Pages

  • Home

travel beauty

Cihampelas, Bandung malam hari 

Bandung kota yang selalu berhasil bikin saya rindu menggebu-gebu seperti merindu pada kekasih yang sudah lama tak bertemu. Bandung ibarat kota yang memiliki magnet yang selalu menarik saya untuk kembali datang. Padahal bukan sekali dua kali ke Bandung, tetapi ada rasa berbeda ketika memasuki kota yang romantis ini. Ya, saya melabeli kota yang satu ini kota romantis karena untuk honeymoon dengan suami tercinta saya nggak pengen jauh-jauh cukup ke Bandung aja. Kota yang cukup adem dengan deretan pegunungan yang bikin saya puas memandangnya dari balik jendela kamar hotel seharian. Pokoknya Bandung selalu jadi destinasi impian. 

Dari rumah saya Tangerang ke Bandung berjarak 2 jam 45 menit saja, dan untuk menempuh perjalanan ke Bandung saya dan suami lebih sering  menggunakan kereta api. Saat ini sangat mudah dan cepat menuju Bandung karena banyak moda transportasi yang tersedia, bisa naik travel atau bus misalnya. Sesekali saya juga memilih naik travel ke Bandung kalau mau nyantai, dan kalau naik travel selalu berharap tidak ada kendala macet apalagi kalau di penghujung minggu atau weekend biasanya sering macet karena banyak orang-orang yang berlibur ke Bandung. Jika situasi jalan lancar, perjalanan via darat dari Tangerang ke Bandung bisa sampai hanya dalam waktu 3 jam saja. 

Kota Bandung tak hanya jadi pilihan buat liburan sejenak untuk menghilangkan penat. Kota yang terasa ramai tapi juga sejuk membuat saya merasa nyaman dan betah. Beberapa sudut kota Bandung juga punya ciri dan khas yang berbeda.


3 Alasan Bandung Jadi Destinasi Favorit Bersama Teman Hidup

Ini 3 alasan saya dan #TemanHidup saya kenapa Bandung selalu jadi destinasi favorit dan destinasi impian. 

Banyak Tempat Atraktif 

Banyak tempat atraktif sebagai wujud kota Bandung yang memiliki sejarah panjang. Jalan Asia Afrika yang mewakili Indonesia dalam peran aktif diplomasi dalam perdamaian dunia. Jalan Braga yang masih banyak bangunan tempo doloe. Kapan-kapan saya ingin bercerita tentang pengalaman saya sehari berada di Braga, daerah paling ramai juga merupakan pusat kota Bandung. Sepanjang jalan Braga banyak bangunan yang memberikan rasa suasana tempo dulu. Mulai dari jalanan dan trotoarnya juga bangunan bersejarah lainnya. Outlet-outlet beragam juga banyak di jalan Braga. Seperti counter sepeda, mall, swalayan dan cafe-cafe yang menjajakan makanan enak.

Braga, Bandung

Seharian di Braga nggak bakal bosan deh. Kalau agak lengang, sepanjang jalan Braga itu instagramable banget buat foto-foto, jadi kenangan bisa banget terekam masuk dalam keabadian jejak digital di sosial media. Apalagi banyak juga bangunan yang menjadi kegiatan kesenian. Seperti galeri seni lukis dan tempat pameran. Bahkan kantor perencanaan dan pengembangan ekonomi kreatif kota Bandung ada di jalan Braga. Seolah Braga menjadi tolok ukur untuk membuat Bandung menjadi kota yang eksentrik dan menarik. Ada banyak ingatan masa lalu di jalan Braga. Semuanya indah untuk dikenang. 

#TemanHidup saya di trotoar jalan Braga


Beragam Kuliner 

Bandung selain tujuannya honeymoon dan refreshing juga tak akan saya lewatkan menyantap ragam kuliner enak dan menyegarkan walau hanya sekadar menyantap bacang panas abang-abang pinggir jalan tak jauh dari hotel saya dan suami menginap. 

Pernah sewaktu ke Bandung saya dan suami menginap di Kimaya Hotel yang lokasinya di Braga dan bersebelahan dengan Sarinah Bandung. Di seberangnya ada gedung teater. Ada juga warung kecil penjual rokok atau makanan kecil. Dekat Ismaya hotel ini juga ada penjual bacang panas yang viral itu. Karena saat itu hujan kami hanya membeli bacang panas untuk dibawa berbuka di hotel. Beneran deh bacangnya enak banget, kalau ke Braga pasti selalu cari bacang si abang seberang Kimaya Hotel. 

Kuliner lainnya di Bandung? Naik ke atas dikit tepatnya Ciumbuleuit alamak tempat yang cukup sejuk plus menikmati menu masakan sunda ala prasmanan. Ayam bakar plus lalapan dan sambal dinikmati dengan air kelapa muda segar. Dari atas Ciumbuleuit terlihat jelas Kota Bandung dengan jejeran gunung diselimuti kabut. Suasananya benar-benar romantis dan berkesan. Makanan ala sunda lainnya pernah kami nikmati juga di Lembang. 

Salah satu restoran makanan sunda di Lembang yang pernah saya dan Teman Hidup saya kunjungi


Banyak Pilihan Hotel 

Menginap di Bandung banyak pilihan hotel, mau bintang 3 atau bintang 5 tergantung budget. Saya dan suami beberapa kali ke Bandung pernah menginap di hotel yang terhubung langsung dengan mal jadi memang pengen staycation sambil jajan ke mal. Pernah juga di tengah kota bisa puas keliling kota dengan berjalan kaki saja sambil menikmati bangunan bersejarah juga pengen jalan-jalan sambil cuci mata ke fashion outlet. Bahkan terniat banget cari hotel sampai request yang viewnya jelas terlihat jejeran pegunungan saking pengen seharian di kamar memandangi pemandangan gunung apalagi kalau lagi rintik hujan jadi benar-benar syahdu. 

Terakhir ke Bandung saya dan #TemanHidup saya nginap di Kimaya Hotel Braga. Hotelnya sangat nyeni, ada beberapa instalasi seni yang menarik di ruang lobi hotel. Nginap disini karena tujuannya memang mau menikmati Braga seharian.

Kimaya Hotel, Braga

Pandemi jalanan di Braga sempat sepi. Saya dan suami cukup puas berjalan kaki menikmati jalanan Braga. Memanfaatkan momen ini untuk foto-foto juga tentunya. Banyak sudut menarik yang sayang dilewatkan untuk diabadikan. Meski pandemi belum dinyatakan usai saat terakhir ke Bandung saya merasa seperti lihat dunia lagi. Beneran deh bisa nginap di Bandung lagi impian banget. Kangen saat bergadang dengan suami cari hotel dan booking hotel murah, hehe! Seru! Apalagi saya dan suami kalau ke Bandung tuh banyak banget tujuannya. Suami pengen lihat pameran seni sedangkan saya pengen lihat baju dan hijab-hijab terbaru. Belum lagi urusan pilihan tempat makan yang belum pernah dicobain. Oiya, nginap di hotel juga kami suka ganti-ganti hotel jadi punya pengalaman pernah staycation di hotel berbeda. 

House Sangkuriang

Baru beberapa hari yang lalu suami nanya enaknya liburan kemana. Pengen ke negara tetangga eh nggak taunya paspor 5 bulan lagi mati haha! Ya udah deh liburan di dalam negeri aja. Bandung lagii. Kami pun sepakat bakal ke Bandung lagi. Dari sekarang sudah mulai cek hotel murah di aplikasi Traveloka. Pengen cari hotel di daerah Lembang yang sejuk. Udah lama suami ngajak kemping tapi saya nggak mau karena zaman sekolah udah sering kemah ikut kegiatan pramuka. Solusinya kemping tetap dapat suasana alam tapi fasilitas hotel. 

The Lodge Maribaya 

Oke deh deal akhirnya saya setuju ntar nginap di The Lodge Maribaya yang lagi ramai dibicarakan para traveller. Kemudian staycation selanjutnya tetap ya cari daerah kota atau Dago kali ya yang banyak makanannya. 

Sesekali bolehlah nginap di villa Halo Jae di Dago :) 

Yuk ‘#LihatDuniaLagi dan bikin #StaycationJadi’ dengan Traveloka! Langsung meluncur ke Traveloka lewat link ini: https://trv.lk/kompetisi-lihatdunialagi-bloggerperempuan. 





Share
Tweet
Pin
Share
1 Comments


sumber: hanisantosa.deviantart.com

Simpang Lima, Lawang Sewu dan Lumpia, trio yang tidak tergeser ketika diajak jalan-jalan ke Semarang. Ketiga ikon wisata ibukota Provinsi Jawa Tengah ini seakan sudah mendunia dan wajib dikunjungi jika berkesempatan ke sana. Ada juga kawasan kota tua yang kental dengan nuansa sejarahnya. Jangan lupa menyebut Klenteng Sam Poo Kong yang menyimpan sejarah perjalanan Laksamana Cheng Ho. Tapi kini ada destinasi baru yang meramaikan wisata di Semarang, yuk segera intip Kampung Pelangi sebelum teman-teman melakukan AirAsia online booking untuk perjalanan liburanmu berikutnya.


Wisata Kampung Pelangi Semarang

Beberapa waktu lalu, kampung Gunung Brintik yang terletak di pinggir kali Semarang ini masih berupa kawasan kumuh tidak tertata. Di mana-mana muncul rimbunan tanaman liar yang menghiasi dinding-dinding rumah tidak berplester dan terdiri dari kurang lebih 325 rumah penduduk di sini. Akibat perbaikan Pasar Bunga Kalisari yang dilakukan pemerintah, Kampung Gunung Brintik rupanya menggoda untuk diulik juga karena tidak mendukung keindahan pasar bunga yang berada di depannya.

Permukiman ini pun disulap menjadi Kampung Pelangi Semarang yang menambah koleksi kampung bercat warna-warni di Indonesia. Ribuan foto pun dihasilkan dari Kampung Pelangi Semarang. Keberadaannya membuat media asing juga ramai membicarakan kawasan kumuh yang sukses dibenahi menjadi destinasi wisata pendukung Pasar Bunga Kalisari.

sumber: himmahonline.

Spot Foto Paling Dicari di Kampung Pelangi

Tidak sedikit wisatawan dari luar kota yang ingin membuktikan keunikan kampung ini. Bermodal foto-foto di media sosial, mereka pun berduyun-duyun main ke pinggir kali. Apalagi tempatnya berada di tengah kota Semarang, membuat Kampung Pelangi mudah dicari. Namun yang dicari wisatawan tentu spot-spot foto menarik yang dibuat di sini, seperti Jembatan Cinta, Tembok Bergambar Wayang dan Cacing, Sepeda Pelangi, Tembok Doodle, Tangga Warna-Warni dan Puncak Pelangi. Sudah pernah berfoto di sini?

sumber: hanisantosa.deviantart.com

Kampung Pelangi Ramah di Kantong Nyaman di Hati

Perbaikan yang dilakukan pemerintah Semarang untuk Kampung Pelangi tentu bukan hanya penampilan luarnya. Dengan banyak wisatawan yang berkunjung, diharapkan akan mampu mendongkrak perekonomian penduduk setempat. Dari kampung kumuh yang berada di bawah garis kemiskinan, Kampung Pelangi memang menjadi sebuah perkampungan yang nyaman dihuni. Setiap pengunjung ditarik biaya 2000 rupiah saja. Saat sedang ramai, penduduk dapat mengantongi pendapatan tambahan hingga ratusan ribu rupiah per hari.

sumber:direktorijateng.com

Wisata Kuliner Kampung Pelangi

Usaha mengubah perekonomian warga Kampung Gunung Brintik memberikan titik cerah. Mereka bisa berjualan membuka warung-warung kuliner yang melayani kebutuhan makan dan minum pengunjung di lokasi. Aneka makanan yang dijual pun tidak jauh dari tema pelangi, seperti Es Mambo Pelangi, Cake Warna-Warni, dan tidak lupa ada suvenir gerabah warna-warni yang bisa dibeli dan dibawa pulang pengunjung.


Gardu Pandang Pelengkap Wisata Kampung Pelangi

Warna-warni Kampung Pelangi kini semakin lengkap dengan ditambahnya fasilitas gardu pandang yang berada di sebelah kiri Pasar Bunga Kalisari. Berada di lantai 2 gedung, gardu pandang ini sangat cocok untuk kamu yang hobi selfie. Diberi nama Taman Kasmaran pula, siapa yang tidak jatuh cinta dengan pemandangan indah Kampung Pelangi dari ketinggian ini? Kira-kira apalagi ya terobosan yang akan dilakukan di Kampung Pelangi yang ada di Semarang nanti?




Share
Tweet
Pin
Share
20 Comments

Travelling selain sebagai hobi juga karena kebutuhan. Kenapa kebutuhan? Karena kita memang butuh piknik ya kan. Seperti yang orang-orang bilang jangan sampai kurang piknik hehe. Ya setidaknya dengan travelling kita bisa lebih rileks dari rutinitas atau pekerjaan dan menghilangkan stress. Singkatnya liburan itu menyenangkan, baik bepergian sendirian maupun bersama keluarga. Soal budget kembali kepada diri masing-masing sih, karena budget itu relatif. Ada yang berlibur menghabiskan dana puluhan juta tapi dianggap murah, ada juga menghabiskan dana jutaan tapi di anggap mahal.

Selain soal budget, rencana perjalanan juga harus matang, harus sudah punya rencana perjalanan. Kalau merasa lebih nyaman ikut tour bareng travel agent yang sudah memiliki paket wisata bisa, atau lebih nyaman bikin itinerary sendiri juga bisa. Kalau bikin rencana perjalanan sendiri saya mau berbagi tips nih, biar perjalanan lebih rapi disusun jauh-jauh hari.


Waktu Terbaik

Kalau saya memilih waktu yang tepat untuk liburan itu justru jangan pas peak season. Pilih saja saat-saat low season. Karena selain menekan budget untuk tiket pesawat, hotel, dan transportasi lainnya, juga biar nggak terlalu ramai. Kalau lagi peak season semua lokasi wisata pasti crowded banget. Bukannya menikmati liburan yang ada bisa bikin bete karena nggak bisa menikmati apa saja yang ada di lokasi wisata yang kita tuju, belum lagi ada yang masuk ke lokasi wisatanya pakai ngantri, pikir lagi deh kalau liburannya saat peak season.


Pilih Destinasi

Kalau liburan bareng keluarga sebaiknya diskusikan terlebih dahulu tujuan berliburnya mau kemana. Jangan sampai ada salah satu angota keluarga yang nggak setuju atau terpaksa ngikutin suara terbanyak, karena liburan dijamin bakal nggak asik. Ntar yang lain pada senang-senang menikmati liburan yabg lain malah kelihatan bete dan lebih memilih menunggu di hotel. Yang ada liburan malah jadi nggak fokus. Makanya pilihan tujuan berlibur harus dipersiapkan jauh-jauh hari.

Susun Itinerary Perjalanan

Setelah semua sepakat baru deh susun itinerary nya. Di kota yang kita tuju apa saja objek wisatanya. Misalnya nih pengen liburan didalam negeri aja ke Jakarta. Mesti searching di Jakarta ada apa saja. Kira-kira tempat wisata yang dikunjungi cocok untuk keluarga atau enggak, terus hitung juga jarak dan waktu menuju lokasi wisata agar tidak banyak waktu dan biaya yang terbuang percuma.

Transportasi 

Yang perlu di garis bawahi adalah kalau Jakarta itu kota besar, dari Utara ke Selatan atau Timur ke Barat itu nggak dekat. Harus dipertimbangkan juga waktu tempuh nya juga transportasi dalam kota yang digunakan. Ya jaman sekarang teknologi sudah canggih urusan transportasi sudah bisa di order via online atau lebih nyamannya seperti apa. Bisa juga dengan rental mobil jadi lebih puas tanpa harus menunggu taksi terlalu lama. Tinggal hitung saja lebih hemat mana naik taksi agau rental mobil, selain ongkos pertimbangkan juga waktu dan tenaga

Tiket Pesawat

Tiket pesawat juga penting dibeli jauh-jauh hari karena kalau beli dadakan biasanya harga bakal melambung tinggi, niat menekan budget malah mahal di ongkos. Harus teliti juga sebelum membeli tiket, perhatikan landing nya dimana ntar. Soalnya kalau ke Jakarta ada pilihan mendarat di bandara Soekarno Hatta atau Halim. Bisa berabe ntar kalau kita sudah info ke orang yang akan menjemput di bandara. Kita info jemput di Soeta nggak taunya kita mendarat di Halim. Jangan lupa juga cek jam berangkat dan jam tiba, jangan sampai kita memilih penerbangan yang ada transitnya. 


Hotel

Penginapan juga nggak kalah penting untuk dipersiapkan. Selain seperti beli tiket pesawat dadakan yang harganya bisa mahal, yang dikhawatirkan justru kalau booking hotel dadakan sampai di hotel malah hotelnya full. Kalau perginya sendirian nggak masalah sih mondar mandir cari hotel, masalahnya kalau ktia lagi bawa keluarga kan bisa repot boyong keluarga. Memilih hotel juga harus disesuaikan jumlah kamar dengan jumlah orang, sebagian hotel ada yang tidak mengizinkan dalam satu room isinya lebih dari 2 orang, kalau room nya gede mungkin masih bisa dimaklumi tapi kalau roomnya kecil kasian anak-anak nggak akan nyaman. Kalau booking hotelnya online cek juga apakah hotel menyediakan extra bed,. Yang paling penting lagi hotel tempat kita menginap itu sudah dapat breakfast apa belum. Nggak lucu kan kalau pagi-pagi kita turun sekeluarga mau sarapan eh nggak taunya hotel yang sudah kita bayar nggak termasuk sarapan pagi. Ada lagi nih yang harus diperhatikan, lokasi hotel kalau bisa pilih yang aksesnya mudah dan dekat dengan lokasi belanja, tempat makan, dll.

Oh ya, sekarang pesan tiket pesawat dan hotel bisa tambah hemat. Cara nya booking tiket pesawat dan hotel jangan terpisah, ini lebih menghmeat waktu saat membooking juga lebih hemat biaya. Seperti yang ada di Traveloka, kita bisa memesan tiket dan hotel dalam satu paket. Paket tiket hotel Traveloka ini mudah digunakan, intinya saving time banget.

paket hemat
contoh booking paket tiket + hotel Traveloka

Kita nggak repot-repot searching tiket dan hotel terpisah, yang bikin happy lagi harganya jauh lebih murah dibanding beli secara terpisah. Lumayankan bisa mengurangi budget atau budget nya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain seperti kulineran hehe. Coba deh, bookingnya gampang cara bayarnya juga mudah. Tinggal menikmati liburannya aja nih.

Share
Tweet
Pin
Share
8 Comments
sumber foto: flicker.com

Puncak sudah menjadi lokasi favorit bagi para warga ibu kota untuk menghabiskan waktu akhir pekan. Wajar saja, saya sendiri merasakan bagaimana menjalani aktivitas yang padat dan waktu yang dihabiskan selama perjalanan pulang dari kantor menuju rumah, jam normal untuk istirahat habis terpotong karena jalanan yang macet. Alhasil waktu berkumpul dengan keluarga cuma sedikit. Pilihannya cuma di akhir pekan waktu yang pas untuk refreshing dan kumpul keluarga. Kegiatan mereka di sana mulai dari sekadar untuk datang menikmati suasana sejuk, sembari menyantap jagung bakar sampai memang sengaja menginap untuk menghabiskan waktu akhir pekannya.


Puncak memang menjadi lokasi primadona untuk menghabiskan waktu akhir pekan. Selain udara yang sejuk, puncak juga memiliki berbagai tempat wisata yang bisa kita kunjungi. Jika memang sudah memiliki rencana untuk menghabiskan waktu akhir pekan di puncak maka tidak ada salahnya untuk menyewa sebuah villa atau hotel agar akhir pekan kita lebih terasa. Ada banyak sekali villa atau hotel di puncak yang menawarkan berbagai fasilitas untuk bermalam atau memang sengaja mengahabiskan waktu akhir pekan di sini. Saran saya pilihlah lokasi penginapan yang berdekatan dengan wisata yang akan dikunjungi nanti. Selain itu juga sesuaikan juga dengan budget yang dimiliki, karena ada banyak sekali pilihan harga yang ditawarkan oleh para penyedia hotel atau villa.


Sumber : www.hipwee.com
Untuk menghindari kecurangan terhadap harga atau hal lainnya, maka pastikan kalau kita memesan hotel atau villa kepada orang yang tepat. Sekarang ini banyak sekali yang mengakali para wisatawan berupa melakukan kecurangan terhadap harga atau mengenai hal lainnya. Tapi jangan khawatir, saat ini sudah banyak sekali cara mudah dan juga lebih transparan ketimbang dengan cara-cara konvensional. Kita bisa memesan hotel atau villa tadi cukup dari layar smartphone saja. Tinggal buka situs atau apps yang menyediakan layanan pemesanan hotel online. Traveloka merupakan salah satu situs yang menyediakan pelayanan pemesanan hotel online.


Puncak memiliki banyak sekali pilihan hotel maupun villa, yang ada kita dibuat kebingungan memilih saat melakukan pencarian nantinya. Salah satu hotel di puncak yang bisa teman-teman pilih untuk menghabiskan waktu berakhir pekan adalah Berlian Resort.


Sumber : Traveloka.com
Hotel berbintang dua ini terletak di Jl. Sindanglaya Cimacan KM. 41 Ds. Sindanglaya Cipanas, Cianjur. Dari lokasi ini teman-teman bisa mengunjungi beberapa tempat wisata berupa Taman Safari Indonesia, Istana Presiden Cipanas, Kebun Raya Cibodas, dan juga perkebunan teh puncak. Harga yang ditawarkan oleh hotel ini sangatlah terjangkau yaitu mulai dari 130ribu-an kita sudah bisa bermalam dan menikmati waktu akhir pekan di sini. Meskipun murah hotel ini bukan berarti murahan, terlihat dari pelayanan dan juga fasilitas yang disediakan kepada pengunjungnya.


Sumber : yuni-anggraini.blogspot.co.id

Berlian Resort mempunyai 5 vila dan juga 56 kamar standar yang disediakan untuk para tamu yang datang. Kita bisa memilih kamar villa atau kamar standar sesuai dengan kebutuhan dan juga budget yang ada. Villa dengan berukuran cukup besar dari hotel ini dapat menampung hingga enam orang sedangkan untuk kamar standar maksimal dua orang. Asyik banget kan, tinggal sesuaikan budget aja.
Share
Tweet
Pin
Share
28 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates