Pages

  • Home

travel beauty


Bahasa kedua didunia setelah Bahasa Inggris adalah Bahasa Mandarin. Seperti kita ketahui saat ini Cina menguasai pasar perdagangan dunia bahkan mendominasi, apalagi dengan dimulainya MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) ditahun ini. Untuk itu sangat diperlukan mempelajari Bahasa Mandarin kalau kita ingin melakukan hubungan bisnis dengan Cina, karena mereka lebih menyukai pekerja yang bisa berbahasa Mandarin. Bagaimana cara mengatasinya bagi kita para orang tua agar kedepannya anak-anak kita bisa menguasai bahasa Mandarin? Sebaiknya mulai sekarang anak sudah dikenalkan dengan bahasa Mandarin agar mereka terbiasa mendengar bahasa ini. Solusinya yaitu dengan menonton, yups anak sangat suka menonton kartun apa saja di televisi, tapi apa mungkin ada chanel televisi berbahasa Mandarin untuk anak di Indonesia? 
Sekarang para orang tua terutama ibu sudah bisa mengenalkan bahasa Mandarin kepada anak melalui chanel televisi berbahasa Mandarin bernama Miao Mi. Peluncuran Miao Mi di Indonesia diadakan pada tanggal 28 Januari 2016 di Lollipop's Playland Lt.4, Lotte Shopping Avenue Mall. Yudha Wibawa, selaku Deputy CEO & Managing Director, PT. MNC Skyvision, Tbk berharap dengan kehadiran Miao Mi anak-anak dapat menikmati konten Mandarin terbaik yang mendidik dan menghibur, juga melalui saluran ini  anak-anak Indonesia dapat belajar Bahasa Mandarin dengan cara menyenangkan dan menghibur. Miao Mi dalam bahasa Mandarin artinya wonderful, dan icon dari Miao Mi sendiri adalah kucing. Saluran anak ini juga mendorong anak-anak untuk belajar Mandarin melalui fitur audio track dua bahasa, Mandarin dan Bahasa Indonesia dan juga program khusus Miao Mi Classroom.

Miao Mi ini didesain untuk anak-anak usia tiga hingga enam tahun. Program utama dari Miao Mi adalah Miao Mi Classroom, dimana tayangan ini muncul setiap 20 menit sekali, jadi anak-anak tidak menyadari kalau sambil menonton mereka mempelajari kata-kata baru bahasa Mandarin. Beberapa program yang tayang perdana dan eksklusif adalah Star Babies, serial animasi pemenang penghargaan mengenai sekelompok balita yang terinspirasi dari ikon film China seperti Bruce Lee dan Monkey King, para pelajar balita di Sekolah Star Dream belajar untuk memupuk kebaikan dan nilai sosial, serta berpikir kreatif untuk mengatasi kesulitan dan kekurangan masing-masing.

Saluran Miao Mi juga sepenuhnya disulihsuarakan dalam Bahasa Indonesia, namun para orang tua juga memiliki pilihan untuk mengganti ke Bahasa Mandarin untuk meningkatkan pengalaman belajar Bahasa Mandarin anak-anak mereka. Oh ya, khusus untuk program Miao Mi Classroom hanya tersedia dalam Bahasa Mandarin yang menampilkan lagu-lagu dan cerita sederhana untuk pelajaran bahasa.  

Pada peluncuran saluran Miao Mi hadir juga Melisa Karim yang sangat senang menyambut ada nya chanel Miao Mi ini karena selain nonton film anak juga bisa mendapat pengajaran. Melisa sendiri tidak mempunyai baby sitter di rumah, jadi kalau dia bekerja anaknya dititip kepada orang tuanya. Tapi Melisa tetap meminta sang ibu agar anaknya  setiap menonton televisi harus dikontrol yaitu saluran televisi khusus untuk anak.  Ia sangat mengkhawatirkan kalau anak menonton tanpa didampingi, karena sebagian program televisi belum tentu acaranya layak ditonton oleh anak-anak. Dengan adanya Miao Mi saluran televisi anak-anak berbahasa Mandarin Melisa sangat berharap agar anaknya bisa bahasa Mandarin kelak.



Share
Tweet
Pin
Share
9 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ▼  2025 (36)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ▼  August 2025 (7)
      • Tenang Dulu, Baru Bahagia: Cerita di Balik Mini Se...
      • Rayakan Kemerdekaan, Saatnya Bisnis Layanan Keseha...
      • Layanan Pelanggan yang Nggak Bikin Menunggu Lama? ...
      • Belajar dari SMK Nurul Amaliyah: Stabilitas Intern...
      • Panen Ide Kreatif: Ketika Petani Milenial Go Digit...
      • Dari Warung Kupi ke Era Digital: Inspirasi Cek Rim...
      • Dari Bandung Menjelajah Dunia: Cerita Anggiasari d...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates