Pages

  • Home

travel beauty


Nggak terasa sebentar lagi lebaran, dan saatnya prepare buat mudik. Momen lebaran memang momen yang paling dinanti, di momen ini keluarga yang sudah lama tidak bertemu berkumpul kembali. Momen dimana semua orang muslim rela menempuh perjalanan baik darat, laut, maupun udara, dan mengeluarkan ongkos yang berlipat-lipat dibanding hari lainnya. Semua dilakukan demi bisa bersilaturahmi, baik dengan orang tua, keluarga, maupun kerabat di kampung halaman.

Mudik bukan hanya sekadar tradisi. Bagi para bunda yang memiliki anak, momen mudik lebaran justru bisa memberi manfaat positif bagi si Kecil terutama dalam hal keterampilan sosialnya. Topik mengenai mudik nyaman Bunda bersama si Kecil inilah yang saya ikuti pada saat hadir di acara Bukber SGM Bunda dan SGM Eksplor pada tanggal 5 Juni 2017 di Suasana Restaurant Lantai Ground, Aston Kuningan Suites Jl. Setia Budi Utara Raya Jakarta Selatan.

Saat mudik terutama kalau melalui jalan darat yang memakan waktu cukup lama tentunya akan banyak perubahan yang dirasakan, terutama perubahan jadwal makan. Kalau bawa si Kecil yang harus di perhatikan adalah nutrisi si Kecil apakah bisa terpenuhi dengan baik, dan apakah si kecil bisa ceria dan tetap nyaman selama mudik.

baca: Mudik Sehat


Pola Makan Selama Berpuasa dan Saat Mudik


Nggak cuma bahas mudik tapi juga pola makan selama berpuasa di bulan Ramadhan. Bicara puasa menurut dr. Dian Permatasari, M.Gizi, SpGK Dokter Spesialis Gizi Klinik sebenarnya saat puasa pola makan kita sudah berubah, terutama dengan waktu atau jam makan. Kita baru makan pada saat sahur kemudian akan makan lagi pada saat berbuka. Bagaimana cara makannya, apa saja yang dimakan supaya kebutuhan sehari-hari terpenuhi.

Manfaat puasa menurut beberapa penelitian dapat menurunkan kadar gula darah, asam lemak dan perbaikan profil lemak seperti kolesterol. Ini tentunya dapat menurunkan dan menstabilkan berat badan dan meningkatkan efek proteksi terhadap penyakit non infeksi. Manfaat lain puasa adalah mencegah penyakit generatif lainnya seperti diabetes, jantung.

Bagaimana puasa pada ibu hamil? Menurut Dr. Dian puasa pada ibu hamil perlu mendapat perhatian khusus karena akan terjadi perubahan fisiologis pada ibu hamil. Dari berbagai penelitian yang dimumpulkan atau systematic review tahun 2014 menyatakan ibu hamil diberbagai negara 65-90 persen berpuasa. Dan hasilnya Inkonsisten, maksudnya banyak yang bagus tapi ada juga yang tidak  bagus. Intinya kalau ibu hamil ingin berpuasa harus konsultasi terlwbih dahulu ke dokter kandungan.


dr. Dian Permatasari

Begitu juga dengan ibu menyusui tidak ada larangan untuk berpuasa tapi harus tetap memperhatikan kesehatan ibu dan anak, sama dengan ibu hamil sebaiknya di konsultasikan juga ke dokter. Penelitian yang ada menyatakan bahwa puasa itu tidak mengurangi kualitas dan kuantitas ASI, tapi tergantung dari status nutrisi si Ibu.  Kalau si Ibu nutrisinya kurang baik pasti ASI nya juga tidak bagus dan kuantitasnya tidak banyak. Jadi kalaupun ingin berpuasa sebaiknya ibu yang sehat, nutrisinya bagus, jadi ASInya baik dan anak cukup nutrisi. Kalau anaknya masih menyusui ASI eksklusif ibu disarankan untuk tidak berpuasa, karena anak masih tergantung pada ASI.

Puasa pada anak sudah bisa diperkenalkan, tapi jangan terlalu dipaksakan sampai berbuka menjelang magrib, karena bukan usia wajib untuk berpuasa, perlahan-lahan saja. Sebelum akil baligh kita ajarkan saja anak dengan memperkenalkan puasa. Proses belajar puasa banyak manfaatnya, dari segi kesehatan akan meningkatkan sistem imun, menurunkan stres oksidatif, dan metabolisme menurun. Sedangkan untuk proses belajar puasa adalah pengenalan beribadah, mengendalikan diri, belajar disiplin.

Memenuhi kebutuhan gizi saat berpuasa, usahakan sesuai dengan pedoman gizi seimbang. Pedoman gizi seimbang yang berbentuk piramida dimana semakin mengerucut ke atas semakin sedikit yang kita konsumsi seperti gula, minyak, dan garam. Yang 3 ini memang susah sekali dihindari tapi setidaknya kita membatasi jumlahnya saat dikonsumsi, lanjut Dr. Dian. Sebaiknya selama berpuasa konsumsi karbohidrat kompleks lebih banyak, dan usahakan makanan yang berkuah. Hindari makanan yang terlalu manis karena justru akan mempercepat lapar. Untuk mengembalikan elektrolit tubuh yang hilang selama berpuasa minum air putih seperti hafi biasa yaitu 8 gelas perhari, 2 gelas saat buka, 4 gelas saat makan malam dan 2 gelas saat sahur. 

Saat mudik kebutuhan kalori pun harus terpenuhi selama perjalanan. Perlu diingat bahwa saat mudik akan ada perubahan jadwal makan serta terbatasnya jenis makanan yang dapat di konsumsi si kecilselama perjalanan. Selain menyiapkan bekal makanan, ibu juga bisa me cari asupan nutrisj tambahan melalui makanan dan minuman yang ada di tempat peristirahatan atau rest area, selama makanan dan minuman itu sehat dan mendukung pemenuhan nutrisi ibu dan si kecil. Kurangnya asupan nutrisi selama perjalanan jauh saat mudik dapat menyebabkan beberapa perubahan di dalam tubuh yang akan menyebabkan anak me jadi tidak nyaman sperti lemas dan pusing dan anak juga menjadi rewel.

baca: Persiapan Mudik Lebaran Ala Saya


Persiapan Mudik Bunda dan Si Kecil


Selanjutnya psikolog Anna Murti membahas persiapan mudik untuk bunda dan si kecil. Saat kita mudik membawa si kecil yang harus kita persiapkan adalah fisik. Fisik kita harus fit terutama si kecil agar anak bisa bersosialisasi saat berkumpul dengan keluarga besar di kampung halaman. Mudik bertemu keluarga bisa membuat anak berimajinasi, dan secara emosi anak akan belajar mandiri selama perjalanan mudik. Ini juga jadi kesempatan kita sebagai ibu mengajari anak disiplin. Sebelum mudik ada baiknya ceritakan kepada anak tentang keluarga di tempat tujuan mudik. Jika perlu perlihatkan foto keluarga, sampaikan dengan positif bagaimana sifat masing-masing anggota keluarga, misalnya tante ini orangnya suka ngomel, si om ini orangnya pendiam, dst. Ajarkan juga anak untuk latihan bersilaturahmi. Misal kalau masuk rumah ketuk pintu dan ucapkan salam, cium tangan orang yang lebih dewasa umurnya dari kita saat berjabat tangan. Ada anak-anak yang kadang tidak mau bersalaman, jangan terlalu kaku dan jangan dipaksakan, tetap beri apresiasi kepada anak apapun usahanya.

Usahakan perjalanan mudik cukup nyaman buat anak kita, istirahat di tengah perjalanan jika diperlukan. Jangan merasa rugi beristirahat, karena dengan istirahat justru meningkatkan energi dan level mood kita. Jangan lupa selama mudik bawa juga mainan yang disukai anak agar bisa dimainkannya bersama anggota keluarga lain. Kalau bisa jangan dikeluarkan semua mainannya tapi satu persatu agar si kecil nggak lekas bosan. Saat mudik pastikan anak sehat dan pastikan nutrisinya tercukupi. Meskipun sedang berlibur kita harus tetap memberikuan stimulasi kepada anak.

baca: Cerita Mudik Lintas Sumatera


Psikolog Anna Murti
Bagi bunda yang sedang hamil saat mudik ada beberapa hal yang mesti diperhatikan. Yang paling penting terima terlebih dahulu keadaan kita yang sedang hamil, tidak menuntut kesempurnaan. Bagaimanapun saat kita melakukan perjalanan mudik dalam kondisi hamil, kita harus siap dengan segala risiko. Buat diri senyaman mungkin, baik itu menggunakan pakaian yang nyaman, juga posisi duduk yang nyaman. Bawa benda-benda lain yang membuat nyaman seperti  bantal, membawa kudapan, membawa buku atau bacaan lain, yang semuanya membuat diri kita jadi nyaman.

Sebelum melakukan perjalanan sebaiknya cari tahu lokasi yang nyaman untuk istirahat, jika melakukan perjalanan via darat.  Sedangkan kalau mudik menggunakan transportasi udara atau menggunakan pesawat perhatikan jam terbangnya jangan sampai beli tiket yang ternyata jam terbangnya pakai transit karena akan membuat perjalanan semakin lama tiba di tempat tujuan. Di ingat-ingat saja berbagai hal yang dapat menghibur diri selain biar badan dan psikis nggak nge drop, juga meningkatkan mood. Mohon pengertian keluarga dengan keterbatasan yang dimiliki karena kondisi kita yang sedang hamil, bekerja sama juga denga suami agar perjalanan mudik jadi nyaman.


TEMAN Mudik Bunda SGM

SGM Bunda dan SGM Eksplor memahami perjuangan orang tua pada masa pertumbuhan si kecil, dan juga mengerti bahwa setiap orang tua mengharapkan anaknya memiliki masa depan yang baik. Produk SGM selama ini sudah mendukung ibu dan anak untuk perkembangan. Kehidupan yang lebih baik dan nutrisi yang baik adalah hak semua anak. SGM juga mendukung orang tua di Indonesia dalam hal pertumbuhan fisik dan perkembangan psikologis yang baik untuk anak. Ibu-ibu di Indonesia pada umumnya ingin anak-anaknya bisa bersosialisasi dengan baik, punya kreativitas, juga menjadi anak yang mandiri. SGM Bunda dan SGM Eksplor mendukung para bunda yang ingin anaknya lebih baik dari dirinya sendiri.

Christina Natalia
Dalam rangka menyambut momen penting setelah puasa yaitu mudik, SGM meluncurkan TEMAN. Apa itu TEMAN? Christina Natalia selaku Marketing Manager SGM Bunda mengatakan untuk mendukung para ibu di Indonesia agar tetap memperhatikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi si kecil dan keluarga bisa menjalani mudik dengan nyaman, SGM Bunda dan SGM Eksplor menyediakan fasilitas TEMAN SGM Bunda dan SGM Eksplor. TEMAN sendiri adalah singkatan dari Tempat Mudik Nyaman. SGM memahami bahwa nutrisi merupakan faktor penting dalam masa kehamilan, untuk itu SGM menyediakan fasilitas ramah ibu seperti nursing room dan poster tips tentang nutrisi untuk ibu hamil dan menyusui. Fasilitas TEMAN SGM Bunda dan SGM Eksplore juga menjadi tempat beristirahat sejenak yang nyaman bagi ibu hamil.

Astrid Prasetya
Marketing Manager SGM Eksplor, Astrid Prasetyo juga menambahkan kalau di TEMAN SGM Bunda dan SGM Eksplor juga tersedia fasilitas ramah anak, dima si kecil bisa beristirahat sambil mekaukan permainan edukatif dan interaktif yang dapat mengasah keterampilan sosialnya. Program mudik TEMAN SGM Bunda dan SGM Eksplor akan berlangsung di 6 titik rest area di jalur Pantura pada periode arus mudik dan arus balik, yaitu:

Arus mudik (19 - 25 Juni 2017), terletak di:
1. Rest Area Tol Cipali KM 102 A
2. Rest Area Tol Cipali KM 166 A
3. Rest Area RM Jatilawang
4. Rest Area Sumber Alam

Arus mudik ( 28 Juni - 2 Juli 2017), terletak di:
1. Rest Area Tol Cipali KM 101 B
2. Rest Area Tol Cipali KM 164 B



Dengan adanya program TEMAN SGM Bunda dan SGM Eksplor, harapnnya semoga para bunda yang menjalani mudik lebaran tetap menikmati mudik dengan nyaman dan tetap memastikan pemenuhan nutrisi yang tepat untuk anak juga untuk bunda.

Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates