Pages

  • Home

travel beauty


Skin Longevity
Wardah Skinverse Ski Longevity Clinic 


Saya adalah wanita yang selalu mengusung halal lifestyle, dan bagi saya prinsip itu tidak berhenti di piring makan. Apa yang saya pakai di kulit setiap hari, dari pagi sampai malam, juga bagian dari cara saya menjaga amanah atas tubuh. Untuk urusan skincare dan kosmetik, sudah sejak lama saya memilih Wardah. Siapa yang nggak kenal brand ini ya kan? Wardah sudah lama dikenal sebagai brand kecantikan halal, sehingga saya merasa tenang setiap kali memilih produknya. Dan alhamdulillahnya memang selalu cocok.


Ngomongin brand Wardah, ketika ada Wardah Skinverse Skin Longevity Clinic, saya pengen banget  datang dan melihat sendiri bagaimana brand yang saya pakai bertahun-tahun ini bicara soal kulit sehat untuk jangka panjang. Karena Wardah selalu update dengan produk-produk terbarunya, yang pastinya dengan bahan-bahan dan kandungan terbaik. 


Wardah Skinverse Skin Longevity Clinic


Belajar Meracik Skincare


Jujurly, kunjungan kali ini bukan untuk mencoba semua aktivitas. Saya datang bareng Seedbacklink KOC untuk melihat suasana, mendengarkan penjelasan, dan memahami gagasan dibalik acaranya. Menurut saya itu juga cara belajar yang berharga. Kadang kita perlu berhenti sejenak dari rutinitas mencoba-coba, lalu mendengarkan dulu sebelum memutuskan langkah. 


Acara ini digelar di SPAC8, Lantai UG, ASHTA District 8, SCBD, Jakarta Selatan, pada 29 September sampai 6 Oktober 2026. Lokasinya mudah dijangkau dan suasananya terasa seperti ruang belajar tentang kulit, bukan klinik yang kaku. Tapi siap-siap ya karena banyak banget pengunjungnya, ini tandanya banyak pengguna setiap Wardah yang tidak mau ketinggalan ngecek kondisi kulit dan melakukan treatmment.


Apa Itu Skin Longevity?

Skin Longevity Clinic


Istilahnya mungkin terdengar baru, tapi ide dasarnya dekat dengan keseharian kita: kulit sehat bukan hasil dari satu produk atau satu kali perawatan, melainkan hasil dari kebiasaan yang dijaga lama. Wardah Skinverse Skin Longevity Clinic membawa tiga pilar untuk gagasan ini, yaitu Move, Eat, dan Rest. Ketiganya menekankan pola makan, aktivitas fisik, dan istirahat sebagai pelengkap skincare untuk kesehatan kulit jangka panjang. Acaranya juga menyediakan aktivitas informatif seputar tiga pilar ini, dan menawarkan pengalaman skin check yang komprehensif bagi pengunjung.


Move, Eat, Rest Pilar Utama MER Protocol dalam Kacamataku


Pentingnya apa yang kita makan untuk kulit


Berikut refleksi saya sebagai orang yang kulitnya sedang butuh regenerasi.

Move. Saya sering menganggap gerak sebagai urusan kebugaran saja. Padahal tubuh yang aktif adalah tubuh yang prosesnya berjalan baik, dan kulit adalah bagian dari tubuh itu. Saya jadi ingin lebih disiplin menyelipkan gerak ringan di tengah jadwal workshop dan pekerjaan konten. Berasa banget memang keadaan kulit seiring pertambahan usia.


Eat. Dalam halal lifestyle, makanan harus halal dan juga thayyib, yaitu baik dan bergizi. Konsep ini ketemu dengan pilar Eat: apa yang masuk ke tubuh ikut memengaruhi apa yang tampak di kulit. Bagiku ini bukan dua prinsip yang terpisah, melainkan satu semangat yang sama, yaitu memilih yang baik untuk diri sendiri.


Rest. Ini pilar yang paling sering saya kalahkan. Sebagai creator, jam kerja saya sering kelar sampai malam alias bergadang. Mendengar istirahat disebut sebagai salah satu pilar kesehatan kulit membuat saya bercermin: kulit yang ingin beregenerasi butuh tubuh yang cukup beristirahat. Dalam ajaran yang saya pegang, tubuh punya hak untuk dijaga, termasuk haknya untuk beristirahat.


Saya juga menangkap bahwa Skinverse tidak menyarankan perawatan secara asal. Pada edisi sebelumnya (2025), Wardah memakai analisis kulit berbasis AI yang menilai parameter seperti kelembapan, fungsi pelindung kulit, pigmentasi, inflamasi, dan tanda-tanda penuaan. Sistem itu juga disebut mampu memprediksi potensi masalah kulit di masa depan dan merekomendasikan langkah pencegahan. Pendekatannya dikembangkan dari riset tentang karakteristik kulit Asia.


Bagi saya ini selaras dengan cara berpikir yang ingin saya pegang, kenali dulu kondisi kulit, baru tentukan perawatannya. Tidak berlebihan, tidak asal ikut tren, dan tetap terukur. Kalau kalian ingin skin check, bisa kok melihat langsung apa saja yang ditawarkan di lokasi.


Halal Lifestyle dan Kulit Sehat Itu Sejalan

Setelah mendengarkan penjelasan di Wardah Skinverse Skin Longevity Clinic, saya makin merasa bahwa halal lifestyle dan skin longevity punya benang merah yang sama yakni merawat diri dengan cara yang baik, seimbang, dan berkelanjutan.

Halal memastikan apa yang kita pakai dan konsumsi sesuai prinsip.

Thayyib mengingatkan bahwa yang baik bukan hanya yang boleh, tapi juga yang bermanfaat.


Longevity mengajak kita berpikir panjang, bahwa kulit hari ini adalah hasil kebiasaan kemarin, dan kulit esok hari ditentukan oleh pilihan kita sekarang.

Brand yang saya percaya dari dulu kini mengajak kita memandang perawatan kulit secara lebih utuh, dari luar lewat skincare dan dari dalam lewat gaya hidup. 


Pesan saya untuk kalian yang kulitnya juga butuh regenerasi, jangan buru-buru mencari produk baru. Mulai dari kebiasaan yang bisa kalian perbaiki hari ini.

Perhatikan tiga hal dasar: gerak, makan, dan istirahat.

Kenali kondisi kulit sebelum menentukan perawatan.








Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Newer Posts
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (11)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ►  August 2026 (2)
    • ►  September 2026 (2)
    • ▼  October 2026 (1)
      • Kunjunganku ke Wardah Skinverse Skin Longevity Clinic

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates