Belajar Literasi Keuangan Lewat Keluarga Surya

K eluarga Surya  memang bikin kepo ya. Di sosial media teman-teman juga lagi pada ngomongin kocaknya Keluarga Surya, apalagi dalam ...



Keluarga Surya memang bikin kepo ya. Di sosial media teman-teman juga lagi pada ngomongin kocaknya Keluarga Surya, apalagi dalam satu scene istrinya Surya yang profesinya sebagai blogger dan hobi belanja, hihi kena banget sama saya yang punya profesi sama. Kok ya pas banget. Pas orang-orang pada dapetin THR Keluarga Surya pun bahas THR hehe, asli lucu banget.

Setiap hari bersusah payah mencari rezeki itu merupakan risiko hidup. Segala kebutuhan selalu memerlukan usaha dan tenaga untuk menjemput rezeki. Jika sudah terkumpul maka kebutuhan akan mudah terpenuhi. Sebagai istri sekaligus ibu rumah tangga, saya harus pandai memanage keuangan. Rezeki yang didapat dari suami harus saya kelola dengan baik, begitu juga rezeki yang saya dapatkan dari pekerjaan saya. Dalam mengelola keuangan  rumah tangga juga membutuhkan peran suami. Agar saling terpupuk selalu benih cinta yang tertanam sejak kami menikah eh maksudnya biar terpupuk rasa saling percaya. Kenapa?

Keuangan rumah tangga adalah keuangan yang juga harus dikelola atas kesepakatan berdua antara saya dan suami, lalu membutuhkan konsistensi. Nah konsistensi inilah yang menjadikan keluarga kami selalu mampu mencukupi kebutuhan rumah tangga kami berdua. Saya dan suami menabung, membuat pos-pos keuangan dengan membaginya dalam amplop sebagai pengeluaran dari penghasilan yang terkumpul setiap bulannya. Setiap bulannya kami lewati dengan kecukupan untuk makan, pakaian, rumah dan piknik pun sudah ada alokasinya.

THR Habisin atau Tabungin? Kalau kami sih ditabungin
Namun ada satu hal yang belum kami lakukan untuk menyiapkannya yaitu Asuransi. Semua kebutuhan rumah tangga yang terpenuhi tentunya membuat kami bahagia. Namun berpikir tentang kesehatan dan keinginan untuk mendapat kenyamanan saat mengalami musibah seperti sakit dan melanjutkan sekolah yang terbaik untuk anak suatu saat nanti membuat saya berpikir kembali untuk mencapai kemapanan keuangan keluarga kami.

Apa yang saya pikirkan ini tentunya harus saya diskusikan bersama suami. Agar kami saling memahami dan saling mengerti dalam mengelola keuangan keluarga. Sikap saling terbuka dan mau saling berdiskusi tentunya membuat saya dan suami lebih nyaman. Tidak ada sesuatu pun masalah yang tak dapat diskusikan dan menghasilkan keputusan yang membahagiakan. Sebab saling keterbukaan kami inilah yang kami terapkan dalam membina rumah tangga. 

Kebiasaan kami dirumah juga senang melakukan aktivitas bersama seperti nonton YouTube kayak anak-anak zaman now.  Makanya saat nonton salah satu web series nya Keluarga Surya di kanal YouTube Sun Life kami seperti mendapat insight lagi mengenai literasi keuangan. Yups, kami baru nonton episode pertama dengan tema THR Lebaran. Joke dan adegan dalam Keluarga Surya membuat kami saling menoleh dan tertawa lebar. Durasi yang pendek membuat kami langsung berdiskusi soal asuransi yang memang sudah kami rencanakan waktunya.




Kampanye Komunikasi #LebihBaik Sekarang

Semua orang orang pasti punya keinginan untuk memiliki masa depan yang nyaman, memiliki fasilitas kesehatan yang terbaik, memiliki keinginan mendapatkan kesempatan pendidikan yang luas dan kemampuan finansial yang mapan. Tapi apakah kita sudah mempunyai perencanaan dan strategi keuangan yang tepat? Belum. Ya, sebagian orang belum memiliki perencanaan dan strategi keuangan yang tepat, khususnya terkait pengelolaan keuangan. Karena latar belakang inilah Sun Life Financial Indonesia Kamis lalu tepatnya tanggal 31 Mei 2018 bertempat di Lounge XXI Plaza Senayan meluncurkan salah satu inisiatif terbarunya yakni Kampanye Komunikasi #LebihBaik Sekarang yang mengajak kita semua masyarakat Indonesia untuk lebih peduli dan mulai melakukan perencanaan dan pengelolaan keuangan saat ini juga.

Tahun 2016 pemerintah Indonesia mengeluarkan Peraturan Presiden No.82 mengenai strategi keuangan inklusif, dimana pemerintah menginginkan ada 75% masyarakat Indonesia menggunakan produk dan layanan keuangan di tahun 2019. Peraturan ini hanya akan menjadi peraturan kalau kita semua tidak ikut berpartisipasi dalam mewujudkannya. Sejalan dengan target pemerintah tersebut maka Sun Life berkomitmen untuk bisa berpartisipasi secara aktif memberikan edukasi terkait dengan inklusi dan literasi keuangan melalui beragam kegiatan inisiatif yang dilakukan.

Dalam sambutannya Presiden Direktur Sun Life Financial Indonesia Elin Waty mengatakan Sun Life Financial Indonesia sudah bertahun-tahun melakukan edukasi melalui inklusi dan juga literasi keuangan. Tetapi pada tahun ini istimewanya adalah Sun Life pengin menyasar kepada generasi muda dan keluarga muda dengan permasalahan keuangan yang umumnya dialami oleh mereka.


Elin Waty

Saat ini Sun Life lebih fokus kepada generasi muda dan keluarga muda karena berdasarkan data setiap tahun di Indonesia ada 2 juta pasangan yang menikah. Nah, keluarga muda yang baru menikah ini perlu dibekali dengan kesadaran akan pengelolaan keuangan yang tepat. Karena kalau dilihat saat ini generasi muda atau keluarga muda memiliki pola pengelolaan keuangan yang berbeda dengan generasi terdahulu. Generasi zaman now lebih suka menabung untuk tujuan jangka pendek dan sifatnya lebih kepada pengalaman, jadi anak-anak muda sekarang lebih suka travelling juga kuliner. Mereka lebih suka menabung untuk jangka pendek dibandingkan menabung untuk asuransi dan investasi.

Sejalan juga dengan survei literasi keuangan dimana dikatakan penduduk Indonesia hanya 15,76% yang mengenal literasi asuransi di Indonesia. Ini juga yang mendorong Sun Life untuk memberi edukasi literasi keuangan dan pentingnya proteksi dan investasi. Oleh karena itu Sun Life mengeluarkan kampanye komunikasi #LebihBaik Sekarang. Ini sebenarnya lebih kepada sebuah seruan kepada masyarakat Indonesia khususnya keluarga Indonesia agar tidak menunda urusan perencanaan keauangan. Boleh travelling dan kuliner tapi mulailah untuk menentapkan strategi jangka panjang untuk keluarga dan hidup yang lebih mapan. "Harus lebih cepat dimulai jangan tunggu nanti", kata bu Elin. Semakin cepat dimulai maka akan semakin cepat pula mencapai tingkat kemapanan di hari tua.

Sun Life sendiri memiliki pengalaman yang panjang di industri finansial. Sun Life memahami bahwa literasi keuangan di masyarakat dan pengelolaan keuangan keluarga muda Indonesia merupakan hal yang penting. Keluarga dan generasi muda merupakan salah satu pilar dari perekonomian bangsa, oleh karena itu kalau mencapai kemapanan finansial dalam keluarga maka akan berpengaruh terhadap kemapanan finansial Indonesia secara keseluruhan.


Video Web Series Keluarga Surya

Peluncuran kampanye komunikasi #LebihBaik Sekarang sekaligus sebagai peluncuran video web series Keluarga Surya. Dimana video ini menjadi sarana edukasi literasi. Karena anak muda zaman now kalau baca email financial literacy pasti malas banget kan ya. Makanya Sun Life berpikir harus lebih pintar memilih satu media yang lebih baik agar apa yang disampaikan soal literasi keuangan bisa diterima oleh generasi muda dan keluarga muda. Makanya dibuat dalam format video digital yang sangat dekat dengan generasi muda.

Video web series Keluarga Surya dikemas lebih ringan, relefan, dan ada makna-maknanya dalam video tersebut. Jadi tujuan Sun Life melalui video ini ingin menanamkan nilai baik serta pentingnya perencanaan keuangan khususnya bagi keluarga muda Indonesia. Sun Life berharap video web series ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keuangan sejak muda serta peran penting anggota keluarga untuk mencapai kesejahteraan finansial di masa mendatang.

Nah, teman-teman semua wajib nonton nih video web series Keluarga Surya, tonton ringan tapi memiliki kesan bagaimana cara menanamkan literasi finansial yang sebenarnya. Sitkom (Komedi Situasi) dengan format video web series ini dapat di saksikan melalui kanal YouTube yang dimiliki Sun Life Indonesia. Video web series ini total ada 8 seri dan saat ini kita sudah bisa nonton 2 seri loh, jangan sampai ketinggalan jalan ceritanya.



Membangun Kebiasaan Baik Soal Perencanaan Keuangan

Prof. Dr. Paulus Wirutomo. M.Sc, Sosiolog sekaligus guru besar Sosiologi Universitas Indonesia yang menjadi narasumber di acara peluncuran kampanye komunikasi #LebihBaik Sekarang mengatakan kalau ia masih saja ketawa kalau nonton video Keluarga Surya. Kalau melihat video seri pertama di video Keluarga Surya itu sama seperti kehidupan kita saat ini. Kalau ada rezeki seperti THR pasti langsung dihabiskan. Kata Prof Paulus lucunya lagi kebiasaan buruk menghabiskan THR ini mulai dari anak sampai orangtua sama-sama menghabiskannya. 

Kita ini lebih sering mikir gimana nanti dari pada nanti gimana. Seharusnya yang benar itu kita harus mikir nanti gimana. Value dari video pertama web series Keluarga Surya adalah bagaimana kita menyikapi seandainya kita mendapatkan rezeki ekstra seperti THR. Dari sisi sosiologi yang mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang terhadap keuangan dan pengelolaannya adalah terletak pada sistem nilai. Hidup ini sebenarnya apanya sih yang bagus? Yang baik atau yang tidak baik? Nah, menurut Prof Paulus yang baik adalah dimana kita bisa menikmati hidup ini dengan apa yang ada sekarang. 


Shierly Ge dan Prof. Dr. Paulus Wirutomo M.Sc
Masa depan memang nggak bisa kita prediksi tapi tentunya bisa kita rencanakan mulai sekarang. Shierly Ge, Chief Marketing Officer Sun Life Financial Indonesia mengatakan  cara pengelolaan keuangan keluarga muda saat ini mindset nya masih sangat pendek. Ini berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) indeks literasi asuransi di Indonesia masih rendah yakni 15,76% artinya kalau dari 100 orang Indonesia hanya ada 15-16 orang yang mengerti produk-produk asuransi ataupun keuangan, dan ternyata faktanya turun. Karena pada tahun 2013 indeks literasi asuransi di Indonesia 17,84%. Kenapa turun? Ya, ini ada kaitannya dengan generasi muda.


Saat ini populasi penduduk Indonesia 50% usianya dibawah 30 tahun. Generasi muda ini andilnya cukup besar terhadap turunnya indeks literasi asuransi. Jadi perhatian kepada generasi muda harus lebih fokus yakni dengan aktif memberikan edukasi bagaimana mengelola keuangan dan bagaimana merencanakan keuangan secara baik. Untuk meningkatkan kesadaran generasi zaman now Sun Life secara berkesinambungan dan konsisten memberikan edukasi literasi keuangan kepada berbagai lapisan masyarakat, dan tahun ini melalui kampanye #LebihBaik Sekarang. Kalau tahu saja tidak cukup guys, tapi harus ada tindakan.







You Might Also Like

27 comments

  1. Aku sudah nonton video nya dan konsepnya memang unik, mengajarkan kita pentingnya merencanakan keuangan sejak dini tapj tidak langsung menggurui kita dengan poinpoin yg menjelimet. Bnar2 harus belajar ttg prencanaan keuangan nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ide kreatifnya memang oke banget ya agar orang paham literasi keuangan.

      Delete
  2. Kalau saya sudah lama literate sama asuransi, ikut auransi jiwa dan kesehatan sejak Nov 2011 dan emak baru saja saya masukkan asuransi jiwa. Zaman 2011 kan blm ada BPJS kesehatan, jadi saat itu sakit horror bgt makanya saya ikutan

    ReplyDelete
  3. Nonton emang enak dan mudah di cerna bila dibandingkan dengan baca.

    ReplyDelete
  4. Setuju banget kalau kita harus belajar mengkomunikasikan soal keuangan ini kepada keluarga ya mba. Dan literrasi keuangan itu emang penting. Pentingnya untuk asuransi ke keluarga ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Penting banget mbak, makanya harus dimulai dari sekarang

      Delete
  5. Wah saya ketinggalan info nih. Belum lihat Keluarga Surya. Yang dikomunikasikan itu bukan cuma masalah jodoh ya #eh tapi masalah keuangan juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha..iya teh jodoh dan keuangan harus dikomunikasikan :D

      Delete
  6. Saya termasuk orang yang gak pinter ngatur keuangan sepertinya kudu belajar ttg literasi keuangan nih..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga masih belajar mbak..bikin pos masing-masing pengeluaran.

      Delete
  7. Kalau kata pakar keuangan yang terkenal itu, THR dihabiskan mba.. hehehe.. aku ga ada THR nih, mama minta THR

    ReplyDelete
  8. Bagus konsep videonya, aku pikir awalnya buat Ramadan, ternyata krn Ramadan yang video keduanya ttg wakaf. Yg Mash sampai 8 seri ya, aku baru nonton pertama dan kedua hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Video nya kocaak tapi nyentil banget yak untuk keseharian kita.

      Delete
  9. Aku beluum nonton keluarga surya, udh sampe seri keberapa sekarang?

    ReplyDelete
  10. Kalo aku dan suami, THR pasti dihabiskan kak. Soalnya ada post2 yang rutin dikeluarkan tahunan, ya akhirnya pakenya dana tahunan..hihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Habisnya untuk kebutuhan gpp sih bukan untuk belanja hihi

      Delete
  11. Waaahhh aku belum nonton nih Web Series keluarga surya. Jadi kepo karena banyak yang bilang bagus ceritanya. Apalagi kan mengangkat cerita finansial ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya..ceritanya ringan dan lucu persis kayak kehidupan kita sehari-hari

      Delete
  12. Saya kira literasi itu hanya berputar pada buku saja, tapi ternyata keuangan butuh literasi juga

    ReplyDelete
  13. Iyap mbak..asuransi dan keuangan juga butuh literasi :)

    ReplyDelete
  14. Aih ada aku. Btw aku tim habisin. Sayang udah ada uang ga dipake :D

    ReplyDelete
  15. Belajar keuangan a la Keluarga Surya memang fun yaaa

    ReplyDelete