Pages

  • Home

travel beauty


Hai! Setuju nggak kalau yang namanya liburan itu harus punya perencanaan. Meskipun THR akhir tahun sampai lima amplop tapi kita nggak bisa dadakan pesan tiket, hotel, dan transportasi lainnya selama liburan. Ya, karena yang namanya liburan akhir tahun itu padat banget alias peak season. Jadi yang dikhawatirkan itu bukan karena harga transportasi dan akomodasi yang selangit saja, tapi juga nggak tersedianya seat atau room yang diinginkan alias fully booked. So, meskipun punya uang sekarung sekalipun kalau pesawat penuh hotel penuh ya tetap aja nggak bisa liburan.

Saya pernah ngalamin kejadian kayak gini. Sebenarnya bukan karena nyantai dan mengulur-ulur waktu untuk reservasi semua kebutuhan berlibur. Tapi karena jadwal cuti dari kantor waktu itu belum keluar. Sempat nekad reservasi tiket pesawat khawatir full, tapi setelah dipikir-pikir ntar malah repot nge-refund tiket seandainya batal. Belum lagi proses refund yang lama, uang malah terpendam. Akhirnya beli tiket 3 hari sebelum berangkat, memang seat masih ada tapi harganya ya ampuun kali lipat dari harga normal. Bangkrut deh bandar haha!

Untungnya sekarang nggak kayak dulu ya. Sekarang jadwal cuti udah keluar jauh-jauh hari. Jadinya merencanakan liburan lebih mudah, tinggal menyesuaikan tanggal dan lanjut menyusun itinerary. Dan mudahnya lagi pesan tiket baik pesawat maupun kereta api, pesan hotel, tinggal buka aplikasi. Gampang banget, nggak perlu ribet-ribet lagi datang ke agent penjualan tiket atau ke kantor cabang airlines semua bisa dicari dan dibeli melalui aplikasi penjualan tiket dan hotel online seperti Pegipegi.

Beli tiket dan hotel online melalui Pegipegi gampang banget. Kalau rajin-rajin ngecek aplikasi nya sering banget ada promo. Memang banyak sih sistem booking yang sama, tapi saya biasanya bandingkan terlebih dahulu mana yang paling murah sebelum ambil keputusan beli. Seperti baru-baru ini saya dan suami janjian meeting dengan klien di Jakarta. Biar nggak terlalu capek mondar-mandir Tangerang-Jakarta kami memilih untuk menginap saja di Jakarta hitung-hitung refreshing.


Voucher Hotel Pegipegi
Menginap di hotel di Jakarta sering kami lakukan untuk menghindari kelelahan dan macet kalau pulang malam. Nggak terlalu sering sih, tapi kalau cuaca lagi hujan dan nggak memungkinkan balik ke Tangerang, hotel jadi second home deh buat kami. Apalagi sekarang banyak banget pilihan hotel di Jakarta dan banyak yang menawarkan promo semurah-murahnya. Ini solusi banget buat saya dan suami. Kalau tujuan menginapnya karena kerjaan biasanya kami cari hotel murah tapi tetap memperhatikan feedback dari pengunjung sebelumnya. Sebaliknya kalau tujuan menginap untuk liburan dan refreshing tetap cari hotel berbintang yang lagi diskon haha, tetap ya doyan diskonan.

Oh ya melanjutkan cerita cari hotel beberap waktu lalu setelah cek sana-sini saya dan suami akhirnya dapat hotel Yelo Hotel Manggarai. Kami dapat harga termurah dan belinya via aplikasi Pegipegi. Beneran deh ini dapatnya murah banget. Makanya langsung ambil sebelum kehabisan. Pegipegi cetar banget kali ini ngasi diskonnya. Proses cek in juga nggak pake ribet nunjukin voucher segala, karena begitu sebut nama aja resepsionisnya langsung bilang sudah ada reservasi nya melalui Pegipegi. Suasana hotelnya sendiri bagaimana? Next deh saya tulis khusus reviewnya.


Keuntungan beli tiket dan hotel melalui aplikasi Pegipegi ada promo khusus pembayaran dengan kartu kredit tertentu. Nah, kemarin itu kebetulan ada promo menggunakan Citibank, lumayan banget diskon hotelnya sampai 30 persen tergantung minimal pembelian. Asiknya lagi kalau beli hotel lewat Pegipegi kita bisa dapat poin yang namanya PePe Point Reward. Lumayan kan ngumpulin poin nantinya bisa ditukarkan lagi dengan potongan pembelian hotel lagi.


Menjelang akhir tahun Pegipegi lagi ngadain promo Gempita (Gemerlap Promo Akhir Tahun). Kalian sudah ceki-ceki belum guys? Coba intip dulu sebelum beli ditempat lain. Promonya lumayan banget , ada diskon spesial setengah harga dan periode promo ini setiap hari. Ada juga nih Gempita 212 diskon tiket pesawat 212 ribu dan masih banyak lagi promo lainnya. Promo ini hanya berlaku untuk pembelian melalui aplikasi Pegipegi saja. Dijamin liburan jadi lebih hemat.








Share
Tweet
Pin
Share
7 Comments

Sepanjang Ramadhan ini sudah beberapa kali saya menulis mengenai mudik mulai dari Mudik Sehat, Persiapan Mudik Lebaran Ala Saya, dan Tempat Mudik Nyaman Untuk Bunda dan Si Kecil. Maklum saking semangatnya mau mudik hehe. Alhamdulillah tahun ini saya mudik menggunakan transportasi udara. Selain karena memang lagi ada rezeki, pertimbangannya juga karena saya merasa lebih nyaman. Mudik ke Medan setiap tahun saya lakukan, mengingat orang tua saya tinggal di kota kelahiran saya ini. Sebenarnya nggak di Medan persis sih, lebih kurang 2 jam lagi dari kota Medan ke daerah kelahiran saya yaitu kota Pangkalan Berandan.

Entah kenapa ortu juga suka deg-degan kalau saya punya rencana mudik via darat maupun laut, terutama ibu saya. Pernah saya nyobain perjalanan via darat ke Medan selama 3 hari, yang ada ibu saya setiap jam nelfonin saya sudah sampai dimana, sudah makan atau belum, makannya pakai apa, kalau tidur gimana. Hihi namanya juga naluri seorang ibu ya, nggak tenang kalau anaknya sampai terombang ambing di jalan. Makanya tahun ini udah berpesan jangan mudik via darat lagi, soalnya ibu sampai susah tidur karena nggak tenang mikirin saya. Memang ibu orangnya suka khawatiran, suka mikir kalau tejadi apa-apa di jalan, apalagi tau sendiri kan berita-berita mengenai arus mudik di TV dan berbagai kemungkinan buruk yang terjadi selama di jalan.

Memang sih saya sendiri juga lebih suka naik pesawat sebenarnya. Selain berangkatnya lebih sering on time juga karena waktu tempuh yang lebih cepat. Bayangkan saja perjalanan laut dan darat yang harus di tempuh menuju Medan itu 3 hari, kalau pesawat cuma 2 jam saja ke Medan, keluarga di kampung halaman pun tenang menanti kedatangan saya. Meskipun lebih nyaman naik pesawat bukan berarti kita tidak menghiraukan peraturan penerbangan terutama dalam hal keselamatan selama menggunakan transportasi udara. Bagaimanapun keselamatan itu yang paling utama, karena setelah mudik di kampung halaman kita akan terbang kembali ke kota asal. Well, karena lebaran kali ini saya menggunakan transportasi udara yakni pesawat, saya mau bagi-bagi tips mudik nyaman menggunakan pesawat berdasarkan pengalaman saya.


Beli Tiket Pesawat Jauh-Jauh Hari

Poin ini selalu saya tulis jadi poin paling penting dan jadi poin pertama. Karena yang namanya harga tiket ini gambling bangeet, apalagi sekarang semuanya sistemnya online, bisa dibeli siapa saja. Nggak seperti dulu saat sistem reservasi masih melalui call center atau langsung ke kantor penjualan tiket airline ataupun travel agent. Yang namanya tiket online semua orang selama menggunakan internet bisa memantau harga tiket. Ada yang langsung beli ada juga yang nunggu harga turun. MAkanya saya bilang gambling, karena bisa jadi harga yang ditunggu turun atau kebalikannya justru harga semakin naik, apalagi peak season seperti momen lebaran. Saran saya jangan terlalu berspekulasi dengan naik turunnya harga, mending tiket dibeli jauh-jauh hari biar lebih nyaman karena tiket sudah di genggaman.

Pastikan Nama, Tanggal dan Jam Keberangkatan Yang Tertera di Tiket


Sering terjadi kesalahan melihat tanggal dan jam keberangkatan di tiket. Ini karena kurang telitinya kita melihat tiket lagi setelah dibeli. Yang ada main langsung berangkat saja tanpa cek ulang tanggal dan jam berangkat. Misa di tiket tertera jam 8 am kita malah berangkatnya jam 8 malam.  Seharusnya jam 8am itu berangkat pagi. Karena kesalahan-kesalahan kecil seperti ini kita bisa mengalami kerugian besar. Kalau kita mau teliti dengan membaca kembali isi tiket kita bisa menanyakan mengenai ketidakmengertian kita dengan tulisan yang ada di tiket kepada call center atau travel agent tempat kita membeli tiket. Parahnya lagi kalau ternyata tiket yang kita beli adalah rute transit, tujuannya memang sama tapi kita harus transit dulu ke kota lain, seharusnya kita nyaman karena akan lebih cepat sampai yang ada jadi lama. 


Pastikan Nomor Ponsel dan Email Yang Diberikan Saat Booking Tiket Adalah Nomor dan Email Aktif

Jangan sekali-kali memberikan nomor ponsel yang jarang aktif saat booking tiket pesawat. Nomor ponsel yang kita berikan atau kita masukan saat booking ini gunanya agar airline mudah menghubungi saat ada perubahan jadwal penerbangan ataupun konfirmasi. Kalau informasi pentingnya pesawat delay masih mending ya, kalau informasi penting yang harus disampaikan justru karena jam keberangkatan di percepat ini yang ribet. Karena susah dihubungi dan tidak melihat email alhasil kita malah ketinggalan pesawat.

Manfaatkan Fasilitas Cek in Online


Hampir semua airline sudah menyediakan fasilitas cek in online atau via web sekarang. Gunanya agar kita bisa memilih tempat duduk yang nyaman sesuai keinginan, sekaligus kalau kita perginya bersama anggota keluarga lain kita bisa mengatur posisi duduk berdekatan, apalagi kalau bawa anak sudah pasti kita nggak ingin kalau anak kita duduknya berjauhan dengan kita, iya kalau ada penumpang lain yang mengerti dan rela bertukar posisi duduk, kalau nggak mau pasti malah berabe, kita jadi nggak nyaman dan anak juga sama nggak nyamannya. Oh ya, kalaupun mau cek in saat berangkat perhatikan juga peraturan waktu cek in, minimal 1 jam sebelum berangkat harus sudah berada di bandara, jadi kita bisa memperkirakan waktu berangkat dari rumah menuju bandara.




Siapkan Kartu Identitas

Meski kita sudah cek in via web tetap saja kartu tanda pengenal harus dibawa, karena pada saat cek in petugas bandara dan petugas cek in akan memeriksa tanda pengenal kita apakah sudah sesuai dengan nama yang tertera di tiket. Jangan coba-coba pakai tiket orang lain dan pakai tanda pengenal orang lain, kalau sampai di cek foto yang ada di kartu tanda pengenal dengan wajah pemegang tiket yang ada bakalan nggak diizinkan masuk. Biasanya yang seperti terjadi kalau penumpang nekat beli tiket di calo dengan iming-iming harga lebih murah dan nggak mikir risikonya.

Bawa Barang Secukupnya Jangan Sampai Over Baggage

Beberapa kali sering melihat penumpang yang komplain kepada petugas cek in karena harus membah biaya untuk bagasi dengan alasan over baggage. Sebelum komplain dan marah-marah please deh cek ketentuan bagasi yang tertera di tiket. Saya rasa penumpang bisa baca, airline domestik jelas-jelas menuliskan kalau free bagasi bagi setiap penumpang diberikan 20 kg. Nah kalau saat ditimbang ternyata lebih dari 20 kg harus terima konsekuensinya kalau harus membayar biaya kelebihan bagasi sesuai ketentuan berapa biaya per kilo nya. Ini jadi pelajaran dan pengalaman bagi kita agar jangan terlalu berlebih-lebihan membawa barang saat mudik, kalau pun harus bawa oleh-oleh ya secukupnya saja demi kenyamanan.



Siapkan Snack dan Minuman

Ini berdasarkan pengalaman pribadai saat bepergian dengan pesawat. Kalau jam keberangkatan siang hari jangan lupa makan dulu di rumah atau bawa snack dan minum. Karena nggak semua airline memberikan fasilitas makan siang free, memang sebagian airline ada yang menjual makanan dan  minuman di pesawat tapi kadang belum tentu cocok menunya dengan kita atau anak kita, apalagi harganya hehe. Bawa bekal makanan biar nggak kelaparan selama perjalanan.

Matikan Ponsel Saat Naik Pesawat

Kalau teman-teman yang sering menggunakan transportasi udara pasti sudah sering mendengar peringataan dari pramugari agar mematikan ponsel ketika pesawat akan boarding. Tapi kadang ada juga yang ngeyel, pesawat sudah mau boarding masih aja telfon-telfonan. Kadang miris kalau lihat tipe penumpang yang kurang peduli dengan peringatan dari pramugari. Kalau teman-teman melihat penumpang seperti ini segera laporkan saja ke pramugari, ini demi keselamatan kita bersama.

Well, itu dia tips dari saya. Tips ini berdasarkan pengalaman saya naik pesawat dan tentu saja jadi reminder buat diri saya sendiri juga agar tetap aware dengan peraturan-peraturan yang berlaku di penerbangan, juga sebisa mungkin membuat diri lebih nyaman saat mudik menggunakan pesawat.




Share
Tweet
Pin
Share
8 Comments

Travelling selain sebagai hobi juga karena kebutuhan. Kenapa kebutuhan? Karena kita memang butuh piknik ya kan. Seperti yang orang-orang bilang jangan sampai kurang piknik hehe. Ya setidaknya dengan travelling kita bisa lebih rileks dari rutinitas atau pekerjaan dan menghilangkan stress. Singkatnya liburan itu menyenangkan, baik bepergian sendirian maupun bersama keluarga. Soal budget kembali kepada diri masing-masing sih, karena budget itu relatif. Ada yang berlibur menghabiskan dana puluhan juta tapi dianggap murah, ada juga menghabiskan dana jutaan tapi di anggap mahal.

Selain soal budget, rencana perjalanan juga harus matang, harus sudah punya rencana perjalanan. Kalau merasa lebih nyaman ikut tour bareng travel agent yang sudah memiliki paket wisata bisa, atau lebih nyaman bikin itinerary sendiri juga bisa. Kalau bikin rencana perjalanan sendiri saya mau berbagi tips nih, biar perjalanan lebih rapi disusun jauh-jauh hari.


Waktu Terbaik

Kalau saya memilih waktu yang tepat untuk liburan itu justru jangan pas peak season. Pilih saja saat-saat low season. Karena selain menekan budget untuk tiket pesawat, hotel, dan transportasi lainnya, juga biar nggak terlalu ramai. Kalau lagi peak season semua lokasi wisata pasti crowded banget. Bukannya menikmati liburan yang ada bisa bikin bete karena nggak bisa menikmati apa saja yang ada di lokasi wisata yang kita tuju, belum lagi ada yang masuk ke lokasi wisatanya pakai ngantri, pikir lagi deh kalau liburannya saat peak season.


Pilih Destinasi

Kalau liburan bareng keluarga sebaiknya diskusikan terlebih dahulu tujuan berliburnya mau kemana. Jangan sampai ada salah satu angota keluarga yang nggak setuju atau terpaksa ngikutin suara terbanyak, karena liburan dijamin bakal nggak asik. Ntar yang lain pada senang-senang menikmati liburan yabg lain malah kelihatan bete dan lebih memilih menunggu di hotel. Yang ada liburan malah jadi nggak fokus. Makanya pilihan tujuan berlibur harus dipersiapkan jauh-jauh hari.

Susun Itinerary Perjalanan

Setelah semua sepakat baru deh susun itinerary nya. Di kota yang kita tuju apa saja objek wisatanya. Misalnya nih pengen liburan didalam negeri aja ke Jakarta. Mesti searching di Jakarta ada apa saja. Kira-kira tempat wisata yang dikunjungi cocok untuk keluarga atau enggak, terus hitung juga jarak dan waktu menuju lokasi wisata agar tidak banyak waktu dan biaya yang terbuang percuma.

Transportasi 

Yang perlu di garis bawahi adalah kalau Jakarta itu kota besar, dari Utara ke Selatan atau Timur ke Barat itu nggak dekat. Harus dipertimbangkan juga waktu tempuh nya juga transportasi dalam kota yang digunakan. Ya jaman sekarang teknologi sudah canggih urusan transportasi sudah bisa di order via online atau lebih nyamannya seperti apa. Bisa juga dengan rental mobil jadi lebih puas tanpa harus menunggu taksi terlalu lama. Tinggal hitung saja lebih hemat mana naik taksi agau rental mobil, selain ongkos pertimbangkan juga waktu dan tenaga

Tiket Pesawat

Tiket pesawat juga penting dibeli jauh-jauh hari karena kalau beli dadakan biasanya harga bakal melambung tinggi, niat menekan budget malah mahal di ongkos. Harus teliti juga sebelum membeli tiket, perhatikan landing nya dimana ntar. Soalnya kalau ke Jakarta ada pilihan mendarat di bandara Soekarno Hatta atau Halim. Bisa berabe ntar kalau kita sudah info ke orang yang akan menjemput di bandara. Kita info jemput di Soeta nggak taunya kita mendarat di Halim. Jangan lupa juga cek jam berangkat dan jam tiba, jangan sampai kita memilih penerbangan yang ada transitnya. 


Hotel

Penginapan juga nggak kalah penting untuk dipersiapkan. Selain seperti beli tiket pesawat dadakan yang harganya bisa mahal, yang dikhawatirkan justru kalau booking hotel dadakan sampai di hotel malah hotelnya full. Kalau perginya sendirian nggak masalah sih mondar mandir cari hotel, masalahnya kalau ktia lagi bawa keluarga kan bisa repot boyong keluarga. Memilih hotel juga harus disesuaikan jumlah kamar dengan jumlah orang, sebagian hotel ada yang tidak mengizinkan dalam satu room isinya lebih dari 2 orang, kalau room nya gede mungkin masih bisa dimaklumi tapi kalau roomnya kecil kasian anak-anak nggak akan nyaman. Kalau booking hotelnya online cek juga apakah hotel menyediakan extra bed,. Yang paling penting lagi hotel tempat kita menginap itu sudah dapat breakfast apa belum. Nggak lucu kan kalau pagi-pagi kita turun sekeluarga mau sarapan eh nggak taunya hotel yang sudah kita bayar nggak termasuk sarapan pagi. Ada lagi nih yang harus diperhatikan, lokasi hotel kalau bisa pilih yang aksesnya mudah dan dekat dengan lokasi belanja, tempat makan, dll.

Oh ya, sekarang pesan tiket pesawat dan hotel bisa tambah hemat. Cara nya booking tiket pesawat dan hotel jangan terpisah, ini lebih menghmeat waktu saat membooking juga lebih hemat biaya. Seperti yang ada di Traveloka, kita bisa memesan tiket dan hotel dalam satu paket. Paket tiket hotel Traveloka ini mudah digunakan, intinya saving time banget.

paket hemat
contoh booking paket tiket + hotel Traveloka

Kita nggak repot-repot searching tiket dan hotel terpisah, yang bikin happy lagi harganya jauh lebih murah dibanding beli secara terpisah. Lumayankan bisa mengurangi budget atau budget nya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain seperti kulineran hehe. Coba deh, bookingnya gampang cara bayarnya juga mudah. Tinggal menikmati liburannya aja nih.

Share
Tweet
Pin
Share
8 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (11)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ►  August 2026 (2)
    • ►  September 2026 (2)
    • ▼  October 2026 (1)
      • Mengenal Skin Longevity Lewat 5 Protokol Wardah Sk...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates