![]() |
| Tips meingkatkan penjualan produk via online |
Guys, apa nih target kalian setelah longgar dari semua peraturan akibat pandemi Covid-19? Bangkit yuk bangkiiit, hehe! Saya yakin pasti banyak banget rencana yang sudah disusun sedemikian rupa seandainya pandemi berakhir, ya kan? Saya juga sama kok, banyak banget rencana tapi harus di prioritaskan mana yang mau dijalani terlebih dahulu. Karena kalau terlalu banyak rencana dan pengen dikerjakan semua yang ada hanya tinggal wacana.
Dampak pandemi salah satunya membuat kita jatuh bangun dalam hal financial. Peraturan selama pandemi yang mengharuskan di rumah saja membuat kita harus putar otak bagaimana melanjutkan usaha yang biasanya offline tapi harus tutup. Bagi yang biasa kerja dari mana saja via online mungkin nggak terkejut dengan kebiasaan baru ini, tapi bagi yang tidak terbiasa kerja online tentu saja harus beradaptasi lagi. Ini lah pentingnya mengikuti perkembangan digital agar tidak tertinggal. Pandemi menjadi hikmah bahwa masih banyak diantara kita yang hanya bisa menggunakan internet untuk bermain sosial media saja tapi tidak memanfaatkannya semaksimal mungkin untuk menjadikannya peluang, kerja, atau bisnis online.
Selama pandemi selain mengajar online sebagai Canva Coach di Canva Creative Class dan beberapa platform belajar seperti Merdeka Belajar dan Aksato, saya juga jualan bandrek online. Sebelumnya saya dan suami hanya ikutan bazar from mall to mall di Tangerang. Sebenarnya sebelum pandemi pun saya sudah jualan online tapi nggak begitu banyak penjualan. Saya dan suami saling diskusi gimana cara mendongkrang penjualan. Akhirnya ketemu jawabannya, kolaborasi.
Yup, bandrek punya saya dan suami di kolaborasikan dengan bolen usaha milik teman suami. Ternyata penjualannya lumayan meningkat dibanding cuma jualan bandrek saja. Ternyata menemukan alasan pembeli untuk membeli dagangan kita butuh usaha ya. Penting banget menambahkan jenis dagangan kita. Bukan hanya minuman bandrek saja untuk dijual. Tetapi butuh sesuatu yang bisa dipasangkan sebagai teman jualan. Begitulah pengalaman berusaha di kala pandemi.
Tips Meningkatkan Usaha Via Online
Berdasarkan pengalaman saya usaha online saya ingin berbagi tips ala saya bagaimana tetap bisa meningkatkan penjualan produk kita via online.
Kuasai Digital
Saat ini mayoritas orang-orang beraktivitas online menggunakan internet dan menghabiskan waktunya lebih banyak menggunakan handphone atau laptop untuk bekerja ataupun sekadar cek sosial media. Sudah saatnya juga sebagai pelaku usaha kita harus menguasai digital, dan memanfaatkan internet untuk beriklan.
Memanfaatkan Sosial Media
Sebisa mungkin kita memiliki akun sosial media khusus jualan produk nggak dicampur dengan akun sosial media pribadi. Kemudian manfaatkan sosial media untuk promosi agar para follower atau pengguna sosial media mengenal produk yang kita jual.
Tingkatkan Skill
Jangan pernah puas dengan keahlian kita saat ini, terus tingkatkan skill bisa dengan mengikuti workshop public speaking, copywriting, kelas fotografi, kelas desain Canva, dll.
Kolaborasi
Seperti pengalaman saya yang saya ceritakan di atas kalau kolaborasi itu penting karena bisa meningkatkan penjuala dengan membuat paket jualan produk bandrek saya dengan bolen. Jadi penyuka bolen bisa sekaligus nyobain bandrek, dan penyuka bandrek bisa nyobain bolen.
Kolaborasi JNE dan Mitra UMKM Pasuruan
Ngomongin kolaborasi saya salut dengan programnya JNE salah satunya JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2022 Kota Pasuruan. JNE Goll..Aborasi Bisnis Online Kota Pasuruan merupakan kota ke-sepuluh dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2022 – Goll…Aborasi Bisnis Online yang pada tahun 2022 akan dilakukan di 60 kota di seluruh Indonesia.

Goll..Aborasi JNE Pasuruan dan Komunitas UMKM Pasuruan
Gelaran webinar yang diadakan oleh JNE tujuannya agar mitra UMKM mampu bersaing di dunia digital. Dengan webinar online diharapkan UMKM di Indonesia, khususnya di Pasuruan dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.
Menurut Dwi Setyaningsih Branch Manager JNE Pasuruan tren pengiriman di era memang semakin meningkat karena peranan para online shop yang terus berkembang. Maka dari itu kolaborasi antara JNE Pasuruan dengan komunitas UMKM Pasuruan diharapkan terus terjalin dan menjaga potensi dan peluang yang ada di Pasuruan.
JNE menghadirkan dua pelaku UMKM pada gelaran ini, salah satunya yaitu Muhammad Taufiqi selaku Co-Founder Kelana Scarves. Sebagai sosok yang bergerak di industri fashion, Ia menilai pentingnya memahami social media marketing dan juga trend fashion yang ada di masyarakat, mulai dari belajar marketing dari seperti apa caranya menjual di Instagram, Facebook dan WhatsApp itu seperti apa, selain itu juga belajar social media ads
Hadir pula Haris Prasetyo selaku Owner Qrani Hijab yang bercerita soal perjalanan bisnisnya. Haris percaya bahwa keunikan bakal mudah diingat orang. Makanya belanja di tokonya bisa custom model dan warna apapun. Untuk mendapatkan awareness yang lebih besar, Haris menggunakan Facebook dan Instagram Ads, mempelajari social media marketing untuk meningkatkan bisnis.
JNE Pasuruan memberikan solusi bagi para UMKM Pasuruan seperti workshop gratis untuk para UMKM Pasuruan, tersedia juga layanan free pick up di berbagai wilayah.
Selain itu, JNE menghadirkan program apresiasi untuk loyal customer seperti member JLC yang dimana para UMKM bisa mendapatkan hadiah menarik, dan promo diskon ongkir.
Bagus banget ya ide kolaborasinya JNE, semoga program ini terus berlangsung dan menjadi inspirasi buat pelaku usaha lainnya.








