Pages

  • Home

travel beauty


Rumah adalah tempat dimana kita berbagi momen kebahagiaan bersama keluarga, dan tak jarang menjadi tempat paling nyaman untuk melakukan berbagai aktivitas. Home is our important place. Untuk itu rumah harus selalu dalam keadaan bersih bebas dari debu dan kuman, agar keluarga tetap sehat.

Sekitar sebulan lalu saya dan suami bergantian flu dan bersin terus-menerus di rumah. Kalau nggak saya yang deluan bersin, pasti suami. Dan selanjutnya berbalas-balasan, bukan disengaja tapi memang seperti menular gitu. Tapi flu yang saya alami hampir 3 minggu tak kunjung sembuh, benar-benar bikin nggak nyaman apalagi kalau saat berada di dalam fasilitas umum seperti commuter line, mall, dll. Saya khawatir orang-orang yang berada di dekat saya juga merasa nggak nyaman dan takut tertular flu. 

Selain mengonsumsi obat saya memikirkan cara lain untuk mengenyahkan flu, dengan bersih-bersih rumah dan mengganti semua sprei dan sarung bantal di kamar. Saat konsultasi dengan adik sepupu yang berprofesi sebagai dokter, adik saya mengatakan kalau saya alergi tungau debu. Tanpa kita sadari sumber penyakit sebenarnya ada di rumah sendiri. Meski sering dibersihkan, yang namanya debu dan kuman tak kasat mata. Solusinya bukan cuma membersihkan rumah dan perabotan dari debu saja tapi juga kondisi udara di rumah harus bersih. Karena debu, kuman, bakteri, virus dan jamur bisa menyebar lewat udara. Duh..benar-benar serem deh kalau sampai keluarga di rumah terkena virus.



Apa Itu Air Purifier?

Tinggal di kota besar untuk mendapatkan udara bersih dan segar sangat sulit. Polusi udara baik karena debu, asap rokok maupun asap kendaraan membuat nafas terasa sesak. Polusi udara menjadi pemicu timbulnya penyakit, bahkan baru-baru ini saya nonton talkshow mengenai polusi udara yang terjadi di dunia di channel TV5 Monde yang membahas mengenai polusi udara menjadi salah satu penyebab kanker. Ternyata kita rentan banget dengan polusi, padahal udara bersih sangat kita butuhkan.

Saya menyimak talkshow di siaran TV tersebut bagaimana seramnya polusi udara. Berbahaya, polusi menyebabkan asma, alergi, penyakit pernapasan atau kardiovaskular. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah mengklasifikasikan partikel-partikel terbaik (kurang dari 2,5 mikron atau 0,0025 milimeter) sebagai "karsinogen tertentu". Sangat tipis, mereka dapat menembus jauh ke dalam alveoli paru-paru dan dengan demikian ke dalam darah. Pada orang yang lemah, ini dapat menyebabkan rawat inap atau bahkan kematian. Menurut WHO polusi udara perkotaan bertanggung jawab atas 1,3 juta kematian di seluruh dunia setiap tahun.

Makanya saat ini banyak orang memanfaatkan Air Purifier sebagai penyaring udara di rumah. Setelah seharian beraktivitas diluar rumah kita berhak mendapat udara bersih di rumah kita sendiri. Karena kondisi udara yang buruk dalam ruangan juga bisa menggangu kesehatan anggota keluarga.  Air Purifier berfungsi untuk bisa menjernihkan udara yang ada di ruangan atau di rumah kita. Dengan udara yang jernih, setiap anggota keluarga diharapkan tidak akan lagi mengalami berbagai gangguan pernafasan dan hidung.


Bebas Debu dan Kuman Dengan Panasonic Air Purifier F-PXM55A

Pucuk dicinta ulam pun tiba. Entah kebetulan atau memang lagi rezeki, saya dapat kesempatan mencoba produk Panasonic Air Purifier terbaru. Yups, Panasonic Air Purifier F-PXM55A adalah the latest product yang dirilis oleh Panasonic Indonesia akhir tahun 2016 lalu. Happy banget karena saya dan suami sempat kepikiran mau beli Air Purifier, soalnya masih trauma dengan alergi debu yang menyebabkan saya terserang flu dan nafas jadi terganggu. 

Begitu Panasonic Air Purifier tiba di rumah saya nggak sabar langsung membuka, menempatkannya di sudut ruangan dan menghidupkannya. Awalnya saya sempat mikir kalau Air Purifier ini hampir sama dengan AC. Ternyata beda, karena Air Purifier tidak mendinginkan ruangan seperti AC. Air Purifier hanya bekerja membasmi debu, kuman, menghilangkan bau, dsb yang menyebar di ruangan melalui udara.



Panasonic Air Purifier F-PXM55A pembersih debu rumah dan nanoe untuk memberi udara yang bersih dan segar, membersihkan debu dari udara dan sekitar lantai secara menyeluruh. Panasonic Air Purifier ini dilengkapi dengan teknologi nanoe yaitu ion partikel mikro yang dibungkus air dengan teknologi terbaru yang berisi radikal OH yang berlimpah. Radikal OH sendiri memiliki karakteristik menghilangkan hidrogen dari berbagai macam virus, bakteri, bau dan alergen. Semakin banyak radikal OH maka semakin efektif kekuatan anti virusnya. Jadi teknologi nanoe ini sangat baik untuk kita dan keluarga. 



Apa saja kelebihan teknologi nanoe? 

Menghilangkan Bau

Kadang bau sampah dan pakaian kotor sangat menggangu penciuman ya kan. Nah, hal pertama yang saya rasakan begitu mencoba Panasonic Air Purifier F-PXM55A ini adalah ruangan bebas bau apek, jadi lebih wangi. Karena teknologi nanoe yang ada didalamnya effektif membersihkan udara sekaligus menghilangkan bau tak sedap. Udara yang saya hirup kembali lebih segar.

Melakukan Sterilisasi Jamur dan Bakteri yang Menempel di Udara

Kalau udara didalam ruangan lembap, tembok rumah, lemari, kain-kain pun kadang berjamur. Teknologi nanoe dapat mensterilkan aktivitas bakteri dan jamur yang menempel di udara, lama kelamaan jamur pun menghilang

Mencegah Alergen

Teman-teman tau kan allergen itu apa? Itu loh zat yang bisa menyebabkan alergi. Kadang karena bentuknya kecil dan halus luput dari pandangan mata, misalnya serbuk sari dari bunga, bulu-bulu hewan peliharaan. Tanpa disadari jumlah allergen yang lepas di udara juga banyak, makanya teknologi nanoe yang ada pada Panasonic Air Purifier mencegah allergen untuk bertebar di udara dalam ruangan. 

Menciptakan Lingkungan yang Lembap

Nanoe pada Air Purifier menjaga kondisi kelembapan di ruangan kita, jangan khawatir kulit menjadi kering karena nanoe mampu menjaga kelembapan dengan seimbang, jadi kulit pun lebih sehat.


Fitur-Fitur Pada Panasonic Air Purifier F-PXM55A


Sensor Bau

Sensor bau dan sensor kotoran pada Panasonic Air Purifier F-PXM55A dapat mendeteksi polutan udara seperti kabut, mendeteksi bau seperti asap, dan sensitivitas sensor dapat disesuaikan.


Filter Replacement

Ini adalah indikator penggantian filter, apabila lampu menyala menandakan filter komposit HEPA perlu diganti.

Indikator Polusi Kabut

Pada panel kontrol Haze jika lampu indikator menyala menandakan polusi kabut sudah mencapai tingkat tertentu. Dengan adanya mode Haze akan menyemburkan angin dengan kandungan nano-e yang lebih kencang ketika debu lebih pekat.

Tanda Bersih

Menampilkan tingkat polusi udara yang terdeteksi oleh sensor kotoran dan bau.

Nanoe Indikator

Apabila nanoe indikator menyala menunjukkan bahwa nanoe sedang dihasilkan.

Sensor Cahaya

Sensor cahaya berfungsi untuk mendeteksi kecerahan cahaya dalam ruangan sehingga produk dapat menyesuaikan kecerahan indikator dan volume udara secara otomatis beralih.


Panel Kontrol

Panasonic Air Purifier F-PXM55A memiliki daya hisap yang kuat, mampu membersihkan lantai tempat anak-anak kita bermain. Apabila polutan terdeteksi panel bagian depan akan terbuka sesuai dengan tingkat polusi dalam ruangan. Biasanya berbagai jenis polutan muncul pada tempat yang berbeda-beda antara langit-langit dan permukaan lantai. Oleh karena itu sirkulasi aliran udara dibagi menjadi dua mode yakni aliran udara ke atas dan aliran udara ke depan untuk menghilangkan polutan. Oh ya, karena aliran udara dihisap dari atas dan dari depan, produk Panasonic Air Purifier ini desainnya space friendly banget  jadi nggak masalah kalau ditempatkan sampai mepet ke dinding.

Panasonic Air Purifier ini memiliki mode Econavi yang sangat direkomendasikan untuk digunakan karena sistemnya yang Eco Friendly yang berarti ramah bagi lingkungan dan aman bagi setiap makhluk hidup. Saat mode Econavi digunakan, produk akan mengaktifkan sensor untuk menyesuaikan energi yang dihasilkan seperti: Human Sensor; sensor yang dapat mendeteksi keberadaan manusia dalam satu ruangan, Humidity Sensor; sensor yang dapat mendeteksi kelembapan udara pada suatu ruangan, dan Light Sensor; sensor yang dapat mendeteksi cahaya di dalam suatu ruangan.

indikator lampu yang menyala adalah tanda bersih yang menampilkan tingkat polusi udara yang terdeteksi oleh sensor kotoran dan bau. Warna biru: bersih, merah (kecil): sedikit kotor, merah (besar): kotor
Bagi para mom yang punya anak kecil di rumah jangan khawatir produk Panasonic Air Purifier ini bakal jadi mainan. Maklum saja ya namanya anak-anak rasa ingin tahunya besar jadi pasti coba-coba pencet tombol sana-sini. Pada panel kontrol ada sistem Child Lock otomatis tombol yang ada bakal terkunci, jadi aman kalau saat Air Purifier dihidupkan dan ditinggalkan bersama anak didalam ruangan.

Panasonic Air Purifier F-PXM55A ini recommended banget, keluarga jadi lebih sehat bebas debu, bau, kuman, bakteri, dan virus penyebab penyakit. Kita juga merasa lebih nyaman beraktivitas di rumah karena terbebas dari polusi udara. Tenaga listrik yang digunakan juga relatif hemat yakni 49 watt. Produk ini bisa dibeli online maupun offline. Kalau saya cek di Best Denky dan Electronic City produk ini dikisaran harga 5 jutaan.

Moms, cuaca yang tidak mendukung seperti sekarang ini membuat virus dan bakteri pun berkembang. Air Purifier sangat kita butuhkan untuk kebersihan udara di rumah agar kita dan keluarga mendapatkan udara yang bersih dan segar. Semoga keluarga kita sehat selalu ya moms.

Untuk informasi lebih lengkap mengenai produk Panasonic Air Purifier bisa kunjungi link berikut:

Panasonic Air Purifier






Share
Tweet
Pin
Share
28 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (9)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ►  August 2026 (2)
    • ▼  September 2026 (1)
      • Kucing Lahap Makan Belum Tentu Sehat! Ini 7 Tanda ...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates