Pages

  • Home

travel beauty


Aktivitas saya sehari-hari tidak bisa lepas dari kebutuhan transportasi. Apalagi kalau lagi ada pekerjaan ke Jakarta dan sekitarnya, bisa dibilang gonta-ganti transportasi menuju satu tempat ke tempat lain. Bukan saya saja, masyarakat ibukota lainnya juga memiliki mobilitas cukup tinggi. Jakarta nggak pernah sepi, yang namanya  kendaraan terus hilir mudik dan tak jarang menyebabkan kemacetan.  

Ngomongin soal macet itu seolah nggak pernah ada habisnya ya. Daripada terus membahas masalah, mendingan cari solusinya. Pasti setuju ya? Commuter Line misalnya. Transportasi yang satu ini banyak diminati sebagai solusi menghindari macet, dan memang efektif untuk bepergian tanpa macet. Bagi teman-teman yang belum tau apa itu Commuter Line dan beroperasi di daerah mana saja, saya informasikan nih kalau Commuter Line atau biasa disingkat KRL (kereta rel listrik) sekarang ini hanya beroperasi di wilayah JaBoDeTabek atau didalam kota saja. Saya sendiri sangat mengandalkan KRL kemanapun kalau lagi ada kegiatan di Jakarta. Tinggal di Tangerang dan sering beraktivitas di Jakarta membuat saya harus selektif memilih transportasi agar nggak stuck karena macet.

Commuter Line pun sangat memahami pengguna KRL yang biasa disebut anker atau anak kereta dalam keseharian. Saya merasa nyaman naik KRL, terlepas naik KRL sering berdesak-desakan sejauh ini transportasi yang satu inilah yang efektif cepat nyampe ke tujuan juga ongkosnya relatif lebih murah. Apalagi kalau lagi ada peringatan hari besar seperti Hari Kemerdekaan 17 Agustus lalu. Tarif KRL hanya 1 Rupiah saja loh saat itu. Lumayan banget kan, hehe!

bersama teman blogger  siap-siap ngamen bareng d'Masiv

Nggak cuma itu aja, dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional tanggal 4 September 2019, PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI) mengapresiasi para penumpang dengan menghadirkan grup band D’Masiv. Grup band tersebut menghibur para penumpang di dalam kereta dari stasiun Juanda menuju stasiun Manggarai dan selanjutnya menuju stasiun Jakarta Kota.


Rian dan kawan-kawan menyanyikan beberapa lagu hits mereka. Selain itu, D’Masive juga membagi- bagikan hadiah menarik bagi pemilik Kartu Multi Trip (KMT) serta mengajak para pengguna jasa untuk mencintai KRL Commuter Line dengan senantiasa menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama serta tidak melakukan aksi vandalisme. Wahh.. kalau ini pasti pada setuju ya? Siapa lagi yang bisa membuat kita bertransportasi dengan nyaman kalau tidak dimulai dari diri sendiri.


Dan good news juga nih buat para ibu pengguna KRL yang sedang hamil. Sebagai apresiasi kepada ibu hamil, tepat di Hari Pelanggan Nasional, PT KCI meluncurkan pin khusus buat ibu hamil. Pin ini nantinya dapat digunakan oleh ibu selama dalam masa kehamilan sebagai pengguna jasa Commuter Line . Ibu hamil terlebih dahulu mendaftar secara daring disini. Pengguna yang memerlukan PIN ini juga ikut mendaftar ke petugas passanger service di Stasiun Bekasi, Stasiun Bogor, Stasiun Juanda, Stasiun Duri, Stasiun Sudirman dan Stasiun Tanah Abang.


Selain pendaftaran secara online dan di Stasiun, PT KCI juga menggandeng komunitas KRL yaitu  jalur Bekasi, jalur Depok- Bogor, jalur Nambo, jalur Serpong, dan jalur Duri-Tangerang untuk ikut serta membuka pendaftaran. Para pendaftar wajib mengisi data  pribadi, melampirkan foto diri, dan surat keterangan usia kehamilan dari dokter. Nah, ingat ya pin ini hanya berlaku untuk ibu hamil!

Direktur utama PT.KCI Wiwik Widayanti juga menghimbau seluruh pengguna jasa KRL agar memberikan kursinya bagi ibu hamil khususnya dan para penumpang prioritas pada umumnya. Semoga saja deh para penumpangnya punya sikap saling empati ya. 

Masih sabar bermacet-macetan? Yuk, naik Commuter Line aja. Have a nice day, guys !



Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Kanker adalah salah satu penyakit yang paling menakutkan, mendengar namanya saja saya sudah merinding. Yups, kanker diibaratkan silent killer. Bagaimana tidak, sudah banyak penyintas kanker yang berujung dengan kematian. Mengapa? Salah satunya karena kurangnya informasi dan wawasan kita tentang penyebab maupun gejala kanker itu sendiri. Sering orang yang menderita kanker baru menyadari bahwa munculnya perubahan pada beberapa area tubuh dan baru memeriksakan ke dokter. Bahkan saat muncul benjolan kecilpun masih saja dia abaikan karena nggak merasakan sakit. Lantas apakah kanker bisa disembuhkan?

Sangat disayangkan memang, masih banyak orang yang nggak memahami penyakit kanker itu sendiri. Bagaimana bahaya yang ditimbulkan akibat penyebarannya ke bagian tubuh yang lain atau kita kenal dengan istilah metastase. Kali ini saya ingin membahas secara spesifik, yakni kanker payudara. Saya yakin teman-teman sudah tau kalau kanker payudara paling banyak diderita oleh para wanita dan sebagian kecil lagi laki-laki. Tapi intinya kanker payudara bisa menyerang siapapun tanpa terkecuali.

Ngomongin kanker payudara sekitar 20-25% kanker payudara di Indonesia merupakan jenis HER2 positif yang bersifat ganas. Tapi perlu diketahui meskipun HER2 positif termasuk kanker yang ganas, jika dilakukan pengobatan yang benar dan lengkap akan meningkatkan harapan hidup yang lebih baik. Yang sering terjadi saat ini pasien kanker datang ke fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) setelah mengalami stadium lanjut dan memerlukan obat yang mahal.

Kamis, 29 Agustus 2019 di Hongkong Cafe, Jakarta saya menghadiri Konferensi Pers Tantangan dan Harapan: Peningkatan Kualitas Pelayanan Kesehatan Pasien Kanker Payudara HER2-Positif di Indonesia. Acara ini diadakan oleh Komunitas CISC For HER sebagai diskusi mengenai tantangan dan harapan para pasien HER2 Positif. Diskusi ini menghadirkan narasumber dr. Farida Briani, SpB(K) Onk dan dr. Ronald A Hukom, Sp.PD-KHOM dan di moderatori oleh Ayu Diah Pasha.


Ayu Diah Pasha


Apa itu Kanker Payudara HER2 Positif dan Bagaimana Harapan Hidup Pasien?


HER2 merupakan singkatan dari Human Epidermal Growth Receptor 2. Kanker payudara jenis ini merupakan jenis kanker payudara yang agresif. Sekitar 1 dari 5 perempuan yang terdiagnosis dengan kanker payudara di seluruh dunia diketahui menderita HER2-positif yang agresif. Menurut dr. Farida Briani kanker payudara memang sudah seharusnya mendapatkan pengobatan dan pelayanan yang sesuai. Kanker berawal dari tumor yakni tumbuhnya benjolan yang berisikan jaringan yang abnormal, tumor bisa jinak dan bisa ganas. Tumor ganas lah yang disebut dengan kanker.

Selanjutnya kalau kita bicara harapan hidup, sebenarnya harapan hidup penderita kanker payudara ditentukan oleh subtipe dan oleh stadium. Maka dari itu kalau kita pertama kali dinyatakan menderita kanker payudara kita harus mendiagnosis terlebih dahulu jenis dan stadiumnya. Banyak pasien kanker payudara yang nggak tau kanker yang dideritanya subtipe apa. Kita wajib tau subtipe nya karena ini berpengaruh dengan pengobatan yang akan diberikan. Stadium kanker sendiri dimulai dari 0-4, semakin tinggi stadium maka semakin rendah pula harapan hidup penderita kanker. Seperti kanker payudara HER2 positif merupakan subtipe kanker payudara yang sifatnya agresif dan metastase ke organ lain.

Dr. Farida Briani
Saat ini penderita kanker payudara HER2 positif sudah memiliki pengobatan dengan terapi Trastuzumab yang ditanggung oleh pemerintah. Trastuzumab adalah antibodi monoklonal yang dirancang untuk menargetkan dan menghentikan fungsi HER2. Pasien kanker payudara harus disiplin mengikuti kemoterapi Trastuzumab. Nah, pasien yang mendapatkan Trastuzumab dari pemerintah atau BPJS diberikan sebanyak 8 kali selama 6 bulan, ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Indonesia untuk memenuhi hak kesehatan warga negara dalam menyediakan pengobatan. Namun dalam perjalanannya, program JKN BPJS Kesehatan menghadapi banyak tantangan antara lain pembiayaan yang berujung pada defisit. Salah satu dampaknya, hak kesehatan sebagian pasien belum terpenuhi dengan optimal sesuai standar medis. Berdasarkan study ada kelompok-kelompok tertentu dari penderita kanker payudara HER2 Positif yang standard semestinya diberikan Trastuzumab selama satu tahun. Jadi intinya nggak bisa semua penderita HER2 dipukul rata hanya cukup menerima terapi dengan siklus 8 kali saja.

Sayangnya di Indonesia penambahan pemberian siklus kepada pasien HER2 positif dianggap akan menambah biaya pemerintah. Masalahnya Trastuzumab itu dianggap mahal. Seharusnya kita punya cara lain kan ya gimana caranya agar obat yang tadinya mahal jadi nggak mahal. Seperti dengan Terapi Biosimilar, obat-obatan yang sangat menyerupai dan setara secara klinis yang disetujui penggunaannya untuk menangani penyakit-penyakit yang serius. Jadi obat Biosimilar ini obat yang identik tapi dengan versi murah. Contohnya di India, Trastuzumab itu banyak merk nya dan harga terendah nya cuma 3 - 4 saja. Pemerintah di India juga mengizinkan Biosimilar ini digunakan di negaranya. Semoga di Indonesia juga suatu saat bisa membuat Biosimilar seperti India ya.

dr. Ronald A Hukom
Dr. Ronald dalam paparannya mengatakan kalau kanker payudara bisa disembuhkan selama pasien rutin melakukan terapi. Biasanya pasien sudah langsung panik dan menanyakan berapa lama lagi harapan hidupnya. Dr. Ronald menyarankan agar pasien fokus saja pada pengobatan. Selain itu pasien juga harus terus mencari informasi mengenai kanker payudara, jenis dan stadiumnya. Jangan anggap remeh benjolan kecil yang tumbuh di beberapa area seperti leher, ketiak, dll karena kanker payudara sendiri nggak selalu memberikan tanda benjolan di payudara. Semakin cepat pasien melakukan diagnosis ke dokter, semakin cepat tindakan dilakukan. Edukasi kepada masyarakat sangat dibutuhkan, lakukan terapi teratur juga terapi hormonal yang benar.


Testimoni Survivor Kanker Payudara HER2 Positif


Pada event diskusi ini juga hadir survivor kanker payudara HER2 Positif Bapak Wielly Wahyudin dan Ibu Yuni Tanjung. Pak Wielly sendiri pertama kali tau menderita kanker tahun 2013. Saat itu beliau lagi melakukan perjalanan di Hongkong dan ketika naik MRT dadanya terbentur dengan tiang. Sejak itu bagian dada terus-menerus sakit dan setelah diraba ada benjolan kecil. Awalnya cuma dikasi penghilang rasa sakit saja oleh tim kesehatan di tempat beliau bekerja. Awal Juni 2013 Pak Wielly melakukan biopsi di Van Couver dan hasilnya kanker payudara yang dideritanya sudah di stadium 3. Pulang ke Indonesia kanker di operasi dan diangkat. Jarang banget memang pada laki-laki terkena kanker payudara HER2 positif. Ternyata meskipun kecil kemungkinannya tapi ada. Sekarang Pak Wielly dibyatakan sembuh setelah rutin melakukan kemoterapi selama 8 kali dan Trastuzumab selama 16 kali.

Pak Wielly dan Ibu Yuni

Ibu Yuni divonis menderita kanker payudara HER2 positif sejak Mei 2018. Awalnya leher bengkak, dan setelah diperiksa ternyata sudah metastase dari kanker payudara. Bu Yuni sudah mendapatkan terapi Trastuzumab dan 25 kali radiasi. Saat ini bu Yuni dinyatakan sudah bersih dan normal dari kanker. Pengetahuan mengenai HER2 positif sendiri sudah didapatkan bu Yuni yang sebenarnya sudah bergabung di CISC tahun 2010. Jadi beliau tau persis gimana menderitanya orang menderita kanker. 


Komunitas CISC for HER dan Fanpage Facebook Indonesia for HER2


Dilandasi semangat untuk turut berperan serta secara aktif dalam segala bentuk dan tahapan pembangunan kesehatan khususnya kesehatan pasien kanker payudara HER2-positif, termasuk akses terhadap pengobatan kanker yang optimal, Cancer Information and Support Center (CISC) membentuk komunitas kanker payudara HER2-positif bernama “CISC for HER2”. CISC berharap komunitas ini dibentuk agar dapat menjadi wadah untuk berbagi informasi, inspirasi dan dukungan bagi pasien kanker payudara HER2-positif, penyintas maupun keluarganya dan pada saat yang bersamaan menjadi sumber informasi yang akurat dan terpercaya bagi masyarakat tentang kanker payudara HER2-positif serta diharapkan dapat merumuskan upaya-upaya yang diperlukan dalam rangka melindungi hak pasien kanker payudara HER2-positif serta mendorong perbaikan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas dalam program JKN, sejak stadium dini.  


Ketua Umum CISC - Aryanthi Baramuli Putri, SH., MH

Diharapkan dengan adanya komunitas CISC ini para penyintas kanker payudara HER2 positif bisa bergerak bersama-sama. Apalagi kanker payudara paking banyak diderita wanita. Seperti kita ketahui perempuan adalah pilar keluarga dan pilar ekonomi. Kalau perempuan sakit mental keluarga juga kena. CISC for HER2 juga menyediakan saluran komunikasi digital pada Facebook Fan Page Indonesia for HER2 dengan tujuan untuk memberikan informasi yang lebih luas tentang HER2. Tak terbatas untuk pasien kanker payudara HER2-positif, penyintas maupun keluarganya saja, melainkan masyarakat secara umum yang memiliki kepedulian pada kanker payudara HER2-positif. 



Nah,  saya mau kasih info nih buat teman-teman semua,  mulai 29 Agustus 2019 CISC for HER2 menggelar Lomba Tulis Cerita tentang HER2-positif di Facebook Fan Page Indonesia for HER2. Lomba ini terbuka untuk umum dan berakhir pada tanggal 1 Oktober 2019. Teman-teman semua bisa ikutan nih. Lomba ini digelar dengan tujuan agar semakin banyak masyarakat yang aware dan care dengan penyakit kanker payudara.

Informasi lebih lanjut mengenai kompetisi ini silahkan klik disini atau langsung saja mengunjungi Fan Page Indonesia For HER2 ya.  Terima kasih. Sharing is caring.








Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Sejak hadir transportasi online saya tuh jadi rajin menggunakan layanan transportasi ini. Sewaktu saya menceritakan hobby baru saya yang lebih suka naik Grab dibanding naik bus, ibu saya sempat histeris (hehe nggak selebay itu sih!) "aman nggak sih naik Grab?" Nanti nyasar, nanti dibawa kabur, nanti diturunin di jalan, dan bla bla bla. Yah, begitulah ibu saya. Panik dan cemas luar biasa sama anak perempuannya yang satu ini. Apalagi ibu sering dengar di berita kalau ibukota itu kehidupannya keras, banyak orang jahat, hihi! Well, saya dengerin aja dulu kekhawatiran ibu sambil beliau berpetuah. 

Saya maklum banget sih dengan kekhawatiran ibu, biasanya sebelum ada transportasi online saya lebih sering diantar suami, kadang naik angkutan umum. Nah, naik transportasi online karena terdengar masih asing di telinga ibu saya jadi rada khawatir. Setelah saya ceritakan ke ibu gimana efektifnya naik ojek online, terutama soal waktu yang benar-benar lebih cepat, soalnya Jakarta menggila banget kalau macet belum lagi panas bisa habis waktu di jalan, pergi pagi pulang malam. Perlahan ibu mulai kurang paniknya dan mulai paham. "Aman kok bu", jelas saya. Apalagi saya jelasin soal teknologi transportasi online yang canggih dan nggak bakal nyasar seperti yang ia khawatirkan. Pokoknya naik ojek online itu jadi cepat, nyaman, dan mengurangi stress tentunya!

Kalau suami sih oke-oke aja saya lebih memilih transportasi online. Do'i juga jadi suka naik ojol dibanding bawa kendaraan sendiri, lumayan jadinya nggak begitu capek. Memang semenjak ada ojek online kami lebih sering ngojek sih, selain lebih cepat dan ngurangi stress juga lebih hemat. Ya beneran hemat, soalnya sering banget dapat promo. Mulai promo kode voucher yang dikasi Grab juga promo pembayaran karena pakai OVO. Saya merasa beruntung banget hidup di zaman digital yang memberi saya kemudahan, haha! Kalian juga kan?

Semakin lama Grab semakin berinovasi. Sekarang nggak cuma bisa merasakan kemudahan dengan hadirnya transportasi online saja, tapi Grab memiliki banyak fitur. Mulai dari GrabFood, Delivery, Subscription, Isi Pulsa/Token, eScooter, Hotels, Bills, Groceries, Bus, dll. Kehadiran Grab memang nggak cuma transportasi saja tapi Grab telah bertransformasi menjadi Everyday Super App yang membantu kebutuhan masyarakat alam keseharian menjadi lebih mudah hanya lewat aplikasi Grab. Malah sekarang ada Grab for Business loh! Surprise banget sih ini fitur baru nya Grab. Soalnya awal mendengar Grab for Business saya cuma mikir ini pasti khusus untuk para pebisnis, ternyata enggak. Siapa saja bisa menggunakannya.



Fitur-Fitur Grab for Business

Grab for Business memiliki beberapa fitur memiliki keunggulan masing-masing, diantaranya: 

1. Grab for Business Corporate Portal. Fitur ini memudahkan perusahaan mengelola anggaran transportasi dengan lebih baik dan bisa mengatur perjalanan karyawan baik pagi, siang ataupun malam hari. Perusahaan juga bisa memesan layananan kendaraan kapan saja. Jadi fitur ini cocok banget untuk perusahaan yang ingin mengontrol pengeluaran transportasi bisnis karyawan mereka. Selain efisien dalam hal cost, juga meningkatkan produktivitas perusahaan..

2. Business Profile. Profil Bisnis ini yang bisa dipakai siapa saja nggak mesti perusahaan.  Bisa digunakan oleh pegawai, self employee, creativepreneur, maupun informal sector. Kita bisa menerima report perjalanan selayaknya perjalanan bisnis. Bisa diatur juga mau laporan mingguan atau bulanan. 

3. Grab Concierge. Fitur ini merupakan layanan transportasi melalui web booking. Disini perusahaan bisa memesan kendaraan untuk perjalanan tamu mereka tanpa menggunalan aplikasi Grab. Pemesanan perjalanan sebanyak apapun bisa dilakukan dengan mudah hanya dengan memasukkan detail penumpang saja, mulai dari nama, tujuan, alamat email, juga nomor handphone.



4. GrabGifts. Fitur ini cocok banget dimanfaatkan perusahaan untuk memberikan hadiah kepada karyawan. Atau kalau kita punya usaha sendiri kita bisa menghadiahi Grab Gifts ini untuk klien atau pelanggan kita. Lumayan kan, pelanggan merasa dihargai dengan bentuk perhatian kita memberi Grab Gifts.




Saatnya Mengganti Profil Personal dengan Profil Bisnis

Grab merupakan platform nomor 1 online to offline di Asia Tenggara. Aplikasi Grab telah di download sebanyak 144 juta downloader dan telah digunakan di lebih dari 300 kota yang tersebar di berbagai negara seperti Myanmar, Thailand, Kamboja, Singapura, Vietnam, Filipina, Malaysia. Di Indonesia sendiri layanan Grab sudah tersebar di 230 kota mulai dari Sabang sampai Merauke. Saya yakin banyak sudah masyarakat Indonesia yang menggunakan layanan Grab. 

Salah satu fitur Grab for Business yang akan saya bahas adalah Profil Bisnis. Profil Bisnis merupakan fitur baru dari Grab yang membantu kita para pengguna memisahkan perjalanan pribadi dan perjalanan bisnis. Grab for Business mengubungkan karyawan, pelanggan, dan klien kita dengan kebutuhan bisnis harian. Adapun keuntungan menggunakan Profil Bisnis adalah: 
1. Pengaturan pengeluaran lebih mudah. Dapatkan tanda terima perjalanan dan laporan bulanan perjalanan bisnis langsung melalui email.
2. Hemat waktu dalam pelaporan keuangan. Hubungkan dengan SAP Concur, ChromeRiver atau Expensify untuk secara otomatis melaporkan pengeluaran perjalanan bisnis kita.
3. Ganti profil personal menjadi Profil Bisnis dengan cara yang lebih mudah. Cukup ganti  tag profil pribadi dengan Profil Bisnis saat melakukan pemesanan Grab Car, Grab Ride, maupun Grab Express. 

Dengan Profil Bisnis kita bisa membuat biaya perjalanan bisnis dengan mudah, seperti integrasi pengeluaran otomatis (auto-expense), laporan mingguan atau bulanan bisa dibuat lebih terjadwal, kuitansi juga bisa dikirim melalui email nggak perlu repot-repot lagi cek satu persatu history perjalanan melalui aplikasi.


My trip statement


Cara Membuat Profil Bisnis

Masih bingung gimana cara buat Profil Bisnis? Tenang guys, gampang banget kok cara membuat Profil Bisnis. Berikut caranya:
1. Buka menu profil dari aplikasi Grab
2. Pilih "Add a Business Profile" dibawah profil kita
3. Ikuti petunjuk selanjutnya untuk menyiapkan Profil Bisnis seperti mengisi email bisnis
4. Begitu semua petunjuk sudah selesai kita sudah bisa pesan perjalanan bisnis
Mudah banget kan membuat Profil Bisnis, semua bisa dilakukan melalui aplikasi nggak perlu repot-repot bikin request ke Grab nya, hihi!

Oh ya, Profil Bisnis kita juga nantinya bisa diganti dengan nama kita sendiri dan bisa dihapus juga.  Caranya hampir sama dengan cara membuat Profil Bisnis diatas, pada bagian profil tekan Bisnis kemudian tekan Edit dipojok kanan atas, langsung deh ganti nama profil kalau kalian ingin menggantinya atau hapus kalau kalian ingin menghapusnya.


Profil Business saya ganti dengan nama saya



Pengalaman Memakai Profil Bisnis

Sejak mengetahui ada fitur Profil Bisnis di Grab for Business saya selalu pakai tag Profil Bisnis saat bepergian. Dengan begitu saya bisa dengan mudah mengontrol biaya perjalanan. Selain itu setiap akhir bulan saya juga jadi punya laporan pribadi mengenai laporan bulanan belanja saya. Ya, perjalanan saya jadi punya laporan pengeluaran dan saya masukkan kedalam anggaran belanja trus setor deh ke pak suami, hehe! Tetap ya nggak mau rugi. Iya dong itu namanya istri pintar, punya laporan pengeluaran bulanan. 

By the way, sampai dengan akhir September ini buat kalian yang pakai tag bisnis untuk layanan GrabBike, GrabCar, GrabCar Plus, GrabCar 6 dan GrabExpress bisa dapatkan rewards RabuUntung berupa potongan hingga 90 ribu rupiah untuk 6 kali pakai selama satu minggu. Kode promo akan dikirimkan melalui email yang terdaftar pada Profil Bisnis setiap hari Rabu. Lumayan nih guys, jadi tambah hemat deh pakai Profil Bisnis. Yuk, segera buat Profil Bisnis kalian ya.






Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Haloo para perempuan hebat dan cantik! Sudah dandan belum hari ini? Kenapa saya panggil perempuan itu hebat? Yups, karena menurut saya semua perempuan itu selain dianugerahi Yang Maha Kuasa kehebatan sebagai seorang istri, ibu yang bisa melahirkan dan membesarkan anak bahkan banyak juga perempuan cerdas yang terjun sebagai wanita karir. Semua bisa dilakoni sesuai situasi dan kondisi. Gimana nggak hebat coba?

Apapun peran perempuan di muka bumi ini, perempuan tetaplah perempuan. Mereka tetap ingin terlihat cantik untuk menjaga pesonanya. Terlebih perempuan dewasa ya. Pokoknya perempuan itu nggak jauh- jauh dari dandan dan make up meskipun ada yang lebih suka berpenampilan apa adanya atau natural looks. Tapi setidaknya yang namanya bedak dan lipstik itu pasti punya.

Ngomongin make up sudah pasti kita mengenal berbagai produk kecantikan termasuk brand yang lumayan banyak saat ini, baik lokal maupun internasional. Sekarang banyak banget kan berbagai merk produk kecantikan yang berjejer di pasaran. Produk-produk itu semuanya bikin kita mupeng apalagi kalau lihat iklannya. Lihat iklan yang satu langsung deh pengin beli, lihat iklan yang lain lagi pengin nyobain juga, haha! Cewek banget. Eits, tapi hati-hati juga ya soalnya produk abal-abal banyak juga loh yang beredar bebas di pasaran. Jadi gimana dong cara mendapatkan produk kecantikan yang aman dan berkualitas? Menurut saya sih pilih produk yang sesuai dengan jenis kulit dan kondisi iklim di negara kita sendiri. Apalagi produk tersebut telah teruji klinis dan sudah lama eksis di pasaran. Seperti produk kecantikan dari Martha Tilaar.

Mendengar kata Martha Tilaar tentu sudah tidak asing lagi kan ya? Pasti pada setuju! Dari zamannya ibu saya masih produktif produk yang dipakai ya Martha Tilaar, seingat saya ibu tuh pakai produk Sariayu mulai dari pelembap, alas bedak, sampai bedak tabur nya. Makanya saya pun udah tau dengan produk ini sedari sekolah. Malah zaman SMP ganjen banget pakai alas bedak nya ibu, haha! Maklum yah saat itu masih remaja, dan mulai puber. Zaman kerja malah produk makeup saya PAC semua, suer! Mulai dari lipstick, bedak tabur, bedak padat, blush on, eye shadow, pokoknya PAC semua. Cinta banget sama PAC. Sampai sekarang beberapa produk PAC masih tetap saya pakai.


produk Martha Tilaar yang masih setia menemani
Beberapa waktu lalu saya mengikuti Afternoon Tea Gathering di Por Que No Resaturant yang beralamat di Jln. HOS Cokroaminoto Menteng, Jakarta. Event ini sekaligus memperingati 20 tahun MITC dengan tema Bikin Indonesia Bangga, dan dihadiri langsung oleh Kilala Tilaar, Corporate Creative and Innovative Director PT Martina Berto Tbk, dan DR. Intan R. Mutiaz, M. Ds, Dosen ITB.

Martha Tilaar hampir 50 tahun  mempercantik Indonesia. Berawal dari mimpi pendiri Martha Tilaar Group yaitu Dr. (H.C) Martha Tilaar untuk selalu mempercantik perempuan Indonesia dan dunia. Dengan tidak hanya menghasilkan produk-produk kecantikan yang berkualitas tapi juga memberikan pendidikan kecantikan, serta pelatihan keterampilan untuk para perempuan. Hebat banget deh ibu Martha Tilaar. Meskipun produk lokal, produk- produk Martha Tilaar tidak perlu diragukan lagi kualitasnya. Hal ini tidak lepas dari peran Martha Tilaar Innovation Center (MITC). MTIC terdiri dari para scientist dan inovator yang mengembangkan produk dengan riset dan teknologi.



Latar belakang yang mendasari dibangunnya MTIC adalah karena kegelisahan dan idealisme Dr. (H.C) Martha Tilaar melihat bagaimana produk lokal selalu dipandang sebelah mata dan dianggap tidak berkualitas karena tidak ada riset yang mendukung.  Berkat kerja keras Dr. (H.C) Martha Tilaar dan MTIC, produk Martha Tilaar Group seperti Sariayu, PAC, Biokos, Dewi Sri Spa, Solusi dan lainnya yang berada di bawah naungan PT Martina Berto.Tbk, kini diakui manfaatnya secara scientific.



Kita tentu tau negara kita Indonesia sangat kaya akan hasil alamnya ya. Inilah yang menjadi fokus Dr. (H.C) Martha Tilaar. Beliau melihat banyak bahan bahan eksotis Indonesia yang ada tidak dimanfaatkan dan dikembangkan secara maksimal, baik oleh masyarakat Indonesia maupun pemerintah, tapi justru malah dimanfaatkan dan diklaim oleh negara lain. Duh, sayang bangetkan! MTIC yang dilengkapi laboratorium dan peralatan berteknologi canggih tidak hanya aktif dalam memproduksi produk-produk kecantikan atau kesehatan, penelitian tanaman Indonesia, tapi juga aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak baik di dalam ataupun di luar negeri. Sustainable Innovation melalui kolaborasi menjadi salah satu motivasi dan mimpi besar dari MTIC.

Dibawah tim riset dan pengembangan yang berkompetensi tinggi, produk-produk kecantikan diciptakan dengan menggabungkan antara ilmu pengetahuan dan teknologi modern yang ramah lingkungan. MTIC bekerjasama dengan Kemenristekdikti untuk menyelenggarakan Kemenristekdikti-MTIC Award yang dimulai pada tahun 2007 untuk membantu innovator muda berkontribusi dan juga menjembatani dengan dunia usaha. Dengan Award ini berusaha menjaring inovator yang memiliki ide, riset dan penemuan bahan bahan alami Indonesia untuk bisa dikembangkan dan berguna bagi dunia industri. Salah satu contohnya adalah inovasi dari pemenang yaitu makroalgae spirullina yang telah dikembangkan dan digunakan dalam salah satu produk dari Martha Tilaar Group. 

Kilala Tilaar
Menurut Kilala produk-produk dari Martha Tilaar Group adalah brand kecantikan Indonesia pertama yang mampu mengalahkan dominasi produk internasional di Indonesia. Teknik marketingnya sendiri dengan mengkampanyekan konsep clean beauty dengan 3 filosofi, yaitu: 
1.    Clean ingredients ( no toxic dan tanpa bahan- bahan kontroversial yang berbahaya)
2.    Clean environment ( prosesnya ramah lingkungan dan no animal testing, 100% halal)
3.    Clean skin (aman dan tidak iritasi di kulit) 


DR. Intan R. Mutiaz
Dr. (H.C) Martha Tilaar berpesan Indonesia harus bangkit lewat inovasi, paling tidak salah satu bahan alam asli Indonesia harus mendunia. Kilala juga menuturkan bahwa setiap inovasi yang lahir dari MTIC akan selalu membawa nama harum bagi Indonesia karena ini murni hasil anak bangsa. MTIC akan terus membuka pintu kerja sama kepada semua pihak baik pemerintah, perguruan tinggi, para peneliti baik lokal ataupun internasional yang ingin sama-sama menciptakan kebaikan baru melalui inovasi.

Saya salut banget dengan inovasi-inovasi nya Martha  Tilaar Group. Yang pastinya selalu bikin Indonesia bangga karena produk lokal nya. Honestly saya tersentuh banget sewaktu mas Kilala bialng jangan bangga pakai produk luar karena meski katanya halal tapi kita nggak tau proses pembuatannya apalagi produk yang dibuat di luar itu kan belum tentu cocok dengan kita yang punya iklim tropis. Thanks to Martha Tilaar yang selalu menginspirasi.





Share
Tweet
Pin
Share
No Comments


Traveling bagi saya kebutuhan bukan sekadar keinginan. Tapi bagi teman-teman manfaat traveling itu sendiri belum tentu sama ya kan? Yes, kegunaan traveling bagi setiap orang belum tentu sama. Saya menganggap itu kebutuhan karena traveling ibarat piknik, jadi meskipun profesi saya pekerja lepas traveling saya butuhkan biar tambah fresh, menghilangkan penat, pikiran kembali jernih, hihi komplit kan!

Ada juga nih yang suka traveling karena memang hobi nya melakukan perjalanan. Ada kesenangan tersendiri saat melakukan perjalanan. Bisa hunting foto keindahan dan keunikan di lokasi wisata yang dituju, bertemu dengan masyarakat lokal, mencoba kuliner daerah, melihat langsung ragam budaya dan kearifan lokal masyarakat setempat. Saya dan suami suka traveling, dan kebahagiaan kami melakukan perjalanan biasanya saya bagikan melalui blog. Dengan menuliskan sedikit review saya menganggap ini bisa bermanfaat untuk orang lain yang sedang mencari informasi wisata di daerah yang bisa jadi yang pernah saya tuju.

Ngomongin tulisan mengenai traveling, mungkin sebagian dari teman-teman yang sering mampir di blog belum punya blog pribadi. Padahal pengin banget bisa membagikan tulisan pengalaman perjalanan liburan teman-teman ala travel blogger ya kan? Tenang, teman-teman bias kok share pengalaman seru perjalanan liburan teman-teman di Travelblog.id. 

pertama kalinya saya daftar di Travelblog.id

Travelblog.id adalah situs web blog yang memuat konten traveling berbasis digital. Disini siapapun bias berkontribusi share pengalaman perjalanan ataupun pengalaman lainnya sesuai kategori. Nggak cuma dalam bentuk tulisan saja, teman-teman juga bisa share pengalaman dalam bentuk video maupun foto. Nah, seperti yang saya info sebelumnya di Travelblog.id kita yang berkontribusi atau disebut kontributor nggak perlu memiliki personal blog, teman-teman cukup membuat akun user di Travelblog.id dan langsung deh share tulisan dalam bentuk artikel. Tulisan perjalanan wisata teman-teman di beberapa lokasi wisata di Indonesia secara tidak langsung teman-teman sudah ikut membantu memajukan pariwisata di Indonesia hanya dengan menulis pengalaman dalam sebuah artikel.


Uniknya di Travelblog.id tulisan para kontributor punya ciri khas tersendiri jadi saya suka banget baca artikel wisata disana. Masing-masing orang memang punya cara penyampaian tersendiri tapi inilah yang menjadi daya tarik orang untuk membaca, jadi cerita yang disajikan benar-benar natural. Pembaca bisa merasakan keseruan perjalanan teman-teman pastinya. Senang banget kan, selain membagikan pengalaman perjalanan tulisan kita juga bisa mendapatkan apresiasi dari Travelblog.id. Apresiasi yang teman-teman dapatkan berupa poin, tulisan yang sudah tayang mendapat 50 poin, sedangkan video yang tayang mendapat 40 poin. Semakin banyak artikel dan video yang kita kirimkan dan tayang maka poin juga akan bertambah banyak. Poin yang sudah terkumpul nantinya bisa ditukar dengan berbagai hadiah sesuai banyaknya poin, bisa berupa barang ataupun saldo GoPay atau OVO.


bisa tukar poin dengan saldo OVO 

Penasaran pengin ikutan jadi kontributor di Travelblog.id? Begini nih caranya:
  1. Sign in di user.travelblog.id atau sign up jika teman-teman belum terdaftar, yang penting udah punya email, hehe!
  2. Masuk ke dashboard dan lengkapi profil teman-teman mulai dari tanggal lahir, status, domisili, akun Facebook, Twitter, dan social media yang dimiliki lainnya.
  3. Untuk langsung nulis artikel teman-teman klik buat artikel lalu ceritakan pengalaman dan tambahkan foto-foto terbaik selama melakukan perjalanan
  4. Jika telah selesai menulis klik simpan sebagai draft
  5. Di menu artikel draft teman-teman dapat mengedit tulisan sebelum dikirim
  6. Jika artikel yang ditulissudah cukup baik dan layak dibaca langsung deh klik kirim
  7. Artikel yang telah terkirim akan ada di menu artikel pending dan dalam proses persetujuan tim editor
  8. Jika artikel terpilih maka akan muncul di menu artikel diterbitkan. 
  9. Nah, teman-teman tinggal cek artikel teman-teman yang sudah di publish, biasanya artikel yang di publish berada di home www.travelblog.id
sharing is caring, yuk ceritakan pengalaman perjalananmu
Mudah banget kan untuk berbagi? Yakin deh, kita mungkin beranggapan yang kita bagi cuma secuil cerita pengalaman tapi bagi orang-orang yang sedang mencari informasi mengenai tulisan yang kita bagi itu manfaatnya besar loh guys! Yuk, sharing is caring. Info lebih lengkap mengenai Travelblog.id bisa teman-teman dapatkan melalui sosial media dibawah ini.

Facebook: @travelblogid
Instagram: @travelblogid 
Twitter: @travelblogind




Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Guys..kalian pernah satu jalur nggak dengan mobil tua tak terawat saat bepergian? Duh, kadang-kadang suka geregetan deh liat mobil didepan kita yang jalannya lelet. Bukan bermaksud untuk menghina si pemilik kendaraan, tapi terkadang memang masyarakat kita juga yang kurang sadar akan hal ini. Mobil yang sudah sangat “capek dan tua” sehingga tidak layak pakai pun masih saja berlalu lalang bebas di jalanan. Padahal kan kalau dilihat dari segi keamanan juga merugikan pengguna lain ya. Belum lagi kalau knalpotnya bocor dan asapnya ngebul nggak karuan, yang dibelakang sesak nafas cuy! Polusi.

Well, itu tadi ngomongin kendaraan pribadi yang sebenarnya nggak terawat banget. Kalian sendiri kalau punya kendaraan pribadi prefer yang mana nih? Suka naik motor, mobil, atau sepeda? Kalau saya sih suka semua tergantung saat keluar rumah kebutuhannya apa dan rutenya jauh atau dekat. Tapi nih kalau ngomongin mobil stiap orang pasti punya pilihan beda-beda ya. Ada yang lebih milih mobil jenis MPV yang cocok untuk bawa keluarga, ada juga yang suka jenis city car atau ada juga yang suka mobil sport. Biasanya yang suka mobil sport tuh para milenial ya.

Pas banget, saya kebetulan mau bahas mobil sport nih. Tanggal 24 Agustus 2019 kemarin tepatnya di Restauran Cerita Rasa Ampera, saya dan beberapa teman blogger lainnya diundang ke event Viva Talklife “Unleash Your Fun“ bersama Toyota. Di acara ini  Toyota memperkenalkan produk keluaran terbaru mereka yaitu Toyota New Yaris. Saya sempat bingung bukannya Yaris sudah lama eksis. Ternyata mobil Toyota Yaris memang sudah ada dan pertama kali dikeluarkan serta dikenalkan ke publik pada tahun 2006. Mobil ini terbukti menarik perhatian masyarakat Indonesia loh. Kini produk terbarunya adalah New Yaris dengan tampilan yang lebih sporty.


Ingatan saya langsung flashback jadi ingat zaman kuliah dulu. Dulu ya saya tuh paling sering nebeng Toyota Starlet punya teman. Starlet tuh mobil incaran para cewek jadi kalau teman kampus bawa Starlet langsung deh pada nebeng. Starlet memang keren banget, mewakili anak muda di zamannya. Termasuk zaman now nih. Tapi saat ini Starlet sudah bermetamorfosis lah ya istilahnya hehe! Sekarang kalau kangen Starlet bisa tinggal lirik Yaris. Keduanya memang mobil compact yang nyaman dibawa kemana aja. Yups, Yaris ini sukses menggantikan Starlet mobil anak muda zaman 90-an.

Dalam bincang santai kemarin, hadir sebagai pembicara Demas Agil Ramadani. Demas merupakan salah satu pembalap andalan Toyota Team Indonesia (TTI). Demas menyatakan bahwa Toyota New Yaris sangat cocok sekali buat anak muda atau masyarakat yang memiliki jiwa muda. Sangat irit bahan bakar, tetapi performa tetap mumpuni. Mobil Toyota Yaris ini digunakan juga oleh Toyota Team Indonesia (TTI) yang berlaga di ajang balap internasional, kemudian di balapan seri perdana ajang Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) kelas Indonesia Touring Car Championship (ITCC) 1.600 Max berhasil menjadi juara pertama. Ini merupakan bentuk support Toyota untuk industri balap Tanah Air. Patut diacungi jempol nih!

Demas Agil (tengah) - Dimas Aska (kanan)
Selain Demas hadir pula Dimas Aska, perwakilan Toyota Astra Motor. Dimas menjelaskan banyak keunggulan lainnya dari Toyota New Yaris, yaitu :
  1. Tampilan eksterior dan interior yang modis dan keren.
  2. Toyota New Yaris juga dilengkapi dengan fitur safety.
  3. Terdapat entertainment system yang tak kalah canggih. Entertainment System sendiri terdiri dari HD Display, DVD, Radio FM/AM, USB, AUX, Bluetooth (audio dan phone).
  4. Ada Fitur Paddle Shit pada Yaris TRD Sportivo.
  5. Yaris mengusung mesin 2NR-FE berkapasitas 1.496 cc DOHC Dual VVT-i. Mesin ini sanggup hasilkan tenaga 107 dk dan torsi 14,3 kgm atau setara 140 Nm. 
Meskipun ini mobil balapan, Toyota Yaris juga cocok melenggang di jalan raya. Dengan body dan ukurannya, mobil ini pas banget buat jalanan sempit dan macet. Selain itu, mobil ini juga cocok untuk perjalanan jauh, misalnya ke luar kota. Toyota Yaris dikenal juga sebagai City Car terbaik dengan fitur Sport Mode dan 7 SRS Airbags. Yaris memberikan pengalaman fun to drive dan safety bagi pengendaranya. 

pemberian cendera mata kepada narasumber dari Viva
Gimana guys? Pasti pada pengin punya New Yaris. Kalau saya dan suami sih pengin banget. Soalnya kita berdua suka jalan dan touring, pakai New Yaris cocok banget nih. Pasti seru kayakan tahun 90-an dulu, hehe!





Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Newer Posts
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ▼  2025 (36)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ▼  August 2025 (7)
      • Tenang Dulu, Baru Bahagia: Cerita di Balik Mini Se...
      • Rayakan Kemerdekaan, Saatnya Bisnis Layanan Keseha...
      • Layanan Pelanggan yang Nggak Bikin Menunggu Lama? ...
      • Belajar dari SMK Nurul Amaliyah: Stabilitas Intern...
      • Panen Ide Kreatif: Ketika Petani Milenial Go Digit...
      • Dari Warung Kupi ke Era Digital: Inspirasi Cek Rim...
      • Dari Bandung Menjelajah Dunia: Cerita Anggiasari d...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates