Support System yang Diperlukan Agar UMKM Bangkit

Diperlukan support system agar UMKM bangkit P andemi tak hanya berdampak pada perubahan dan perilaku sosial, tetapi juga gaya hidup. Biasany...

JNE Content Competition 2021
Diperlukan support system agar UMKM bangkit

Pandemi tak hanya berdampak pada perubahan dan perilaku sosial, tetapi juga gaya hidup. Biasanya kita bisa saling berinteraksi langsung, tatap muka, ngopi, traveling, dsb. Begitu pandemi menghantam drastis mau tidak mau atau suka tidak suka kita harus menjalani hidup dengan lebih banyak di rumah saja. Otomatis aktivitas kerja dan sekolah pun dilakukan dari rumah. 


Masih bersyukur kantor mempekerjakan kita dari rumah, yang menyedihkan adalah ketika kita benar-benar dirumahkan alias diberhentikan dari pekerjaan karena kantor bangkrut sehingga tidak bisa beroperasi lagi. Dan ini tidak terjadi kepada satu atau dua orang saja, tapi banyak yang justru jadi pengangguran karena dampak pandemi. 


Kondisi ini bisa menjadi tantangan yang bisa mengubah nasib seseorang. Ada yang makin terpuruk dan ada yang bisa melihat kesempatan lain untuk tetap bisa menjalani hidup. Hasil dari sesuatu perubahan pasti akan berdampak, hanya saja bagaimana dampak perubahan itu bisa disikapi dengan bijaksana dan kekuatan untuk menghadapinya. Kalau kita berpikir positif tiada dampak buruk yang akan berakibat buruk. Seringkali dampak buruk yang kita hadapi justru malah membawa kita menjalani kehidupan baru. Who knows!


Usaha Minuman Bandrek

Seperti yang terjadi pada diri saya sendiri, bagaimana ketika pekerjaan sebagai content creator menjadi blogger dan influencer menjadi sepi ketika di tahun awal pandemi. Tidak ada yang bisa dilakukan selain stay at home. Keluar rumah terancam bahaya pandemi, di rumah saja pun kita merenung mencari apa yang bisa dilakukan. Maka saya pun mencoba membuat usaha yang mungkin dilakukan dirumah dengan modal yang kami punya. 


Setelah berdiskusi bersama suami akhirnya kami memilih berjualan minuman bandrek. Tentu saja hasil diskusi ini berjalan beberapa hari. Sebelum akhirnya kami putuskan menjual minuman bandrek menjadi pilihan terbatas berdasar kemampuan dan harapan yang bisa kami wujudkan dengan apa yang kami punya untuk bisa memulainya. 


UMKM Bangkit
Usaha minuman bandrek Bandrek’r

Saya nggak pernah kebayang jualan bandrek online. Biasanya saya dan suami sering ikut bazar di mall buka stand bandrek. Pandemi mengajarkan segalanya, jualan bandrek bisa online tentunya dengan bantuan jasa pengiriman sehari sampai dalam kota. Alhamdulillah banyak teman yang membeli. Kami juga menerima kritik dan saran dari teman-teman yang membeli agar kami tahu apa saja yang kira-kira perlu ditambahkan atau dikurangi. 


Di tengah pandemi, bagi pelaku usaha atau UMKM support sistem sangat diperlukan agar UMKM kembali bangkit. Minimal dari orang-orang terdekat seperti teman-teman, saudara, maupun tetangga. Jujur, saya salut dengan saling supportnya teman-teman dengan usaha teman lainnya. Tak jarang di grup Whatsapp teman-teman saling share produk usaha masing-masing. Ini benar-benar saling support namanya, secara tidak langsung kita sudah berkontribusi membantu roda perekonomian teman-teman yang memiliki usaha agar tetap bangkit di tengah ketidakpastian pandemi.


Bagikan Pengalamanmu Dalam Mendukung UMKM Lewat JNE Content Competition 2021

Teman-teman pernah punya pengalaman dengan UMKM? Yuk, bagikan pengalaman teman-teman dalam mendukung UMKM melalui JNE Content Competition 2021. Kalian bisa membuat konten yang mengedukasi masyarakat, misal dengan menginfokan bahwa produk-produk UMKM mudah ditemukan di marketplace maupun di media sosial, atau informasi lainnya.



JNE Content Competition
JNE Content Competition 2021


SYARAT DAN KETENTUAN:

  • Peserta telah terdaftar sebagai anggota Kompasiana. Jika belum terdaftar, silakan registrasi terlebih dahulu di Kompasiana

  • Akun yang sudah tervalidasi akan diprioritaskan menjadi pemenang.

  • Tulisan bersifat baru, orisinal (bukan karya orang lain atau hasil plagiat), dan tidak sedang dilombakan di tempat lain

  • Konten tulisan tidak melanggar Tata Tertib Kompasiana

  • Setelah tayang, Tim Moderator akan memberlakukan kunci artikel pada artikel lomba Anda. Setelah dikunci, Anda tidak dapat melakukan perubahan apapun pada artikel tersebut. Hal ini diberlakukan demi menjaga sportivitas para peserta.

MEKANISME:

  • Tema: JNE Bersama UMKM untuk Indonesia

  • Kompasianer diminta untuk menuliskan tentang pengalaman bagaimana JNE berkontribusi menunjang kebutuhan gaya hidup di era digital, selain juga mendukung bergulirnya roda perekonomian Indonesia pada level mikro (UMKM kuliner, tekno, fesyen/beauty, dsb) dengan menjembatani kebutuhan stakeholders (konsumen, marketplace, fintech, dsb).

  • Periode: 6 Desember 2021 - 5 Januari 2022

  • Tulisan minimal 500 kata dan tidak lebih dari 1.500 kata

  • Dalam setiap konten, peserta wajib menyebutkan keyword: JNE

  • Peserta wajib mencantumkan label JNE31tahun dan JNEMajuIndonesia

  • Tulisan yang tidak sesuai dengan ketentuan dan tema lomba tidak dapat diikutkan dalam kompetisi ini

  • Keputusan juri tidak dapat diganggu gugat

  • Apabila terjadi kecurangan, maka pihak penyelenggara berhak menganulir pemenang atau mengeluarkan pihak yang bersangkutan

  • Pemenang akan diumumkan paling lambat 14 hari kerja setelah periode lomba berakhir

HADIAH:

Juara 1 Rp 5.000.000

Juara 2 Rp 3.500.000


Yuk, teman-teman ikutan JNE Content Competition 2021 Tuliskan pengalaman terbaik kalian ya.










You Might Also Like

1 comments

  1. keberadaan JNE bener bener membantu para pemilik usaha kecil. Sekarang hampir semua usaha juga membuka peluang untuk mencoba jualan online, apalagi sejak pandemi, sepertinya angka penjualan online dibeberapa toko online pasti mengalami kenaikan

    ReplyDelete