Pages

  • Home

travel beauty

Aurelia Rahman
  

Hai guys, siapa disini yang suka musik? Saya yakin hampir semua orang suka musik. Musik adalah salah satu bagian dari seni. Alunan bunyi-bunyian ini biasanya mengiringi lirik lagu yang memiliki makna. Nah, selama pandemi ini untuk menemani aktivitas serta mengurangi rasa bosan biasanya saya suka tuh dengerin lagu. Terkadang alunan lagu yang pas bisa menjadi mood booster juga loh.

Jadi ingat masa awal wawancara kerja dulu, deg-degan banget. Percaya nggak sih, tetiba rasa percaya diri saya muncul karena pengaruh dari lagu dan lirik yang saya dengar saat bersiap-siap di tempat kos saya tinggal. Ohh God.. lagu itu benar-benar menolong saya melewati wawancara kerja dan akhirnya saya bisa diterima. See, itulah faktanya. Saya nulis ini sambil senyum-senyum sendiri loh mengenang masa itu.

Pandemi masih belum berakhir ya, semoga aja deh cepat berlalu. Namun saat di rumah aja seperti masa sekarang, banyak kreativitas yang bermunculan. Salah satunya menciptakan lagu seperti yang dilakukan Aurelia Rahman, gadis 21 tahun. Yah,seperti iseng-iseng berhadiah. Hobbynya senang mengcover lagu yang sering ia lakukan sejak SMA. Ketika sedang mencari nada dengan keyboardnya, ternyata dia menemukan rangkain nada lagu sehingga terciptalah lagu Waktu Berbeda. Saat dengerin lagunya dari Spotify, begini nih liriknya. Ngga terlalu panjang sih, tapi menyentuh.

Melihat senyummu di sana

Tak akan membuat kumerasa tersesat

Tapi mengapa kau terlihat beda

Tak lagi sama seperti dahulu

[Reff] Tak bisakah engkau

Mewujudkan cerita indah kita berdua

Bukan menanti

Walau waktu berbeda

Harapku kan tetap bersama

Kau telah pergi dariku dan tak kembali

Semua hanya mimpi

Inginku bersama t’lah sirna

Tidak seperti gadis lain sebayanya, Aurelia Rahman memiliki mimpi dan passion dalam kehidupannya. Setelah lulus dari Kampus Institut Sepuluh November Surabaya, ia memilih merintis jalur bernyanyi dan mencipta lagu. Tampak di akun sosial media Instagram miliknya dengan akun @aureliasals44 hobi dan passion bernyanyinya tampil dengan beberapa cover lagu yang dinyanyikan AR. AR oleh followernya dikenal pandai bernyanyi dan bersuara merdu. Banyak remaja seusia Aurelia menyukai lantunan merdu suaranya dan memberi komentar positif pada postingan instagram AR saat bernyanyi. Meskipun sering mengcover lagu, mahasiswi lulusan dari Institut Teknologi Sepuluh November, jurusan Teknik Material dan Metalurgy ini mengakui Waktu Berbeda merupakan lagu pertamanya. Dan saat ini Aurelia, begitu sapaan akrabnya sedang proses membuat lagu yang lain. 

Waktu Berbeda di Spotify

Single lagu dengan judul Waktu Berbeda sudah ada dalam list musik di beberapa platform musik seperti Spotify, Joox dan Apple Music. Dan yang membuat saya terkesan lagu ini diciptakan dan diproduksi hanya menggunakan hape. Saluuut banget! Kreativitas cipta lagu hanya dengan menggunakan hape sangat patut dipuji. Terlebih saat dimasa pandemi begini, yang telah memberikan begitu banyak waktu di rumah untuk melakukan berbagai aktivitas selama stay at home dan tetap produktif dalam berkarya sesuatu. Aurelia R sangat menginspirasi dengan single lagu yang diciptakannya.

Sepertinya darah seni memang mengalir di jiwa Aurelia. Terbukti ia pernah belajar vokal di Purwacaraka ketika masih di bangku sekolah dasar. Pantesan suaranya bagus nih. Jadi nggak sekedar iseng-iseng aja ya guys. Ternyata gadis ini memang mempunyai bakat. 

Gadis yang akan melanjutkan study S2 nya ini ternyata menyukai lagu-lagunya Taylor Swift yang diidentikkan dengan keceriaan. Biasanya musik yang disukai mempengaruhi hasil karya. Tapi tidak dengan Aurelia, terbukti dari lagu Waktu Berbeda yang bernuansa pop mellow. Namun Aurelia mengaku tidak hanya fokus pada lagu-lagu mellow dan akan mencoba genre lain.  Selamat deh buat Aurelia, ditunggu hasil karya lainnya.







Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Hello! Pagi ini saya terbangun karena suara musik yang disetel suami. Untungnya genre musik kami hampir sama meski ada juga beberapa lagu yang dia suka tapi saya tak suka, tapi so far masih bisa dinikmati bersama lah. Musik bagi saya pengobat jiwa. Dengerin musik membuat saya produktif dan menambah semangat kerja, dan menambah inspirasi. Zaman sekolah dulu dengerin musik bikin jadi tambah semangat belajar. Kadang adik-adik saya suka komplain belajar kok dengerin musik bikin nggak fokus, tapi saya justru suka. Makanya sewaktu jadi anak kos masing-masing kamar nyetel musik kencang-kencang saya udah biasa, nggak teriak-teriak nyuruh kamar sebelah ngecilin musik hehe.


d'Hot Music Day 2018

Ngomongin musik apa jadinya kalau hidup tanpa musik. Pasti sepi! Saya acungin jempol untuk para musisi dan pencipta lagu yang nggak ada habisnya menghasilkan ide dan karya kreatif mereka. Sudah sepantasnya kita memberikan apresiasi kepada  para musisi terutama musisi di Indonesia dengan membeli lagu mereka secara legal. Sama seperti profesi kita sebagai blogger yang tak ingin tulisan atau konten kita di jiplak orang. Oh ya apresiasi terhadap musik diperingati sebagai Hari Musik Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Maret. Lebih tepatnya apresiasi Hari Musik Nasional ini diberikan kepada para pekerja musik. Tanggal 9 Maret dipilih sekaligus untuk mengenang hari lahir pahlawan pencipta lagu Indonesia Raya kita yakni Wage Rudolf Supratman.

d'Hot Music Day 2018
Untuk memperingati Hari Musik Nasional 2018 lalu detikcom mengadakan perayaan musik secara live di Kuningan City Mall selama 11 jam, dan detik juga melakukan live streaming selama 11 jam penuh untuk para penikmat musik yang tidak bisa datang langsung ke Kuningan City Mall. Total ada 25 musisi yang hadir dan ikut merayakan Hari Musik Nasional 2018. Diantaranya ada Rendy Pandugo, Vidi Aldiano, The Overtunes, Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks (OM PSP), Fade2Black, Badai Romantic Project, Dengarkan Dia, Mulan Jameela, Virzha, Armand Maulana, Ayudia, dll.

Virzha

Tentu saja kesempatan untuk mendengarkan musik live selama 11 jam nggak saya lewatkan. Kapan lagi bisa lihat Virzha dari dekat 'eh. Iya, saya ngefans banget sama Virzha suka dengar suaranya, suka liat rambut panjangnya yang mirip banget sama mantan pacar yang sekarang jadi suami yang pernah gondrong juga hihi kok jadi curhat.

Mulan Jameela
d'Hot Music Day 2018 dimulai dari jam 10.30 dan berakhir sampai jam 10.30 malam. Jujur banyak pendatang baru yang saya nggak kenal, maklum saja di rumah saya lebih serung dengerin lagu nya KLA Project, Reza, Nicky Astria, tuh jadi tau kan angkatan berapa nya. Untungnya sekarang dengerin musik bisa online dan nggak repot mutar VCD atau sejenisnya, dengerin musik sih sekarang dalam genggaman. Kalau nggak karena dengerin lagu dari Joox saya yakin saya jadi kudet banget.

Volmax
Ayudia Bing Slamet pada tau kan ya? Saya taunya doi pemain sinetron saja nggak tau kalo nyanyi juga, haha parah ya kudetnya. Tapi beneran deh saat Ayu nyanyiin lagu Nurlela ya ampun saya ngefans banget dengan suaranya, ibarat makanan suaranya gurih. Suka banget! Ayu top deh.

Geng Ojol
Mulan Jameela, Novita Dewi, dan Armand Maulana masing-masing suaranya khas banget. Tapi di d'Hot Music Day Armand nyanyinya sendiri nggak sama teman-teman Gigi. Armand bawain single baru nya Sebelah Mata. Tapi kok saya lebih suka Armand nyanyi bareng Gigi ya, soalnya lebih powerful.

Rasa kangen dengan Kerispatih terobati dengan hadirnya Badai Romantic Project. Lagu yang dibawakan sesuai dengan nama groupnya romantic, cocok didengerin buat kalian yang lagi galau. Duh kok jadi kangen suaranya Sammy ya.

Badai Romantic Project

Semakin malam semakin seru karena ada penampilan OM PSP dengan lagu-lagunya yang ngocol habis dan bikin ngakak, mereka ini awet muda banget masih penuh semangat. Jadi contoh nih buat kita semua, kalau umur nggak menghalangi orang untuk tetap berkarya.

Orkes Moral Pancaran Sinar Petromaks


Harapan Para Musisi di Hari Musik Nasional 2018

Pada peringatan Hari Musik Nasional yang diadakan oleh Detik melalui event d'Hot Music Day 2018, beberapa musisi menyampaikan harapan mereka untuk kemajuan musik dan apresiasi kepada pekerja musik. Mereka berharap pekerjaan sebagai musisi diakui dan nggak dipandang sebelah mata. Menurut Nesya salah satu personel Nonaria group yang musik dan gaya panggungnya yang old skull banget ini mengatakan kita harus menghargai musik dalam negeri karena musikal orang Indonesia tinggi sekali.

Begitu juga dengan harapan group band Fade2Black. Menurut mereka acara d'Hot Music Day ini harus dijaga ritmenya agar kompornya tetap nyala. Malam itu mereka membawakan lagu-lagu yang selama ini digemari penikmat musik, dan mereka juga lagi sibuk promo album terbaru mereka yang bertajuk TABIK.

Menaker, Menhub dan Ganjar Pranowo nyanyi bareng Geng Ojol

Musisi lainnya seperti Novita Dewi berharap semoga  musik Indonesia semakin dikenal dunia. Kalau Badai Romantic Project mengharapkan Hari Musik Nasional sebagai evolusi permusikan di Indonesia agar para musisi di Indonesia lebih dihargai lagi. Di sisi lain Mulan Jameela ingin agar kita semua jangan membeli lagu yang ilegal. Iya sih, sekarang zamannya teknologi semua orang bisa mengakses apapun dari internet. Tapi beli lagu yang legal nggak mahal kok guys. Semoga kita semua bisa mengapresiasi para musisi ya, dan semoga industri musik di Indonesia semakin bergairah.

Institute Musik Jalanan bareng Ganjar Pranowo dan Menhub Budi Karya

Di puncak acara d'Hot Music Day 2018 acara semakin seru dengan kehadiran para menteri dan Ganjar Pranowo yang ikut memeriahkan peringatan Hari Musik Nasional. Mereka membawakan beberapa lagu yang diikuti oleh penikmat musik yang juga hadir di Kuningan City Mall.  Seru banget d'Hot Music Day 2018 malam itu, salut dengan idenya detikcom membuat acara semacam ini. Semoga tahun depan bisa seru-seruan lagi yaa. Selamat Hari Musik Nasional.




Share
Tweet
Pin
Share
4 Comments

Ada yang pernah dengar nama Shojo Complex? Ini adalah group idol baru di Asia jebolan Kawaiian Idol Project. Kawaii selayaknya Anime dan Manga adalah konten yang mewakili negara Jepang. Kawaiian Idol Project merupakan project perdananya Asian Circuit Project yang terbentuk mealalui kerjasama antara MCIP Holdings co ltd dan Yoshimoto Creativity Agency. Asian Circuit Project ini adalah proyek penyebaran konten Jepang di Asia. Project yang dimulai sejak 3 Desember 2015 ini dimulai dengan mengumpulkan para gadis yang memang punya bakat atau suka menari, bernyanyi dan punya keinginan menjadi idola. Dan dari 500 orang yang mendaftar kemudian melalui proses seleksi akhirnya hanya 13 orang saja yang terpilih menjadi anggota.

Yoshimoto Creative Agency bersama dengan partner company mereka Yoshimoto Kreatif Indonesia saling bekerjasama dalam membina dan mempopulerkan idol group di Indonesia. Yoshimoto Indonesia yang berdiri sejak Januari 2015 mempunyai tujuan untuk menyebarkan hal-hal tentang Jepang melalui hiburan dan mengkombinasikannya dengan kebudayaan Indonesia. Shojo Complex sendiri awalnya bernama Kawaiian Girl, namun diubah namanya menjadi Shojo Complex agar mereka lebih mudah menyebarkan konten Jepang baik di Indonesia maupun di Asia. Shojo Complex juga akan tampil di AFA (Anime Festival Asia) yang akan diselenggarakan pada bulan September tahun ini. AFA merupakan acara konten terbesar di Asia Tengara yang diselenggarakan oleh SOZO PTE LTD. Dan tahun ini AFA akan diadakan di tiga negara sekaligus, yakni Singapura, Thailand dan Indonesia. 

show perdana Shoju Complex di AEON Mall BSD City
Sabtu, 4 Juni lalu saya berkesempatan menyaksikan langsung show perdana Shoju Complex di AEON Mall BSD City. Pas sekali memang, Mall yang satu ini konsepnya juga Jepang dan show perdana ini juga sekaligus memperingati ulang tahun pertama AEON Mall BSD City. Malah kedepannya Mall AEON ini bakal jadi panggung utamanya Shoju Complex dan mereka akan terus menyebarkan konten Jepang. Untuk show perdana mereka kali ini cukup mendapat sambutan hangat dari pengunjung. Malah saya sendiri sempat berdesakan dengan pengunjung lain saat ingin mengabadikan show mereka dan akhirnya saya mengambil inisitaif menonton mereka dari lantai 2, untungnya ini panggung terbuka jadi pengunjung lain bisa leluasa menyaksikan dan menikmati lagu-lagu mereka. Banyak para pengunjung yang mengatakan kalau Shoju Complex ini mirip sekali dengan JKT48. Kalau menurut saya sih memang iya, memang banyak kok sekarang bermunculan idol-idol baru melalui berbagai kontes. Yang penting idol-idol ini memang layak di atas panggung dan menampilkan karya seni yang berkualitas.

Para personel  group Shojo Complex ini berumur mulai dari 14 tahun sampai 24 tahun. Berikut nama-nama personel Shojo Complex: Juliana Sitta (14 tahun), Diasta Priswarini (24 tahun), Reginia Sarah ( 19 tahun), Viola Aphrodita Sandhika (20 tahun), Irene Evita (18 tahun), Amanda Sabrina (18 tahun), Nada Fidarensa (18 tahun), Sarah Dwi Agustina (19 tahun), Florentina Klarisa (19 tahun), Clara Eunike Cecillia (19 tahun), Rima Adilah Desirianti Putri (19 tahun), Rhaina Kirana (14 tahun) dan Anindhita Asmarani (20 tahun). Untuk informasi lengkap mengenai Shojo Complex bisa follow social media mereka dibawah ini:

Twitter: @shojo_complex 
Instagram: @shojo_complex 
Facebook: Shojo Complex
Hashtag: #shojo_complex

Share
Tweet
Pin
Share
2 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (6)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ▼  June 2026 (2)
      • Di Balik Buku Ublik: Ketika Istri Menjadi Editor d...
      • BesTeam, Ketika Dompet Dhuafa Ajak Kita Bestian Sa...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates