Pages

  • Home

travel beauty

IndiHome Cinema
IndiHome Cinema, Bioskop Mini di Rumah

Siapa yang di rumah punya TV tapi nggak pernah dihidupkan? Cung?! Nah ini pertanyaan menarik buat kamu keluarga milenial yang sudah terlalu sibuk dengan berbagai aktivitas di tengah ekosistem digital yang sudah jadi kebiasaan atau gaya hidup masa kini. Zaman hidup masih bersama orang tua sebelum menikah dulu, TV dirumah selalu hidup bahkan hingga tertidur pun TV masih menyala. Tapi sekarang malah kebiasaan itu mulai hilang setelah memiliki kehidupan sendiri berkeluarga sendiri dan sudah berbeda zamannya. Kebutuhan internet untuk keluarga malah menjadi kebutuhan yang paling penting untuk saat ini. Tanpa internet hidup terasa seperti sepi dan kurang "up to date" ya kan. 

Kebiasaan sekarang menjadi sering untuk selalu update informasi di lini masa sosial media. Rasanya tiada hari untuk tak bisa memeriksa lini masa sosmed. Sebab informasi apapun lebih cepat didapat melalui sosial media, dan setiap orang itu sendiri sudah menjadi produsen informasi. Apapun informasi yang disodorkan oleh "netizen" selalu terasa baru seperti perbincangan antar tetangga di warung saat berbelanja. Walau jarak antar netizen  sangat berjauhan. Inilah hasil dari infrastruktur digital yang mendukung ekosistem digital semakin berkembang dan lebih baik. 


Sampai saat ini cost pengeluaran bulanan untuk biaya internet untuk keluarga masuk dalam list yang wajib dibelanjakan. Awalnya kebutuhan internet pribadi hanya untuk penggunaan gajet saja. Tetapi sekarang seiring bertumbuhnya ekosistem digital, bertambah pula perangkat digital yang semakin canggih. TV dirumah akhirnya kembali dihidupkan tetapi hanya pada jam tertentu saja. Sebab ada IndiHome Cinema yang memberikan layanan entertainment keluarga yang asik dan cocok untuk quality time nonton bareng di rumah saja. Eits, tapi ini bukan nonton film gratisan seperti yang tersedia di platform atau aplikasi lain dan bukan juga yang berlangganan aplikasi lho. IndiHome Cinema kayak di bioskop beneran gitu, harus beli tiket juga dan memilih jam tayang film yang akan diputar. Seru banget deh, kalau bisa nonton bareng keluarga di rumah saja. Waktu berkumpul jadi quality time yang seru sambil  berbincang dan berbagi bersama saudara dan sanak famili. 


IndiHome Cinema
IndiHome Cinema

Sebelum ada jaringan internet dengan infrastruktur digital seperti sekarang hiburan di rumah didapat dari tayangan televisi. Tetapi sekarang setelah ekosistem digital lebih baik mencari hiburan pilihan kita sendiri menjadi lebih mudah dan tersedia banyak sekali pilihannya. IndiHome Cinema menjadi salah satu pilihan hiburan nonton film yang paling recomended deh. Karena nggak pake nge-lag atau freezing saat nonton film. Apalagi kita tahu kan nonton film dari internet itu sangat memerlukan jaringan internet yang stabil dan kencang. IndiHome Cinema memanjakan banget. 


Untuk urusan internet di rumah saya pakai IndiHome karena sangat mudah tersedia di area saya bermukim saat ini. IndiHome internet untuk keluarga yang selalu lancar saat berselancar di dunia maya dan menikmati berbagai hiburan seperti nonton film. Tak heran sih, IndiHome kan punyanya Telkom Group yang notabene memiliki ekosistem digital dan infrastruktur digital yang paling baik di Indonesia. Buat keluarga besar seperti saya yang suka ngumpul di rumah saat liburan nggak bakalan deh ada drama buka hape lemot dan tanpa sinyal. Memang sih ada aja gangguan koneksi tetapi nggak ngaruh gitu sama kecepatan dan kenyamanan selama jaringan internet digunakan. 


Makanya layar monitor TV kembali menjadi hiburan yang murah meriah kayak di bioskop, karena perangkat speakernya juga udah canggih dan memiliki kualitas suara yang bagus. Membuat studio seperti bioskop kecil jadi inspirasi menciptakan hiburan bersama di rumah. Kadang tuh sama suami suka nonton didepan TV bareng sambil duduk di sofa. Nggak lupa saya siapkan cemilan deh, seru bangettt. Acara nonton pakai IndiHome Cinema jadi semakin terasa banget hiburannya dan quality time jadi semakin intens gitu. 


Tips membuat bioskop kecil di rumah: 

  1. Pastikan ruangan untuk menonton nyaman. 

  2. Redupkan lampu atau cahaya ruangan saat menonton

  3. Pastikan TV monitor terhubung dengan speakers berkualitas suara yang baik

  4. Sediakan cemilan saat nonton film 

  5. Pakai IndiHome Cinema 


Nah, berikut ini listing cemilan untuk nonton film bareng di rumah pakai internet untuk keluarga kayak di bioskop:

- Pop Corn 

- Coffee 

- Teh Hangat 

- Kue Jajanan Pasar 

- Pizza 

- Sandwich 

- Jagung rebus atau bakar

- Singkong atau Ubi Rebus 

- dan masih banyak lagi


Begitulah kehidupan zaman now, kreativitas demi mencapai quality time yang bergizi tuh gampang banget diciptakan. Di rumah saja kita bisa menciptakan suasana yang hangat dan seru bersama anggota keluarga yang lain. Kalau perlu nih, undang deh tetangga sebelah untuk nonton bareng di rumah. Bisa banget lho janjian mau nonton film apa di IndiHome Cinema, sudah tersedia berbagai jenis film. Mau film drama kayak drakor, aksi kayak film Hollywood atau musical kayak film india gitu, semua ada. Pilih aja film sesuai selera ya. IndiHome nggak hanya jadi internet untuk keluarga tapi juga hiburan untuk keluarga. 







Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
ERHA Ultimate
ERHA Deli Park Mall, Medan

           

Pernah merasa nggak pede gegara kulit wajah bermasalah? Saya yakin setiap orang pasti pernah merasakannya dan memiliki masalah dengan kulit wajah, dan ini juga terjadi pada saya. Ujung-ujungnya pakai make up tebal dijadikan solusi agar kondisi kulit yang bermasalah tertutupi sementara. Padahal ini bukan solusi justru bisa jadi menambah masalah karena pori-pori semakin tersumbat dan kulit wajah belum tentu cocok dengan bahan yang terdapat dalam kandungan kosmetik yang kita pakai.


Jujurly udah nggak nyaman banget dengan kondisi kulit wajah saya yang banyak bruntusan, flek hitam dan kering. Akhirnya saya mengunjungi ERHA Apothecary Deli Park Mall, Medan. Sebelumnya saya buat janji dulu melalui link bit.ly/ERHAdariRumahAja dengan dr. Desi Estomika Gurning biar dijadwalkan hari dan jam bisa konsul. Saya registrasi lagi saat tiba di EA Deli Park dan menunggu sebentar. Suasana di klinik ERHA ini lumayan nyaman, meski harus menunggu tapi bikin betah apalagi dengan pelayanannya. Meski pandemi berangsur pulih yang namanya protokol kesehatan tetap dipatuhi. Semua karyawan disini tetap mengikuti standar protokol kesehatan begitu juga dengan pengunjung.


ERHA Ultimate
Registrasi ulang di ERHA Deli Park Mall, Medan


Senang banget saya bisa ngobrol dan curhat sepuasnya dengan dr. Desi. Dari hasil konsultasi dengan dr. Desi ternyata permasalahan kulit wajah saya tuh banyak Milia dan Keratosis Seboroik. Milia tuh benjolan kecil berwarna putih yang terdapat dalam lapisan kulit biasanya suka muncul di pipi, dagu, hidung. Nah, kalau permasalahan saya justru si milia ini banyak pada bagian tulang pipi dan si keratosis seboroiknya juga tumbuh di area yang sama. Jadi bisa kalian bayangkan bestie di satu area ada bintik putih dan bintik hitam. Oh ya, keratosis seboroik adalah benjolan berwarna coklat seperti kutil yang tumbuh di permukaan kulit. 


ERHA Ultimate
dr. Desi ngecek kondisi kulit wajah saya


Apa penyebab munculnya milia dan keratosis seboroik ini? Kata dr. Desi ini karena aging alias usia, genotif (terutama milia), sering kena paparan sinar matahari dan nggak rutin pakai sunscreen. Betul banget! Saya tuh pakai sunscreen kadang suka lupa dan kadang cuma sekali oles saja, padahal pemakaian sunscreen itu harus berulang atau re-apply, dan ini wajib banget agar kulit wajah terlindungi dan nggak kusam. Jadi solusinya dr. Desi menyarankan untuk treatment Laser CO2 grade C dan 3 minggu berikutnya treatment Crystal Glow Peeling.


Kunjungan Pertama,  Treatment Laser CO2

Laser CO2 berfungsi untuk mengangkat milia saya yang berada pada lapisan kulit wajah yang lumayan dalam dan membakar si keratosis seboroik. Sakit nggak sih di laser? Sebelum tindakan laser kulit wajah dianestesi dulu selama lebih kurang 30 menit setelah itu baru di laser. Meski udah dianestesi masih sedikit terasa sakit apalagi milia saya membandel banget, posisinya lumayan dalam jadi benar-benar effort banget mengeluarkannya, asli saya aja gemes dengan milia saya ini. 


ERHA Ultimate
Sebelum treatment Laser CO2, wajah di anastesi terlebih dahulu


Selama hampir 1 jam treatment Laser CO2 selesai. Milia dan keratosis seboroik nya tuntas habis alias tak ada lagi di kulit wajah. Seperti habis panen, banyak banget ternyata milia saya. Alhasil luka bekas lasernya juga banyak. Tapi dr. Desi menenangkan saya jangan khawatir karena bekas lukanya ini akan dirawat dan akan sembuh dalam waktu 1-2 minggu dan akan hilang dalam waktu ½ - 2 bulan tergantung luas dan dalamnya laser. 


ERHA Ultimate
Treatment Laser CO2


ERHA Ultimate
Setelah Laser CO2 kulit wajah masih terlihat bengkak, luka belum kelihatan


Untuk perawatan setelah treatment dr. Desy memberikan saya beberapa produk yang harus dipakai seperti sabun cuci muka ERHA 1, Sunscreen Perfect Shield Normal to Dry SPF 30, dan beberapa salep racikan yaitu Acne Moisturizer Gel 2 dan Corrective Cream 10. Selama lebih kurang seminggu sama sekali harus menghindari sinar matahari makanya pakai sunscreen itu wajib banget dan dianjurkan dr.Desi dipakai pagi dan siang hari.


ERHA Ultimate
Produk yang wajib saya pakai setelah treatment Laser CO2


Selain menghindari sinar matahari langsung, selama masa pemulihan wajah juga hindari pemakaian kosmetik pada daerah yang di laser selama 2 minggu, hindari olahraga (termasuk renang) karena kondisi kulit masih luka khawatir kena keringat juga menghindari kandungan air yang ada di kolam renang. Yang paling penting lagi kalau bekas luka gatal atau mengelupas jangan digosok, digaruk atau dikelupas bisa iritasi atau meninggalkan bekas baru.


ERHA Ultimate
Proses penyembuhan luka setelah Laser CO2

ERHA Ultimate
Kondisi kulit wajah sebelum di Laser CO2, keliatan banget Milia dan Keratosis Seboroik nya


Kunjungan Kedua, Treatment Crystal Glow Peeling

Kunjungan kedua saya udah buat janji juga dengan dr. Desi seperti kunjungan pertama. Begitu tiba di ERHA Apothecary Deli Park Mall saya langsung registrasi ulang dan menunggu sebentar. Seperti biasa saya menunggu di ruang tunggu yang cukup nyaman sambil lihat-lihat produk-produk ERHA yang ada di rak. Mulai dari produk untuk anak-anak sampai dewasa semua ada. 


ERHA Ultimate
Registrasi lagi sebelum ketemu dokter


Nggak lama nunggu saya langsung dipanggil dan ketemuan lagi dengan dr. Desi. Konsultasi lagi bagaimana kondisi kulit setelah treatment Laser CO2, dan setelah diperiksa akhirnya treatment selanjutnya kata dr. Desi kulit wajah saya harus di peeling dengan treatment Crystal Glow Peeling namanya. Guna peeling ini untuk mengangkat sel kulit mati, mencerahkan dan menghilangkan flek hitam di wajah.


ERHA Ultimate
Konsultasi lagi dengan dr. Desi di kunjungan kedua


Proses treatment Crystal Glow Peeling ini nggak selama seperti treatment Laser CO2, karena cuma peeling jadi hanya sekitar 30 menit saja. Sebelum di peeling wajah saya dibersihkan terlebih dahulu untuk membersihkan make up dan debu. Selanjutnya dr. Desi langsung yang melakukan tindakan peeling. Awalnya biasa aja sih saat dipeeling, lama-lama mulai terasa perih dan cekit-cekit gitu tapi nggak terlalu perih sih masih bisa ditahan dan syukurnya nggak berasa gatal sama sekali.


ERHA Ultimate
Treatment Crystal Peeling Glow


Setelah selesai proses peeling, didiamkan beberapa menit lalu wajah saya dioleskan soothing cream gunanya untuk mencegah iritasi, menenangkan kulit setelah peeling dan melembapkan. Soothing cream ini bisa juga dipakai kalau kita lagi di luar rumah kemudian wajah kita kemerahan kena matahari. 


Selanjutnya dr. Desi memberikan produk dan cream racikan untuk perawatan setelah peeling. Ada sabun cuci muka ERHA 1, Soothing Cream, cream ERHA 4, cream ERHA 6, cream ERHA 7, cream CC 25, dan Sunscreen Perfect Shield Normal to Dry SPF 30.


ERHA Ultimate
Produk yang harus saya pakai setelah treatment Crystal Glow Peeling

 

Akhirnya selesai juga treatment kedua saya di ERHA Apothecary Deli Park Mall, Medan. Saat ini kondisi kulit masih mengelupas setelah peeling tapi wajah semakin cerah dan noda hitam mulai menipis. Super happy banget dengan perubahan kulit wajah saya. Thanks banget buat dr. Desi yang super ramah dan enak banget diajak ngobrol dan konsultasi malah kita juga saling bercanda. Selanjutnya sebulan lagi saya mau kontrol lagi ke dr. Desi untuk perawatan selanjutnya. Bintang 5 deh buat solusi perawatan wajah, pelayanan dan kenyamanan di ERHA.


ERHA Ultimate
Foto bareng dr. Desi Estomika Gurning setelah treatment peeling

ERHA Ultimate
Setelah 3 minggu treatment Crystal Glow Peeling wajah semakin bersih dan cerah. Hasil foto tanpa edit dan tanpa filter. Nggak pakai foundation dan bedak sama sekali, happy deh!


ERHA ULTIMATE

Sebagai informasi buat kalian nih bestie, ERHA ini klinik dermatologi pertama yang punya program untuk memberikan solusi kulit dan rambut yang tepat sesuai permasalahan kita. Dan ERHA memiliki program ERHA Ultimate yang menerapkan smart digital clinic dalam memberikan pengalaman terbaik. Clinical program mereka adalah:


ERHA Ultimate Anti Aging


ERHA Ultimate Brightening


ERHA Ultimate Acne Care


ERHA Ultimate Hair Care


ERHA Ultimate Atopy Care


ERHA Ultimate Skin Health


ERHA Ultimate Make Over


Setiap program yang kita pilih juga ada beberapa pilihan rencana, yaitu:


Product Plan : konsultasi dokter dengan produk yang diresepkan


Basic Plan : konsultasi dokter dengan satu kali tindakan medis dan produk yang diresepkan


Advance Plan : konsultasi dokter dengan lebih dari satu tindakan medis dan produk yang diresepkan.


Untuk treatment saya kali ini, saya pilih ERHA Ultimate Brightening dengan pilihan rencana Advance Plan. Dengan konsep terbaru, 5C (Clear Program, Clear Plan, Clear Skin Goals, Clear Duration, Clear Cost). Skin Goals saya sih warna kulit lebih cerah dan merata dan mengurangi noda kehitaman/hiperpigmentasi. 


Nah, buat kalian yang berencana untuk melakukan perawatan atau konsultasi di ERHA terdekat, kalian bisa booking online lewat link ini. Dan ada tambahan diskon nih buat kalian, pakai kode #ERHAxTUTYQUEEN otomatis dapat diskon 10% untuk pembelian produk dan treatment sampai dengan 6 bulan ke depan dari artikel ini tayang.


Untuk informasi lebih lanjut mengenai perawatan kulit dan rambut di ERHA bisa cek ke: 


ERHA Official Website:

https://erhaultimate.co.id

ERHA Official Instagram: @erha.dermatology

ERHA Official Whatsapp:

wa.me/6281121212121







Share
Tweet
Pin
Share
19 Comments

Keberlanjutan Lingkungan
Menginspirasi Lewat Konten Positif di Danone Community Engagement Day 2022

Saat ini pengguna internet semakin meningkat dan semakin banyak pula yang berkecimpung menjadi content creator. Apa itu content creator? Well, teman-teman yang belum tau content creator adalah orang yang membuat karya dalam sebuah konten dan menyebarkannya ke sosial media dengan tujuan memberikan manfaat kepada orang lain. Nah, konten apa saja yang bisa bermanfaat agar memotivasi dan menginspirasi orang-orang yang membaca ataupun melihat? Tentu saja konten positif yang bisa menggerakkan orang lain menjadi lebih baik. 


Ngomongin konten yang bermanfaat, 1 September 2022 lalu Danone Indonesia mengadakan Danone Community Engagement Day 2022. Ini merupakan salah satu program yang mempertemukan seluruh angkatan Danone Academy dan dilakukan secara online melalui Zoom. Kegiatan yang diberi nama KIAT (Kelas Intensif Membuat Konten) ini beneran ilmu daging bagi saya dan teman-teman konten kreator lain yakni Bloggers dan Vloggers. Danone Indonesia mengadakan acara ini dengan harapan agar para content creator kedepannya bisa membuat konten yang terkait dengan isu keberlanjutan lingkungan dan masyarakat.


Keberlanjutan Lingkungan
Content creator diharapakan bisa mengajak masyarakat pentingnya penerapan kehidupan berkelanjutan dalam dunia bisnis dan kehidupan sehari-hari

Tema yang diangkat dalam KIAT di #DanoneCommunityEngagementDay2022 adalah “Mengenal Penerapan Bisnis Berkelanjutan untuk Indonesia Lestari”, menghadirkan Content Creator Gerald Vincent, Agriculture Manager Danone Indonesia, Budi Rahardjo; Downstream Packaging Manager Danone Indonesia, Annie Wahyuni. 


Keberlanjutan Lingkungan
Narasumber


Danone Community Engagement Day 2022 benar-benar seru! Selain dapat banyak ilmu dan insight dari para narasumber juga jadi semakin bertambah pula keinginan untuk bikin konten-konten positif mengenai pentingnya kesadaran dan kepedulian tentang keberlanjutan lingkungan. Saya ingat banget yang dikatakan Pak Budi Rahardjo kalau saat ini banyak orang bertanam atau bertani tapi tidak merawat dan menjaga ekosistem, masih menggunakan asupan kimiawi berlebih, masih menanam dengan sistem monokultur tidak beraneka ragam. Pak Budi berpesan sebaiknya saat ini kita memanfaatkan lahan dan menanaminya dengan beraneka ragam tanaman. Maka dari itu Danone Indonesia menerapkan prinsip-prinsip Regenerative Agriculture, yakni sebuah gerakan paradigma pertanian dan praktek bertanam.


Prinsip-Prinsip Regenerative Agriculture:

  1. Minim Olah Lahan. Pengolahan lahan yang dilakukan seperlunya saja sesuai kebutuhan tanam, karena pengolahan tanah berlebihan bisa mematikan microorganisme, melepas kandungan C dalam tanah, juga makan biaya.

  2. Soil Protection (Konservasi Tanah). Memakai pupuk organik bisa dengan membuat pupuk sendiri, terasering, strip planting, dll.

  3. Melindungi Air. Kawasan pertanian menjadi kawasan resapan air.

  4. Meningkatkan Biodiversitas. Budidaya beragam tanaman pada suatu kawasan akan menjadikan kawasan pertanian menjadi ekosistem alam yang potensial mendatangkan income bagi para petani.

  5. Keterpaduan Pertanian dan Peternakan. Praktek penggembalaan yang baik akan memicu perbaikan pertumbuhan tanaman, meningkatkan karbon dalam tanah, dan meningkatkan produktivitas lahan penggembalaan, meningkatkan kesuburan tanah dan keanekaragaman hayati.


Pertanian Berkelanjutan
Pentingnya penerapan pertanian berkelanjutan

Jujurly tanpa bermaksud pamer hehe beberapa bulan ini saya juga di rumah sudah mulai menerapkan menanam tanaman di sela-sela media tanam yang masih ada space. Misal di pot bunga besar di sela-selanya saya tanam daun kari yang termasuk susah didapat kalau lagi ke pasar. Kemudian di sekitar pohon mangga saya tanam jahe dan kunyit yang Alhamdulillah kalau mau masak atau bikin bandrek bisa langsung diambil. Ada juga tanaman sereh yang saya tanam di tanah bekas pohon jambu yang sudah mati. Tinggal buat kontennya nih lagi di edit pemirsah.


Pertanian Berkelanjutan
Memanfaatkan lahan di sekitar rumah

Berdasarkan data BPS tahun 2018, sektor di lingkungan untuk pengelolaan sampah dimana masyarakat paling tidak peduli. Masih banyak masyarakat yang belum bijak mengelola sampah rumahnya sendiri, seperti memisahkan mana sampah organik, sampah plastik, sampah kertas, sampah botol. Kita semua pasti tau lah ya gimana sampah rumah tangga. Banyak kemasan seperti kemasan minyak makan, shampo, sabun, botol plastik, dll. Penting sekali untuk kita peduli bahwa sampahku tanggung jawabku.


Danone mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menciptakan ekonomi sirkular melalui gerakan #BijakBerplastik yang sudah dijalankan sejak 2018. Menurut Annie Wahyuni, untuk menjaga kesehatan masyarakat dibutuhkan fokus dari berbagai aspek. Nggak hanya aspek bahan pangan saja tapi juga kemasan yang ramah lingkungan dan aman bagi konsumen. Kemasan memiliki diperlukan untuk melindungi manfaat gizi dan kualitas produk Danone dan memungkinkan mereka untuk disimpan, diangkut, dan digunakan dengan aman. Maka dari itu Danone bekerja mendukung pergeseran sistemik dari linear ke ekonomi sirkular.


#BijakBerplastik
#BijakBerplastik

Selanjutnya materi yang paling saya tunggu-tunggu dari Gerald Vincent adalah bagaimana menjadi content creator yang bermanfaat dan tetap konsisten. Gerald sendiri ternyata pernah sampai 9 bulan kehabisan ide membuat konten dan sama sekali tak ada pemasukan alias penghasilan dari kontennya. Dari sini Gerald menyentil para content creator bahwa inti dari membuat konten adalah value. So, sampai saat ini masih terngiang-ngiang quotenya Gerald “Jadilah content creator yang memiliki value bukan hanya mengejar kekayaan semata”. 


Konten Positif
Jadi catatan banget nih!

Semoga ya kita semua bisa jadi content creator yang bisa menyampaikan konten yang bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi orang lain untuk melakukan sesuatu yang bermanfaat pula. Contohnya menginspirasi masyarakat untuk peduli hidup berkelanjutan baik untuk lingkungan maupun masyarakat itu sendiri. 








Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Newer Posts
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (6)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ▼  June 2026 (2)
      • Di Balik Buku Ublik: Ketika Istri Menjadi Editor d...
      • BesTeam, Ketika Dompet Dhuafa Ajak Kita Bestian Sa...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates