Pages

  • Home

travel beauty

Cove
Tips Mencari Kos-kosan 

Kos-kosan adalah rumah kedua jadi bagian perjalanan hidup selain rumah orangtua. Sejak lulus SMP dan begitu menginjakkan kaki ke bangku SMA saya resmi jadi anak kost. Akhirnya merasakan juga yang namanya kos-kosan tu kayak gimana. Rasanya nano nano banget! Kalian bisa bayangkan pertama kalinya keluar dari rumah, pisah sama ortu, abang dan adik-adik. Yang biasanya apa-apa ada ortu, jadi anak kost harus dituntut mandiri. Tapi ada pengalaman lain yang didapat selain jadi anak mandiri, punya banyak teman dari berbagai daerah yang membuka wawasan dan cara pandang saya. 

Kos-kosan Nyaman Tahun 90an

Ngomongin kos-kosan, pertama kali yang lumayan disibukkan justru orangtua. Pada zaman saya sekitar tahun 1992 belum se digital sekarang guys, handphone aja belum ada hihi. Punya pager zaman itu udah paten kali la kata orang Medan. Nah, karena dari daerah saya ada 3 orang yang jebol masuk SMA Favorit di Medan termasuk saya dan masing-masing orang tua kami saling kenal karena kerja di perusahaan BUMN yang sama jadi lah para bapak-bapak nyariin kost untuk kami anak-anaknya. Singkat cerita kami tinggal satu kost dengan alasan biar ada teman satu daerah.


Pertimbangan orangtua cari kost untuk anak-anaknya pada saat itu adalah lokasi yang strategis. Jadi kos-kosannya dicari yang nggak jauh dari sekolah, gampang beli makanan dan kebutuhan lain, kemudian pertimbangan lainnya kos-kosannya terjangkau alias murah dan nyaman. Ingat banget kala itu bapak-bapak kami ini nanya-nanya ke masyarakat dimana ada kos-kosan sekitaran sekolah dan rumah kost khusus anak sekolah. Oh ya, orangtua kami ini juga maunya kos-kosan kami harus ada induk semangnya atau ibu kost nya tinggal di kos-kosan juga. Kemudian mereka nggak mau kos-kosan yang campur dengan anak cowok. Namanya orangtua pasti mau anaknya mendapat kos-kosan terbaik. 


Alhamdulillah akhirnya kami menemukan kos-kosan yang walaupun belum sepenuhnya sesuai kriteria karena susah dicari dan sudah banyak yang penuh. Jadi satu kamar tuh saya berdua dengan anak dari daerah Sumatera juga tapi beda kota. Ukuran kamar sempit banget, tidurnya juga pakai tempat tidur bertingkat. Tapi orangtua menyemangati dan menenangkan saya, yang penting banyak teman di kost dan lokasinya cukup nyaman. 

Suka Duka Jadi Anak Kost

Selama SMA saya sampai tiga kali pindah kosan. Karena di tahun kedua sudah banyak teman dan banyak informasi mengenai kosan, ditambah lagi adanya ketidakcocokan dengan pemilik kost sebelumnya jadi lah saya pindah kost. Ribet sih pindahan kost, awalnya orangtua nggak setuju. Tapi namanya anak masih sekolah pasti butuh kamar kost yang nyaman yang bisa bikin fokus belajar akhirnya orangtua mendukung. 


Untungnya pindahan kosan kedua lokasinya nggak terlalu jauh jadi masih hemat biaya pindahan. Rada lelah juga sih pindahan kost, harus beres-beres lagi, harus adaptasi lagi dengan ibu kost plus anak-anaknya, dan adaptasi dengan anak-anak kost lain. Urusan adaptasi ini yang kadang jadi PR banget. Yang biasanya di rumah kita cuma dengan orangtua, abang dan adik-adik, di kos-kosan berhadapan dengan banyak orang yang tingkah dan karakternya beda-beda. Ada yang seru, ada yang lucu dan bikin gemes, ada yang bikin gregetan, ada yang bisa bikin kita kesetanan malah kalau lagi berantem, wkwkwk. Paling seru kalau anak ibu kost suka ikutan bikin aturan dan juga keponya luar biasa yang justru membuat tidak nyaman. 


Kalau diingat-ingat lagi zaman kosan masa SMA lucu sih tapi pasti panjang banget ceritanya. Karena saya ini anak kost sejati, tamat SMA lanjut kuliah dan kerja yang juga saya masih lanjut nge kost. Bedanya karena sudah pengalaman jadi anak kost saya semakin banyak pilihan cari tempat kost yang nyaman sesuai kebutuhan. Semasa kuliah mulai deh saya cari kost yang lebih privacy jadi yang satu kamar cuma sendiri. Kemudian saat saya mulai kerja, adik saya kuliah di kota yang sama jadi adik ikut bareng tinggal di kost. Disini saya selain bertanggung jawab pada diri sendiri juga bertanggung jawab pada adik. Senang banget bisa satu kost sama adik. 

Tips Mencari Kos-kosan Nyaman Berdasarkan Pengalaman 

Cove
Tips Mencari Kos-kosan Nyaman 

Jadi anak kost banyak hikmahnya membuat saya jadi banyak pengalaman, belajar kesabaran, dan menguji mental. Berdasarkan pengalaman jadi anak kost, saya pengen membagikan tips untuk kalian yang ingin mencari kos-kosan.

Berikut tips nya: 

1. Cari Kos-kosan Jauh-jauh Hari. Ini penting banget mengingat sekarang cari kost nggak mudah karena suka penuh, maka dari itu cari kos-kosan tuh jauh-jauh hari kayak kita persiapan liburan agar dapat tempat kost sesuai kebutuhan dan keinginan.

2. Lokasi Strategis. Cari lokasi kost yang strategis, dekat dengan sekolah, kampus ataupun kantor. Kemudian dekat dengan tempat kuliner, juga supermarket. Jika memungkinkan lebih baik lagi jika nggak jauh dari Rumah Sakit atau klinik. 

3. Akses yang Mudah. Lokasi kos-kosan mudah di akses, jadi kalau mau bepergian mudah dijangkau dengan transportasi umum.

4. Memiliki Furnish Lengkap . Jadi nggak perlu repot-repot beli perlengkapan buat di kamar, seperti tempat tidur, lemari, AC atau kipas angin, mesin cuci dan lain-lain. 

5. Fasilitas Lengkap. Sebisa mungkin cari kos-kosan yang memiliki kamar mandi di dalam kamar agar lebih leluasa dan privacy terjaga, kemudian kos-kosan yang memiliki kitchen khusus anak kos. 

6. Kos-kosan Khusus Wanita atau Pria. Usahakan cari kos yang khusus jadi nggak campur antara laki-laki dan perempuan. 

7. Kemanan Terjamin. Cari kos-kosan yang keamanannya terjamin, misal ada penjaga atau satpam.

8. Harga Terjangkau. Bagaimanapun sesuaikan juga harga kos-kosan dengan budget yang dimiliki jangan sampai pengen cari kos-kosan kayak fasilitas hotel tapi budgetnya maksain yang ada bisa bikin nombok. 


Zaman saya cari kos-kosan dengan zaman digital saat ini tentu beda banget ya. Saat ini kita diberi kemudahan informasi untuk mencari kos-kosan bisa dari beberapa review yang kita baca lewat sosmed ataupun blog orang lain, juga dari website penyedia kos-kosan. Setelah dapat informasi, tinggal survey deh lihat lokasinya. Survey ini perlu banget ya karena sebagai penghuni kost harus benar-benar ngecek kesesuaian informasi dengan kenyataan di lokasi. 


Nah, untuk kalian yang lagi cari kos-kosan saya mau merekomendasikan Cove. Ini kos-kosan yang sewanya fleksibel, bisa harian atau bulanan. Kalau di masa saya ngekost dulu ada yang kayak Cove udah pasti milih yang seperti ini. Karena Cove selain lokasinya strategis, fasilitasnya lengkap, designnya juga aesthetic, tersedia Wifi juga loh! Konsepnya co-living banget. Cove juga menawarkan beberapa tipe kamar yang bisa dilihat melalui foto ataupun video di websitenya bahkan kalian bisa langsung virtual tour kalau nggak sempat survey ke lokasi Cove berada.


Cove River Park Bintaro. Sumber: website Cove

Cove ini sih cocok banget untuk kalian yang kuliah atau kerja di Jakarta, Bandung dan Bali. Harga sewanya cukup worth it dengan fasilitas dan kenyamanan yang ditawarkan. Nggak perlu repot-repot lagi cari kos-kosan sesuai kebutuhan dan keinginan, sudah ada Cove. Kalian tinggal cek aja di website nya Cove dan sesuaikan pilihan kamar dengan budget kalian. Mudah banget kan!







  






Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (8)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (2)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...
      • Cara Membangun Personal Presence yang Membuat Oran...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates