Narasumber yang memberikan materi juga punya cara berbeda dalam hal penyampaian juga keseriusan. Ada yang terlalu serius, ada yang sersan alias serius tapi santai, malah ada yang benar-benar santai. Intinya bagi saya bagaimanapun cara sharing nya yang penting ada ilmu yang saya serap dan memberikan insight bagi saya dalam menemukan passion saya di dunia blogging.
Sabtu lalu saya ikutan Tinkerlust Talk di Kinosaurus yang biasa diadakan oleh Tinkerlust setiap bulan. Kebetulan saya sering stalking instagramnya Tinkerlust, dan pas banget bulan ini Tinkerlust Talk mengadakan special event yang menghadirkan seorang lifestyle blogger yang keceh yang sering saya kunjungi blog nya, yaitu Andra Alodita. Eits, tapi untuk bisa ikutan event ini saya melewati tahap deg-degan dulu karena harus nunggu pengumuman terpilih atau enggaknya jadi peserta di Tinkerlust Talk. Secara peminatnya banyak dan dipilih cuma 30 orang saja. Setelah beberapa hari menunggu, akhirnya saya menerima email dari Tinkerlust dan saya terpilih menjadi salah satu peserta beruntung yang mendapatkan invitation untuk ikutan Tinkerlust Creative Writing for Blogging with Andra Alodita yang di support oleh Wardah Cosmetics.
Tips & Tricks Blogging Ala Alodita
Sebagai blogger kadang kita nggak menyadari kalau blog ternyata memiliki manfaat besar baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Untuk diri sendiri setidaknya kita bisa menuangkan unek-unek, menuliskan pengalaman perjalanan, pengalaman memakai produk, ataupun pengalaman makan di suatu resto terkenal. Semua bisa tuliskan di blog. Dan manfaat untuk orang lain saat mereka googling mencari referensi atau review tentang produk, lokasi wisata, dll, biasanya oleh Google akan dirujuk ke beberapa blog. Kalau salah satunya blog kita kan senang banget karena bisa berbagi pengalaman dengan orang lain.
Andra sendiri awalnya passionnya lebih ke fotografi bukan blog. Hampir nggak percaya saat Andra bilang kalau dirinya nggak bisa nulis. Masa sih? Iya, awal buat blog justru cuma pengen naruh portfolio koleksi fotografi doang, malah nggak ada isi cerita sama sekali. Nah, karena tahun 2014 Andra lagi program bayi tabung dan menghabiskan banyak waktu di rumah mulailah doi aktif menulis dan vakum di dunia fotografi.
Andra sendiri awalnya passionnya lebih ke fotografi bukan blog. Hampir nggak percaya saat Andra bilang kalau dirinya nggak bisa nulis. Masa sih? Iya, awal buat blog justru cuma pengen naruh portfolio koleksi fotografi doang, malah nggak ada isi cerita sama sekali. Nah, karena tahun 2014 Andra lagi program bayi tabung dan menghabiskan banyak waktu di rumah mulailah doi aktif menulis dan vakum di dunia fotografi.
Sekarang Andra cinta banget dengan dunia blogging, ada perasaan nyaman dan bahagia saat menulis. Baginya blog adalah media untuk menyalurkan ide, inspirasi, cerita, dan sharing pengalaman. Dan Andra pun sharing bagaimana tips dan trick blogging ala Alodita kepada kami.
#1. Rasa Pede
Yang paling penting dalam menulis harus pede, jadi diri sendiri saja. Jangan pernah membandingkan tulisan sendiri dengan tulisan orang lain, itu nggak baik untuk diri kita sendiri. Karena blog itu sifatnya sangat personal, tulis saja apa yang kita suka dan menurut sudut pandang kita. Setelah kita nyaman dengan tulisan kita maka lama kelamaan akan terkumpul rasa percaya diri.
#2. Sering Latihan Menulis
Masih berkaitan dengan pede tadi. Andra juga awal menulis masih ala kadarnya. Tapi karena terus-menerus menulis lama kelamaan itu seperti melatih kita untuk menulis dan semakin pede menulis. Jangan pernah takut untuk menulis dan menceritakan perasaan kamu ya guys.
#3. Menulis Jurnal
Kalau kalian sering blog walking ke blog nya Andra pasti sering lihat postingan Weekly Journal. Iya, karena Andra kemana-mana suka bawa buku yang isinya curhatan pribadi dan akhirnya dijadiin jurnal. Bukan itu saja, jurnal ini malah isinya juga unek-unek atau rasa kesal pada sesuatu (or seseorang?). Dari pada buat status di sosial media trus nyinyir yang nggak jelas yang membuat orang kepo dan akhirnya ikut-ikutan coment yah tau sendiri kan bagaimana sosial media, mending tulis di jurnal. Karena ini tujuannya juga untuk tidak membiasakan diri kita meng-create hal negatif.
#4. Belajar Hal Baru Saat Jenuh Menulis
Bosan itu wajar kata Andra. Cara menghilangkannya biasanya doi belajar hal-hal baru. Misalnya nonton film diluar genre yang disuka. Baca buku, travelling, juga bisa menghilangkan rasa jenuh. Sebisa mungkin buat jadwal setiap minggu, contoh minggu ini jalan ke kota tua dan nyobain onthel. Ini juga dilakuan Andra kalau suaminya lagi jenuh melukis. Terkadang melakukan hal-hal diluar kebiasaan seperti nonton film yang genre nya nggak kita suka justru kita bisa mendapatkan inspirasi.
#5. Temukan Ciri Khas
Setiap orang memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing, gaya unik itu nggak bisa didapat secara instan. Bagaimana cara menemukan ciri khas yang ada pada tulisan kita? Sebenarnya apa yang unik pada diri kita memang butuh proses. Termasuk sering latihan, terus menulis dengan gaya bahasa kita sendiri, lama kelamaan kita akan menemukan ciri khas kita sendiri. Kalau nggak dicoba kita nggak akan tau. Seiring perjalanan menulis yang panjang, proses, dan waktu, lama kelamaan ketauan passion kita apa. Andra sendiri awalnya senang menulis parenthing, tapi lama kelamaan ternyata doi lebih senang nulis beauty dan lifestyle.
#6. Cari Ide
Ide itu ada dimana-mana di alam semesta, tinggal bagaimana cara kita menangkapnya. Misal lagi naik angkutan umum kemudian melihat bagaimana suasana di angkutan umum bisa saja jadi tulisan, pas lagi nongkrong di warung suka dengan kopinya udah bisa jadi bahan tulisan. Pokoknya banyak banget kalau memang mau menangkap momen yang ada disekitar kita, bisa jadi ide tulisan.
#7. Jangan Cuma Sponsored Post
Usahakan isi blog kita jangan cuma sponsored post aja. Andra nggak mau isi blog yang itu-itu saja alias sponsored post. Andra lebih senang kalau menulis pengalaman memakai produk. Dan tuliskan juga kalau kita nggak cocok dengan produk yang kita pakai tapi dengan cara penulisan dan penyampaian yang enak, karena yang namanya produk belum tentu semua orang cocok memakainya. Makanya kalau Andra menerima pekerjaan sponsored post doi harus mencoba produknya terlabih dahulu selama sebulan, kalau nggak cocok biasanya Andra menolak.
#8. Nggak Pakai Pakem Menulis
Andra sendiri dalam menulis nggak pakai pakem. Maksud nggak pakai pakem disini nggak terlalu ditentukan apakah tulisan panjang atau pendek. Kadang doi nulis cuma singkat saja di blog dan lebih banyak foto-foto yang bercerita. Kecuali memang dapat pekerjaan dari brand yang minta minimal panjang tulisan. Setiap tulisan ada treatment-nya masing-masing. Kalau untuk kerjaan biasanya pakai bahasa Indonesia dan bahasa baku tapi dengan gaya yang santai.
#9. Sisipkan Foto Yang Natural di Blog
Kalau menaruh foto di blog sebaiknya foto yang enak dilihat dan nyaman di mata. Sebaiknya nggak perlu terlalu di edit, karena Andra lebih suka hasil foto yang alami yang ditaruh di blog.
#10. Buat Mind Mapping
Sebelum menulis biasanya Andra buat mind mapping terlebih dahulu. Ini akan memudahkan kita mengembangkan tulisan. Kira-kira poin apa yang kepingin di highlight corat coret dulu di mind mapping. Noted!
Banyak banget insight yang saya dapatkan setelah mengikuti event Tinkerlust Talkshow With Alodita. Setidaknya jadi intropeksi buat diri sendiri dan tentunya buat koreksi blog sendiri apa yang harus dibenahi. Dan yang paling penting saya harus menemukan passion blog saya.
Banyak banget insight yang saya dapatkan setelah mengikuti event Tinkerlust Talkshow With Alodita. Setidaknya jadi intropeksi buat diri sendiri dan tentunya buat koreksi blog sendiri apa yang harus dibenahi. Dan yang paling penting saya harus menemukan passion blog saya.
![]() |
| photo credit: Tinkerlust |
![]() |
| Tinkerlust Team |
![]() |
| goodie bag from Wardah |
Big thanks for Tinkerlust for your invitation, thanks a lot for Andra Alodita for your sharing, and full of thanks for Wardah for supported.
























































