Pages

  • Home

travel beauty


Sering mondar-mandir ke toilet dan nyeri saat buang air kecil pernah saya alami semasa kuliah. Rasanya nggak karuan, mau buang air kecil area V rasanya perih dan pinggang juga sakit. Rasa nyeri juga nggak berkurang meski sudah banyak minum air putih. Sempat khawatir kalau ada apa-apa dengan area V dan kepikiran juga kalau-kalau ada yang salah dengan ginjal. Soalnya pinggang sakit banget, sampai jalan saja sakit. Ayah yang kebetulan kerja dibidang kesehatan saat saya beritahukan kondisi saya mengatakan kalau saya terkena infeksi saluran kemih (ISK). Karena orangtua dan saya tinggalnya berjauhan akhirnya saya disuruh beli obat oleh Ayah. Saya lupa obat apa yang disarankan Ayah, yang saya ingat cuma ke apotek nyodorin nama obat yang di info Ayah. Alhamdulillah beberapa hari konsumsi obat sakit saya pun berangsur-angsur pulih.

Makanya sewaktu Blogger Perempuan mengundang saya untuk ikut dalam acara Blogger Gathering Uricran yang temanya membahas mengenai Pentingnya Menjaga Kesehatan Saluran Kemih pada Wanita saya langsung mengkonfirmasi hadir, karena saya ingin mendengar langsung bahasan infeksi saluran kemih dari ahlinya. Yups, event yang diadakan di Hotel Harris Kelapa Gading 26 Mei 2018 ini menghadirkan dr. Boy Abidin SPOG (K) sebagai narasumber. Siapa coba yang nggak kenal dr. Boy Abidin yang ramah dan gaul. Beberapa kali ikut acara seputar kehamilan yang narasumbernya dr. Boy Abidin puas banget dengan materi yang disampaikan. Begitu juga dengan informasi mengenai penyebab anyang-anyangan dan pencegahannya.

dr. Boy Abidin SPOG (K)
Acara yang diadakan oleh Prive Uri-cran dan Combiphar ini sebagai bagian dari kampanye yang sering dilakukan Prive Uri-cran, yakni kampanye yang berhubungan dengan kesehatan wanita. Pentingnya menjaga kesehatan kewanitaan, termasuk wanita harus waspada dengan infeksi saluran kemih. Sesuai dengan tagline Combiphar camphioning a healthy tomorrow dimana Combiphar ingin menjadi pelopor hidup sehat.


Kenapa Wanita Sering Terkena Infeksi Saluran Kemih?

Menurut paparan dr. Boy Abidin, Infeksi Saluran Kemih adalah infeksi akibat koloni kuman di saluran kemih yang masuk secara hematogen (aliran darah) dan ascending (menjalar ke atas). Infeksi saluran kemih bisa mulai dari atas yakni ginjal dan bawah yakni area V. Infeksi saluran kemih bisa dialami siapa saja tapi paling sering dialami oleh wanita. Berdasarkan data 50-60 % ISK memang terjadi pada wanita, bukan hanya pada wanita yang lagi masa reproduksi tapi juga bisa pada anak-anak dan pada wanita yang sudah menopouse. Dan wanita yang pernah mengalami infeksi saluran kemih 25% mengalami infeksi saluran kemih berulang.

Kenapa Wanita Sering Terkena Infeksi Saluran Kemih? Salah satu penyebabnya adalah karena saluran kemih wanita lebih pendek daripada pria jaraknya hanya 2-3 cm saja, itulah mengapa paling sering korbannya wanita. Pria memiliki saluran kemih yang lebih panjang jadi lebih aman terlindungi dari kuman. Bahkan kalau wanita mengalami keputihan kumannya bisa nyebrang loh ke saluran kemih. Lubang pada area V wanita mempunyai potensi untuk terinfeksi kuman E.coli, makanya harus benar-benar dijaga kebersihannya.


Gejala Infeksi Saluran Kemih

Keluhan pertama wanita yang mengalami infeksi saluran kemih biasanya adalah Anyang-anyangan. Anyang-anyangan ini diambil dari bahasa Jawa, mungkin setiap daerah punya istilah berbeda. Anyang-anyangan diartikan sebagai buang air kecil yang tidak tuntas, dan inilah awal gejala infeski saluran kemih. Jadi anyang-anyangan nggak boleh disepelekan. Infeksi saluran kemih seperti yang dipaparkan dr. Boy Abidin bisa terjadi pada bagian bawah dan atas. Berikut gejala-gejalanya:

Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Bawah

- Merasakan nyeri saat buang air kecil dan rasa panas di urethra
- Buang air kecil lebih sering sampai pada malam hari dengan jumlah urine yang sedikit
- Tidak dapat menahan buang air kecil alias sampai ngompol. Bisanya ini terjadi pada wanita        menopouse. Wanita yang sudah mengalami menopouse hormon estrogennya sudah menurun dan lubang saluran kemihnya lebih longgar jadi nggak bisa menahan buang air kecil.
- Buang air kecil sering tidak tuntas
- Nyeri pada perut bagian bawah
- Demam ringan, tidak enak badan

Gejala Infeksi Saluran Kemih Bagian Atas

- Demam tinggi, menggigil
- Hilang nafsu makan
- Mual dan muntah
- Nyeri pada pinggang (lokasi ginjal).

Biasanya kalau mengalami nyeri pinggang saya mikirnya pasti karena kurang minum, padahal bisa jadi itu infeksi saluran kemih yang sudah naik ke atas kata dr. Boy Abidin. Dan kalau sudah naik ke daerah atas ini benar-benar harus ditangani dengan serius, karena kalau organ ginjal nya rusak justru dampaknyaa bisa merembet kemana-mana.


Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Banyak dari kita yang nggak tau dan kurang aware dengan penyebab infeksi saluran kemih. Padahal penyebabnya dari kebiasaan yang kita lakukan sehari-hari yang tanpa disadari justru menjadi penyakit. Berikut penyebabnya:

1. Kurang Minum

Minum yang paling tepat adalah saat sebelum haus, kalau merasa haus artinya tubuh sudah memberi alert bahwa tubuh kekurangan cairan, jadi logikanya minum sebelum haus bukan saat haus. Paling mudah mendeteksi kalau kita kurang minum adalah dari perubahan warna air seni. Perhatikan betul warna urine, kalau warnanya sudah kuning pekat artinya kita sudah kekurangan cairan.

2. Karena Perjalanan Jauh Sering Menahan Buang Air Kecil

Kadang kalau lagi perjalanan jauh kita suka menahan pipis ya kan? Saya juga begitu, soalnya enggan banget masuk toilet umum yang kebersihannya kurang terjaga. Padahal kita nggak boleh menunda berkemih. Solusinya harus di planning betul, sebelum perjalanan buang air kecil terlebih dahulu atau pakai pampers khusus wanita.




3. Aktivitas Seksual

Biasanya ini sering disebut honeymoon cystitis infeksi saluran kemih yang terjadi pada pasangan muda saat bulan madu. Disebabkan terjadi gesekan pada saluran kemih yang menyebabkan masuknya kuman pada saluran vagina dan menyebar pada saluran kemih. 

4. Menopouse

Pada usia menopouse dinding organ reproduksi semakin menipis dan perubahan hormon drastis yang menyebabkan mudahnya terjadi infeksi.

5. Diabetes

Orang dengan diabetes biasanya banyak minum, banyak makan, banyak buang air kecil tapi berat badannya nggak naik-naik bahkan turun. Orang-orang dengan diabetes imunitas nya juga menurun jadi mudah sekali terkena infeksi.

6. Kehamilan

Wanita hamil memang mudah sekali mengalami infeksi saluran kemih. Karena wanita hamil sering mengalami keputihan yang awalnya keputihannya normal tapi karena tidak dijaga dengan baik akan ada koloni kuman yang menyebabkan radang. Kehamilan harus betul diperhatikan karena sering terjadi komplikasi yang berisiko terjadinya infeksi saluran kemih berulang. Komplikasi infeksi saluran kemih pada kehamilan juga bisa berisiko kelahiran prematur, bayi berat badan lahir rendah, preeklampsia, hipertensi, gagal ginjal, dan kematian janin.

7. Toilet Tidak Bersih

Kalau di toilet umum harus siap-siap bawa air dan tisu untuk mengeringkan organ intim

8. Air Pembasuh Yang Tidak Bersih

Kalau tidak yakin dengan kebersihan air di toilet umum gunakan air mineral yang dibawa sendiri.

9. Arah Membasuh Yang Salah

Peratikan arah membasuh organ intim, yang benar itu dari arah depan ke arah belakang. Karena kalau salah arah misalnya dari belakang kedepan justru bisa membawa kuman dari anus.

Penting sekali membersihkan organ intim wanita, dan ini menjadi poin utama karena organ intim mempunya 3 fungsi yakni tempat keluarnya darah menstruasi, sebagai fungsi seksual, dan fungsi reproduksi atau melahirkan.  Perlu diperhatikan jangan menggunakan bedak, cairan kimia ke area V. Karena justru bisa menyebabkan infeksi dan keputihan. Cairan pembersih vagina boleh digunakan selama pH nya balance yang sesuai dengan pH vagina, karena pH balance tidak merusak kelembaban vagina. Sabun mandi tidak disarankan untuk digunakan membersihkan area V.


Cara Mengobati Anyang-anyangan Pada Wanita dengan Prive Uri-cran Ekstrak Buah Cranberry

Infeksi saluran kemih bisa dicegah dengan rutin minum air putih 2-3 liter per hari, menjaga kebersihan organ intim, segera berkemih atau hindari menahan buang air kecil, membasuh organ intim dari depan ke belakang, menggunakan pakaian dalam dengan bahan katun, dan mengonsumsi buah CRANBERRY.

Mengonsumsi Cranberry merupakan cara alami untuk mengobati anyang-anyangan pada wanita. Pengobatan alami tentunya lebih aman dibanding dengan penggunaan obat kimia. Cranberry mengandung 80% air dan 10% karbohidrat dimana didalamnya terdapat kandungan Proantocyanidin (PAC) yakni jenis tannin yang terkondensasi, bahan aktif nya dapat menghambat perlekatan bakteri E.coli di sel epitel saluran kemih. 

Keuntungan mengonsumsi Cranberry dibandingkan penggunaan antibiotik profilaksis adalah tidak menimbulkan resistensi antibiotik. Selain itu cranberry juga mensupport kesehatan jantung, menjaga kadar gula, kesehatan dalam pencernaan, dan sebagai antioksidan.

Buah cranberry susah banget ditemukan saat ini. Tapi sekarang sudah ada Prive Uri-cran ekstrak buah cranberry. Prive Uri-cran bukan antibiotik isinya hanya ekstrak buah-buahan cranberry dengan 2 sediaan yakni ada yang bentuk sachet dan ada yang bentuk kapsul. Jadi jangan khawatir untuk mengonsumsi Prive Uri-cran karena aman untuk diminum meski untuk orang hamil sekalipun. Nah, bagi teman-teman yang pengin tau lebih lanjut tentang produk Prive Uri-cran bisa cek di http://uricran.co.id/ .




Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (11)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ►  August 2026 (2)
    • ►  September 2026 (2)
    • ▼  October 2026 (1)
      • Mengenal Skin Longevity Lewat 5 Protokol Wardah Sk...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates