Pages

  • Home

travel beauty


Sudah siapkah kita dengan transisi energi? Dari energi fosil yang bersumber dari minyak dan batu bara beralih ke energi terbarukan? Yups, energi terbarukan menjadi salah satu prioritas negara saat ini. Hal ini pernah diutarakan oleh Presiden Jokowi agar kita nggak tergantung dengan energi yang berasal dari batu bara saja untuk mengatasi krisis listrik. Listrik itu ibarat nyawa bagi industri maupun rumah. Kalau listrik mati dampaknya banyak sekali, kita bakalan marah dan teriak kesal bahkan timeline sosial media pun penuh dengan tumpahan kekesalan dan keluhan soal listrik mati. Ini karena listrik sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, bisa dibilang sudah jadi kebutuhan utama. 

By the way saya ingin bahas soal energi terbarukan sebagai solusi mengurangi biaya listrik yang semakin mahal seiring dengan inflasi. Hari gini siapa yang nggak mau listrik gratis ya kan? Nah, lebih kurang setahun yang lalu saya pernah menulis solusi mengatasi mahalnya tarif listrik. Ya, Baran Energy. Ini yang saya maksud solusi. 



Apa itu Baran Energy? 

Baran adalah Baby Unicorn Indonesia yang memberikan pengalaman baru dalam menggunakan EBT (Energi Baru Terbarukan) yang tidak pernah ada sebelumnya yang menghemat penggunaan listrik 4x lebih murah. Baran Energy adalah inovasi anak bangsa. Founder Baran Energy Victor Wirawan mengembangkan pembuatan alat menampung listrik (energy storage system) dari solar panel dan kemudian dialirkan ke rumah, kantor, industri, atau pertambangan, dll. 

Victor Wirawan (kanan) - CEO dan Founder Baran Energy 

Pertama kali saya mengikuti bincang santai bersama Victor Wirawan setahun yang lalu, Baran sudah memiliki battery pack yang saat itu masih dalam tahap prototype develop. Sekarang Baran semakin berkembang, sudah banyak konsumen yang memesan, bahkan sekarang Baran memiliki pabrik dan memproduksi lebih kurang 20 unit tiap bulannya. Kabar baik lagi dalam 2 bulan kedepan Baran akan memproduksi 20-40 unit per hari, ini merupakan lompatan yang cukup besar. 

Melihat progress yang nyata, ini berarti sudah banyak orang yang membutuhkan dan  menyadari keuntungan memakai Baran Energy, bukan hanya karena renewable energy tapi juga karena lifestyle dalam hal mengonsumsi energi. 

Keuntungan Memakai Baran Energy di Rumah

Baran Energy memiliki 2 jenis paket, yaitu: Baran Package Premium: 234. 000.000 dan Baran Package Accelerate (Ekonomis): 149.000.000. Harga ini sudah all in dan tinggal pakai. Kira-kira apa keuntungan memakai Baran Energy? Saya yakin teman-teman pasti penasaran dan bagaimana hitung-hitungannya kenapa Baran Energy cocok kita gunakan di rumah. 

Baran Premium Package

Jadi benefit yang kita dapatkan dengan menggunakan Baran Energy di rumah antara lain:

Money Saving: dengan menggunakan Baran Energy kita menghemat 4x lebih murah dari biaya listrik yang biasa kita gunakan selama ini. Ilustrasi nya seperti ini:

Biaya listrik + inflasi 20 tahun : 4 = range harga
     Biaya listrik/bulan: Rp900.000,
Biaya listrik/tahun: Rp10.800.000
Biaya listrik 20 tahun: Rp216.000.000
Biaya listrik 20 tahun + inflasi: Rp1.006.766.743.
Dari hitung-hitungan ini didapat biaya listrik kita selama 20 tahun Rp 1.006.766.743. Sementara harga Baran Package yang premium saja Rp 234.000.000, ini berarti 4x lebih murah dari biaya listrik yang kita keluarkan. Itu kalau dibandingkan dengan paket premium, belum lagi kalau dibandingkan dengan paket ekonomis yang jauh lebih hemat. 

No Blackout: tidak akan mengalami pemadaman listrik karena sumber energi tergantung pada baterai. 

No Pollution: udah pasti nggak ada solusi karena memanfaatkan energi matahari, tidak seperti energi fosil yang menghasilkan sisa pembakaran

Low Maintenance

Save the Planet: Baran Energy termasuk teknologi energi yang ramah lingkungan

Baran Property di Ciawi, Bogor

Bincang-bincang bareng Victor Wirawan tahun lalu yang berencana me-launching Baran Property dalam jangka waktu setahun, juga terealisasi sekarang. Baran Property adalah perumahan atau hunian dimana didalamnya sudah menggunakan Baran PowerWall. Dan benar saja guys, tepat setahun Baran Property pun launching di Perumahan yang sedang tahap pembangunan di ADENIUM VILLA'S @The Leaf Boutique Resort, Ciawi, Bogor.

Baran Property 

Saya dan beberapa teman Blogger mendapat kesempatan mengunjungi Baran Property di Ciawi, hunian swaenergi pada hari Kamis tanggal 23 Januari 2020 lalu. Disana kami tak hanya sekadar berkunjung tapi juga ikutan menyaksikan langsung tes powerwall.

Bagaimana Cara Kerja PowerWall? 

PowerWall bekerja dengan memanfaatkan energi yang dihasilkan oleh sinar matahari yang ditampung oleh solar panel. Sebagian digunakan untuk kebutuhan energi pada siang hari dan sebagian akan disimpan didalam baterai. Kemudian pada malam hari ketika matahari nggak ada, baterai akan mem-backup 100% kebutuhan rumah dan ini juga tergantung kebiasaan bagaimana kita menggunakan energi.
 
Baran PowerWall di ADENIUM VILLA'S @The Leaf Boutique Resort, Ciawi, Bogor
Triharsa Adicahya, CTO (Chief Technology Officer) Baran Energy menjelaskan kinerja PowerWall

Baran PowerWall memiliki kapasitas maksimum 8800 watt hour (Wh). Seandainya kita menggunakan 1000 watt/jam berarti baterai akan mem-backup kurang lebih selama 8 jam, dan seandainya  kita menggunakan energi sebanyak 500 watt/jam baterai akan mem-backup lebih kurang 16 jam. Berapa banyaknya energi yang kita gunakan bisa kita lihat pada indikator.

 Specification Baran Energy
-Max Capacity 8, 8 kWh
-Dimension p 60 x 20 x 100 cm
-Lithium Ion based battery cell (4000 cycle) 
-Modular BMS (Battery Management System) 
-Active cooling designed for tropical climate
-Full stack safety system (Short detection, inertia sensors, etc) 
-Built in IOT system

Meski PowerWall dianggap Power Bank raksasa, tapi desainnya minimalis dan tetap enak dipandang. Jadi bisa ditaruh dimana saja didalam atau diluar ruangan. So, gimana nih pendapat teman-teman mengenai inovasi Energi Baru Terbarukan (EBT) dari Baran Energy? Kalau saya sih mendukung banget. Oh ya, lebih lengkapnya mengenai Baran Energy teman-teman bisa kunjungi http://baran-energy.com ya. 






Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Saya suka sekali mengikuti perkembangan startup. Selain tertarik dengan ide-ide kreatif yang diciptakan juga salut dengan anak-anak muda pelaku startup. Contohnya sejumlah tokoh muda sukses dunia seperti Mark Zuckerberg pemilik Facebook, Jan Koum pendiri WhatsApp, atau  Elon Musk pengusaha muda sukses yang popular dengan beberapa bisnis bertema teknologi futuristik mulai dari bisnis otomotif ramah lingkungan hingga proyek perjalanan lintas angkasa.

Kalau selama ini kita melihat di luar negeri sudah banyak anak-anak muda yang sukses di bidangnya masing-masing, di Indonesia pun banyak anak-anak muda yang memiliki potensi luar biasa, bahkan sudah sukses. Victor Wirawan, anak muda milenial Indonesia yang berinisiatif mengembangkan teknologi di bidang energi terbarukan. 

Victor, yang oleh teman-temannya dan relasinya disamakan dan dijuluki sebagai Elon Musk versi Indonesia tersebut, saat ini bersama dengan puluhan anak-anak muda milenial berbakat di bawah naungan Baran Energy, sedang mengembangkan teknologi power storage yang bisa menampung energi listrik, baik yang bersumber dari matahari, air, maupun angin.

Victor Wirawan

Menurut Victor, anak-anak muda milineal bersama Baran Energy  saat ini sedang menciptakan produk yang sangat revolusioner agar setiap orang tidak perlu kena beban listrik lagi. Dengan menggunakan teknologi dari Baran Energy, maka sama saja pengguna bayar listrik 5 tahun, tetapi selanjutnya GRATIS listrik 15 tahun. 

Dengan teknologi revolusioner yang memungkinkan masyarakat tidak perlu mengisi token listrik ini, Victor optimis teknologi ini bakal mendapat respon positif dari masyarakat luas jika suatu saat mulai dipasarkan. 

Kehadiran Baran Power ini merupakan cara baru mengkonsumsi energi tanpa fosil, tidak perlu membayar listrik dan konsumen hanya megeluarkan biaya untuk membeli perangkatnya saja, tapi kedepannya sangat menghemat pengeluaran biaya listrik.

Baca juga: Aldebaran Solusi Mengatasi Mahalnya Tarif Listrik

Victor bersama puluhan anak-anak negeri yang berbakat sedang mengembangkan tiga varians produk teknologi energi ramah lingkungan, yaitu PowerWall berkapasitas 8.8 KWh, PowerPack 126 KWh, dan PowerCube 1.2 MWh. Ketiga perangkat dapat digunakan mulai dari rumah tinggal, pabrik, real estate, perkebunan, pertambangan, hingga industri sekala besar. Selain itu, Baran juga siap meluncurkan prototype mobil listrik yang nantinya suatu saat bisa dikomersilkan.


Victor yakin Baran Energy sebagai startup dalam beberapa waktu mendatang akan lahir menjadi salah satu baby unicorn yang bisa menampung semakin banyak anak – anak muda milenial Indonesia yang berpikiran kreatif dan inovatif.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pernah menyampaikan, di tahun 2019 ini pemerintah menargetkan akan ada lima startup unicorn di Indonesia. Indonesia saat ini, berdasarkan beberapa riset yang disebut Presiden Jokowi, memiliki empat unicorn. 4 unicorn tersebut adalah Go-Jek, Traveloka, Tokopedia, dan Bukalapak. Nah, siapa nih unicorn yang kelima? Kita tunggu saja yuk. 


Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates