[Safety Driving] Pentingnya Edukasi Tertib Berlalu Lintas

B icara lalulintas selain berhubungan dengan pengguna jalan, kemacetan, dan rambu lalulintas,...



Bicara lalulintas selain berhubungan dengan pengguna jalan, kemacetan, dan rambu lalulintas, berkaitan pula dengan  kecelakaan dan menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Berdasarkan data dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, sejak tahun 2011 – 2014 jumlah kasus kecelakaan di Indonesia melebihi 100.000 kasus per tahun dengan puncaknya pada tahun 2012 dengan 117 ribuan kecelakaan. Jumlah kematian terbanyak terjadi pada 2011 dengan 31.195 orang, artinya setiap hari terdapat 85,5 orang tewas per hari atau setiap jam sekitar 3,6 orang mati. Tahun 2012 dengan jumlah kecelakaan tertinggi menyebabkan kerugian materi tertinggi (Rp 298.627 juta). Bahkan ironisnya menurut data yang diperoleh dari WHO (World Health Organization) 48 persen korban yang meninggal akibat kecelakaan adalah orang-orang berusia muda 15-44 tahun. Dan 90 persen kecelakaan yang menyebabkan kematian diderita oleh orang-orang berpenghasilan rendah dan menengan. 

talkshow with Mobil123.com at Aruba Caribbean
Melihat data-data tingginya angka kematian di jalan raya tentunya menjadi introspeksi bagi kita para pengguna jalan. Seperti yang dikemukakan oleh Indra Prabowo Chief Editor dari Mobil123.com pada acara talk show bertema Safety Driving Rabu 25 Mei 2016 lalu, Mobil123.com sebagai salah satu stake holder memiliki kepentingan dalam menciptakan jalan raya yang lebih selamat, aman dan tertib, dimana akhirnya mampu mengurangi angka kecelakaan dan fatalitas. Kecelakaan akan menyebabkan kerugian materi yang cukup besar, apalagi jika kecelakaan tersebut melibatkan kepala keluarga yang menyebabkan cacat atau meninggal, ini mempengaruhi keuangan keluarga bhakan menyebabkan kemiskinan di keluarganya. Banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya dan tentu saja ini harus kita benahi. Tips penting yang harys disadari bersama sebagai pengemudi kendaraan bermotor seperti mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak mabuk atau dibawH pengaruh narkoba, selalu memakai seatbelt dan tidak menggunakan ponsel saat mengemudi.


Indra Prabowo
Bapak Jusri Pulubuhu selaku Chief Instructur dari JDDC (Jakarta Defensive Driving Consulting) yang menjadi narasumber di acara bertema Safety Driving Faktor-Faktor Yang Perlu Diperhatikan Saat Mengemudi memaparkan mengenai keselamatan di jalan raya. Ketika kita mengemudi, yang paling penting untuk diingat, disadari dan dilakukan adalah kita harus Fokus dan Mengerti, ini adalah dua kunci utama keselamatan di jalan raya. Tujuannya untuk mengantisipasi bahaya yang ada disekeliling kita. Mengemudi adalah perkerjaan multitasking, jangan memikirkan apapun pada saat mengemudi, tinggalkan segala masalah baik itu masalah keluarga ataupun masalah finansial karena ini akan mempengaruhi konsentrasi saat mengemudi, usahakan untuk selalu fokus. Kita harus fokus di jakan raya karena masa depan kita ada di jalan.

Jusri Pulubuhu
Dalam mengemudi, hal penting lainnya untuk disadari adalah kita harus mengerti dengan apa yang dilihat. Karena apa yang dilihat belum tentu kita mengerti, melihat tidak selalu linear dengan mengerti. Contohnya tidak mengerem mendadak, tidak melakukan manuver mendadak, tidak kaget dengan kejadian yang ada dihadapan kita. Tertib, mengerti dan empati akan membuat profil risiko di jalan raya menjadi aman. Yang terpenting bagi kita adalah menghindari kecelakaan. Kunci permasalahan mengenai kecelakaan adalah sosialisasi edukasi tertib berlalulintas. Pelaku-pelaku yang sering menyerobot di jalan raya sebenarnya sejak kecil mereka memang tidak pernah tahu tentang ketertiban dalam hal apapun. Karena masih banyak orang yang beranggapan bahwa peraturan bukan kebutuhan. Padahal di jalan raya kita bisa menjadi penyebab dan terlibat terjadinya kecelakaan. Rubah mindset! Tindakan yang arogan, ketidaksabaran di jalan raya dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Seharusnya kita menyadari, kecelakaan di jalan raya penyebabnya adalah karena pelanggaran. Sudah saatnya anak-anak kita diberikan edukasi sejak dini mengenai peraturan dan pelanggaran di jalan raya.












You Might Also Like

6 komentar

  1. Dibawah pengaruh Narkoba itu yg mengerikan juga, jadi merasa todak aman klo perilaku pengendaranya tidak peduli satu sama lain. harus disebarluaskn infony

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kalau lagi di jalan kadang kita nya udah patuh eh ada aja orang lain yang melanggar

      Hapus
  2. Yuk berkendara tertib dan buktikan kalau wanita bukan pengendara yang suka asal pasang lampu sen hehe

    TFS Mbak :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha..tapi memang wanita sih yang lebih banyak nggak perhatian kalau lagi di jalan, lampu sen kiri belok nya kanan, yg lebih parah lagi kalau naik mobil sambil telfonan :)

      Hapus