![]() |
| sumber: hanisantosa.deviantart.com |
Simpang Lima, Lawang Sewu dan Lumpia, trio
yang tidak tergeser ketika diajak jalan-jalan ke Semarang. Ketiga ikon wisata
ibukota Provinsi Jawa Tengah ini seakan sudah mendunia dan wajib dikunjungi
jika berkesempatan ke sana. Ada juga kawasan kota tua yang kental dengan nuansa
sejarahnya. Jangan lupa menyebut Klenteng Sam Poo Kong yang menyimpan sejarah
perjalanan Laksamana Cheng Ho. Tapi kini ada destinasi baru yang meramaikan
wisata di Semarang, yuk segera intip Kampung Pelangi sebelum teman-teman melakukan AirAsia
online booking untuk perjalanan liburanmu berikutnya.
Wisata Kampung Pelangi Semarang
Beberapa waktu lalu, kampung Gunung Brintik
yang terletak di pinggir kali Semarang ini masih berupa kawasan kumuh tidak
tertata. Di mana-mana muncul rimbunan tanaman liar yang menghiasi
dinding-dinding rumah tidak berplester dan terdiri dari kurang lebih 325 rumah
penduduk di sini. Akibat perbaikan Pasar Bunga Kalisari yang dilakukan
pemerintah, Kampung Gunung Brintik rupanya menggoda untuk diulik juga karena
tidak mendukung keindahan pasar bunga yang berada di depannya.
Permukiman ini pun disulap menjadi Kampung Pelangi Semarang yang menambah koleksi kampung bercat warna-warni di Indonesia. Ribuan foto pun dihasilkan dari Kampung Pelangi Semarang. Keberadaannya membuat media asing juga ramai membicarakan kawasan kumuh yang sukses dibenahi menjadi destinasi wisata pendukung Pasar Bunga Kalisari.
![]() |
| sumber: himmahonline. |
Spot Foto Paling Dicari di Kampung Pelangi
Tidak sedikit wisatawan dari luar kota yang
ingin membuktikan keunikan kampung ini. Bermodal foto-foto di media sosial,
mereka pun berduyun-duyun main ke pinggir kali. Apalagi tempatnya berada di
tengah kota Semarang, membuat Kampung Pelangi mudah dicari. Namun yang dicari
wisatawan tentu spot-spot foto menarik yang dibuat di sini, seperti Jembatan
Cinta, Tembok Bergambar Wayang dan Cacing, Sepeda Pelangi, Tembok Doodle,
Tangga Warna-Warni dan Puncak Pelangi. Sudah pernah berfoto di sini?
![]() |
| sumber: hanisantosa.deviantart.com |
Kampung Pelangi Ramah di Kantong Nyaman di Hati
Perbaikan yang dilakukan pemerintah Semarang
untuk Kampung Pelangi tentu bukan hanya penampilan luarnya. Dengan banyak
wisatawan yang berkunjung, diharapkan akan mampu mendongkrak perekonomian
penduduk setempat. Dari kampung kumuh yang berada di bawah garis kemiskinan,
Kampung Pelangi memang menjadi sebuah perkampungan yang nyaman dihuni. Setiap
pengunjung ditarik biaya 2000 rupiah saja. Saat sedang ramai, penduduk dapat mengantongi
pendapatan tambahan hingga ratusan ribu rupiah per hari.
![]() |
| sumber:direktorijateng.com |
Wisata Kuliner Kampung Pelangi
Usaha mengubah perekonomian warga Kampung
Gunung Brintik memberikan titik cerah. Mereka bisa berjualan membuka
warung-warung kuliner yang melayani kebutuhan makan dan minum pengunjung di
lokasi. Aneka makanan yang dijual pun tidak jauh dari tema pelangi, seperti Es
Mambo Pelangi, Cake Warna-Warni, dan tidak lupa ada suvenir gerabah warna-warni
yang bisa dibeli dan dibawa pulang pengunjung.
Gardu Pandang Pelengkap Wisata Kampung Pelangi
Warna-warni Kampung Pelangi kini semakin
lengkap dengan ditambahnya fasilitas gardu pandang yang berada di sebelah kiri
Pasar Bunga Kalisari. Berada di lantai 2 gedung, gardu pandang ini sangat cocok
untuk kamu yang hobi selfie. Diberi nama Taman Kasmaran pula, siapa yang tidak jatuh cinta dengan pemandangan
indah Kampung Pelangi dari ketinggian ini? Kira-kira apalagi ya terobosan yang akan
dilakukan di Kampung Pelangi yang ada di Semarang nanti?






