Pages

  • Home

travel beauty


www.tutyqueen.com

Bicara tentang rumah, tak hanya warna dan gaya. Tapi kenangan masa kecil tentang desain rumah saat tinggal bersama orang tua terkadang masih melekat di ingatan. Benda-benda unik disetiap sudut rumah seakan membawa saya kembali ke masa-masa yang pernah dilalui. Rumah merupakan tempat beragam aktivitas, mulai dari menerima tamu, bersantai bersama keluarga, memasak, makan, bahkan tempat istirahat yang paling nyaman. Rumah dengan perabotan jadul seperti saya kecil dulu terkadang menjadi inspirasi saya.  Sedangkan rumah dengan desain unik dan seni menjadi inspirasi bagi suami. Ya, kami berdua bermimpi menyatukan desain jadul, penuh seni dan unik untuk desain rumah kami nanti. Sudah tidak sabar rasanya ingin mendekorasi rumah kami dengan dengan berbagai elemen, keinginannya sih mayoritas menggunakan elemen kayu.

www.tutyqueen.com
dokumen pribadi
Event Mozaik Indonesia dan Furniture Indonesia pada 10 Maret-13 Maret yang diadakan di Jakarta Convention Center menjadi momen yang tepat bagi para pencinta furnitur dan interior. Furniture Indonesia 2016 kali ini mengusung tema "Unleashing High Quality Furniture Indonesia for Traditional Market" sedangkan Mozaik Indonesia 2016 mengusung tema " International Trade Show for Lifestyle Interior Design and Project". Pameran Furniture Indonesia merupakan transformasi dari Indonesia International Furniture and Craft Fair (IFFINA), pameran furniture Bussiness to Bussiness (B2B) tertua di Indonesia yang berskala Internasional, yang mentargetkan market ekspor.  Event ini telah diselenggarakan sejak tahun 2008. Tahun 2016 ini ASMINDO (Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia) selaku penyelenggara menghadirkan konsep baru bernama Traya Indonesia untuk membuat pandangan dan harapan baru bagi exhibitor furnitur asing dan juga domestik.

Mozaik Indonesia adalah sebuah pameran bagi perdagangan Bussiness to Bussiness (B2B) yang diselenggarakan mulai tahun 2016 ini. Pameran ini akan memamerkan produk-produk terbaru dari produsen maupun manufaktur dan menyediakan inspirasi ide bagi para konsumen sesuai dengan keunikan masing-masing. Mozaik Indonesia menghadirkan rangkaian desain furniture interior dan arsitektur, dekorasi rumah dan kerajinan, lighting, barang pecah-belah (tableware), keramik, dekorasi dapur dan home textile.
www.tutyqueen.com
dokumen pribadi
Pameran Furniture Indonesia 2016 ini untuk pertama kalinya berkolaborasi dengan Mozaik Indonesia, dan diharapkan dapat meningkatkan dan memperluas potensi perkembangan furnitur Indonesia di negara-negara Asia Pasifik lainnya. Pameran ini diikuti oleh 200 exhibitor domestik dan asing yang menampilkan keunikan beragam furnitur bermaterial rotan dan kayu dari Indonesia. Senang sekali rasanya mendapat kesempatan berkunjung kesini free, karena normalnya semua pengunjung wajib registrasi dan dikenakan biaya 100 ribu/orang. Masuk ke hall di JCC ini membuat saya berdecak kagum, semua furnitur nya unik, mewah, juga antik. Saya dan suami suka sekali lihat-lihat pameran seperti ini, terkadang setelah melihat-lihat muncul ide baru.

Mata saya tertuju pada booth tableware yang brand nya sudah tidak asing lagi. Yups, Sango. Kalau lihat ini jadi ingat Ibu saya yang suka koleksi barang pecah belah  yang satu ini, mulai dari tea set, piring, cangkir keramik. Paling banyak piring sih. Bayangkan saja Sango ini dibeli Ibu saya saat saya masih duduk di bangku SMP, sudah berpuluh tahun yang lalu. Kalau Ibu saya ikut kesini pasti beliau betah. Sango Ceramics yang berkantor pusat di Semarang, Jawa Tengah ini sudah eksis sejak tahun 1977, tepatnya sudah 39 tahun  Sango memproduksi beraneka ragam produk. Baru-baru ini, Sango Ceramics telah mengembangkan tableware ceramic metalik kilau jadi produk keramik dikombinasikan dengan kilau emas ataupun perak. Jadi tambah mewah. Saya jadi pingin mengunjungi kantor pusatnya Sango Ceramics, mudah-mudahan dilain waktu ada kesempatan.

www.tutyqueen.com
dokumen pribadi
Berikutnya saya berhenti di booth yang berisi beberapa anak muda, brand mereka dinamai Amygdala Bamboo. Anak muda asal Bandung Harry Mawardi adalah desainer yang menyatukan 2 material dari bahan yang berbeda, yakni bambu dan keramik juga kombinasi bambu dengan material lain. Kreatif sekali anak muda yang satu ini, dia juga mengatakan baru saja mendapat penghargaan  dari Bank Mandiri dalam kompetisi Wirausaha Muda Mandiri  kategori Best of The Best. Berawal dari membuat produk unik dan mencoba menjualnya di pameran, dan ternyata banyak respon positif, timbul ide Harry untuk mengembangkannya, karena menurutnya ternyata market yang menyukai bambu. Amygdala selama ini  bekerja sama dengan pengrajin bambu Sangkar Burung di Selaawi, Limbangan, Garut.

Produk dari Amygdala ini berupa produk dekorasi rumah (home decor), dengan berbagai item seperti lampu, mangkok, kursi, sendok garpu, gelas, tatakan gelas, rak, dan beberapa furnitur lainnya. Ia sudah menekuni dunia bambu sejak 2011 dan brand Amygdala sendiri baru di perkenalkan sejak 2 tahun yang lalu. Memiliki tagline bamboo for everyday life, sekarang produknya mulai ke wearable device seperti kacamata, dasi kupu-kupu, kalung dari bambu. Hingga saat ini, produk Amygdala telah merambah ke berbagai tempat, tidak hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri seperti Australia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, dan Italia. Harry menjelaskan selama ini banyak konsumen dari dalam dan luar negeri yang membeli produknya via online, melalui sosial media Instagram @amygdala_bamboo. 
dokumen pribadi
Beranjak ke booth lain saya berhenti di  Kine Goods. Saya tertarik dengan speaker induksi yang berjejer dipajang di atas meja. Speaker induksi ini terbuat dari keramik loh. Fungsinya selain sebagai tempat meletakkan handphone dengan aman, juga kalau kita ingin mendengarkan musik melalui handphone letakkan saja dan volume suara musik otomatik menjadi lebih besar. Kreatif sekali, sayangnya saat saya ingin bertanya lebih jauh, mbak yang menjaga stand kurang faham karena orang yang biasa menjelaskan produk sedang tidak di tempat. Selain menjual speaker induksi, ada beberapa produk lain seperti pegboard.  Pegboard  atau papan pasak adalah sebuah papan dengan lubang-lubang kecil yang tersebar secara merata dan teratur. Lubang-lubang inilah yang berperan menggantikan lubang paku di dinding, sehingga kita hanya perlu memasang pengait/pasak agar benda yang ingin ditata bisa diletakkan pada papan tersebut. Dengan adanya pegboard, kita tidak perlu memaku dinding berkali-kali. Tata letaknya pun bisa diatur sesuka hati. Praktis ya! Harganya berkisar 229 ribu - 429 ribu tergantung ukuran.
dokumen pribadi
Belum puas rasanya berkeliling di pameran Mozaik Indonesia dan Furniture Indonesia ini, tapi dengan melihat-lihat berbagai furnitur dan desain interior rumah, mimpi untuk memiliki desain unik dan penuh seni mucul kembali. Semoga kolaborasi Mozaik Indonesia dan Furniture Indonesia mampu meningkatkan kualitas dan inovasi.
Share
Tweet
Pin
Share
7 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates