baik bagi konsumen, karena tidak menimbulkan rasa eneg atau kembung akibat minum susu. Susu dari sapi A2 KIN Fresh Milk ini adalah 100% susu segar, tanpa ada yang ditambahkan atau dikurangi pada kandungannya. Susu segar ini hanya mengandung protein A2 yang lebih bersahabat untuk perut, sehingga lebih mudah dicerna dan diserap dalam tubuh.

Saya suka sekali dengan kemasan KIN Fresh Milk. Menurut saya ukurannya pas dan mudah dibawa kemanapun. Kalau pagi sebelum berangkat beraktivitas nggak sempat minum susu di rumah, bisa bawa 1 botol KIN Fresh Milk kedalam tas, nggak bakal menuh-menuhi tas karena 1 botol susu berisi 200ml.  KIN Fresh Milk juga merupakan satu-satunya produk susu yang dikemas dalam botol dengan UV light barrier untuk menjamin kualitas produk tanpa bahan pengawet.

Well, saran saya buat teman-teman yang suka mual dan eneg kalau minum susu, KIN Fresh Milk bisa jadi pilihan. Nggak perlu khawatir lagi reaksi timbulnya eneg dan kembung sehabis mengonsumsi susu. Nggak cuma untuk kita yang dewasa saja, KIN Fresh Milk juga aman untuk anak usia 2 tahun ke atas. Cobain yuk KIN Fresh Milk susu berkelas sapi teratas.


Website: www.kindairy.com
Facebook: KinDairy
Instagram: @kindairyid
YouTube: @kindairyid




Share
Tweet
Pin
Share
26 Comments

Sejak kecil saya sudah punya impian suatu saat bisa menunaikan rukun Islam yang ke lima yaitu ibadah haji. Kalaupun belum bisa terlaksana, minimal saya bisa berangkat umroh bareng keluarga. Sejak menikah pun impian saya dan suami ternyata sama, kami berdua sama-sama ingin umroh bareng. Bisa menginjakkan kaki di tanah suci Mekkah, mengunjungi Baitullah, ziarah ke makam Rasul, dan sama-sama memanjatkan doa di depan Ka'bah. Semoga semua niat baik saya dan suami untuk ibadah umroh segera dikabulkan, Amiin.

Saya yakin impian saya sama dengan setiap umat Islam lainnya. Ingin melihat Ka'bah dan ingin melengkapi rukun Islam yang ke lima. Tapi yang jadi pertimbangan karena haji dilaksanakan setahun sekali atau pada musim haji saja, kita harus antri sesuai ketentuan yang berlaku yaitu kuota yang terbatas. Makanya sambil menunggu  mendapatkan kuota haji yang bisa sampai bertahun-tahun lamanya, banyak umat Islam yang memilih untuk melakukan haji kecil atau umroh. Selain biayanya terjangkau bagi sebagian orang, umroh juga bisa dilakukan kapan saja sesuai pilihan tanggal berangkat. Nggak bisa bulan ini ya bulan depan, singkat kata kita bisa mengatur jadwal jauh-jauh hari untuk berangkat umroh tinggal pilih agen perjalanan umroh yang kita percaya. Yups, berangkat umroh juga bisa jadi terhambat kalau agen perjalanan umroh nya nakal seperti berita heboh yang baru-baru ini terjadi. Keberangkatan ditunda-tunda dengan alasan yang tak jelas. Banyak calon jamaah dibuat terkatung-katung dengan kepastian keberangkatan, jadi sulit untuk percaya dengan travel umroh.

Taufik Ismail 
Ngomongin umroh, beberapa waktu lalu saya diundang untuk mengikuti grand launching Umrohnesia di Hotel Alia Cikini, Jakarta Pusat. Event ini dihadiri oleh beberapa agen perjalanan umroh, calon jamaah umroh, media, blogger, CEO Umrohnesia Kunto Purbono, Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis, dan ada penyair Taufik Islmail juga yang membacakan puisi tentang rindu akan Ka'bah. Melihat undangan yang hadir sepertinya launching Umrohnesia ini benar-benar dinantikan. Sebagai umat Islam saya pun dibuat penasaran, apa kira-kira kelebihan yang ditawarkan Umrohnesia, apa bisa mengembalikan rasa percaya umat setelah penipuan yang banyak terjadi sebelumnya?


Apa Itu Umrohnesia

Umrohnesia  ternyata bukan travel umroh seperti yang ada dalam pikiran saya sebelumnya. Ya namanya juga ada embel-embel umroh, pikiran saya langsung terlintas jangan-jangan ini travel umroh juga dengan balutan nama yang dibuat sedemikian rupa. Menurut Kunto Purbono, umrohnesia bukan travel umroh dan tidak punya izin umroh melainkan sebuah platform yang menyediakan paket-paket umroh. Jadi Umrohnesia hanya menjadi penghubung atau menjembatani antara jamaah dengan travel perjalanan umroh. Nah loh! tetap saja kita berurusan dengan travel perjalanan umroh ya? Lagi-lagi saya semakin dibuat penasaran sebenarnya Umrohnesia bisa bikin impian saya berangkat umroh jadi lebih mudah kah?

"Umrohnesia menawarkan solusi digital ibadah umroh yang menjamin kenyamanan dan keamanan beribadah umroh", papar Kunto. Sama seperti platform digital yang saat ini banyak digunakan orang untuk kemudahan membeli tiket pesawat, tour, memesan hotel, sewa mobil, dll. Paltform digital tersebut selama ini hanya sebagai layanan pemesanan, begitu juga dengan Umrohnesia hanya sebagai layanan pemesanan yang memudahkan calon jamaah untuk memilih tanggal keberangkatan dan paket umroh yang diinginkan. Sesuai dengan taglinenya Umrohnesia calon jamaah tinggal Klik, Bayar, Berangkat. 

CEO Umrohnesia Kunto Purbono
Jadi kesimpulannya Umrohnesia ini merupakan marketplace umroh digital yang memudahkan jamaah mencari travel umroh yang terpercaya. 


Kenapa Harus Beli Paket Umroh di Umrohnesia

Travel Perjalanan Umroh Legal

Pertama kali yang jadi pertimbangan kita membeli paket umroh sudah tentu travel perjalanan umroh yang benar-benar sudah punya track record yang baik. Di Umrohnesia, travel perjalanan umroh yang dipilih adalah travel perjalanan umroh yang legal atau sudah memiliki izin. Selain itu jelas dimana kantornya dan siapa ownernya. 

Serba Transparan

Semua paket yang ada di Umrohnesia serba transparan, baik paket perjalanan umrohnya, harga paket, maskapai yang akan digunakan, juga pilihan hotel. 

Hemat Waktu

Dengan adanya platform digital Umrohnesia kita nggak perlu repot-repot lagi door to door dari satu travel agent ke travel agent lain untuk mencari informasi paket umroh dan harga. Di Umrohnesia tentunya banyak pilihan penawaran harga paket Umroh dari berbagai travel perjalanan umroh.

Adanya Jaminan Berangkat dan Cashback 100%

Umrohnesia menjamin keberangkatan setiap jamaah sesuai dengan tagline nya Klik, Bayar, Berangkat. Jika ada hal-hal diluar keinginan atau ada sesuatu yang terjadi yang membuat jamaah tidak jadi berangkat, maka Umrohnesia menjamin uang jamaah 100% kembali.

Jaminan Keamanan Pembayaran

Sistem pembayaran di Umrohnesia dijamin aman karena Umrohnesia memakai sistem escrow atau rekening bersama jadi dana jamah dijamin kemanananya


Escrow Account adalah rekening sementara yang diselenggarakan sampai peristiwa terjadi atau tidak terjadi. Misalnya, dana yang dibayarkan dalam transaksi online di mana pihak ketiga memegang escrow account yang menampung pembayaran dari pembeli yang baru akan dilepaskan ke penjual setelah produk diterima pembeli. (kamusbisnis.com)

aplikasi Umrohnesia bisa juga di dowloand di Play Store

Well, kalau melihat sistem nya yang simple, mudah, tapi tetap menjamin kenyamanan dan keamanan jamaah, Umrohnesia ini recommended banget sebagai solusi umroh digital zaman now. Nggak pakai ribet, tinggal pilih paket umroh yang diinginkan. Klik, Bayar, Berangkat.


Harapan Ketua Komisi Dakwah MUI kepada Umrohnesia

Sebagai penutup grand launching Umrohnesia, Ketua Komisi Dakwah MUI Pusat K.H. Muhammad Cholil Nafis memberikan sedikit tausyiah kepada para undangan yang hadir. Menurutnya ada 3 ciri orang berangkat umroh, yaitu:

1. Berangkat umroh karena gengsi.
Setiap saat selalu pamer dan publish kegiatan selama beribadah umroh. Jadi ibadahnya nggak dapat apa-apa cuma dapat gengsi, kecuali niatnya publish dengan tujuan dakwah.
2. Semata-mata bisnis.
Jadi umroh yang dilakukan semata-mata karena bisnis, misal membawa jamaah umroh. Kalau tujuannya investasi maka pahala yang didapat pun pahala dagang.
3. Umroh karena berharap ridha Allah.
Jamaah yang niat umrohnya karena ingin mendapat ridha dari Allah maka pahalanya akan dilipatgandakan.


K.H. Muhammad Cholil Nafis
Makanya kita harus yakin dengan niat kita berangkat umroh, selama niat kita baik maka nilainya pun akan baik. Sebagaimana hadist tentang niat oleh Bukhari dan Muslim. Harapan K.H. Muhammad Cholil Nafis kepada Umrohnesia semoga Umrohnesia benar-benar bisa memfasilitasi para jamaah yang ingin berangkat umroh dan menjadikan Umrohnesia ini sebagai sarana dakwah karena Allah. Amiin.

“Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Mudah-mudahan sesuai dengan visinya Umrohnesia juga ya dimana selalu berkomitmen menjadi platform digital yang memberi solusi kemudahan ibadah umat muslim Indonesia.




Share
Tweet
Pin
Share
29 Comments

Kangen masakan rumah? Sudah pasti! Kangen masakan rumah itu artinya kangen masakan ibu. Memang masakan ibu nggak ada duanya. Sejauh apapun merantau, keluar masuk restoran besar, makan masakan hotel, tetap ya yang di rindukan oleh lidah itu masakan ibu. Sambal udang, rendang, tauco udang, sambal kentang, duh kalau disebut satu persatu bisa menghasilkan satu paragraf dan bikin ngiler haha!

Eits, tapi jangan khawatir. Lidah teman-teman yang sama seperti saya selalu kangen masakan rumah akan terobati dengan hadirnya Bakoel Ussy. Bakoel Ussy ini baru aja dibuka 26 September 2018 lalu. Teman-teman pastinya udah bisa nebak ya resto yang saya bakal review ini punya siapa. Dari namanya aja teman-teman tau banget lah ya kalau resto ini owner nya artis yang salah satu lagunya masih saya hafal liriknya you're so sweet ..you're so sweet..ku memang punya trick..Yups, benar banget itu lirik lagunya Ussy Sulistiawaty.

Bakoel Ussy - Jl. Dewi Sartika No 192 Cawang Jakarta Timur
Seperti biasa setiap mengadakan event Ussy selalu berbagi kebahagiaannya dengan para media dan blogger. Beberapa kali saya sudah mengikuti setiap event yang diadakan Ussy, mulai dari launching produk kosmetik Dissy, resto nya Ussy Lurik Coffee & Kitchen di Lippo Mall Kemang, dan sekarang opening Bakoel Ussy. Saya senang, Ussy benar-benar welcome dengan keberadaan media dan blogger.


Bakoel Ussy merupakan bisnis Ussy di bidang kuliner untuk kedua kalinya setelah Lurik Coffee & Kitchen. Sebenarnya ide untuk membuat konsep kuliner ala warteg Bakoel Ussy sudah lama direncanakan Ussy yang di support oleh sang suami Andhika Pratama. Malah sebelum ide membuka Lurik. Karena banyak pertimbangan salah satunya lokasi makanya Bakoel Ussy masih tertunda. 

Finally Bakoel Ussy dibuka dengan konsep yang cukup matang. Ussy nggak melirik mall lagi kayak Lurik, tapi Ussy lebih membidik segmen perumahan dan perkantoran. Bakoel Ussy berlokasi di Jln. Dewi Sartika no 192, Cawang Jakarta Timur. Akses menuju Bakoel Ussy mudah banget, dan yang paling saya suka nggak ribet buat parkir. 

tatapan bang Dhika...kok eike yang ngerasa adem ya :)
Masih sama dengan citarasa masakan di Lurik Coffee & Kitchen, di Bakoel Ussy citarasa masakan rumah masih ditonjolkan Ussy. Karena Ussy berharap setiap pengunjung yang datang dan mencicipi masakan di Bakoel Ussy bisa mengobati kerinduan akan masakan di rumah, jadinya homie banget. 

Jengkol Balado
Makanan disini bisa dibilang makanan Nusantara banget dimana resep yang disajikan adalah resep favorit keluarganya Ussy dan Dhika. Seperti jengkol balado makanan sejuta umat haha , Daging Kecombrang, Sambal Udang Pete, Sayur Asam, Bakwan Jagung, Cumi Cabai Hijau, dan masih banyak menu lainnya. Oh ya ada Empal Gepuk juga masakan khas Sunda, daging nya manis dan gurih, rasa nya beda banget dengan dengan Empal Gepuk lain yang pernah saya makan. Ussy bilang ini memang resep rahasia keluarga.

Sambal Udang Pete
Bakoel Ussy mengusung konsep warteg, pengunjung bisa mengambil makanan sesuai dengan selera mereka. Jangan khawatir dan jangan pernah berpikir kalau resto punya artis pasti harga nya selangit. Di Bakoel Ussy harganya terjangkau banget. Kata Andhika cuma modal 50 ribu udah bisa bikin kenyang.

Lalapan
Beneran deh makanan di Bakoel Ussy makanan rumah banget. Seperti sambal udang yang saya makan persis banget masakan ibu. Duh! jadi kangen ibu. Sambalnya kayak sambal yang digiling di rumah, pedasnya pas banget. Apalagi ditambah pete, tau bener deh Ussy makanan favoritnya orang Indonesia pete dan jengkol.

Sayur Asam
Sayur asam nya laris manis banget, disajikan dalam mangkuk kecil dalam keadaan masih panas tapi nggak terlalu panas juga, pokoknya pas bisa langsung dinikmati. Penginnya makan sayur asam ada teri dan sambal belacan juga tapi sepertinya saya kehabisan saking larisnya masakan Ussy.

Puas banget kan ya makanan sebanyak ini harganya murah meriah
Uniknya di Bakoel Ussy penyajian minum pakai cangkir jadul itu loh. Jadi kalau kita pesannya teh tawar, cangkir jadul itu akan muncul dihadapan kita. Isinya lumayan, minumnya jadi lumayan puas. Memang Bakoel Ussy ini Homie Food jadi dikemas lebih sederhana seperti kita lagi makan di rumah sendiri.

Ini dia makanan saya, sukaaa banget
By the way, teman-teman termasuk punya lidah yang bisa membedakan mana makanan yang mengandung MSG dan nggak pakai sama sekali? Beruntungnya lidah saya sensitif soal makanan. Jadi kalau makanan mengandung MSG di lidah awalnya gurih tapi lama kelamaan ada rasa pahit dan tenggorokan biasanya langsung sakit. Tapi di Bakoel Ussy sama sekali makanannya tanpa MSG apalagi pengawet. Ussy juga bilang sih kalau masakannya sama sekali nggak pakai MSG dan pengawet. Makanya saya suka dengan kepedulian Ussy terhadap kesehatan pengunjung. 

salah satu sudut di dalam Bakoel Ussy yang instagramable banget
Bakoel Ussy ini bakal jadi resto favorit saya dan suami deh. Meski lokasinya terbilang jauh dari rumah saya tapi weekend saya dan suami bakal sering-sering kesini, soalnya masakannya bikin kangen. Informasi lebih lanjut tentang Bakoel Ussy bisa teman-teman lihat di sosmed nya Bakoel Ussy ya.


Instagram: @BakoelUssy



Share
Tweet
Pin
Share
33 Comments
Newer Posts
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (6)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ▼  June 2026 (2)
      • Di Balik Buku Ublik: Ketika Istri Menjadi Editor d...
      • BesTeam, Ketika Dompet Dhuafa Ajak Kita Bestian Sa...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates