Pages

  • Home

travel beauty


Asik, bentar lagi lebaran. Yeay, ini moment yang memang saya tunggu. Selalu ada perasaan menggebu-gebu memenuhi dada setiap kali lebaran tiba. Yups, setiap lebaran saya selalu mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama orang tua, abang dan adik juga saudar-saudara yang lain. Nggak ada yang beda sih dengan mudik tahun-tahun sebelumnya. Hanya transportasi yang digunakan saja yang kadang nggak sama. Sebenarnya sih saya selalu menggunakan pesawat mudik ke Medan, tahun lalu pertama kalinya lewat jalur darat menggunakan bus lintas Sumatera. Banyak suka duka nya hehe.

Tahun ini saya sudah prepare jauh-jauh hari, agar mudik lebih nyaman. Mudik tahun ini saya menggunakan pesawat, mengingat pinggang nggak bakalan kuat 3 hari 2 malam duduk di bus. Pengennya sampe Medan dalam keadaan sehat nggak sakit karena kelelahan melakukan perjalanan. Mau tau persiapan mudik saya tahun ini seperti apa. Cuss simak yuk!


1. Cari Tiket Murah

Karena tahun ini saya sudah merencanakan mudik ke Medan menggunakan pesawat, dari 2 bulan yang lalu saya sudah pesan tiket pesawat dan hunting tiket pesawat murah. Nggak mau nekat beli tiket dadakan, khawatir mahal atau bisa jadi juga fully booked alias penuh. Bisa berantakan rencana lainnya yang sudah disusun kalau sampai nggak dapat tiket mudik lebaran. Beli tiket pesawat nya juga langsung tiket return jadi berangkat dan pulang dari Medan sudah aman karena tiket sudah di tangan. 

Teknologi semakin maju, beli tiket pesawat semudah membalikkan telapak tangan. Hanya bermodalkan internet dan smartphone sudah bisa cari tiket pesawat seperti rute domestik saya cari di HISGO domestik. Proses pembayarannya juga gampang, tinggal transfer, dan setelah itu tiket sudah dalam genggaman. Nggak perlu repot-repot ngeprint tiket, kalau saya sih tinggal tunjukin kode booking atau email masuk saja pas cek in. Mudah banget pastinya.

udah nggak sabar pengen mudik naik pesawat 


2. Bawa Pakaian Seperlunya

Karena mudik cuma 3 minggu, saya nggak terlalu banyak bawa pakaian, karena di Medan juga pakaian saya dan suami masih ada ditinggal saat mudik tahun lalu. Jadi tahun ini bawa pakaian seperlunya saja da, misal pakaian untuk sholat ied, pakaian untuk pergi ke rumah sodara, juga pakaian untuk pergi undangan pernikahan, soalnya habis lebaran pasti banyak yang nikah. Pelajaran banget bagi saya saat mudik tahun-tahun sebelumnya bawa baju banyak, yang ada nggak semua dipakai. 

Koper saya pilih yang berukuran besar, karena saya mudik berdua bareng suami, satu koper cukup untuk berdua. Biar praktis pakaian nggak saya lipat tapi digulung biar, jadi selain pakaian saya juga memasukkan perlengkapan kosmetik, skin care, dan perlengkapan mandi yang semuanya sudah saya tempatkan dalam clutch masing-masing.


4. Bawa Sepatu Yang Nyaman 

Mengingat selama mudik bakal sering bepergian mengunjungi keluarga dan kerabat, bakal banyak jalan, jadi saya prepare bawa sepatu yang nyaman, simple dan terbuat dari bahan yang ringan biar nggak gampang lelah dipake jalan. Apalagi selama libur lebaran saya dan keluarga akan plesiran, hehe. Bukan plesiran ke luar negeri tapi keluarga sudah beli paket wisata domestik untuk kami refreshing bersama-sama menikmati liburan lebaran. Maklum kumpulnya setahun sekali jadi momen ini dimanfaatkan dengan baik.


bareng keluarga besar liburan lebaran dengan paket wisata domestik ke kebun binatang siantar

5. Kamera, Baterai dan Memori

Kamera wajib banget dibawa, karena saya nggak mau melewatkan semua momen-momen saat mudik lebaran bersama keluarga. Ya, setiap detik begitu berarti. Ditambah lagi liburan lebaran ke Parapat dan Taman Simalem, wuih bakal banyak lokasi wisata yang menarik untuk capture keindahannya. Saya selalu bawa baterai cadangan juga memori penyimpanan biar nggak nyesal seperti liburan sebelumnya karena kehabisan baterai dan memori penuh jadi deh banyak pemandangan cantik terlewatkan difoto.


6. Powerbank dan Charger

Berhubung perjalanan mudik ke Medan sekitar 2 jam lebih, belum lagi waktu buat cek in dan tiba di bandara tujuan harus antri ambil bagasi, total waktu bisa sampai 4 jam, maka dari itu si powerbank dan charger jangan sampai ketinggalan. Ini penyambung nyawa buat komunikasi bagi saya. Bisa rempong kalau sampai smartphone kehabisan baterai, nggak bisa telfonan sama keluarga yang jemput, nggak bisa update status di sosmed *eh.


7. Timbangan Digital Travel

Nah, timbangan digital travel ini selalu saya bawa kalau bepergian atau liburan ke luar kota. Gunanya untuk menimbang barang bawaan yang akan dimasukkan kedalam bagasi. Tau sendiri kan kalau udah pulang kampung ada saja yang pengen dibawa, apalagi makanan khas yang memang cuma ada di tanah kelahiran. Kahawatir terlalu kalap bawa oleh-oleh dan belanjaan lain selama mudik makanya timbangan digital travel ini jadi penentunya. Kalau kelebihan bagasi bisa ribet, biaya untuk tambahan over baggage lumayan juga sih tapi tergantung kebijakan masing-masing airline.



8. Obat-obatan

Pengennya sih fisik fit saat mudik. Tapi buat berjaga-jaga saja jadi obat-obatan dibawa. Paling sering bawa obat flu, demam, dan batuk. Karena cuaca di Jakarta dengan di Medan beda banget, di Jakarta hujan sampe banjir eh begitu nelfon ibu saya di Medan malah panas banget. Yang paling penting lagi bawa minyak angin, buat oles-oles di dahi kalau lagi pusing dan biar nggak mual selama diperjalanan. Yah, prepare aja deh semoga saja daya tahan tubuh tetap stabil.


9. Bawa Majalah

Memang sempat baca?  Iya. Saya itu pobia dengan ketinggian, kalau naik pesawat suka deg-degan, gelisah, duduk nggak tenang, apalagi kalau lihat suami disebelah udah tidur nyenyak, alhasil tambah gelisah karena nggak ada teman ngobrol haha.  Saya selalu bawa majalah kalau naik pesawat, untuk mengusir rasa jenuh karena waktu terbang 2 jam biar waktu nya nggak terasa karena asik baca majalah. Padahal nggak sampe 1 jam isi majalah sudah terbaca semua, tapi ya itu di bolak balik lagi yang penting dibuat asik dan nyaman aja. Tapi kalau naik pesawat Garuda lebih asik lagi bisa nonton film sepuasnya, sampe lupa waktu, tau-tau udah landing aja.



10. Bawa Dokumen Penting

Dokumen penting itu apa aja sih? Pastinya KTP karena pas cek in naik pesawat kartu pengenal yang satu ini wajib ada, jangan sampai tercecer atau ketinggalan, bakal nggak bisa terbang. Kalaupun KTP masih di urus minimal ada resinya atau SIM juga bisa dipakai buat cek in. Kemudian dokumen penting lainnya kartu BPJS, ini buat jaga-jaga kalau saat mudik ada hal-hal yang tidak diinginkan seperti saki, dsb. Satu lagi buku tabungan, pengalaman saya tahun lalu mudik ATM hilang, meski online tetap saja bank meminta buku tabungan sebagai syarat penggantian ATM.


11. Check List

Yang terakhir sebelum berangkat mudik saya biasanya ceklis lagi barang-barang bawaan satu persatu, jangan sampai ada yang tertinggal. Pengalaman bertahun-tahun mudik lebaran mengajarkan saya bahwa persiapan itu adalah kunci, agar tidak melupakan hal-hal penting.


Itu persiapan mudik ala saya. Gimana dengan persiapan mudik kalian? Jangan lupa ya kalau mudik pas ninggalin rumah listrik, air dan gas jangan lupa dimatiin, sampah jangan lupa dibuang, kalau di kulkas masih ada bahan makanan mending dibagiin ke tetangga biar nggak kadaluarsa di kulkas,Tuh kan masih ada aja yang harus diingat hehe. Ini reminder buat saya juga sih, gimanapun saat mudik rumah ditinggal dalam keadaan safety dan nggak berantakan. Siap-siap mudik yuk!





Share
Tweet
Pin
Share
8 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (8)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (2)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...
      • Cara Membangun Personal Presence yang Membuat Oran...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates