Sejarah Monumen Kenangan Hormat

di Kantor Pusat PT. Kereta Api Indonesia P erjalanan mengunjungi Kantor Pusat PT. Kereta Api Indonesia di Bandung awal Februari 2020 l...

di Kantor Pusat PT. Kereta Api Indonesia
Perjalanan mengunjungi Kantor Pusat PT. Kereta Api Indonesia di Bandung awal Februari 2020 lalu beneran bikin saya jadi senang ngulik-ngulik sejarah. Termasuk sejarah Monumen Kenangan Hormat yang ada di area gedung perkantoran PT. KAI. Kenapa ada monumen ini? Kenapa diberi nama Monumen Kenangan Hormat? Rasa penasaran ini kadang susah untuk bikin saya bersabar sedikit , hihi! 

Kantor Pusat PT. KAI Bandung untuk gedungnya sendirinya pun sudah punya sejarah, maka tak heran kalau bangunan di area ini banyak cerita bersejarah seperti Monumen Kenangan Hormat. Oke, biar nggak penasaran dan biar nambah pemahaman dan wawasan kita semua tentang sejarah saya akan share info yang saya dapatkan setelah sowan ke kantor ini. 

Lima puluh enam tahun lalu, tepatnya pada Jumat 28 September 1962 Djawatan Kereta Api (DKA) saat ini bernama KAI meresmikan sebuah monumen yang diberi nama Monumen Kenangan Hormat. Monumen ini berada tepat di depan pendopo Balai Besar Bandung (saat ini Kantor Pusat Bandung) dan diresmikan oleh Ir. Abu Prayitno selaku Direktur Jenderal Kepala DKA dihadapan ribuan pegawai DKA yabg diperkirakan sekitar tiga ribu orang. Peresmian monumen ini merupakan bagian dari upacara perayaan ulang tahun DKA ke 17.

Hanya boleh berfoto di area depan Monumen Kenangan Hormat, tidak boleh melewati pembatas

Awalnya Monumen Kenangan Hormat adalah monumen milik Staatspoorwagen (SS), perusahaan kereta api Negara saat itu. Jadi untuk memperingati perayaan ulang tahun SS ke 50 dibangunlah monumen peringatan berupa monumen beton yang dihiasi dua buah roda bersayap terbuat dari perunggu. Monumen peringatan diresmikan pada 20 November 1926.

Monumen Kenangan Hormat adalah hasil dari sayembara yang diadakan oleh Perkumpulan Olahraga dan Seni Hiburan Kereta Api (POSHKA). Tujuan pembangunan Monumen Kenangan Hormat adalah sebagai persembahan kepada para pahlawan DKA yang telah gugur dalam menunaikan darma baktinya kepada nusa dan bangsa, khususnya pada DKA. 

Monumen Kenangan Hormat memiliki simbol. Simbol-simbol yang dimaksud adalah sebagai berikut:
  1. Enam tiang yang menggambarkan adanya 6 eksploitasi (Eksploitasi Timur, Tengah, Barat, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh) di DKA yang keseluruhan ikut serta dalam memperjuangkan Republik Indonesia. 
  2. Sebuah atap di atas tiang-tiang, melukiskan Balai Besar DKA melindungi dan memimpin setiap eksploitasi. 
  3. Gambar pejuang mengenangkan kita semasa perjuangan. Nggak sedikit pegawai DKA yang menjadi pejuang menghadapi serangan lawan hanya bersenjatakan bambu runcing. 
  4. Gambar seorang pemeriksa jalan kereta api yang melambangkan kewaspadaan. 
  5. Lima buah anak tangga menuju lantai monumen. Angka lima sebagai pertanda filsafat negara yang berpedoman kepada Pancasila. 
  6. Tulisan berwarna emas dengan warna dasar hitam di kanan dan kiri monumen. Tulisan di kiri berbunyi "Bunga Pudjaan… Karena kematian adalah mati mulia… Mati dalam menegakkan Negara. Engkaulah kiranja jang disebut orang Bunga Pudjaan Bangsa" sedangkan tulisan di kanan berbunyi "Dipersembahkan kepada para Pahlawan DKA jang telah gugur untuk membela Nusa dan Bangsa". 

Monumen Kenangan Hormat 

Sampai saat ini Monumen Kenangan Hormat masih berdiri kokoh dan menghiasi halaman Kantor Pusat PT. Kereta Api Indonesia di Bandung. Monumen ini sebagai tanda penghormatan bagi perjuangan para pendahulu kita. Dan sebagai penghormatan pula saat saya dan teman-teman berkunjung kesini kita nggak diperbolehkan foto-foto di dalam pagar monumen, cukup dari luar saja.

Nah, itu sepenggal cerita Monumen Kenangan Hormat yang saya dapatkan. Semoga para pahlawan-pahlawan kita mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan saatnya kita melanjutkan tongkat estafet perjuangan yang telah dimulai oleh pendahulu kita.



You Might Also Like

7 comments

  1. Namanya unik ya.. Monumen Kenangan Hormat.. Btw, mengenal suatu tempat lengkap dengan mengenali asal-usul sejarahnya pastilah memberikan arti lain dalam kunjungan tsb..

    ReplyDelete
    Replies
    1. betul mbak.. berkesan banget jadi tau sejarah

      Delete
  2. Kalau jalan sambil belajar sejarah gini seru kak. Jadi menambah pengetahuan sekaligus refreshing

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya jadi tau bagaimana perjuangan orang-orang sebelum kita 😊

      Delete
  3. Nama monumennya unik Mbak. Sudah selayaknya kita sebagai warga yang baik untuk tidak jas merah ya? (jangan sekali-kali melupakan sejarah).

    ReplyDelete
  4. Monumen Kenangan Hormat ini asri ya mba tempatnya, kalau pandemi selesai aku pingin mengunjungi tempat ini deh 😊

    ReplyDelete
  5. Aku suka banget jalan-jalan sambil tahu sejarah. Seru dan asik, nambah pengetahuan. Kayaknya ini aku masukin wishlist tempat yang ingin aku kunjungin setelah pandemi berakhir hehe 😁

    ReplyDelete