![]() |
| Anugerah Bunda Teladan 2020 |
Waktu terus berjalan ibarat roda terus berputar. Seiring waktu setiap generasi pasti tergantikan sesuai masanya., dan anak- anak kita saat ini lah yang akan menjadi generasi penerus. Mereka harus dipersiapkan untuk menggantikan generasi saat ini karena mereka jugalah sebagai ujung tombak keberhasilan suatu bangsa. Percaya atau tidak, kecerdasan adalah kunci dibalik keberhasilan. Oleh sebab itu sepantasnya kita sebagai orang tua mengawal tumbuh kembang anak agar mereka mendapatkan nutrisi yang baik demi menstimulasi kecerdasan otak.
"Nggak usah ngomong nutrisi deh, bisa makan saja udah syukur!", sering dengar jawaban begini kan? Memang miris banget, berdasarkan Indeks Kelaparan Global 2019, Indonesia masih mengalami masalah kelaparan yang serius. Faktanya 1 dari 3 balita di Indonesia mengalami stunting. Artinya masih banyak masyarakat Indonesia yang hidup dibawah garis kemiskin. Bahkan menurut survey yang dilakukan oleh FOI ( Foodbank of Indonesia ) anak –anak pergi ke sekolah dalam keadaan perut kosong sekitar 27% sampai 50%. Sudah dapat dibayangkan, dalam keadaan perut kososng pelajaran nggak bisa diserap dengan baik, dan keinginan untuk jajan saat jam istirahat akan memicu mereka untuk jajan sembarangan. Jika demikian, bagaimana anak-anak dapat belajar dengan baik?
Berkaca pada problem tersebut, FOI sebagai lembaga nirlaba yang berada di bawah Yayasan Lumbung Pangan Indonesia bergerak aktif untuk membantu kesenjangan pangan di masyarakat. Mereka ( FOI) menjadi penyambung tangan orang-orang yang berkecukupan banyak dengan masyarakat yang kekurangan (membutuhkan). Agar aktivitasnya berjalan lancar, maka FOI menggaet para ibu dalam kampanye “ Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia “. Selain para bunda, terdapat juga peran besar para relawan dan yanda dalam mensukseskan aksi ini.
Anugerah Bunda Teladan 2020
![]() |
| Event Virtual Anugerah Bunda Teladan 2020 |
Pada tanggal 29 Desember 2020, Foodbank of Indonesia (FOI) menutup kampanye Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia tahap 1 tahun 2020, dengan menyelenggarakan acara penghargaan Anugerah Bunda Teladan sekaligus memperingati Hari Ibu yang dilaksanakan secara virtual. Aktivitas ini merupakan apresiasi bagi 3.298 bunda dan yanda, sebagai relawan yang bergerak aktif membuka akses pangan bagi 20.696 balita dalam memerangi kelaparan, terlebih di masa pandemi sekarang.
Opening acara dilakukan oleh Lenny N. Rosalin, Deputi Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak dan juga oleh dewan juri yang terdiri dari Dr. Ira Para mastri Msi Dosen Psikologi UGM, Danang Sasongko Direktur PAUD Institute,dan Prof Dr Ir Ahmad Sulaeman MS, PhD Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi IPB. Dalam sambutannya Lenny N Rosalin mengapresiasi kegiatan ini karena menurutnya status gizi sangat ditentukan oleh asupan makanan yang diberikan oleh Ibu. Ia juga menuturkan bahwa jika anak kita sehat dan hak-haknya terpenuhi maka akan menjadi anak yang hebat dan diharapkan dapat menjadi sumber daya manusia terbaik untuk Indonesia dan pastinya hal ini tidak luput dari peran Ibu .
![]() |
| Lenny N Rosalin |
Founder FOI, Hendro Utomo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada lebih dari 3000 relawan yang telah berpartisipasi untuk membuka akses pangan di 15 kota/ kabupaten di Indonesia. Mereka yang selama ini menjadi ujung tombak FOI dalam memastikan agar anak tidak kelaparan.
![]() |
| Hendro Utomo |
Meskipun berlangsung secara virtual, acara pun berjalan dengan lancar. Acara ini juga disponsori oleh Susu Bendera yang selama ini ikut berkolaborasi dalam Aksi 1000 Bunda untuk Indonesia dengan pemberian makanan tambahan bagi balita sehingga semakin terbukanya akses pangan. Semoga penghargaan ini menambah semangat para relawan untuk tetap berperan serta. Yuk, kita dukung terus FOI untuk membuka akses pangan seluas-luasnya.






