Pages

  • Home

travel beauty


Hai ladies! Siapa nih diantara kalian yang hobby shopping? (sambil nulis saya ngacung juga nih, haha! ). Setiap makhluk yang namanya perempuan dimuka bumi ini pasti happy banget kalau diajak shopping. Pasti dong, siapa yang nggak mau ya kan kalau ditraktir shopping. Apalagi kalau yang ngajak suami, dan saya langsung lirik pak suami. Tapi kalau kalian sudah mandiri secara finansial, happy nya tentu saja double. Selain dikasi uang buat shopping dari suami, bisa juga rogoh kantong sendiri. Udah pasti gampang banget kalo pengin ini atau itu.

Eits, meski belanja itu bikin happy awas kebablasan juga ya. Sepertinya kaum hawa memang sudah ditakdirkan untuk urusan belanja. Mulai belanja dapur, keperluan rumah tangga, maupun kebutuhan atau keinginan untuk bergaya seperti baju, tas, dompet, make up dll. Laki-laki juga ada sih. Tapi lebih dominan para perempuan.

Baju yang bertumpuk dan tak dipakai lagi bisa disulap jadi fashionable dengan kreativitas kita (sesi workshop bersama ESMOD Jakarta)

Nah, berbicara soal baju atau pakaian atau fashion, atau apalah namanya itu, adalah salah satu benda yang paling diincar kaum perempuan. Setuju ya? Para perempuan sanggup berlama-lama pergi ke mall atau toko-toko pakaian demi hunting baju yang dinginkan. Apalagi jika ada embel-embel diskon. Wuih.. jadi tambah semangat ya kan? Iya dong, saya banget ini doyan diskon, wkwk!  Selain itu dengan bertambah majunya teknologi digital tak luput juga hape terus di pantengin untuk belanja online. Maklum, sebagai perempuan tidak ingin ketinggalan fashion terbaru alias harus selalu update dengan fashion terkini. Jadi curhat nih!

Namun apa kabarnya dengan tumpukan baju yang sudah dibeli dan digunakan tadi? Apakah sudah dirawat dengan baik? Atau jika sudah usang tinggal buang? Bingung kan? Punya baju bertumpuk bingung, nggak beli baju model terbaru takut ketinggalan zaman. Berlatarbelakang ini lah So Klin White & Bright membangun kesadaran masyarakat akan Sustainable Fashion.

talk show dipandu oleh Indy Barends dengan narasumber Patrice Desilles, Joana Elizabeth Samuel dan Diandara

Pada acara workshop gelaran Jakarta Food & Fashion (JFF) 2019 tepatnya di Mall Kelapa Gading Jakarta tanggal 16 Agustus 2019, So Klin menggandeng sekolah mode ESMOD Jakarta dan komunitas sosial Sadari Sedari. Adapun tema dari acara ini adalah Be Sustainable, Be Fashionable. Tujuannya mengajak masyarakat Indonesia agar lebih peduli lingkungan. Diantaranya yaitu mengajarkan masyarakat cara merawat pakaian agar dapat bertahan lama serta menerapkan gaya berpakaian yang smart dan kreatif. ESMOD Jakarta mengajarkan beberapa tips untuk mix and match pakaian agar lebih modis sehingga pakaian lama masih bisa digunakan. 

Sustainable fashion merupakan bagian dari gaya hidup saat ini. Banyak desainer yang mulai menggunakan bahan ramah lingkungan, teknik pewarnaan alami, dan yang tidak kalah penting yaitu menempatkan label tata cara perawatan kain. Patrice Desilles, Academic Program Head ESMOD Jakarta menjelaskan saat ini ESMOD juga lebih memilih untuk menggunakan serat kain tencel yang berasal dari kayu, sehingga ketika pakaian tersebut sudah tidak dipakai lagi, dapat dengan mudah terurai ke alam. Metode ini juga diterapkan kepada para siswa melalui kurikulum di sekolah. Konsumen harus memiliki pengetahuan tentang bagaimana merawat pakaian mereka agar dapat bertahan lama, misalnya perawatan dengan deterjen yang tepat seperti kampanye So Klin White & Bright agar warna tetap cemerlang dan menonjol.


Baju yang dikenakan model terbuat dari jaket jeans

Menurut Joanna Elizabeth Samuel, Marketing Manager Fabric Care PT Sayap Mas Utama (Wings Group), udah saatnya Indonesia memulai Sustainable Fashion. Maka dari itu So Klin menghadirkan So Klin White & Bright yang memiliki teknologi Optical Brightener, pakaian lama akan tetap bersih, cemerlang dan terlihat seperti baru meskipun sudah dicuci berulang kali. Penggunaan So Klin White & Bright juga dapat meningkatkan efisiensi para ibu dalam mencuci. 


Di Indonesia, So Klin deterjen sendiri memiliki beberapa varian yaitu :
  • So Klin Liquid, deterjen cair konsentrat plus anti bacterial
  • So Klin Softergent,merupakan perpaduan antara deterjen dan pelembut pakaian
  • So Klin Pro dan  So Klin Higinis, untuk membersihkan noda plus anti bakteri
  • So Klin Pro dan So Klin Higinis, untuk membersihkan noda plus anti bakteri
  • So Klin Biomatic, deterjen khusus untuk mesin cuci
  • So Klin Smart, deterjen konsentrat untuk mencuci dan merawat pakaian
  • So Klin White & Bright, deterjen untuk merawat pakaian berwarna agar lebih cemerlang

Banyak ya pilihannya. Kalian pakai yang mana? 

Indy Barends - Brand Ambassador So Klin

Indy Barends, Brand Ambassador So Klin yang juga hadir memandu acara talk show juga sharing bagaimana cara do'i merawat pakaian agar awet. Menurutnya perawatan pakaian merupakan salah satu kunci keberhasilan sustainable fashion. Selain berkreasi untuk tetap dapat menggunakan kembali pakaian yang ada, kita dapat mengurangi sampah pakaian dengan menjaga warna dan tekstur pakaian tetap baik. So Klin White & Bright yang memiliki teknologi Optical Brightener akan menjadi solusi perawatan pakaian kita di rumah. Mulai sekarang yuk rawat pakaian kita untuk mendukung Sustainable Fashion.



Dari sisi sosial, Sustainable Fashion dapat diterapkan melalui beberapa kegiatan sosial seperti yang dilakukan  Sadari Sedari. Diandara, perwakilan dari komunitas Sadar Sedari memaparkan kegiatan yang dilakukan oleh komunitas ini yaitu mengumpulkan pakaian bekas yang masih layak pakai dan menyumbangkannya pada mereka yang membutuhkan. So, kalau kalian punya pakaian layak pakai yang bertumpuk di rumah bisa loh kalian donasikan ke Sadari Sedari. Dengan begitu secara tidak langsung kita juga sudah mendukung Sustainable Fashion. Intip sosmed nya aja ya untuk lebih detail mengenai cara berdonasi.



Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments

Selamat memperingati Hari Kemerdekaan yang ke-74 teman-teman semua. Apa makna kemerdekaan buat kalian? "Duh, ini pertanyaannya apaan sih", kata teman saya saat saya tanya makna kemerdekaan. Haha, iya sih merdeka udah lama masih ditanyain aja makna merdeka. Tapi saya senang aja memaknai kemerdekaan. Menikmati segala kemudahan dan punya banyak kesempatan belajar. 

Bicara peringatan Hari Kemerdekaan RI, biasanya selain ritual upacara kemerdekaan, pawai di jalanan, banyak kegiatan seru lain yang diadakan di Indonesia. Panjat pinang, lomba balap karung, dll, yang kesemuanya hanya kita temui setiap peringatan Hari Kemerdekaan. Eh, tapi ada lagi nih yang ditunggu-tunggu. Apa coba? Tentunya diskon 17 Agustusan. Nggak tanggung-tanggung loh diskonnya, ada hotel yang kasi diskon cuma bayar 17 ribu rupiah saja per malam, belum lagi mall. Hadeuh, kalau lihat diskon kemerdekaan menggoyahkan iman dan kantong, hihi! 

Terus kalian sehabis upacara borong apa aja nih? Kalau saya borong kosmetik, kapan lagi ya kan bisa dapat promo cuma 17 ribu saja. Segitu aja udah senang, gimana kalau ada promo hanya 1 Rupiah aja? Memang ada? Ada dong. Pasti pada penasaran kalau saya bilang ada promo cuma bayar 1 Rupiah. Namanya juga promo kemerdekaan, pastinya banyak kejutan. Seperti kejutan yang diberikan oleh harga naik Commuter Line di peringatan Hari Kemerdekaan.



Commuter Line Berlakukan Tarif Khusus 1 Rupiah

Guys, promo 1 Rupiah yang saya info tadi tuh adalah promo tarif khusus kemerdekaan yang diberlakukan untuk semua pengguna layanan KRL Commuter Line ke semua tujuan. Puas banget kan? Makanya promo ini dimanfaatkan langsung oleh pengguna KRL untuk mengajak keluarga dan anak-anak mereka untuk bepergian. Lumayan banget loh, mumpung liburan juga kan. 

PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) sebagai operator KRL Commuter Line diberikan kepada semua pengguna Commuter Line baik menggunakan kartu KMT (Kartu Multi Trip), THB (Tiket Harian Berjaminan), maupun kartu uang elektronik bank yang bekerjasama dengan PT. KCI. Meski tarif hanya 1 Rupiah saldo minimum di kartu minimal tetap harus 5000 rupiah. Tarif khusus kemerdekaan diberlakukan hanya tanggal 17 Agustus mulai jam 07.00 sampai 17.00. 

Direktur PT. KCI Wiwik Widayanti (kanan)
Direktur PT. KCI Wiwik Widayanti pada saat press conference di Stasiun Jakarta Kota berpesan agar masyarakat bisa menikmati tarif khusus kemerdekaan dan tetap mengikuti ketentuan berlaku. Diharapkan juga menjaga keamanan dan ketertiban demi kenyamanan bersama.

Peluncuran Kartu Multi Trip (KMT) Edisi Khusus HUT Kemerdekaan RI ke-74

Selain memberlakukan tarif khusus kemerdekaan, PT. KCI juga meluncurkan KMT edisi khusus HUT Kemerdekaan RI ke-74. Kartu yang didesain khusus ini hanya diterbitkan sebanyak 5000 kartu saja. Jadi benar-benar limited edition. Saya langsung beli dong di Stasiun Jakarta Kota. 

Peluncuran KMT Edisi Khusus 

Oh ya, KMT edisi khusus kemerdekaan ini  dijual mulai tanggal 17 Agustus di 15 stasiun saja, antara lain: Stasiun Jakarta Kota, Juanda, Cikini, Tebet, UI, Depok Baru, Bojong Gede, Bogor, Sudirman, Tanah Abang, Palmerah, Sudimara, Taman Kota,Tangerang, dan Bekasi. Kartu KMT ini dijual seharga 50.000 Rupiah sudah termasuk saldo 15.000.

Kartu KMT Edisi Khusus saya beli di Stasiun Jakarta Kota


Dekorasi Tematik Hari Kemerdekaan di KRL Commuter Line 

Selain tarif khusus kemerdekaan dan kartu edisi khusus kemerdekaan, ada yang unik di peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini. Jadi ada 10 kereta dalam satu rangkaian KRL dihias dengan dekorasi tematik khas perayaan lomba kemerdekaan. Lucu dan seru kalau lihat dekorasinya. Ada semangat tersendiri yang muncul ketika melihat hiasan tematik kemerdekaan di KRL. Anak-anak pasti happy deh.



Selain dihias, pada pegangan tangan di dalam kereta penumpang bisa menemukan QR Code yang tentu saja tinggal scan. Nah, yang bikin unik tuh setelah kita scan kita bisa swafoto loh memakai baju adat daerah. Seru banget!



Seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-74 yang dihadirkan oleh PT. KCI merupakan bagian dari upaya meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap transportasi publik, khususnya KRL Commuter Line. Yeay, saya juga semakin cinta naik KRL. Merdeka!



Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Hai hai..good news buat kalian semua yang suka kirim-kirim barang pakai JNE dan pecinta cashless. Sekarang transaksi di JNE sudah bisa bayar pakai GoPay loh! 

Beberapa waktu lalu saya berkesempatan mengikuti press conference kolaborasi GoPay dengan JNE di Baxter Smith, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan sebagai tanda peresmian program kerja sama kedua belah pihak.

Eri Palgunadi

Sebagai konsumen yang sering ngirim-ngirim paket ke kampung halaman untuk keluarga, saya happy banget begitu tau JNE dan GoPay sudah bersanding. Secara keduanya selalu saya gunakan jasanya. Saya nggak perlu repot-tepot lagi mempersiapkan uang pas untuk membayar ongkos kirim alias ongkir, dan tentunya nggak bakal panik kalau ketinggalan dompet, hehe. Soalnya hari gini orang-orang lebih panik ketinggalan handphone termasuk saya. Cukup bawa handphone saya sudah bisa transaksi kapan dan dimana saja termasuk saat bertransaksi di JNE.

Nggak bisa dipungkiri perkembangan ecommerce saat ini cukup pesat, dan otomatis jasa pengiriman barang pun banyak diandalkan. Seperti halnya JNE yang sebagian besar pelanggannya adalah pelaku UKM. VP of Marketing JNE, Eri Palgunadi mengatakan JNE selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat dan menjangkau semua kebutuhan pelanggan. Upaya inii dilakukan melalui pengembangan inovasi, salah satunya dengan menghadirkan sistem pembayaran cashless atau digital payment.

Ardelia Apti

Head of Offline Payments GoPay, Ardelia Apti mengungkapkan kalau GoPay menyambut baik kerjasama dengan JNE. Ekonomi digital yang dijalankan oleh para pedagang online memiliki kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan sektor logistik dan begitu pula sebaliknya, industri jasa logistik sangat membantu para pedagang online termasuk UMKM menjangkau pelanggan yang lebih luas.

Sejalan dengan semangat GoPay untuk membantu memaksimalkan potensi UMKM, diharapkan kehadiran GoPay di semua kantor JNE di seluruh Indonesia bisa semakin memudahkan para pedagang online dalam bertransaksi pengiriman barang sehingga mereka pun bisa meningkatkan skala bisnisnya dan para pelaku UMKM pun bisa semakin terbiasa memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usahanya.

Ria Sarwono
Selain itu, seperti yang telah saya paparkan diatas kalau minat masyarakat zaman now  juga lebih banyak yang memilih pembayaran tanpa tunai alias cashless. Karena ingin memanjakan konsumen dengan kemudahanlah makanya JNE berinisiatif untuk bekerjasama dengan GoPay.

Press conference kemarin juga menandai peluncuran digital wallet pertama untuk membayar JNE dengan GoPay. Memang benar sih, hari gini dompet boleh tipis tapi saldo GoPay jangan ditanya digitnya ya kan? Dimana-mana mulai dari resto favorit sampai jajanan kaki lima bisa bayar pakai GoPay, nongkrong di cafe atau coffee shop pinggir jalan juga bayar pakai GoPay, benar-benar mudah dan praktis. Makanya cocok banget nih pembayaran di JNE sudah bisa pakai GoPay apalagi ada cashback nya. Lumayan banget, hehe! 


Pada saat conference kolaborasi JNE dan GoPay juga menghadirkan Co Founder Cotton Ink, Ria Sarwono. Doi sharing pengalaman bisnisnya, juga sebagai JNE Loyal Customers (JLC). Sampai saat ini Cooton Ink sudah berjalan selama 10 tahun, dan selama menjalani bisnis ini yang namanya jatuh bangun sudah dialami. Misal program diskon nggak berhasil, model pakaian yang kurang diminati, dsb.


Moral of fhe story, yang namanya bisnis jangan fokus di area kita sendiri saja misal produk yang kita jual cuma melayani area Jakarta, padahal banyak orang diluar sana yang juga ingin memakai produk kita. Makanya dalam perkembangan bisnis Cotton Ink jasa pengiriman barang sangat membantu. Apalagi sampai saat ini Ria sudah menjadi member JLC, lumayankan setial transaski dapat poin dan poinnya bisa ditukar dengan hadiah. Nggak cuma kerjasama dengan JNE, Cotton Ink juga sudah bekerjasama dengan GoPay, belanja di website Cotton Ink kalian bisa pilih platform pembayaran dengan GoPay.


Nah, kalian ada rencana kirim barang pakai JNE nggak? Yuk ah bayar pakai GoPay. Cara bayar menggunakan GoPay juga gampang banget cukup scan aja, gini nih caranya:
  1. Scan QR code yang berada di Personal Computer/PC JNE, dengan cara klik “Bayar” pada aplikasi GOJEK . 
  2. Masukan kode PIN GoPay . 
  3. Transaksi berhasil, saldo GoPay akan terpotong otomatis

Tinggal nunggu cashback 5000 nya masuk deh. Promo cashback ini hanya berlaku sampai Oktober saja ya, untuk informasi promo GoPay di JNE dapat dilihat di website GoPay promo disini ya.

Pembayaran aman dengan GoPay, pengirimian paket nyaman dengan JNE, ini kolaborasi yang oke banget!







Share
Tweet
Pin
Share
No Comments


Assalamualaikum. Alhamdulillah kita semua umat muslim di seluruh dunia baru saja merayakan Hari Raya Idul Adha 1440 H. Semoga Hari Raya Idul Adha mengingatkan kita kembali akan sejarah tentang keikhlasan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS. Dimana disaat peristiwa itu terjadi hanya Allah lah tempat berpasrah diri. Jadi Idul Adha bukan hanya momen perayaan tetapi juga menyadarkan kita bahwa ketaqwaan adalah hal yang paling berharga. 

Tahun ini saya dan suami merayakan Idul Adha bersama teman-teman di Dompet Dhuafa Zona Madina, Parung Bogor sekaligus melihat langsung Pembagian Hewan Kurban disana. Menuju Zona Madina dari rumah kami di Tangerang benar-benar jadi sejarah juga bagi kami berdua karena berangkat setelah Subuh dari rumah dan disepanjang jalan takbir tak berhenti bergema disetiap masjid yang kami lewati, adem banget rasanya. Alhamdulillah tiba di Zona Madina kami langsung memasuki masjid Madina yang masih satu lokasi dengan area pemotongan hewan kurban.

Masjid di Zona Madina
Selesai sholat ied saya masiih terngiang dengan khotbah oleh khatib. Dalam khotbahnya beliau mengatakan semoga kita juga bisa memaknai bahwa dengan peristiwa kurban kita semua bukan hanya menjadi pribadi penikmat kurban tapi juga pribadi pemberi. Pribadi penikmat hanya mengharapkan kebaikan dari manusia, sedangkan pribadi pemberi hanya mengharapkan kebaikan dari Allah SWT. Duh, sungguh malu rasanya, bagi kita yang beriman ini merupakan sentilan yang dalam maknanya.

Dari khotbah sang khotib tadi saya jadi ingat dengan program Tebar Hewan Kurban yang dilakukan oleh Dompet Dhuafa. Ya, dengan program ini daging kurban nggak menumpuk hanya di kota saja tapi merata didistribusikan ke seluruh pelosok negeri. Jadi semua orang yang benar-benar membutuhkan uluran tangan kita bisa jadi penikmat kurban juga.

Dompet Dhuafa adalah lembaga filantropi Islam yang bersumber dari dana zakat, infak, sedekah dan wakaf (ZISWAF), serta dana halal lainnya. Dompet Dhuafa juga berkhidmat dalam pemberdayaan kaum dhuafa dengan pendekatan budaya melalui kegiatan filantropis (humanitarian) dan wirausaha sosial profetik (prophetic socio-technopreneurship). Dompet Dhuafa memiliki tujuan untuk mewujudkan masyarakat berdaya yang bertumpu pada sumberdaya lokal melalui sistem yang berkeadilan.

Opening Performance by Smart Ekselensia
Saya senang sekali bisa mengikuti acara Tebar Hewan Kurban Zona Madina, terbayang beberapa tahun lalu saya pernah berkurban melalui Dompet Dhuafa dan sekarang benar-benar bisa mengikuti prosesnya. Sebelum acara dimulai kami semua dihibur oleh adik-adik Smart Ekselensia, sembari menunggu hewan kurbannya komplit juga. Ustadz Herman Budianto, General Manager Dompet Dhuafa Zona Madina memaparkan bahwa Tebar Hewan Kurban di Zona Madina kali ini hanya kambing saja. Di Zona Madina Dompet Dhuafa mendistribusikan 65 ekor kambing premium dengan berat mulai dari 29kg sampai dengan 35kg kepada 4-5 kelurahan.

Herman Budianto, General Manager Dompet Dhuafa Zona Madina
Tahun ini Dompet Dhuafa telah menghimpun hewan kurban sebanyak 22.300 ekor dari seluruh Indonesia. Dibandingkan tahun lalu, hari pertama penyembelihan saja, angka ini naik 27 persen. Tahun lalu hingga hari terakhir tasyrik Dompet Dhuafa hanya menerima 18.558 ribu ekor saja. Progress penghimpunan kurban secara nasional hingga siang adalah sebesar 20 persen dibanding dengan tahun lalu, maka dari itu Dompet Dhuafa masih menerima kurban dari masyarakat sampai dengan pertengahan hari Tasyrik.

Dompet Dhuafa sendiri mendistribusikan hewan kurban ke seluruh pelosok negeri di 25 provinsi di Nusantara khususnya kepada masyarakat yang masih banyak kekurangan, terkena bencana seperti Palu, lombok, Konawe, Banten, dan Halmahera, yang pasti targetnya kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan uluran tangan. Distribusi hewan kurban ggak cuma disebar ke nasional saja tapi juga ke 6 negara konflik seperti Palestina, Suriah, Vietnam dan Kamboja (minoritas muslim) Myanmar (Muslim Rohingya), dan Filipina (Konflik Etnis). Jika dibandingkan dengan tahun lalu, tahun ini ada penambahan 2 provinsi dimana tahun lalu Tebar Hewan Kurban dilakukan di 23 provinsi.

serah terima donasi kurban dari pasangan influencer Irfan Farhad dan Hamidah Rachmayanti

Pelaksanaan Tebar Hewan Kurban Dompet Dhuafa Zona Madina juga dihadiri oleh pasangan influencer Irfan Farhad dan Hamidah Rachmayanti yang menyumbangkan dua ekor kambing premium juga Paguyuban Mojang Jajaka Kota Bogor yang menyumbangkan satu ekor kambing premium kepada Dompet Dhuafa. 


serah terima donasi kurban dari Paguyuban Mojang Jajaka Kota Bogor


Sumber pengadaan hewan kurban Dompet Dhuafa adala para mitra yang merupakan hasil dari pemberdayaan peternak lokal yang mandiri dan telah melewati tahapan seleksi, serta pendampingan oleh tim program Dompet Dhuafa. Nggak cuma memberdayakan peternak lokal saja, tetapi juga petani-petani lokal untuk mengelola pakan ternak. Karena kurban hanya setahun sekali, jadi para peternak nggak cuma mengandalkan biaya hidup dari kurban saja. Pakan-pakan yang diberikan kepada hewan ternak adalah pakan yang sudah dikelola para petani lokal secara mandiri. 

kambing-kambing premium di Zona Madina

Oh ya, mulai tahun ini Dompet Dhuafa meniadakan pemakaian wadah plastik sebagai kemasan distribusi dan menggantinya dengan bahan-bahan yang alami, sehingga lebih ramah lingkungan. Bahan-bahan ini adalah besek bambu, keranjang bambu, krengsong bambu, daun jati, daun pisang, daun pandan dan lain-lain.  Hal ini sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran limbah plastik yang dapat merusak lingkungan sekaligus mendukung upaya pemerintah.

wadah besek bambu

Well, saya beneran happy bisa mengikuti proses Tebar Hewan Kurban di Zona Madina. Siapa saja bisa berkurban dan jangan takut berkurban di Dompet Dhuafa. Karena berkurban di Dompet Dhuafa menawarkan kemudahan layanan, selain bisa berkurban melalui konter kurban yang ada di mall, kita juga bisa bertransaksi melalui rekening bank, layanan jemput kurban dan kurban online. Kualitas hewan kurban juga sudah melalui proses Quality Control, jadi hewan-hewan diseleksi dan pemotongan juga sesuai syariah Islam. Sebagai pekurban, kita juga akan mendapatkan laporan kurban berupa laporan donasi, foto-foto pelaksanaan serta informasi kurban dari berbagai daerah. Banyak kemudahan dan keunggulan berkurban di Dompet Dhuafa. So, sekali lagi #JanganTajurBerkurban ya. 



Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Punya wirusaha untuk menghasilkan uang tambahan pernah saya lakoni semasa masih menjadi karyawan di salah satu perusahaan jasa. Sekarang wirausaha bukan hanya untuk penghasilan tambahan justru untuk pemasukan tetap ditambah pekerjaan menjadi content creator. Ya, semangat wirausaha memang sudah ada dalam diri saya sejak kecil, ada saja yang dikreasikan untuk dijual. Seperti membuat bunga kering, menjual minuman sehat rumahan, dll. 

Sekarang seiring e-commerce bertumbuh pelaku UKM (Usaha Kecil Menengah) juga semakin berkembang. Bahkan banyak startup yang bermunculan juga menghilang bak ditelan bumi. Siapa yang kuat dia yang bertahan. Begitulah semangat para entrepreneur meramaikan pasar Indonesia. Meski begitu, menurut riset Global Entrepreneurship Index (GEI) tahun 2018 yakni riset yang mengukur kualitas dan dinamika ekosistem kewirausahaan suatu negara, menempatkan Indonesia di posisi ke-94 dari 137 negara di dunia. Ini menandakan di Indonesia semangat kewirausahaan nya masih kurang, pengetahuan dan keterampilan masyarakat Indonesia untuk memulai bisnis tergolong rendah. Selain itu terlihat dari indikator Startup Skills yang hanya memperoleh skor 29% dan Human Capital 16%. Negara tetangga seperti Thailand, Malaysia, juga Singapura justru  jauh berperingkat lebih tinggi.
Beberapa tim sekolah peserta ISSC 2019

Karena latar belakang tersebutlah yang mendorong PJI (Prestasi Junior Indonesia) untuk mengimplementasikan program SC (Student Company) dan menggagas ISSC (Indonesia Student Company Competition) satu dekade lalu. Student Company merupakan salah satu program yang diharapkan dapat mendongkrak kewirausahaan khususnya generasi muda. Dan setiap tahunnya semakin bertambah peminatnya. Menurut Chairman of the National Board Prestasi Junior Indonesia, Siddharta Moersjid PJI secara aktif membina para pelajar setingkat SMA/K untuk membangun ide bisnis dan mengelola usaha mimro di sekolah, dengan begitu mereka secara tidak langsung sudah mengasah pengalaman dan termotivasi untuk terus berkiprah sebagai wirausaha. Dengan begitu semangat entrepreneurship pada diri mereka bisa ditularkan dan menjadi inspirasi bagi anak muda lainnya sehingga berkesinambungan dan continue.

Siddharta Moersjid
Tahun ini Indonesia Student Company Competition sudah memasuki tahun kesepuluh. Agenda tahunan Prestasi Junior Indonesia ini untuk merayakan pencapaian siswa peserta program Junior Achievement Student Company dari sejumlah SMA/K di Indonesia. ISSC ditujukan untuk mencari keseimbangan antara pencapaian bisnis dari tiap tim dan juga perkembangan kemampuan personal setiap peserta program. Para siswa juga menunjukkan pengalaman dan hasil pembelajaran yang didapat selama program.

Pada penyelenggaraan kesepuluh ini ISSC berhasil menjaring sepuluh Student Company dari SMA/K dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka ini sudah mendapatkan pembinaan dan melakukan pengembangan bisnis selama periode November 2018-Juli 2019. Masing-masing sekolah mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan yang terlibat sebagai sponsor program, antara lain Citi Indonesia, Caterpillar  Foundation, ExxonMobil, AIG Insurance Indonesia dan Yayasan Pembangunan Jaya.



Dan puncak penilaian lomba berlangsung hari Sabtu 10 Agustus 2019 lalu di Main Atrium Lotte Shopping Avenue, Jakarta. Disini tim sekolah yang sudah diseleksi mempresentasikan keunggulan serta pencapaian bisnis mereka di hadapan para juri. Pemenang berkesempatan mewakili Indonesia di kejuaraan bisnis level Asia Pasifik di Guam pada Maret 2020 mendatang. Berikut kesepuluh sekolah beserta produk bisnis yang dihasilkan para siswa: SMK Kartini Batam (Karvohisu SC), SMKN 3 Buduran Sidoarjo (San'G SC), SMA Muhammadiyah Cileungsi (Rse SC), SMAN 10 Bandung (How SC), SMAN 2 Denpasar (Emi SC), SMAN 1 Tuban (Sacovation SC), SMKN 27 Jakarta (Alta SC), SMAN 81 Jakarta (Keppel SC), SMAN 3 Semarang (Visco SC), dan SMA Plus Pembangunan Jaya (Meromi SC).


Gevi Achdiat - Juandanilsyah (Kasubdit Peserta Didik Direktorat Pembinaan SMA Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI)
Andrew Shaw (Economic Counselor US. Embassy Jakarta)  - Syah Reza
Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki memaparkan bahwa di Indonesia kegiatan sosial kemasyarakatan Citi Indonesia berfokus pada pemberdayaan generasi muda secara berkelanjutan, salah satunya lewat inisiatif Student Company dapat membantu pertumbuhan wirausahawan muda Indonesia serta mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat. 


Sagara (natural waste-free soap) oleh SMA Plus Pembangunan Jaya
Sacovalish (semir sepatu berbahan dasar limbah malam Batik Gedog Tuban) oleh SMAN 1 Tuban
Menurut Syah Reza, Presiden Direktur ExxonMobil Lubricants Indonesia dukungan akan terlaksananya ISSC merupakan wujud komitmen ExxonMobil untuk membidani lahirnya wirausahawan muda dari daerah yang bertetangga dengan lokasi kegiatan ExxonMobil yakni Bojonegoro dan Tuban. Perwakilan siswa dari daerah ini diharapkan dapat membangun Bojonegoro dan Guban di masa depan.

Siswa dari Tim SMA Muhammadiyah Cileungsi sedang menjelaskan produk Charchips, makanan ringan yang terbuat dari wortel)
Tim Sekolah SMAN 81 Jakarta dengan Noquito, Bodymist dengan aroma Lavender dan Lemon untuk memproteksi diri dari nyamuk)
Director PT AIG Insurance Indonesia, Gevi Achdiat juga mengungkapkan dukungan AIG Indonesia untuk meningkatkan kemampuan wirausaha para generasi muda melalui program Indonesia Student Company Competition 2019. AIG Indonesia berharap para siswa memiliki komitmen, integritas, dan motivasi yang tinggi dalam persaingan ekonomi di masa mendatang.


Tim dari SMAN3 Semarang Student Company Visco SC dengan produk Edna Sling Bang terbuat dari limbah tahu
Tim dari SMAN 10 Bandung mempresentasikan produk HOW Story (Permainan edukasi berbentuk boardmaps berisi informasi destinasi wisata)



Tim Student Company dari SMAN 2 Denpasar sedang mempresentasikan produk mereka Versatile Jacket kepada salah satu juri
Melihat semangat para siswa dalam mempresentasikan hasil kreasi mereka dan kemudian dijadikan ide bisnis membuat saya salut dengan adanya prigram Student Company ini. Mereka menjadi semakin paham bagaimana literasi keuangan, kewirausahaan, dan tentunya kesiapan kerja. Semoga semangat mereka menjadi motivasi buat kalian-kalian generasi muda ya.




Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Newer Posts
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates