Menjadi sehat bukan hanya sekadar keinginan bagi saya tapi sebuah keharusan. Karena tubuh sehat dan bugar adalah faktor utama agar saya bisa beraktivitas dengan baik dan pekerjaan dilakukan dengan lancar. Bayangkan saja kalau kondisi tubuh dalam keadaan tidak sehat, berat sekali rasanya mau melakukan tugas yang seabreg. Kalau mendengar dan membaca tulisan para pakar kesehatan sehat itu sederhana, cukup jaga pola makan, pola tidur, istirahat yang cukup, pilih makanan sehat, jauhi makanan junk food. Sepertinya mudah ya, tapi untuk urusan makanan kenyataannya kadang nggak bisa menahan godaan dari kanan kiri.
Mencegah memang lebih baik dari mengobati. Cuaca yang tidak menentu kerap membuat tubuh rasanya tidak menentu. Sementara tubuh dituntut untuk selalu fit demi kelancaran aktivitas. Kadang kegiatan-kegiatan yang saya ikuti harus menempuh jarak yang lumayan jauh, butuh waktu berjam-jam untuk tiba di lokasi. Dan kadang selama di perjalanan ada saja sumber penyakit, asap kendaraan, asap rokok, penumpang lain yang lagi batuk dan flu, komplit kan. Belum lagi kalau jam makan tiba, harus makan diluar rumah yang belum tentu terjamin kebersihan dan kesehatannya. Meski kadang sudah dikuat-kuatin, kalau penyakit sudah datang dan daya tahan tubuh lagi lemah jadilah saya tepar juga.
Saya termasuk jarang sakit, alhamdulillah ya mudah-mudahan seterusnya sehat. Tapi kalau sudah sakit bisa berhari-hari. Pernah demam tinggi sampai ngigau nggak karuan, yang ada suami jadi bingung kirain karena mimpi nggak taunya begitu dahi saya di pegang panasnya udah tinggi. Untungnya saya dan suami selalu prepare obat, jadi nggak terlalu panik ketika tiba-tiba demam, setidaknya pertolongan pertama lah ya, apalagi kalau malam. Paginya, karena masih demam akhirnya ke dokter dan dokter menyarankan untuk banyak istirahat dan jaga pola makan, yang terpenting lagi banyak konsumsi buah karena buah mengandung anti oksidan yang baik untuk daya tahan tubuh, dan jangan lupa minum air putih yang cukup. Saya ingat betul saran dokter dan berusaha nurut, sambil membayang kan job-job yang menari-nari di atas kepala. Oh God !
Ternyata sehat memang begitu berharga. Selama sakit banyak peluang dan kesempatan yang terlewatkan. Belum lagi biaya yang dikeluarkan. Tentu saja saya nggak mau sakit berlama-lama. Selain konsumsi buah, sayur, pola makan teratur dan istirahat yang cukup seperti anjuran dokter, saya juga mengonsumsi vitamin Theragran-M. Saya konsumsi Theragran-M karena ini adalah vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Selain itu Theragran-M juga vitamin yang mengembalikan daya tahan tubuh setelah sakit. Jadi selain mempercepat penyembuhan juga mengembalikan daya tahan tubuh, ini yang penting karena biasanya kalau sudah sembuh badan masih terasa lemah, tetap aja belum berani beraktivitas untuk itu perlu banget konsumsi Theragran-M.
Magnesium yang berperan dalam proses mineralisasi tulang, metabolisme tubuh dan bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai penyakit.
Zinc yang merupakan mineral esensial yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka serta membantu regulasi sel tubuh maupun sistem saraf.
Vitamin A Vitamin A (Retinol) merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh manusia untuk menjaga fungsi normal sistem penglihatan, pertumbuhan dan perkembangan sel dan organ tubuh, memelihara sistem reproduksi, serta menjaga daya tahan tubuh.
Vitamin B2 (Riboflavin) Kekurangan Vitamin B2 berupa sakit tenggorokan, edema pada faring, keilosis, lesi pada sudut bibir, mulut maupun lidah, serta kondisi dermatitis.
Vitamin B3 (Niacinamide) Kondisi kekurangan Vitamin B3 (Niacinamide) yang merupakan ko-substrat/ koenzim pada sejumlah proses metabolisme, ditandai dengan 3D yakni Dermatitis, Dementia dan Diare.
Vitamin B5 (Pantothenate) Gejala utama kekurangan vitamin B5 adalah sindrom kaki terbakar (mati rasa), nyeri berkepanjangan, mood yang tidak stabil, insomnia, anemia, anoreksia, konstipasi, muntah, kontraksi otot dan kulit yang tidak normal (termasuk manifestasi jerawat).
Vitamin B6 (Pyridoxine) Selain memiliki manfaat pada metabolisme tubuh, Vitamin ini juga berperan dalam pengaturan hormone steroid. Kekurangan vitamin B6 ditandai dengan gangguan sistem imunitas tubuh serta kelelahan.
Vitamin B12 (Cyanocobalamin) Vitamin ini bersumber dari susu sapi, keju, daging, telur, serta produk hewani lainnya, sehingga para vegan (penganut pola makan vegetarian) memiliki faktor resiko besar mengalami defisiensi Vitamin B12 yang cenderung menimbulkan anemia dan proses degenerasi spinal
Vitamin C Vitamin C berperan penting dalam proses metabolisme tubuh, meningkatkan penyerapan zat besi, anti-oksidan yang mampu menangkal radikal bebas serta meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit. Vitamin C juga membantu pertumbuhan dan pemulihan tubuh.
Vitamin D Fungsi utama dari vitamin ini yaitu untuk mengembalikan kadar kalsium dan fosfat tubuh ke level normal, serta menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Vitamin E Vitamin E merupakan vitamin larut lemak yang berperan penting sebagai anti oksidan dari serangan radikal bebas. Vitamin E banyak terdapat pada buah-buahan, susu, mentega, telur, sayur-sayuran, terutama kecambah, minyak biji gandum, minyak kedelai, selada, kacang-kacangan, pisang dan strawberry. Kekurangan Vitamin E ditandai dengan kerusakan pada sistem saraf dan otot.
Zat Besi berperan dalam membawa oksigen ke seluruh organ tubuh sehingga berperan dalam pembentukan energi didalam sel tubuh serta pembuatan hemoglobin (darah).
Tembaga berperan dalam proses metabolisme, menjaga kesehatan kardiovaskular, tulang, saraf otot, dan pembuluh darah, serta penyerapan zat besi. Tembaga bersama zat besi membantu sistem pernapasan dan sintesis hemoglobin. Selain itu, Tembaga juga berperan dalam menghasilkan pigmen melanin bagi kulit, rambut dan mata.
Mangan adalah mineral alami dalam tubuh yang jumlahnya kecil. Mangan juga merupakan zat antioksidan kuat yang mampu mengeluarkan radikal bebas dari dalam tubuh, menjaga kesehatan tulang, membantu penyerapan vitamin dan membantu fungsi hati.
Iodium merupakan komponen penting pada hormon tiroid yang berperan dalam regulasi pertumbuhan serta aktivitas sel Iodium dan bersumber dari rumput laut, hasil laut (ikan, cangkang ikan), daging, susu, telur, cereal, buah serta sayuran.
Lengkap banget kan komposisi dan kandungan Theragran-M. Saya nggak pernah merasakan ada efek samping, yang penting dikonsumsi sesuai anjuran saja, jangan berlebihan juga. Meskipun sekarang sudah pulih yang penting bagi saya bagaimana kedepannya saya lebih peduli pada diri sendiri untuk menjaga kesehatan dan mengikuti saran dokter. Jangan terlalu ngoyo juga menjalankan aktivitas kalau alarm tubuh sudah menyala alias sudah diingatkan tubuh kalau saya sudah lelah hehe. Ya bagaimanapun sehat itu mahal, makanya sehat itu begitu berharga bagi saya.
Kandungan vitamin dan mineral pada Theragran-M sangat lengkap dan ternyata Theragran-M ini sudah diresepkan oleh para dokter selama 40 tahun (sejak tahun 1976). Lebih jelasnya lagi berikut komposisi dan kandungan di dalam Theragran-M :
Magnesium yang berperan dalam proses mineralisasi tulang, metabolisme tubuh dan bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan berbagai penyakit.
Zinc yang merupakan mineral esensial yang berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka serta membantu regulasi sel tubuh maupun sistem saraf.
Vitamin A Vitamin A (Retinol) merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan dalam jumlah kecil oleh manusia untuk menjaga fungsi normal sistem penglihatan, pertumbuhan dan perkembangan sel dan organ tubuh, memelihara sistem reproduksi, serta menjaga daya tahan tubuh.
Vitamin B1 (Thiamin) berperan sebagai koenzim dalam proses metabolisme serta memiliki fungsi penting pada sistem saraf. Gejala kekurangan Vit B1 yang paling umum adalah penyakit beri-beri maupun gangguan sistem saraf. Sedangkan gejala keracunan vitamin B1 hampir tidak pernah ditemukan sama sekali.
Vitamin B2 (Riboflavin) Kekurangan Vitamin B2 berupa sakit tenggorokan, edema pada faring, keilosis, lesi pada sudut bibir, mulut maupun lidah, serta kondisi dermatitis.
Vitamin B3 (Niacinamide) Kondisi kekurangan Vitamin B3 (Niacinamide) yang merupakan ko-substrat/ koenzim pada sejumlah proses metabolisme, ditandai dengan 3D yakni Dermatitis, Dementia dan Diare.
Vitamin B5 (Pantothenate) Gejala utama kekurangan vitamin B5 adalah sindrom kaki terbakar (mati rasa), nyeri berkepanjangan, mood yang tidak stabil, insomnia, anemia, anoreksia, konstipasi, muntah, kontraksi otot dan kulit yang tidak normal (termasuk manifestasi jerawat).
Vitamin B6 (Pyridoxine) Selain memiliki manfaat pada metabolisme tubuh, Vitamin ini juga berperan dalam pengaturan hormone steroid. Kekurangan vitamin B6 ditandai dengan gangguan sistem imunitas tubuh serta kelelahan.
Vitamin B12 (Cyanocobalamin) Vitamin ini bersumber dari susu sapi, keju, daging, telur, serta produk hewani lainnya, sehingga para vegan (penganut pola makan vegetarian) memiliki faktor resiko besar mengalami defisiensi Vitamin B12 yang cenderung menimbulkan anemia dan proses degenerasi spinal
Vitamin C Vitamin C berperan penting dalam proses metabolisme tubuh, meningkatkan penyerapan zat besi, anti-oksidan yang mampu menangkal radikal bebas serta meningkatkan daya tahan tubuh dari serangan berbagai penyakit. Vitamin C juga membantu pertumbuhan dan pemulihan tubuh.
Vitamin D Fungsi utama dari vitamin ini yaitu untuk mengembalikan kadar kalsium dan fosfat tubuh ke level normal, serta menjaga kesehatan tulang dan gigi.
Vitamin E Vitamin E merupakan vitamin larut lemak yang berperan penting sebagai anti oksidan dari serangan radikal bebas. Vitamin E banyak terdapat pada buah-buahan, susu, mentega, telur, sayur-sayuran, terutama kecambah, minyak biji gandum, minyak kedelai, selada, kacang-kacangan, pisang dan strawberry. Kekurangan Vitamin E ditandai dengan kerusakan pada sistem saraf dan otot.
Zat Besi berperan dalam membawa oksigen ke seluruh organ tubuh sehingga berperan dalam pembentukan energi didalam sel tubuh serta pembuatan hemoglobin (darah).
Tembaga berperan dalam proses metabolisme, menjaga kesehatan kardiovaskular, tulang, saraf otot, dan pembuluh darah, serta penyerapan zat besi. Tembaga bersama zat besi membantu sistem pernapasan dan sintesis hemoglobin. Selain itu, Tembaga juga berperan dalam menghasilkan pigmen melanin bagi kulit, rambut dan mata.
Mangan adalah mineral alami dalam tubuh yang jumlahnya kecil. Mangan juga merupakan zat antioksidan kuat yang mampu mengeluarkan radikal bebas dari dalam tubuh, menjaga kesehatan tulang, membantu penyerapan vitamin dan membantu fungsi hati.
Iodium merupakan komponen penting pada hormon tiroid yang berperan dalam regulasi pertumbuhan serta aktivitas sel Iodium dan bersumber dari rumput laut, hasil laut (ikan, cangkang ikan), daging, susu, telur, cereal, buah serta sayuran.
Lengkap banget kan komposisi dan kandungan Theragran-M. Saya nggak pernah merasakan ada efek samping, yang penting dikonsumsi sesuai anjuran saja, jangan berlebihan juga. Meskipun sekarang sudah pulih yang penting bagi saya bagaimana kedepannya saya lebih peduli pada diri sendiri untuk menjaga kesehatan dan mengikuti saran dokter. Jangan terlalu ngoyo juga menjalankan aktivitas kalau alarm tubuh sudah menyala alias sudah diingatkan tubuh kalau saya sudah lelah hehe. Ya bagaimanapun sehat itu mahal, makanya sehat itu begitu berharga bagi saya.





