Pages

  • Home

travel beauty


Setiap tanggal 15 Februari diperingati sebagai International Childhood Cancer Day atau kita sebut Hari Kanker Anak Internasional. Tahun ini kegiatan peringatan Hari Kanker Anak Internasional diadakan  pada tanggal 25 Februari di Gandaria City Mall. Sebenarnya perhatian terhadap kanker nggak hanya karena ada selebrasi atau peringatan saja tetapi setiap hari kita harus aware dengan yang namanya kanker, apalagi kanker pada anak. 

Selama ini kalau ngomongin kanker respon kita lebih sering teringat dengan kanker payudara dan kanker rahim, terutama bagi para wanita karena ini penyakit yang paling menakutkan. Padahal selain kanker pada orang dewasa ada juga anak-anak yang menderita kanker, dan ini yang sering kita lupakan. Seharusnya kanker yang juga bisa diderita anak-anak jadi perhatian kita bersama. Semakin sering kita saling mengingatkan mengenai kanker pada anak saya yakin semakin besar pula kesadaran dan kepedulian kita sebagai orangtua untuk lebih mengetahui bagaimana gejala kanker pada anak.

Baca juga: Peringatan Hari Kanker Anak Sedunia 2017-Waspadai Kanker Pada Anak, Kita Bisa Aku Bisa


Kanker Pada Anak Tidak Bisa Dideteksi

Ya, kanker pada anak tidak bisa dideteksi. Mendengar ini rasanya sedih bercampur pilu. Kebayang wajah anak-anak yang tak berdosa harus menderita penyakit yang mereka pun tak tahu bagaimana mengungkap rasa sakitnya. Saya yakin setiap orangtua yang memiliki anak penderita kanker kalau diberi pilihan rasanya ingin sekali menukar sakit si anak pada diri mereka agar mereka saja yang merasakan, saking tak relanya anak sakit. Tapi meskipun begitu tahu lebih awal penyakit kanker yang diderita anak akan lebih baik untuk mendapatkan pengobatan dan penangan selanjutnya oleh dokter. Jadi kenali gejala dan tanda-tandanya.

Dr. G.K. Wirakamboja,SKM,MPS - Direktur Sumber Daya Manusia & Pendidikan RS. Kanker Dharmais

Edukasi mengenai kanker pada anak kadang tak sampai pada semua masyarakat. Banyak orangtua yang tak mengetahui bagaimana gejala kanker pada anak. Tahu nggak kalau kanker pada anak nggak bisa dicegah karena sulit diketahui penyebabnya. Untuk itu diharapkan jika kita melihat ada benjolan, atau apapun yang mencurigakan pada tubuh anak sebaiknya sesegera mungkin membawa anak untuk diperiksa baik ke Puskesmas, Rumah Sakit, atau fasilitas kesehatan lainnya.

Andi F Noya
Semakin banyak masyarakat paham dengan gejala kanker pada anak, maka anak bisa diobati sejak awal, dan semakin besar pula kemungkinan angka kehidupan bagi anak-anak penderita kanker. Menurut pak Wirakamboja, sebelumnya anak-anak penderita kanker yang datang ke Rumah Sakit Dharmais sudah stadium tinggi. Andi F Noya mengatakan melihat data statistik yang dipaparkan pak Wirakamboja membuatnya mengelus dada karena peluang untuk hidup anak-anak tersebut sangat kecil sekali. Tapi ini dulu. Sekarang semenjak adanya edukasi dan informasi yang didapat baik melalui media, blog, maupun para aktivis untuk mengetahui gejala kanker sejak dini, peluang anak-anak penderita kanker untuk diobati dan sembuh semakin tinggi.


Peran Nutrisi Bagi Anak-Anak Penderita Kanker

Anak-anak yang sehat saja kadang susah banget kan makannya. Apalagi anak-anak penderita kanker yang setelah mendapatkan tindakan seperti kemoterapi otomatis selera makan mereka turun drastis. Anak-anak dengan kanker memerlukan nutrisi karena sangat berperan dalam kehidupan tumbuh kembang mereka. Informasi mengenai nutrisi bagi anak kanker juga wajib kita bagikan dan disebarluaskan agar anak-anak kanker bisa lebih sehat dan produktif menghadapi masa depan mereka.

Ira Soelistyo - Ketua YKAKI
Pada peringatan Hari Kanker Anak International yang juga sekaligus peluncuran buku Panduan Nutrisi untuk anak-anak penderita kanker, Ibu Ira Soelistyo-Ketua YKAKI (Yayasan Kasih Anak kanker Indonesia) memaparkan bagaimana beruntungnya YKAKI menjadi anggota sebuah organisasi internasional dari para orangtua penderita kanker di dunia (CCI). Karena YKAKI bisa mendapatkan dengan mudah buku nutrisi yang sudah di uji coba dan dapat dijadikan pedoman awal khususnya dalam nutrisi. Buku ini pun dirangkum sebagai Panduan Nutrisi yang cocok bagi anak Indonesia setelah diteliti oleh para ahli dari Pusat Kanker Nasional, RS Kanker Dharmais.

Buku Panduan Nutrisi bagi anak penderita kanker ini disadur dari Nutrition Guidebook, POSHAN (Pediatric Oncology Stakeholders for Holistic Assistance in Nutrition) India yang bekerjasama CanKids...KidsCan. Buku ini sudah di koreksi sesuai resep-resep yang berlaku umumnya di Indonesia oleh Dr. Haridini Intan, SpAK dan DR.dr. Ririn ,SpGK tenaga ahli dari Pusat Kanker Nasional. RS Kanker Dharmais.

Desi Wulandari, Sst,RD - ahli gizi dari FKUI (Fakultas Kedokteran UI) yang sehari-harinya di pusat Kanker Nasional, RS Kanker Dharmais

Menurut Bu Desi Wulandari anak-anak kanker sulit menerima makanan yang seharusnya mereka makan. Di RS Dharmais anak-anak penderita kanker dan orangtuanya juga mendapatkan edukasi gizi, khususnya orangtua si anak. kadang orangtua pengin memberikan makanan terbaik dan enak buat anaknya. Namun terkadang makanan yang dianggap enak tersebut kebanyakan manakan siap saji yang justru tidak membuat sehat si anak. Misalnya makanan yang mengandung penyedap, makanan yang rendah kalori namun tinggi gula, Makanya orangtua diberika informasi dan edukasi untuk merubah mindset mereka mengenai makanan yang enak belum tentu sehat.

Baca juga: Green Pramuka Square Merayakan HUT Pertama Dengan Berdonasi Kepada YKAKI


Peringatan Hari Kanker Anak Internasional Bersama Kita Bisa

Pada saat press conference peringatan Hari Kanker Anak Internasional yang diadakan YKAKI  turut hadir bu Desi yang memiliki anak penderita kanker mata Retinoblastoma. Ia dan suami berinisiatif membuat bola mata palsu karena memiliki latar belakang anak mereka yang harus kehilangan bola mata. Mereka akhirnya otodidak membuat bola mata palsu dengan kualitas bagus. Upaya bu Desi berpartisipasi membuat anak-anak yang terkena kanker mata agar nggak depresi karena kehilangan mata. Anak-anak nggak perlu khawatir di bully karena mereka bisa menggunakan bola mata palsu dan hidup selayaknya anak-anak normal. Bu Desi bersama suami juga mendirikan Klinik Mata Palsu dan Gerakan 1000 Mata Palsu Gratis. Untuk Gerakan 1000 Mata Palsu Gratis (GESTAPA) bu desi bekerjasama dengan YKAKI.

Angel-Besta (survivor Retinoblastoma) -Bu Desi (baju merah) 
Dari pengalaman yang di share bu Desi yang nggak cuma membuat mata palsu anaknya tapi juga untuk banyak orang menjadikan peringatan Hari Kanker Anak Internasional kali ini semakin lengkap kata Bu Ira. Ini yang namanya "Bersama Kita Bisa". Anak-anak yang sempat minder karena tidak memiliki bola mata sekarang percaya dirinya semakin meningkat karena pakai bola mata palsu.



Selain peluncuran buku, press conference, sharing dengan anak-anak penderita kanker, di Peringatan Hari Kanker Anak Internasional juga banyak kegiatan lain. Ada senam pagi, games, bazaar, mewarnai boneka kaka kiki, penyerahan donasi kepada YKAKI, juga aksi #BeraniGundul. Aksi #BeraniGundul sendiri diadakan setiap tahun memperingati Hari Kanker Anak Internasional dengan tujuan sebagai bentuk solidaritas kepada anak-anak pengidap penyakit kanker. 


Setiap tahunnya tema #BeraniGundul berbeda-beda. Tahun 2015 dengan tema Health for Life, tahun 2016 Heart of Bold, tahun 2017 Metamorfosis dan tahun ini mengambil tema Bersama Kita Bisa. Kasi menggunduli rambut nggak harus sampai benar-benar botak gundul juga sih tapi sebanyak apa rambut yang rela dikorbankan. Proses penggundulan rambut dilakukan oleh penata rambut dari Puspita Martha Beauty School. Ibu-ibu yang berhijab juga ada yang ikutan, dan bagi yang berhijab diberi ruang khusus. 

Saya yang ikut hadir dalam kegiatan merasakan bagaimana support dari para pengunjung yang begitu antusias. Intinya kita semua harus memberi dukungan moral kepada anak-anak penderita kanker agar mereka semangat untuk bertahan hidup. Ya, Bersama Kita Bisa.




Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments

Baru-baru ini Prudential Indonesia  secara resmi menyerahkan sebuah Mesin Apheresis kepada Yayasan Onkology Anak Indonesia  (YOAI) yang akan digunakan di Rumah Sakit Universitas Hasanudin, Makasar. Donasi ini merupakan wujud komitmen Prudential Indonesia untuk terus berfokus kepada perlindungan kondisi kritis. Donasi Mesin Apheresis bukan pertama kalinya, tetapi merupakan donasi yang keenam kalinya yang dilakukan oeleh Prudential Indonesia melalui kerjasama dengan YOAI. 

Mesin Apheresis sangat berguna untuk membantu anak penderita kanker, terutama untuk menurunkan sel darah putih pada penderita kanker darah atau leukimia dimana kita ketahui kalau penderita leukimia mengalami peningkatan sel darah putih pada tubuh. Dengan Mesin Apheresis bisa membantu membuang sel-sel kanker yang beredar dalam tubuh dan tetap mempertahankan sel darah yang sehat dalam waktu yang cepat. Mesin ini juga bisa berfungsi sebagai donor darah Apheresis dan penyakit neurologi.


Mesin Apheresis sendiri sudah didistribusikan ke beberapa Rumah Sakit. Berikut daftar Rumah Sakit yang telah menerima Mesin Apheresis dari Prudential: RSKD Dharmais Jakarta, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUP Sanglah Denpasar, RS dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta, RSUP dr. Sardjito Yogyakarta, dan RS Universitas Hasanudin Makasar.

Prudential merupakan lembaga asuransi jasa keuangan yang menjawab kebutuhan nasabahnya dalam pelayanan kesehatan, teemasuk pelayanan dalam memberikan rawat inap yang baik sehingga keluarga dapat fokus untuk memulihkan diri dari penyakit. Program tanggung jawab sosial Prudential Indonesia berfokus pada tiga pilar, yakni kesehatan, pendidikan, dan kesiaoan penanggulangan bencana. Dibidang kesehatan Prudential tekah lama bekerjasama dengan YOAI terhitung sejak tahun 2003. Kerjasama yang dilakukan berupa bantuan pengobatan anak-anak dan renovasi bangsal khusus anak-anak penderita kanker di Rumah Sakit Kanker, salah satunya Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta.


Rencana kedepannya Prudential Indonesia akan mendonasikan lebih banyak lagi Mesin Apheresis ke Rumah Sakit-Rumah Sakit Umum yang menerima pasien kanker anak di Indonesia. Semoga program-program tanggung jawab sosial Prudential terus berjalan dan bermanfaat untuk kebaikan kita semua ya.





Share
Tweet
Pin
Share
6 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (1)
    • ▼  January 2026 (1)
      • Kenapa Banyak Orang Berhenti Ganti Rice Cooker Set...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates