Mengunjungi Toyota Motor Manufacturing Indonesia di Karawang

S ekarang kalau ditanya apa sih enaknya jadi blogger? Saya kasi tau nih ya satu aja hihi, bisa visit pabrik. Lah visit pabrik aja bangga...


Sekarang kalau ditanya apa sih enaknya jadi blogger? Saya kasi tau nih ya satu aja hihi, bisa visit pabrik. Lah visit pabrik aja bangga. Iya dong, ingat nggak jaman sekolah dulu kalau mau visit pabrik aja mesti ajuin proposal, itu juga belum tentu di approve. Jadi blogger nggak perlu ngajuin proposal or minta izin cuyy, kita mah diundang. Noted! Love banget deh jadi blogger. Selama jadi blogger saya sudah mengunjungi pabrik pembuatan handphone, pabrik susu, pabrik air mineral, pabrik pembuatan filter untuk mobil, dan sekarang pabrik pembuatan mobilnya. Senang banget sewaktu Mobil123.com Portal Otomotif No.1 di Indonesia dan ownernya komunitas Indonesian Social Blogpreneur (ISB) ngajakin saya, langsung samber lah kapan lagi dapat kesempatan seperti ini.


Jajaran Managemen PT. TMMIN
Saya dan teman-teman blogger berangkat ke Karawang Rabu pagi tanggal 18 Oktober 2017 dimana sebelumnya kami kumpul di Wisma Mampang untuk berangkat bersama-sama. Perjalanan ke Karawang ditempuh dalam waktu lebih kurang  3 jam. Lumayan sih waktu 3 jam bisa dimanfaatkan untuk tidur biar pas kunjungan pabrik pada fresh dan strong. Soalnya luas area yang akan dikunjungi sekitar 100 hektar hihi sambil jogging lah. Tiba di area kawasan industri Karawang kami langsung lunch di Telaga Desa, dan sesudahnya menuju Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN). Tiba di area lounge kami disambut oleh para jajaran manajemen PT. TMMIN diantaranya Pak Anang Sayogo, Bachtiar Willy, Arief Mustofa, dan Susilo. Thanks a lot bapak semua sudah menyambut kami.


Indra Prabowo
Acara dimulai dengan sambutan Mas Indra Prabowo perwakilan dari mobil123.com. Mas Indra berharap tema-teman blogger bisa mengksplor pengalamannya selama berkunjug ke pabrik Toyota, sampai sejauh mana PT. Toyota memproduksi mobil-mobil sampai 40 tahun di Indonesia. Dari pihak manajemen sambutan PT. TMMIN diberikan oleh Pak Anang. Dalam sambutannya Pak Anang mengatakan reputasi baik Toyota selama ini terbangun karena keberadaan media dan blogger, untuk itu mewakili PT. TMMIN Pak Anang mengucapkan terima kasih karena selama ini telah menjaga nama baik Toyota.

Well, setelah kami disambut dengan baik oleh jajaran manajemen TMMIN selanjutnya momen yang ditunggu-tunggu tiba. Kunjungan ke pabrik, siap-siap lihat pembuatan Innova dan Fortuner karena untuk Karawang Plant 1 yang kami kunjungi ini memang khusus memproduksi kedua mobil idaman saya ini. Oh ya, sebelum masuk pabrik kami mendengar arahan dulu dari pihak Toyota mengenai aturan yang harus diikuti selama masuk pabrik.

Kalau lihat babang lagi sendirian gini  di pabrik Toyota nggak boleh diajak ngobrol apalagi kenalan ya. Doi kerja!

Jadi beberapa aturan yang harus diikuti antara lain tidak mengajak para pekerja di pabrik ngobrol meskipun saling kenal, tidak memencet tombol-tombol yang ada di pabrik siapa tau penasaran pengen mencet hehe, ikuti petunjuk atau simbol-simbol yang ada di pabrik, ikuti karakter budayanya Toyota yakni aturan berjalan kaki. Selama berada di area pabrik ikuti jalur yang sudah ditetapkan atau ditentukan yaitu jalur berwarna hijau, kalauingin menyebrang pastikan kondisi aman terlebih dahulu dengan menunjuk lalu menyebrang. Sambil jalan tidak diperbolehkan bercakap-cakap dengan menggunakan hp dan tidak memasukkan tangan ke saku sambil berjalan, karena kalau tiba-tiba jatuh tangan bisa menahan nggak langsung kepala yang kena benturan.


Komplit dengan alat pelindung
Kami juga diwajibkan memakai alat-alat pelindung selama di pabrik seperti helmet, pelindung tangan, goggles,  juga guide phone untuk mendengar instruksi dari para leader yang membawa kami. Maklum saja namanya pabrik pasti bising, kita nggak bakal bisa dengar orang ngomong apa dengan jelas, makanya wajib pakai guide phone.

Proses produksi di pabrik Toyota terdiri dari proses Press, Welding, Painting, Assembling dan Quality ( Final Check).


1. Press Shop


Ini adalah tahap awal proses produksi dimaana dalam proses ini dimulai dari sebuah lembaran baja dengan berat sekitar 370kg yang dibutuhkan untuk membuat 1 unit mobil. Lembaran baja yang bentuknya masih berupa lembaran besar di proses dalam mesin stamping, di cetak untuk dijadikan komponen body yang terpisah, seperti menjadi bagian pintu mobil sampai dengan atap mobil. Proses selanjutnya adalah pemotongan, flange dan piercing untuk membuat lubang pada baut.



2. Welding Shop


Di area welding baja yang sudah di potong tadi digabungkan atau disatukan. Pekerjaan ini dilakukan oleh robot dan manusia. Ada sekitar 40an robot yang ada di welding shop untuk membantu para pekerja agar akurasinya lebih tepat, robot-robot ini di impor dari Jepang. Bagian body mobil yang sudah disatukan selanjutnya diperiksa kualitasnya dan diangkat untuk proses selanjutnya. 

Pak Yahya menjelaskan apa saja yang dikerjakan di area Welding



3. Paint Shop

Disini mobil disterilkan dengan suhu tinggi agar bersih dari kotoran dan minyak yang menempel. Proses ini dijelaskan oleh Pak Bachtisr W karena kami belum diperbolehkan masuk ke area ini mengingat waktu yang dibutuhkan akan banyak. Tahap proses painting: teridir dari : Clear, Base Color, Primer, Ed Cod, PlateProses pengecetan dilakukan dengan cara mobil dicelupkan kedalam cat dengan volume lebih kurang 13 liter cat.

4. Assembly Shop


Di tahap ini lebih tepat disebut tahap penyempurnaan. Semua komponen yang dibuat di shop sebelumnya dikumpulkan dan disatukan.  Proses ini harus benar-benar dikerjakan oleh ahlinya ya karena disinilah proses perakitan apalagi kalau mobil yang dikerjakan adalah pesanan pelanggan, mesin dan bagian-bagian yang dipasang harus tepat dan bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing.



5. Quality Control (Final Check)


Ini dia tahap akhir dari proses produksi, setelah semua komponen disatukan di assembly shop proses selanjutnya adala final check. Disini dlakukan final test seperti cek bagian interior, eksterior, kesesuaian warna, test rem mobil, kecepatannya juga test uji air seandainya hujan apakah air akan masuk kedalam mobil. 



Final Test - Beriman

Finally, saya dan teman-teman blogger bisa juga melihat semua proses prosuksi Innova dan Fortuner di pabrik Toyota.  Kesimpulannya untuk menghasilkan 1 unit mobil mulai dari proses yang masih berbentuk lempeng baja sampai finish itu membutuhkan waktu 22 jam. So wajarlah ya kalau dua mobil ini harganya mahal, proses pembuatannya juga detail banget.


Sebelum saya akhiri tulisan ini mumpung ingat hihi..ternyata ya mobil-mobil yang dibuat di pabrik Toyota ini bukan untuk dijual di Indonesia saja tapi juga diproduksi untuk negara Timur Tengah seperti Arab Saudi, juga negara lain seperti Manila. Pantesan saya sempat heran kok mobilnya ada yang setir kiri juga. Salut deh untuk Toyota semoga selalu jadi kebanggaan.






You Might Also Like

11 comments

  1. Pas di tes kebocoran sama tes kecepatan seru lihatnya :D
    Oh ya, indoor maupun outdoor rapi penataannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya meskipun pabrik tapi rapi banget

      Delete
  2. Wah... ternyata mobilnya di ekspor...
    keren euy...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, di ekspor juga ke beberapa negara

      Delete
  3. Seru ya main ke sana, jadi pengen punya satu, hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha..aku pengen punya 2 loh Ariis :D

      Delete
  4. Wlp dulu dr th 1960 sd 1965 kerja di General Motor yg kemudian dinasionalisasikan jd Gaya Motor, Tg.Priok, blm pernah deh masuk ke Pabrik, hehe...ilang kesempatan dr ISB, hiks...msh kuat koq jalan rame2. Suka dg postingan ini, runut bngt dan bikin kenangan kerja di pabrik mobil keur baheula tea.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah bunda hebat pernah kerja di General Motor, boleh juga nih kapan-kapan jalan bareng bunda :)

      Delete
  5. Makanya pantes kalau toyota itu mobile apik2. Ngelewati Qc bagus banget sih ya ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener cha..detail banget kerjaannya wajar kalau harganya mahal hihi

      Delete
  6. keren ya pabriknya. enaknya jasi blogger emang bisa halan2 ya mba... hehehe

    ReplyDelete