Mudik Sehat

J umat, 2 Juni 2017 lalu saya mengikuti Ngobrol Bareng Blogger dan Kementrian Kesehatan RI di RPTRA Kalijodo, Penjaringan Kota Jakarta ...



Jumat, 2 Juni 2017 lalu saya mengikuti Ngobrol Bareng Blogger dan Kementrian Kesehatan RI di RPTRA Kalijodo, Penjaringan Kota Jakarta Utara. Selain Ngobrol Bareng Blogger sore itu juga Kemenkes RI mengadakan bagi-bagi takjil sehat, games sehat. edukasi puasa dan mudik sehat, serta hiburan musik akustik. Selain dari Kementrian Kesehatan RI hadir juga beberapa perwakilan dari dinas kesehatan DKI. Acara berlangsung santai karena lokasi yang dipilih yakni Kalijodo memang area terbuka, tempat yang cukup nyaman, kita bisa leluasa melihat anak-anak bermain bersama orang tua nya juga keluarga yang memang ingin bersantai sambil menunggu berbuka puasa. Orang-orang yang berada di Kalojodo berkesempatan juga mendengarkan edukasi puasa sehat dan mudik dari Kemenkes.

Berbagi Takjil

Selama puasa pola makan kita tentu berbeda dengan bulan-bulan lain disaat kita tidak berpuasa. Menurut dr. H.R. Deddy Kuswenda, M.Kes selaku Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, puasa merupakan training untuk mengahadapi 12 bulan kedepan. Selama puasa kita harus memakan makanan yang baik, minum yang cukup, juga bagaimana kita mengontrol diri. Makanan saat berbuka puasa sebaiknya dipilih makanan yang baik untuk mengembalikan energi yang hilang, kemudian minum yang untuk kembali mengisi sel-sel tubuh dan mengembalikan elektrolit yang hilang selama berpuasa. Makanya saat puasa disarankan asupan kita cukup mengandung karbohidrat, protein, vitamin, juga mineral.

Perbanyak sayur dan buah, karena mengandung serat yang tinggi, vitamin dan mineral yang mengatur metabolisme energi, dan pemeliharaan tubuh selama kita puasa, kata Pak Dedy. Sayur dimakan 2 porsi setiap hari, begitu juga dengan buah di makan 2-3 kali sehari dan kalau bisa usahakan makan bermacam buah karena akan memperkaya variasi gizi yang terkandung di dalam buah. Selanjutnya Pak Dedy juga menyarankan agar kita tidak terlalu banyak mengonsumsi gula saat berbuka. Gula memang diperlukan untuk mengembalikan kadar gula darah, tapi kalau seperti kolak yang terlalu manis, teh manis, gula darah memang cepat naik tapi juga cepat turun. Jadi harus bijak memilih makanan.

Dr. Deddy
baca:  Hidup Sehat Dimulai Dari Diri Sendiri

Selanjutnya  selain membahas puasa sehat, topik mudik sehat juga kita obrolin. Setelah berpuasa kita akan berlebaran, dan momen lebaran adalah momen yang paling ditunggu untuk bisa berkumpul bersama keluarga. Meski begitu banyak yang harus dipersiapkan sebelum mudik. Drg. Kartini Rustandi M.Kes selaku Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kemenkes mengatakan persiapan mudik sangat diperlukan. Jangan dadakan tanpa persiapan, seperti membawa makanan dan minuman. Karena meski ada rest area kadang makanan dan minuman yang dijual bisa saja habis. Apalgi kalau saat mudik ada salah satu anggota keluarga yang sakit atau membawa anak kecil. Sebaiknya jangan mudik di saat puncak lebaran, untuk kenyamanan pilih waktu sebelum puncak lebaran atau sesudahnya.

Kalau mudik menggunakan kendaraan pribadi, cek dulu kelayakan kendaraan, jangan terlalu memaksakan karena perjalanan jauh kendaraan harus benar-benar di cek untuk kenyamanan dan keselamatan selama di perjalanan. Apalagi kalau mudiknya pakai motor, perlu dipertimbangkan lagi. Karena motor itu idealnya hanya untuk 2 orang bukan sekeluarga 3-4 orang, belum lagi membawa barang, ini sangat berbahaya. Yang terpenting lagi, selama berkendara harus fokus, usahakan istirahat setiap 4 jam sekali dan lakukan peregangan agar badan tidak kaku.

Drg. Kartini
Itu tadi kalau kita mudik dengan kendaraan pribadi. Kalau menggunakan kendaraan umum seperti bus, persiapkan makanan dan minuman selama di perjalanan, pakai pakaian yang nyaman. Jangan pernah menerima makanan atau minuman dari orang yang tidak kita kenal, ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti kejadian-kejadian yang sering kita dengar selama arus mudik, yang ujung-ujungnya terjadi pencurian uang ataupun barang-barang berharga lain yang kita bawa. Intinya selama mudik menggunakan angkutan umum kita harus lebih waspada imbau Drg. Kartini.


Dukungan Sektor Kesehatan pada Mudik Lebaran Tahun 2017

Beberapa hari kedepan menjelang mudik lebaran, akan ada pemantauan angkutan jalanan dimana ada 15 provinsi yang menjadi prioritas, yaitu Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. Nantinya bakal ada pengecekan pengemudi-pengemudi bus di terminal-terminal besar. Tujuan pemeriksaan kesehatan adalah untuk menjamin pengemudi tidak dalam kondisi mabuk  atau mengonsumsi obat-obatan dan alkohol.

Kemenkes RI terus-menerus menggaungkan GERMAS meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat untuk berperilaku sehat dan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup

Yang menjadi fokus utama dukungan kesehatan dalam menghadapi mudik lebaran adalah:

Layanan Emergency 119
Apabila pemudik mengalami kecelakaan atau yang sifatnya darurat terkait pelayanan kesehatan dapat menghubungi layanan 119.

Koordinasi Pos Layanan Kesehatan
Puskesmas dan RS menjadi bagian pelayanan kesehatan yang dikoordinasikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi, Kabupaten/Kota

Pemeriksaan Kesehatan Pengemudi
Pemeriksaan status kesehatan dan kelayakan pengemudi

Promosi Kesehatan
Media promosi kesehatan menjelang mudik lebaran berupa banner, spanduk, poster, flyer, leaflet.

Dalam hal pemeriksaan kesehatan pengemudi hanya dilakukan di terminal-terminal besar saja, yang di khawatirkan pengemudi-pengemudi yang membawa angkutan di terminal-terminal bayangan, terminal yang diluar jangkauan dan pantauan, yang tidak ikut dalam pemeriksaan kesehatan. Jika kita melihat pengemudi bus atau travel yang tidak layak atau membawa kendaraan dalam kondisi sedang mabuk, segera laporkan ke posko kepolisian, BNPB, Badan POM, juga posko kesehatan.


Semoga mudik kita tahun ini lancar ya teman-teman!


You Might Also Like

4 komentar

  1. Wah.. Layanan kesehatan buat mudiknya banyak. Semoga bisa membantu yang membutuhkan ya, Mbak..

    Salam bahagia dari Bondowoso..

    BalasHapus
  2. Thanks banget untuk informasi dan tips mudiknya mbak! :)

    BalasHapus
  3. suka sedih banget kalau melihat berita kecelakaan sata mudik. Momen di mana seharusnya menggembirakan malah jadi sedih. Mudik haru dalam kondisi prima apalagi kalau kita yang mengendarai kendaraan.

    BalasHapus