Pages

  • Home

travel beauty

Indibiz Hotel
Kenalan dengan Indibiz Hotel untuk UKM

Sebagai seorang pengusaha travel agent yang sudah lama melayani berbagai kebutuhan perjalanan dari tiket pesawat hingga tour group satu hal yang paling sering jadi “PR” saya adalah soal pemesanan hotel. Bukan karena tak ada pilihan, justru terlalu banyak pilihan kadang bikin bingung, dan yang paling penting bagaimana memastikan pelanggan saya mendapatkan pengalaman menginap yang nyaman dan sesuai ekspektasi mereka.

Di era digital seperti sekarang, saya sadar banget kalau pelanggan tidak hanya butuh harga murah atau lokasi strategis, tapi juga pengalaman digital yang seamless, mudah, cepat, dan aman. Nah, dari sinilah saya mulai eksplorasi berbagai solusi digital untuk bisnis saya, hingga akhirnya ketemu dengan Indibiz.


Kenalan dengan Website Indibiz

Website Indibiz
Website Indibiz

Awalnya saya kira Indibiz itu cuma layanan internet atau digital marketing biasa. Tapi setelah saya buka-buka websitenya, wow… ternyata Indibiz punya solusi hotel digital yang cocok banget untuk usaha saya yang skalanya masih UKM tapi kliennya kadang punya standar “corporate class”.

Saya pun mulai mengeksplorasi website Indibiz.co.id dan menemukan berbagai fitur yang ternyata bisa sangat membantu operasional travel agent maupun mitra hotel yang sering saya ajak kerja sama. Berikut ini beberapa fitur-fitur yang ada di website Indibiz:

1. Internet Bisnis Khusus Hotel

Menyediakan koneksi stabil untuk kebutuhan operasional hotel dan pemesanan digital. Menawarkan koneksi dedicated yang cepat dan stabil, sangat cocok untuk transaksi online dan sistem manajemen berbasis cloud. Tersedia juga opsi WiFi publik bagi tamu hotel.

2. Aplikasi Kasir (Point of Sale / POS)

Membantu hotel mencatat transaksi seperti makanan, laundry, atau mini bar secara digital. Menurut saya ini sangat membantu UKM mengintegrasi transaksi non-kamar dalam satu sistem. Laporan keuangan jadi lebih rapi dan dapat diakses real time.

3. Sistem Omnichannel Marketing

Fungsinya mempermudah hotel atau agen perjalanan mengirimkan promosi melalui email, SMS, dan WhatsApp. Dengan begitu komunikasi lebih personal ke pelanggan. Tersedia pula analitik kampanye tersedia dalam dashboard untuk evaluasi efektivitas promosi.

4. Fitur Reservasi Tiket dan Wisata

Mendukung penjualan paket wisata dan tiket aktivitas yang bisa dijual bersamaan dengan pemesanan hotel. Cocok sekali untuk travel agent yang ingin menambah nilai jual layanan. Menyediakan opsi bundling produk hotel + wisata dalam satu platform.

Indibiz Hotel
Fitur-fitur di website Indibiz, salah satunya Indibiz Hotel

Dari pengalaman eksplorasi ini, saya merasa Indibiz Hotel cukup unggul dalam menyatukan berbagai kebutuhan operasional dalam satu ekosistem. Sebagai travel agent, saya juga melihat peluang besar untuk memperluas layanan dengan bekerja sama dengan mitra hotel yang sudah terintegrasi sistem Indibiz.


Digital Bareng, Naik Kelas Sama-sama

Sebagai pelaku UKM, saya percaya kita tidak bisa hanya mengandalkan cara-cara lama. Perubahan perilaku pelanggan yang serba digital memaksa kita untuk adaptif. Tapi kabar baiknya, sekarang tidak harus sendirian menghadapi perubahan itu.

Dengan Indibiz, saya merasa seperti punya “partner digital” yang supportif dan realistis. Mereka tidak hanya menjual teknologi, tapi juga menghadirkan solusi yang aplikatif untuk UKM. Salah satunya ya lewat layanan Indibiz Hotel yang dapat membantu memperbaiki sistem pemesanan dan menaikkan kualitas layanan pelanggan.

Buat kamu sesama pelaku UKM, terutama yang bergerak di sektor pariwisata, akomodasi, atau travel seperti saya coba deh eksplorasi Indibiz. Nggak ada salahnya melangkah kecil menuju digitalisasi, asal konsisten dan tahu partner yang tepat.

Karena di era sekarang, kenyamanan pelanggan itu segalanya. Dan kunci dari kenyamanan itu? Bukan cuma layanan ramah, tapi juga sistem digital yang rapi dan bisa diandalkan.







Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Indibiz
Telkom Ultah yang Ke-60, Momen Buat UKM Upgrade Internet & Digitalin Bisnis Bareng Indibiz

Kebayang nggak sih betapa happy-nya pas ada yang ulang tahun malah kita yang dikasih hadiah? Nah, kurang lebih begitu rasanya kalau lihat promo spesial dari Telkom Indonesia yang lagi merayakan ulang tahun ke-60. Bukan cuma pesta seremonial aja, Telkom lewat Indibiz malah bagi-bagi kesempatan emas buat para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di seluruh Indonesia biar makin lancar menjalani bisnisnya.

Di momen spesial ini, Telkom ngajak kita buat “naik kelas” bareng ekosistem solusi digitalnya, Indibiz. Selama Juli 2025, ada promo eksklusif Indibiz Paket Basic yang bisa bikin bisnis makin sat set. Harganya mulai dari Rp 300 ribuan aja loh, udah dapat internet cepat 50 Mbps. Kalau butuh yang lebih ngebut, tinggal pilih paket sampai 300 Mbps yang harganya sekitar Rp 1 jutaan. Murah banget kalau dibandingin sama manfaatnya buat bisnis.

Yang bikin makin girang, khusus pelanggan baru yang mau pindah ke internet bisnis Indibiz bakal dapat potongan biaya pasang baru sampai 70%! Plus, udah langsung dapet perangkat ONT resmi dari Indibiz. Jadi tinggal colok, nggak ribet beli alat sendiri. Fix banget, ini solusi praktis buat kamu yang pengen punya internet cepat dan stabil tanpa drama.

Eh tapi tunggu dulu, Indibiz nggak cuma jualan internet doang loh. Di promo ini, mereka juga kasih berbagai solusi digital yang bisa bantu banget jalannya bisnis UKM. Ada Pijar buat digitalisasi proses belajar di sekolah atau kampus, Moka yang fungsinya kayak kasir digital biar transaksi makin gampang, Netmonk untuk mantau performa jaringan internet, sampai Omni Communication Assistant (OCA) yang bantu banget komunikasi bisnis ke pelanggan. Lengkap, kan?

UKM
Promo Eksklusif
Saya pribadi suka banget ngelihat inisiatif kayak gini. Karena buat bisnis di zaman sekarang, internet cepat itu bukan cuma pelengkap, tapi ibarat nyawa. Kalau lemot dikit aja, bisa-bisa pelanggan kabur atau sistem kacau. Dengan dukungan kayak gini, para UKM jadi nggak perlu mikirin hal teknis ribet, tinggal fokus aja gimana ngembangin usaha supaya makin cuan.

Promo spesial ini juga jadi wujud rasa syukur Telkom di usianya yang ke-60 tahun. Daripada cuma ngerayain internal, mereka justru ngajak kita semua ikut happy bareng dengan mempercepat transformasi digital UKM di Indonesia. Harapannya, pelaku usaha bisa makin gampang dapet akses internet yang cepat dan solusi digital yang tepat supaya usaha makin moncer.

Kalau mau nikmatin promo ini gampang kok. Tinggal buka aja website resmi mereka di Indibiz.co.id atau download aplikasi MyIndibiz. Semua info lengkap soal paket, harga, sampe cara berlangganannya udah tersedia. Yang penting, jangan kelamaan mikir soalnya promo cuma sampai 31 Juli 2025.

Jadi, kalau kamu pelaku UKM atau mau usaha naik kelas, momen ini pas banget buat upgrade bisnis ke arah yang lebih digital dan profesional. Dengan internet cepat plus solusi digital yang komplit, siapa tahu usaha kamu nanti jadi lebih lancar, pelanggan makin betah, omzet pun melejit.

Menurut saya internet cepat dan solusi digital sekarang udah kayak kebutuhan pokok buat bisnis. Bukan cuma tren, tapi udah jadi standar baru biar bisa bersaing. Yuk, rayain ulang tahun Telkom bareng-bareng dengan cara paling keren: bawa bisnis kamu #NaikKelas bareng Indibiz!





Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

UKM Naik Kelas
Membangun Komunitas Bisnis salah Satu Langkah Strategis Agar UKM Naik Kelas

Pernah merasa sendiri saat menjalankan usaha? Saya pernah. Dan saya yakin, banyak pelaku UKM di luar sana yang juga merasakan hal yang sama. Kita sibuk produksi, bingung soal promosi, belum lagi urusan administrasi yang kadang bikin pusing sendiri. Saat itulah saya sadar bahwa berbisnis bukan cuma soal produk dan pasar, tapi juga tentang siapa yang mendampingi kita dalam perjalanan.

Karena ternyata, punya teman sesama UKM itu bukan pelengkap, tapi kebutuhan. Terhubung dengan orang-orang yang mengerti perjuangan dan tantangan yang sama bisa memberi kekuatan yang luar biasa. Dan disinilah pentingnya membangun wadah digital—sebuah ruang aman, aktif, dan saling mendukung bagi para pelaku UKM untuk berbagi ilmu dan bertumbuh bersama.


5 Alasan Pentingnya Membangun Komunitas Bisnis Agar UKM Naik Kelas

1. Ruang Bertemu dan Berbagi, Kapan Saja di Mana Saja

Lewat komunitas digital, batasan wilayah bukan lagi masalah. Pelaku usaha dari Aceh hingga Papua bisa terhubung dalam satu ruang yang sama. Bisa lewat grup WhatsApp, forum Telegram, atau platform komunitas khusus yang semuanya semuanya memungkinkan kita punya akses ke pengalaman dan inspirasi dari seluruh Indonesia.

Bayangkan betapa beragamnya insight yang bisa kita pelajari dari teman sesama UKM. Dan ini bukan hanya soal belajar, tapi juga tentang membangun rasa kebersamaan. 

Teman Sesama UKM
Ruang Bertemu, Berbagi, Kapan Saja, Dimana Saja
Pelaku UKM juga bisa memanfaatkan Indibiz Experience Center, sebuah ruang interaktif yang tersebar di berbagai wilayah operasional Telkom di Indonesia. Indibiz mendampingi para pelaku UKM melalui ruang belajar yang telah didesain sedemikian rupa agar para pelaku usaha bisa langsung merasakan manfaatnya dan merasakan bahwa solusi digital itu dekat, nyata, dan bisa langsung digunakan.

2. Berbagi Ilmu Tanpa Harus Mahal

Salah satu nilai utama dari komunitas digital adalah keterbukaan dalam berbagi ilmu. Kita bisa menemukan tips praktis dari pelaku usaha langsung yang sudah mengalami trial & error sendiri. Kadang, pelajaran dari pengalaman nyata jauh lebih membumi dibanding teori dari buku.

Mulai dari cara mengelola keuangan usaha kecil, strategi marketing sederhana, sampai cara membuat konten yang menjual semua bisa kamu pelajari langsung dari sesama anggota komunitas. Ini adalah cara gabung komunitas bisnis yang benar-benar berdampak.

3. Kolaborasi Bukan Kompetisi

Di wadah digital yang sehat, pelaku UKM tidak saling bersaing secara tidak sehat justru sebaliknya. Banyak terjadi kolaborasi yang menguntungkan kedua belah pihak. Misalnya, pemilik usaha makanan bisa berkolaborasi dengan desainer lokal untuk kemasan, atau pelaku fashion bisa bekerja sama dengan fotografer dari komunitas.

Dengan saling terhubung, kolaborasi seperti ini bisa terjadi dengan mudah dan alami. Dan dalam banyak kasus, kolaborasi justru menjadi jalan cepat untuk UKM naik kelas.

UKM Naik Kelas
Saatnya Berkolaborasi Bukan Kompetisi

4. Dukungan Moral yang Jarang Didapat dari Luar

Menjalankan UKM sering kali penuh tekanan. Kadang orderan sepi, kadang pelanggan komplain, kadang keuangan nggak seimbang. Saat itu terjadi, berada dalam komunitas bisa jadi penyelamat mental. Ada yang mendengarkan, memberi semangat, bahkan membantu mencari solusi.

Saling menyemangati dalam komunitas bukan basa-basi. Ini adalah fondasi penting untuk tetap waras dan produktif saat bisnis terasa berat. Dan itu kekuatan yang nggak bisa kamu temukan sendirian.

5. Akses Informasi dan Peluang Lebih Cepat

Banyak pelatihan gratis, program pemerintah, hingga peluang pameran atau pendanaan yang tidak semua orang tahu. Tapi di komunitas digital, informasi seperti ini sering menyebar lebih cepat. Bahkan ada komunitas yang sengaja membuat katalog peluang usaha untuk anggotanya.

Dengan menjadi bagian dari komunitas aktif, kamu tidak akan ketinggalan update penting yang bisa bantu usahamu tumbuh lebih cepat.

Cara Gabung Komunitas Bisnis
Menjadi Bagian Komunitas Bisnis


Mulai dari Langkah Kecil: Gabung Komunitas Hari Ini

Kalau teman-teman pelaku UKM masih ragu atau belum tahu harus mulai dari mana, coba cari grup UKM di media sosial atau komunitas lokal yang punya platform digital. Gabunglah, amati, dan pelan-pelan ikut terlibat. Karena cara gabung komunitas bisnis yang efektif adalah dengan hadir dan aktif.

Komunitas bukan tempat sempurna. Tapi kalau dibangun dengan semangat saling dukung, wadah digital ini bisa jadi rumah kedua untuk kita semua rumah tempat usaha kita berkembang, dan kita sebagai pemilik usaha ikut tumbuh bersama.

Membangun usaha memang berat, tapi tidak harus dijalani sendirian. Dengan terhubung pada komunitas digital yang tepat, kita bisa saling menguatkan, belajar, dan naik kelas bersama. Karena ketika pelaku UKM bersatu, kita bukan hanya membangun bisnis kita membangun masa depan ekonomi Indonesia yang lebih tangguh.








Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments

Hai millenial! Sudah berbuat apa aja nih hari ini?  Ada hal positif yang sudah dilakukan nggak? Atau justru lagi bingung mau ngapain or kamu malah malas-malasan dan berdiam diri? Tau nggak kalau di era sekarang jika 1 menit saja kita tidak melakukan hal apapun, maka peluang akan terbuang begitu saja. Duh, sayang banget kan. Pernah terpikir juga nggak kalau usia muda tidak bisa terulang dua kali? 

Well, mungkin kamu merasa nggak percaya diri karena merasa nggak punya keahlian atau nggak punya jenjang ilmu seperti orang lain? Inilah yang menjadi akar permasalahannya, belum apa-apa kamu udah nyerah. Padahal seharusnya kamu jangan membandingkan diri dengan orang lain, kamu itu harus kreatif. Setinggi apapun ilmu kalau di era digital ini nggak kreatif sayang banget.

Kalau saja kita anak muda di Indonesia nggak minim skill kita bisa saja menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri apalagi buat orang lain. Karena lapangan pekerjaan yang sudah tersedia tidak semuanya bisa menampung anak muda Indonesia untuk bekerja. So, ini lah yang menyebabkan banyak pengangguran. Indonesia akan memasuki bonus demografi pada tahun 2030-2040 mendatang. Ini berarti Indonesia mempunyai kesempatan merajai pasar global atau justru menjadi tantangan bagi pemerintah dan kita semua apakah nantinya akan banyak pengangguran atau bagaimana dengan ketersediaan lapangan pekerjaan. 

Peserta Skilled Youth Program Phase III

Melihat akan banyaknya usia produktif generasi muda kita 10 tahun mendatang Citi Indonesia (Citibank) mengambil langkah proaktif bersama dengan mitranya Indonesia Business Link (IBL) mengadakan program Skilled Youth dengan tujuan membekali kemandirian finansial kepada generasi muda Indonesia. Ini benar-benar peluang buat generasi muda Indonesia. Jadi untuk kalian yang maih bingung mau ngapain, coba deh ikuti program ini. Semoga saja diadain juga di daerah kamu ya.

Skilled Youth Program sendiri sudah memasuki 3 periode sejak tahun 2015. Wilayah Jawa Barat adalah target utama program ini karena wilayah tersebut adalah daerah dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi dengan pesentase 7,73% dari total pengangguran nasional. Data ini berdasarkan Badan Pusat Statistik (BPS). Skill Youth Program selain merupakan kerjasama Citi Indonesia dan IBL, juga atas kerjasama dengan 3 pemerintah daerah yaitu: Kabupaten Bekasi, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Bandung.

Tanggal 25 Juli 2019 kemarin saya dan teman-teman Mom Blogger Community (MBC) berkesempatan menghadiri closing ceremony Skilled Youth Phase III. Kegiatan yang dilakukan untuk ketiga kalinya ini melibatkan lebih kurang 316 generasi muda penerima manfaat dengan usia 15-24 tahun di wilayah Bekasi, Cikarang, Karawang, Purwakarta, dan Kabupaten Bandung. Tujuan dan cakupan program antara lain untuk pemberdayaan pemuda melalui employability dan entrepreneurship, menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pemberdayaan pemuda, dan memastikan keberlanjutan program. 


Di Skilled Youth Phase III  anak-anak muda ini mendapatkan pelatihan baik itu soft skill maupun hard skill. Rangkaian aktivitas acara tersebut diantaranya adalah literasi finansial, penguatan karakter dan perilaku, pelatihan keterampilan teknis dan kewirausahaan , serta pendampingan pencarian kerja dan mentoring usaha. Keren banget kan, kalian bisa ikutan ini tanpa harus ikut kuliah khusus.

Penyerahan cendera mata oleh Bapak  Batara Sianturi kepada Menteri PPN Bambang Brodjonegoro 

Chief Executive Officer Citi Indonesia, Batara Sianturi berharap bahwa dengan adanya program ini dapat membantu mengurangi pengangguran di Indonesia dan tentunya para anak muda mendapat manfaat serta berpeluang meraih perekonomian yang lebih baik. Citibank Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung individu-individu muda agar dapat mengembangkan potensi diri seeta kemandirian finansial sejak dini. Dengan begitu diharapkan jumlah pengangguran di Indonesia berkurang, terutama di daerah-daerah yang menjadi target program ini. 

Upaya ini sejalan dengan komitmen Pathways to Progress yang diinisiasi oleh Citi Foundation untuk dapat memberikan dampak positif bagi 500.000 anak muda di seluruh dunia hingga 2020. Selama 3 tahun periode penyelenggaraan Skilled Youth Program, program ini berhasil memberi manfaat dan dampak positif kepada lebih dari 800 generasi muda di wilayah industri.

Begitu juga dengan paparan Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Prof. Dr. Bambang P.S. Brodjonegoro bahwa dalam pemanfaatan bonus demografi pemerintah akan berfokus pada investasi SDM dan kapital. So, secara finansial mereka bisa menjadi generasi yang unggul dan handal.


para juara lomba video perorangan dan kelompok, foto: Imawan
Menteri PPN mengunjungi booth-booth para jebolan Skilled Youth Program, foto: Imawan
Pada event closing ceremony Skilled Youth Phase III juga diadakan pengumuman pemenang lomba video pendek perorangan juga kelompok oleh adik-adik yang mengikuti Skilled Youth Program. Masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai sesuai kategori individu dan kelompok. Ada juga pameran booth produk-produk olahan makanan yang dikemas dengan kreatif oleh anak-anak muda jebolan Skilled Youth Program. Salut banget, mereka sudah bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk diri mereka sendiri. Semoga mereka menjadi inspirasi buat generasi muda lainnya di Indonesia.




Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments

Seru banget deh kayak nya kalau semua pelaku e-commerce seluruh Indonesia bertemu daalam satu tempat dan jualan bareng. Tenang, Agustus mendatang Asperindo akan menggelar ShOP (Showcase of Online People) tepatnya tanggal 23-25 Agustus 2018 di Hall 3A-ICE, BSD. Tema yang akan diangkat adalah Off to Global Online Market. Tujuan diadakannya perhelatan ini adalah untuk mendukung perkembangan industri e-commerce di Indonesia.

Asperindo adalah Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia. Bapak M. Feriadi selaku ketua umum Asperindo mengatakan saat ini Asperindo memiliki 500 anggota plus perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia dengan jumlah jaringan 40 ribu jaringan. Asperindo berdiri sejak tanggal 26 Maret 1986 dan anggota-anggotanya adalah perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang jasa pengiriman ekspres di Indonesia dan merupakan satu-satunya asosiasi perposan atau perusahaan jasa ekspres yang memperoleh pengakuan dari Departemen Perhubungan, Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi dan KADIN (Kamar Dagang Industri).

M. Feriadi

Saat ini lebih dari 50% penduduk Indonesia sudah terpapar internet. Teknologi yang berkembang pesat ini menjadikan bisnis online shop juga tumbuhnya luar biasa. Seiring dengan tumbuhnya online shop, jasa pengiriman barang pun banyak dibutuhkan agar proses pengiriman bisa sampai ke pelanggan. Untuk itu Asperindo hadir untuk membantu para pelaku UKM di seluruh Indonesia. Selama ini belum ada ajang yang seperti ShOP yang mengumpulkan atau menghadirkan seluruh pelaku UKM di Indonesia. Maka dari itu Asperindo dengan bantuan EO Mediatama Bina Kreasi berinisisai mengadakan ShOP.

Asperindo mendukung program ShOP sehingga semua produk yang dijual oleh para pelaku UKM bisa di distribusikan bukan hanya di tingkat nasional atau domestik tapi juga sampai ke manca negara atau internasional, dan untuk ini Asperindo membutuhkan dukungan dari pemerintah. Dari sisi pendanaan UKM pastinya sangat membutuhkan untuk membuat bisnis mereka semakin besar, tapi yang lebih penting lagi bagaimana produk-produk yang mereka jual terdistribusi dengan baik sehingga produktivitas mereka semakin baik pula di masa yang akan datang.

Rencananya ShOP akan diadakan secara rutin dan semoga saja bisa diadakan setiap tahunnya. Menurut pak M. Feriadi ini bisa menjadi bola salju yang terus bergelinding menjadi lebih besar karena jumlah UKM semakin tumbuh dan berkembang pesat seiring dengan berkembangnya teknologi. 3 pilar e-commerce sebenarnya adalah market place, payment gateway atau perbankan yang mendukung untuk sistem pembayaran dan logistik atau pengiriman dimana disini adalah peran Asperindo beserta anggota-anggotanya.

Sunarna Eka Nugraha

Yang namanya bisnis pasti perlu tambahan dana agar bisnis bisa besar. Untuk itu pemerintah meminta perbankan untuk bisa memberikan dan mempermudah para pelaku UKM mendapatkan kredit atau pinjaman modal. Sunarna Eka Nugraha-Wakil Pimpinan Bisnis Usaha Kecil dari BNI mengatakan BNI sendiri mengelola pembiayaan kemitraan yang disebut KUR. BNI sudah melakukan kerjasama dengan e-commerce dan platform aplikasi untuk mendukung UMKM. Pembiayaan yang tepat pasti akan mendorong pelaku UKM, makanya BNI punya skema pembiayaan. BNI juga memangkas beberapa persyaratan yang dianggap para pelaku UKM terlalu ribet. 

Menurut pak Ikhsan Baidirus-Direktur Pos Kementrian Komunikasi dan Informatika, pemerintah sendiri sangat mengapresiasi Asperindo yang sudah berinisasi mengadakan acara ShOP. Jika bicara ekonomi digital memang sekarang ini berpengaruh dengan tumbuhnya kreativitas anak bangsa tanpa mengenal umur yang terhitung jumlahnya. Saat ini semua orang menyambut era digital sebagai kegiatan baru dan peluang baru untuk membuat bisnis online, jadi semua orang punya kesempatan untuk menjadi pengusaha baru baik itu UMKM mau pun perorangan. 

Ikhsan Baidirus
Bicara e-commerce otomatis berhubungan dengan ekonomi, apabila digital ekonomi bergelora dan 3 pilar e-commerce tumbuh bersama-sama maka kegiatan ini akan semakin besar dan maju kata pak Ikhsan. Pelaku bisnis online baik itu buyer, seller mau pun reseller semuanya berperan dan semuanya juga mendapatkan keuntungan. Kalau ekonomi tumbuh maka bangsa Indonesia juga akan mengalami keuntungan. Tugas pemerintah adalah memfasilitasi kegiatan e-commerce ini semakin baik dan e-commerce semakin maju, dan bisa membantu para pelaku UKM di daerah.

Event ShOP nanti diharapkan membuat digital ekonomi kita semakin tumbuh dan berkembang. ShOP ini terbuka untuk siapa saja, bakal ada talkshow juga coaching clinic dan masih banyak lainnya. ShOP akan membahas kiat menjadi eksportir sukses serta berbagai kisah suskses usaha ekspor. Kesempatan banget ini, saya udah bookmark di kalender event ShOP biar nggak kelewatan. 




Share
Tweet
Pin
Share
24 Comments

Sejak rajin jual barang preloved di salah satu ecommerce, saya jadi tambah akrab dengan salah satu jasa pengiriman terbesar di Indonesia yakni JNE. Nggak cuma dalam hal jual barang saja saya mengirimnya via JNE, kalau belanja online saya juga request ke seller-nya agar kirim dengan JNE. Selain lebih aman dan nyaman, nyampe nya juga on time, ini poin penting banget. Jadi kalau sudah percaya dengan pelayanannya nggak pengin pindah ke lain hati. Apalagi semakin sering melakukan pengiriman dengan JNE, semakin banyak poin yang terkumpul karena jadi member JLC. By the way teman-teman tau kan apa itu JLC? Atau teman-teman yang biasa kirim paket udah pada jadi member JLC? Okey, saya jelasin sedikit ya apa itu JLC.


JLC atau JNE Loyalty Card 

Sejak tahun 1990 JNE sudah mendapatkan banyak pelanggan, dan saat itu JNE membuat suatu program untuk pelanggan JNE yang awalnya disebut JNE Card saat diperkenalkan pertama kali. JNE Card dibuat agar JNE mempunyai data base setiap pelanggan yang bertransaksi di JNE. Kemudian seiring perkembangan teknologi JNE terus berinovasi dan pada tahun 2014 JNE Card berganti nama menjadi JLC atau JNE Loyalty Card. Customer-customer yang loyal bertransaksi dengan JNE selalu di data oleh JNE. Sampai sekarang ini karena terjadi perubahan-perubahan dimana teknologi semakin maju. Kalau dulu pengguna JLC Card harus membawa kartu saat bertransaksi di counter-counter JNE, sekarang tidak perlu lagi, jadi bisa cardless.

Dengan pertumbuhan yang semakin pesat posisi member JLC saat ini sudah diangka lebih dari 70 ribu member yang sudah tercatat di JNE. Pak M. Feriadi mengatakan ini berkat adanya publikasi baik dari media maupun blogger melalui tulisan dan jadi tersampaikan kepada masyarakat luas sehingga masyarakat mengenal siapa itu JNE dan apa program-program yang dilaksanakan. Apalagi JNE juga mengadakan JLC Award yang pastinya membuat orang-orang diluar sana yang sering bertransaksi di counter JNE ingin menjadi member JLC juga dan jadi mengetahui apa benefit JLC member.

Kedepannya JNE akan terus berinovasi agar para membernya mendapatkan manfaat dan keuntungan sesuai dengan harapan dan kebutuhan para member, misalnya memberikan hadiah yang benefitnya bukan hanya hadiah berupa barang tapi juga memberikan pengalaman menarik. JNE berupaya agar peluang mendapatkan poin bagi para member JLC semakin terbuka, bukan hanya ketika para member bertindak sebagai pengirim paket, tapi juga ketika sebagai penerima paket atau pembeli. Ini dilakukan agar kesempatan mendapatkan benefit tersebut semakin besar setiap tahunnya.


Dirut JNE
M. Feriadi

JNE-Connecting Happiness

Sesuai dengan tagline nya connecting happiness JNE selalu menjaga amanah dan ingin memberikan kepuasan kepada pelanggannya, jelas Presiden Direktur JNE-Bapak M. Feriadi. Salah satu upaya yang dilakukan JNE sekaligus membuktikan keseriusan dalam memberikan pelayanan adalah saat ini JNE sedang dalam proses membangun satu Mega Hub yang berlokasi di Cengkareng lebih tepatnya berada di dekat pintu M1. Sudah ada tanah yang dibeli JNE disana dan nantinya akan membuat suatu automation dan apabila automation ini berjalan maka perkiraan kecepatan mesin ini bisa mencapai 60 ribu kiriman per jam. Jadi dengan kondisi saat ini kiriman yang ditangani oleh JNE kira-kira 18-20 juta kiriman per bulan dengan kondisi JNE memiliki 18 ribu karyawan, dan dengan pertumbuhan masih sangat baik, mudah-mudahan Mega Hub yang dibangun dan diperkirakan selesai tahun 2019 nanti bisa memenuhi kebutuhan perusahaan. JNE akan terus memperbaiki dan meningkatkan kapasitas sekaligus kapabilitas. Kalau semua itu bisa berjalan semua tentunya JNE bisa semakin kuat secara positioning di industri jasa pengiriman barang, pos, expres dan logistik.

Potensi Indonesia ada pada UKM. Tahun 2008 JNE sudah melihat bahwa profil konsumen JNE hampir 80 persen retail base datang ke counter tetapi mulai ada yang berubah dari konsumen saat mulai booming usaha digital yang akhirnya mulai menentukan pembelian barang adalah para buyer. Jadi yang datang ke counter JNE melakukan transaksi pengiriman bukan barang milik konsumen tetapi seller. Dulu mungkin kita bisa lihat banyak forum-forum jual beli, sekarang muncul era market place. Disinilah JNE mulai memikirkan perlunya sebuah upaya bagaimana memfasilitasi rekan-rekan seller. Lalu dibuatlah program JNE Card, dan JNE kini punya data base yang kuat. Benefitnya bukan hanya poin tapi JNE rutin mengadakan Forum Group Discussion (FGD) kepada sesama member JLC pada beberapa cabang. Jadi JNE mendapat kritik dan saran sebagian besar dari para member-member JLC.

Setiap tahun JNE ingin memberikan apresiasi kepada pelanggannya. Apa yang sudah diberikan dalam dua tahun terakhir ini JNE ikut berpartisipasi dalam kegiatan Harbokir (Hari Bebas Ongkos Kirim), ini merupakan satu bentuk dimana JNE juga ingin berpartisipasi membantu melalui dana-dana CSR yang dimiliki oleh perusahaan dengan harapan akan menumbuhkan pengusaha-pengusaha baru dan UKM-UKM baru. Sekarang ini ecommerce berkembang begitu pesat tapi sayang kalau UKM ternyata tidak banyak berperan, melalui kegiatan-kegiatan seperti Harbokir JNE ikut mendukung perdagangan-perdagangan yang dilakukan oleh para pelaku UKM.


JLC Award 2018

Apresiasi lainnya yang diberikan oleh JNE kepada pelanggannya adalah JLC Award. Baru-baru ini JNE menggelar acara spesial yaitu JLC Award 2018 yang diadakan di Ballroom Hotel Mulia Senayan Jakarta, tepatnya tanggal 18 Januari 2018. Di event ini JNE memberikan penghargaan kepada JLC member melalui JLC Race dengan kategori JLC member dengan spending tertinggi diberikan kepada lima orang member dan kategori member yang penggunaan airway bill nya yang paling banyak, juga diberikan kepada lima orang member selama periode transaksi 1 November - 31 Desember 2017. Para member JLC dengan nilai transaksi tertinggi mendapatkan 1 unit mobil Mitsubishi Xpander untuk juara I, 1 unit sepeda motor Yamaha XMAX untuk juara II, 1 Paket Wisata untuk dua orang ke Eropa kepada juara III, 1 unit iPhone 7 Red untuk Juara IV, dan 1 unit kamera Fuji XT10 untuk juara V.  Kemudian para member dengan jumlah resi terbanyak juara I mendapatkan 1 unit sepeda motor Kawasaki ninja RR, juara II mendapatkan 1 Paket Wisata ke Bangkok untuk dua orang, juara III mendapatkan 1 unit Samsung Galaxy Note 8, juara IV mendapatkan 1 unit kamera Canon EOS M10, dan juara V mendapatkan 1 unit smartphone Vivo V7.

MoU JNE dan HeliCity
MoU JNE dan HeliCity
MoU JNE dan Koin Works
MoU JNE dan Koin Works
Nggak cuma itu saja, ada juga hadiah City Tour Experience menggunakan helikopter untuk dua orang Juara I dalam JLC Race 2017. Hadiah berupa wisata keliling kota naik helikopter ini akan menjadi benefit yang bisa didapatkan seluruh member JLC dengan menukarkan poin yang telah dimiliki. Wow banget..hadiahnya berlimpah!

Indra Herlambang dan Melanie Richardo
Indra dan Melanie
JNE Menyantuni Anak Yatim
JNE berbagi dengan anak-anak dari Yayasan Yatim Piatu Miftahul Al Mubarakoh

Ada apa saja di JLC Award 2018? Acara yang dipandu oleh Indra Herlambang dan Melanie Richardo ini selain bagi-bagi hadiah yang berlimpah ada juga hiburan yang ditampilkan oleh Jakarta Pad Project, dan Maliq D'Essential. Dalam acara JLC Award seluruh undangan yang hadir juga mendapat edukasi dan wawasan dalam sesei presentasi dan talkshow. Ada pak Hari Sungkari-Deputi Infrastruktur Badan Ekonomi Kreatif (Barekraf) yang memberikan materi How to Build Your Own Creative Business Through Digital World, dan hadir juga CEO Young on Top-Billy Boen yang memaparkan presentase nya yang berjudul Welcome to Digital World.


Deputi Infrastruktur Barekraf
Hari Sungkari

Billy Boen
Seru sekali acara JLC Award 2018, JNE juga mengesahkan kerjasamanya dengan Koin Works malam itu. Koin Works adalah penyedia layanan online yang menghubugkan para pendana dengan para pemilik usaha UKM sehingga dapat membantu para member JLC terkait dengan modal usaha. Bagi teman-teman yang belum bergabung menjadi member JLC buruan datar biar dapat benefit berupa poin yang bisa ditukar dengan hadiah berupa barang, bisa dapat double poin pada program tertentu seperti Hari Ibu, dsb dan hadiah berlimpah seperti JLC Award. Jadi member juga nggak bayar alias free, kunjungi webnya di sini ya.




Share
Tweet
Pin
Share
34 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates