Pages

  • Home

travel beauty




Kanker serviks masih menduduki peringkat kedua sebagai kanker yang paling mematikan bagi wanita setelah kanker payudara. Kanker serviks adalah satu-satunya kanker di dunia yang dapat dicegah lewat vaksin. Sebagai wanita penemuan vaksin HPV (Human Papilloma Virus) merupakan anugerah terindah.

Girls, tau nggak kalau kanker serviks bisa menyerang wanita di segala usia yang sudah aktif berhubungan intim? Ya, dulu saya taunya kanker serviks hanya menyerang wanita yang sudah menikah dengan umur tertentu saja, ternyata tidak. Kanker serviks tidak memandang usia, makanya pemberian vaksin serviks bisa diberikan sejak dini kepada anak usia 9 tahun. Tujuannya agar kekebalan tubuh terhadap virus HPV yang menjadi penyebab kanker serviks terbentuk sejak dini.

Meskipun kanker serviks hanya bisa ditularkan lewat hubungan seksual, pemberian vaksin serviks nggak mesti menunggu seorang wanita aktif secara seksual. Vaksin serviks juga cukup diberikan sekali seumur hidup karena antibodi tubuh terhadap virus sudah terbentuk. Vaksin ini juga tidak ada pengaruhnya dengan hormon dan tidak ada hubungannya dengan menopouse dini, berita-berita yang beredar mengenai vaksin sejak dini menyebabkan menopouse dini itu tidak benar.

kiri-kanan : Chacataib -MC- Sumbangsih Elly Mawati - dr. Yuslam Fidianto, Sp.OG
Yups, kanker serviks memang tidak mengenal usia. Beberapa waktu lalu saya mengikuti blogger gathering yang diadakan oleh Mayapada Hospital. dr. Yuslam Fidianto, Sp.OG yang menjadi salah satu narasumber mengatakan tahun ini ditemukan kasus kanker serviks menyerang wanita dibawah usia 21 tahun. Saya nggak terkejut mendengar pemaparan dr. Yuslam, karena semasa SMA saya pernah punya teman yang kakaknya waktu itu masih kuliah dan menderita kanker serviks. Jujur, waktu itu saya tidak paham sama sekali mengenai penyebab kanker serviks. Justru saya lebih terkejut setelah tau apa penyebab kanker serviks sekarang ini, tertular virus karena pernah melakukan hubungan seksual dan aktif melakukan hubungan seksual. 

Kenapa sering terjadi orang terdeteksi kanker serviks terlambat? Kata dr. Yuslam ini karena kurangnya tindakan screening para wanita di Indonesia. Perlu diingat, HPV tidak menular diluar tapi murni karena melakukan hubungan intim. Jadi ini perlu menjadi perhatian kita semua terutama kaum wanita agar lebih paham mengenai kanker serviks sebelum terlambat.


Penyebab dan Gejala Kanker Serviks

Kanker serviks adalah  adalah kanker mulut rahim yang disebabkan oleh HPV 16 dan 18 yang masuk kedalam tubuh melalui hubungan intim, jelas dr. Yuslam. Kasus kanker serviks yang banyak ditemukan di Indonesiadiketahui sudah pada stadium lanjut, ini dikarenakan kurangnya kesadaran dan kepedulian untuk mengecek kesehatan secara berkala. dr. Yuslam menyarankan agar para wanita melakukan pap smear setiap tahunnya. Dengan pap smear bisa diketahui apakah wanita menderita kanker atau tidak. Deteksi sejak dini agar kanker serviks bisa ditangani, sehingga kita masih punya harapan hidup.

Saya Peduli Kanker Serviks
Pada stadium awal kanker serviks biasanya tidak menunjukkan gejala, bahkan tidak terasa sama sekali. Gejala kanker serviks pada umumnya:
  • Pendarahan paska senggama, pendarahan setelah menopuse
  • Keputihan yang berulang-ulang dan tidak kunjung sembuh. Keputihan sebaiknya segera diperiksakan ke dokter untuk mengetahui apakah karena infeksi atau gejala kanker
  • Menikah di usia muda
  • Nyeri panggul yang tidak berhubungan dengan siklus haid
  • Berat badan turun
  • Mudah lelah
  • Kaki membengkak
Dari beberapa gejala kanker serviks yang umum ditemui, dr. Yuslam menghimbau agar para wanita merasakan perubahan-perubahan yang terjadi pada tubuh, aware dengan sinyal yang diberikan tubuh. Karena lebih bagus mencegah dan melindungi dari pada tidak sama sekali.


Menurunkan Risiko Kanker Serviks

Untuk menurunkan risiko kanker yang mematikan ini sebaiknya lakukan beberapa pencegahan seperti tidak melakukan hubungan seks kalau belum menikah, jangan berganti-ganti pasangan, lakukan vaksinasi. Oh ya, soal berganti-ganti pasangan ini berlaku untuk laki-laki dan perempuan. Bagi laki-laki sebaiknya perlu di sunat, tujuannya agar bersih. Intinya antar pasangan harus saling menjaga dalam arti kebersihan itu penting, karena melakukan hubungan suami istri harus bersih. 

Oh ya, apabila saat melakukan pap smear dan diketahui kalau kita menderita kanker biasanya dokter langsung mengambil tindakan dan mengobati penyakit berdasarkan stadiumnya. Tindakan yang dilakukan dokter bisa berupa operasi, radiasi dan kemoterapi atau bisa juga kombinasi dari ketiganya. Kalau sel kanker sudah masuk ke getah bening itu susah disembuhkan. 


Bu Elly Survivor Double Primer Cancer

Pada saat sesi sharing bersama bu Elly survivor kanker rahim dan kanker usus, mata saya sampai berkaca-kaca. Ibu yang satu ini sama sekali tidak terlihat dari raut wajah nya kalau beliau penderita kanker. Bu Elly berpesan kepada semua wanita penderita kanker agar bergabung ke komunitas survivor kanker. Karena dengan menjadi bagian dari komunitas tersebut kita bisa saling bertukar informasi, saling curhat dan saling menguatkan. Kalau dalam kondisi sakit kita nggak boleh stress dan harus selalu bahagia, itu kuncinya. Dan itu semua harus dimulai dari diri sendiri. Penyakit kanker itu bukan seperti sakit flu yang sakit minum obat langsung sembuh, makanya harus bersabar.

Bu Elly juga berharap kalau kita sudah terdeteksi kanker serviks segera minta saran dokter untuk diambil tindakan. Jangan sekai-kali berobat alternatif seperti meminum ramuan herbal. Menurut bu Elly ramuan herbal hanya untuk membuat badan menjadi fit, bukan untuk menyembuhkan kanker. Pap smear benar-benar salah satu satu cara untuk mengetahui di rahim kita ada kanker atau tidak. Bu Elly sendiri rutin pap smear setiap tahun, tapi terkena virus HPV yang menyebabkan bu Elly menderita kanker. 

Salutnya saya dengan bu Elly yang menerima dengan ikhlas penyakit yang di deritanya. Yang penting harus tetap bersyukur, harus dijalani dan mesti rajin kontrol. Keluargalah yang membuat bu Elly menjadi kuat, apalagi kalau ingat anak-anak yang pasti membutuhkan kehadiran dirinya.

Girls, mendengar pengalaman bu Elly dan pemaparan dr. Yuslam saya mengambil kesimpulan kita mesti waspada dengan kanker serviks sebelum terlambat. Ingat bagi teman-teman yang sudah menikah agar rutin melakukan pap smear setiap tahun. Chacataib bilang kalau pap smear itu nggak sakit, cuma dicolek aja diambil cairan di mulut rahim. Yuk, buruan pap smear!


Share
Tweet
Pin
Share
11 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (4)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ▼  April 2026 (2)
      • Beauty is Pain? Ini Pengalaman Pertama Saya HIFU &...
      • Bukan Salahmu, Tapi Ini 6 Kesalahan Keuangan yang ...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates