Pages

  • Home

travel beauty

Berbeda Bukan Berarti Kurang. Sumber Foto: Canva

Melihat peristiwa di sekitar kita selalu saja ada masalah ketimpangan yang terjadi. Persoalan demi persoalan mengiringi pergaulan hidup kita bersama. Namun di setiap peristiwa juga memunculkan sosok yang menjadi arus utama perlawanan. Meski hanya dengan langkah kecil dan sangat sederhana.

Masih ingat ketika di setiap lini masa sosial media dan interaksi keseharian kita kata anak autis menjadi sebuah kata yang bertendensi menghina seseorang yang menunjukan sikap antisosial. Sebagai bahan tertawaan dan canda yang begitu ringan terucap dari percakapan. Saat itulah Alvinia Christiany menceritakan bahwa ini merupakan  problem yang harus diselesaikan untuk mewujudkan cita-cita dari usahanya bersama teman-teman dalam menjadi bagian support sistem terhadap anak dengan autisme.


Data Centers for Disease Control and Prevention (CDC, 2018) menyebutkan bahwa prevalensi kejadian penderita autism meningkat dari 1 per 150 populasi pada tahun 2000 menjadi sebesar 1 per 59 pada tahun 2014. Berdasarkan data prevalensi tersebut, Indonesia yang memiliki jumlah penduduk sebesar 237,5 juta dengan laju pertumbuhan penduduk 1,14% diperkirakan memiliki angka penderita ASD sebanyak 4 juta orang.


Alvinia Christiany, Co Founder Teman Autis (Sumber Foto: Website Teman Autis)

Alvinia memang bukan seorang ahli atau profesional tentang autisme. Alvinia hanyalah seorang biasa, sama halnya dengan yang lain. Namun sedikit memiliki perhatian kepada autisme. Keluarga dengan autisme sesungguhnya merupakan problem yang rumit dalam keluarga itu sendiri. Seorang ibu dengan anak autis pasti memiliki problem berat dalam kesehariannya dan patut menjadi perhatian bersama untuk mendapat dukungan yang mendorong keadaannya agar lebih mampu menghadapi dan menangani anak autisme dengan lebih tepat dan layak.

 

Pernyataan-pernyataan verbal yang menyebutkan kata anak autis sebagai sebuah gurauan membuat perhatian terhadap autis menjadi terkesan begitu buruk. Padahal kenyataannya tak perlu lagi ada kata anak autis menjadi sebuah gurauan. Karena bagi ibu dengan anak autis jika mendengar kata seperti itu tentu akan menambah dampak beban mental yang bahkan setiap harinya sudah menjadi sesuatu yang bukan sepele.

 

Light it Up menjadi event yang membentuk perlawanan melalui campaign dalam format Fun Walk di area Car Free Day Sudirman pada 30 Juli 2017. Sambil berolahraga Light it Up menyuarakan keresahan atas bentuk pernyataan verbal kata anak autis yang ramai menjadi bahan canda dalam pergaulan. Kegiatan Light it Up sendiri berjalan selama dua kali, event kedua Light it Up Gathering diadakan tanggal 10 Maret 2018 di Jakarta Selatan hingga akhirnya berubah menjadi Teman Autis. Dalam event Light it Up inilah Teman Autis berhasil mencuri perhatian dengan melawan dan menolak kata anak autis menjadi sebuah lelucon.


Setelah menjadi Teman Autis, berbagai bentuk dukungan juga banyak berdatangan dan menjadi bentuk organisasi yang berfokus pada masalah Autisme. Hingga saat ini melalui akun instagram Teman Autis rajin memberikan konten edukasi tentang autisme. Bahkan juga melalui grup whatsapp yang didalamnya ada orang tua dengan anak autis juga autis dewasa. Melalui grup whatsapp inilah para orangtua dan anak autis mendapat informasi dan edukasi dan saling berbagi. Melalui website https://www.temanautis.com yang juga menjadi platform untuk memberikan edukasi serta literasi autisme yang sangat berguna bagi keluarga dan orang di sekitar anak autis. Dengan berbagai media digital, Teman Autis berusaha memberikan dan berjejaring menjadi bagian support sistem kepada anak autis.



Website Teman Autis

Alvinia Christiany, Co Founder Teman Autis pemenang Satu Indonesia Awards 2022 kategori kelompok asal DKI Jakarta dalam wawancara online menjelaskan Teman Autis memiliki visi menjadi jembatan penyalur informasi terintegrasi yang terpercaya terkait autisme sehingga dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai autisme. Tujuannya memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia. Media yang disediakan online agar informasinya merata nggak terbatas di kota saja. Spesifiknya untuk orang tua yang punya anak autisme atau gejala-gejala autisme bisa memberikan penanganan terbaik dan mendapatkan edukasi sebagaimana anak-anak lainnya. Problem besar saat ini adalah kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia tentang autisme itu sendiri bahkan masih ada orangtua yang tidak tahu kalau anaknya autis. Ini menjadi miris karena jika orang tua tidak mengetahui masalah anak autis maka orang tua juga nggak tahu bagaimana solusinya.

 

Harapan Alvinia dengan hadirnya Teman Autis, awareness tentang autisme semakin meningkat dan masyarakat jadi lebih menerima teman-teman autisme sehingga mereka bisa merasa nyaman di lingkungan sekitar, hidupnya bisa bahagia sejahtera sehingga keluarganya juga bisa sejahtera. Tak ada lagi komentar-komentar negatif mengenai autis karena hanya akan menambah beban pikiran orang tua yang memiliki anak autis. Yuk, kita jadikan Indonesia ramah autisme. Berbeda bukan berarti kurang.








Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (12)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ►  August 2026 (2)
    • ►  September 2026 (2)
    • ▼  October 2026 (2)
      • Mengenal Skin Longevity Lewat 5 Protokol Wardah Sk...
      • Kenapa Harus Belajar Bahasa Inggris? Ini Manfaatny...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates