Pages

  • Home

travel beauty

NPD
Peluncuran Buku Broken But Unbroken

”NPD itu apa sih?”, suatu kali saya menemukan pertanyaan netizen di kolom komentar sebuah postingan di sosial media yang membahas tentang korban NPD. Jari-jemari saya pun langsung berhenti nye-croll karena ke-kepo-an saya tentang NPD. Setelah saya membaca semua komentar orang-orang yang ikutan nimbrung di postingan tersebut saya jadi tau kalau NPD (narcissistic personality disorder) merupakan salah satu jenis gangguan kesehatan kepribadian dimana pengidapnya tak merasakan gangguan psikologis yang bisa dibilang ekstrim ini dalam diri mereka.

Tak butuh waktu lama, keingintahuan saya mengenai NPD seolah disambut baik oleh platform sosial media karena linimasa saya bermunculan informasi mengenai NPD. 

“Asliii, ini gilak banget!”, pekik saya dalam hati. Sebagai penyuka buku bacaan yang membahas psikologi dan kesehatan mental, baru kali ini saya merasa ngeri dengan orang dengan gangguan kepribadian NPD dan harus aware! Kita harus pahami ciri-ciri orang NPD. Mereka ini biasanya manipulatif, tidak punya empati, tidak akan pernah mau minta maaf, tidak pernah merasa bersalah, selalu mencari objek untuk disakiti terutama orang terdekat, pokoknya jahat banget. Mirisnya mereka ini alias si NPD akan kelihatan luar biasa baik di luar sana yang membuat orang lain tidak akan percaya kalau orang tersebut NPD. Kengerian saya dengan orang NPD semakin bertambah begitu mendengar pengalaman Kartika Soeminar, seorang NPD Abuse Survivor. Duh, pilu banget!

Buku Broken But Unbroken 

Sabtu, 26 Oktober 2024 bertempat di Royal Kuningan Hotel saya hadir di acara peluncuran buku pertama Kartika Soeminar yang berjudul “Broken But Unbroken”.Buku ini menceritakan kisah perjalanan panjang mba Kartika Soeminar yang hidup berdampingan dengan pasangannya yang ternyata seorang NPD selama 23 tahun. Adapun alasan mba Kartika menulis buku ini karena ia tak ingin orang-orang menjadi korban seorang NPD seperti yang dialaminya. Ia ingin membuka wawasan masyarakat bagaimana perilaku seorang NPD secara menyeluruh. Bahkan sebelum bukunya diluncurkan, mba Kartika terlebih dahulu membagikan pengalamannya melalui sebuah kampanye #BrokenButUnbroken sejak April 2024 bekerja sama dengan Komunitas Emak Blogger (KEB) di 7 kota besar yaitu Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, dan Denpasar.

Kiri-kanan: Mira Sahid - Dra. Probowatie Tjondronegoro, M.Si - Kartika Soeminar 

Apa yang dirasakan mba Kartika selama 23 tahun berdampingan dengan pasangannya yang NPD? Sudah pasti depresi, sampai pernah di suatu momen yang membuat ia sadar harus mengakhiri rumah tangganya dan keluar dari hubungan toxic. Ya, momen dimana mba Kartika sakit sampai butuh 2 kantong darah tanpa ada diagnosa penyakit. Keyakinannya untuk berpisah semakin kuat ketika sang anak juga mensupportnya. Hidup bersama dengan orang NPD bisa merusak kesehatan mental jika kita tidak mendapatkan support system. Melalui buku Broken But Unbroken mba Kartika ingin sharing edukasi tentang NPD dan dampaknya bagi kesehatan mental. Harapannya semoga buku ini bisa memberi kekuatan dan harapan bagi orang-orang yang juga berjuang untuk pulih.

Penyerahan buku Broken But Unbroken kepada para narasumber 

Menurut Dra. Probowatie Tjondronegoro, M.Si seorang psikolog senior yang hadir di sesi talkshow peluncuran buku Broken But Unbroken memaparkan mengenai gejala NPD. Menurutnya pengidap NPD penyebab awalnya karena pola asuh di rumah. Sejak kecil anak sering dipuji berlebihan, terlalu manja, sehingga tidak pernah merasa bersalah. Meski bukan penyakit menular, pengidap kepribadian narsistik harus diwaspadai.

Mira Sahid, selaku Founder KEB menyambut baik campaign #BrokenButUnbroken diadakan di 7 kota. Sesuai tagline KEB Berinovasi dan Berkontribusi, KEB senang bisa berkontribusi menyebarkan kepada masyarakat agar selalu waspada dengan pengidap NPD. 

Menuliskan Affirmation Words 

So, jika teman-teman melihat ada ciri-ciri atau gelagat NPD ada pada teman atau pasangan segera tinggalkan! Run as far as you can and don't look back! Jangan sekali pun menyalahkan diri sendiri meninggalkan pengidap NPD karena kalau kalian bertahan justru mental kalian yang akan hancur.

#Narcisstic #NPDSurvivor #NPDAwareness #BrokenButUnbroken #BreakTheSilence #KartikaSoeminarStory






Share
Tweet
Pin
Share
No Comments
Masa Sulit
Tips Menggali Potensi Diri di Masa Sulit


"Susah banget mau memulai berkegiatan lagi gegara pandemi". 


Kerap kali saya mendengar keluhan susah, sulit, tak berdaya, tak berguna, pasrah, bahkan sampai tahap depresi. Ya, dampak pandemi tak hanya menyerang kondisi keuangan setiap orang tapi kondisi mental. Mirisnya lagi sebelum pandemi pun bisa jadi kita sudah punya kesulitan, dan duarrrrr pandemi pun ikut-ikutan menghantam. Sedih, marah, kecewa, kesemuanya menyelimuti perasaan. Lantas bagaimana kita menyikapinya dan bangkit dari masa sulit? 



Apa Itu Masa Sulit?

Masa sulit adalah sebuah kondisi yang tidak sesuai dengan diinginkan yang dianggap menciptakan perubahan tertentu. Saya yakin semua orang pasti pernah melewati masa sulit, dan hampir semua orang juga merasa kesulitan melewati masa sulit tersebut. Nggak gampang memang saat diri terjebak dalam masa sulit, tetapi kondisi seperti ini terkadang membuat kita tidak menyadari bahwa banyak hal yang bisa kita lakukan untuk keluar dari masa sulit agar kita tidak berlarut-larut terpuruk dan seharusnya bangkit untuk bisa menggali potensi diri.

Bagaimana jika masa sulit hanyalah sebuah situasi dan kondisi saja yang tak perlu dibesar-besarkan, tak perlu diributkan, apalagi sampai dijadikan alasan? Bisa jadi masa sulit yang kita hadapi hanyalah karena cara kita memaknai suatu hal dari sudut pandang yang berbeda. Pernah nggak sih teman-teman merasa pendapat kita berbeda dengan pendapat orang lain kemudian kita nge-judge dia salah. Kemudian kita merasa kecewa karena kehendak kita tidak diikuti oleh orang lain. Padahal yang tampaknya bagus menurut kita belum tentu bagus bagi orang lain, begitu juga sebaliknya.

Beberapa waktu lalu saya mengikut kelas online Coach Komang Ayu Trysnawaty, yang berprofesi sebagai Coach, Counselor Life & Wellness dan dalam kesehariannya biasa disapa Ayu atau Coach Ayu. Saya sudah beberapa kali mengikuti webinar Coach Ayu sebelumnya dan salah satunya webinar dengan tema Keluar dari Masalah Tanpa Drama. Saat kelas online dengan tema Rahasia Temukan Potensi Diri untuk Berkreasi di Masa Sulit Coach Ayu mengatakan bahwa perspektif atau cara pandang kita memiliki pengaruh sangat besar dalam kehidupan bahkan dapat menimbulkan konflik. Ya, seperti yang saya tulis di paragraf sebelumnya ya bestiee kita suka kesal dan kecewa kalau pendapat kita tidak sama dengan orang lain trus jadi konflik deh. Nah, agar nggak gampang kecewa dengan perspektif yang berbeda kita harus melibatkan pemikiran, emosi, dan perasaan.


Otak Bisa Menyabotase Kita Menjalani Proses Kehidupan

Masa Sulit
Ternyata ada area otak yang bisa menyabotase kehidupan kita
Tau nggak kalau ternyata ada area di otak yang ternyata bisa menyabotase kita dalam proses kehidupan. Dan ternyata ada lho cara untuk meng-handle nya. Kalau kita mau dan bersedia melihat lebih luas lagi, kita yang telah di sabotase justru menjadikan ini challenge dalam meningkatkan dan mengembangkan kualitas diri.

Ngomongin otak, menurut Triune Brain Theory otak kita dibagi menjadi 3, yakni: Reptilian Brain, Mamalian Brain, dan Neocortex.

Reptilian Brain. Otak yang paling tua. Fungsinya melindungi dan bertahan hidup agar spesies tidak punah.

Mamalian Brain. Ini area otak yang berhubungan dengan sisi emosiona, bagaimana kita menjalin hubungan, bagaimana kita empathy, dan area ini lebih mengenai kenyamanan.

Neocortex. Area inilah yang sampai saat ini masih sangat sedikit yang bersedia mengaksesnya atau menggunakannya karena sudah terbiasa dengan 2 area otak yang sebelumnya. Dan untuk menju Neocortex ada prosesnya. Neocortex lebih fokus pada aksi yang kita kontrol, perspektif yang lebih luas, solusi, strategi, dan sejenisnya. 

Dari 3 area otak tadi coba kita bayangkan bagaimana jika kita bisa mengakses Neocortex. Sudah pasti hidup tanda drama, hehe! Reptilian dan Mamalian sering disebut sebagai lymbic sistem dan ini masih banyak digunakan dalam kehidupan ketimbang Neocortex. Salah satu cara untuk memproses akses ke Neocortex adalah dengan coaching atau program pendampingan, mengikuti sesi konsultasi, atau mengikuti sesi empowerment. 

Serunya di kelas online bareng Coach Ayu yang saya ikuti saya dan teman-teman lain mendapatkan sesi konsultasi dan empowerment. Puas banget!. Ternyata ya selama ini tanpa kita sadari kita dikendalikan oleh otak dan kita tidak berusaha keluar dari perintah otak yang menyabotase pikiran dan kehiudpan atau bahkan kita memang tidak tau bagaimana caranya. Yang tidak tau bagaimana caranya sebaiknya ikut sesi pendampingan atau sesi curhat denga Coach Ayu, atau next ada kelas online wajib ikutan ya!


Tips Bangkit dari Masa Sulit dan Menggali Potensi Diri

Masa sulit yang membuat kita semakin sulit menggali potensi diri ternyata pengaruh Neocortex. Bagaimana kita bisa menggali potensi diri kalau kita nggak bisa fokus dan mengontrol diri ya kan? So, bagaimana tips nya agar kita bisa bangkit dari masa sulit dan menggali potensi diri? Berikut rangkuman saya dari kelas online bareng Coach Ayu:

1. Being Aware

Menyadari dengan menggunakan berbagai pertanyaan. Misal: Apakah kamu bersedia menerima dirimu?. Apakah kamu sudah mengakui segala hal pada diri? 

2. Choose

Hidup itu pilihan. Jadi kita harus memilih mau beljar, perlu explore diri atau tidak

3. Menetralkan Diri

Secara tidak sadar kita sering membangun dinding pada diri kita sendiri. Jadi berusahalah untuk membuat diri tenang dengan menetralkan diri, karena disaat kita bisa membangun dinding pada diri kita juga bisa menghancurkan dinding tersebut

Masa Sulit
Being Aware

4. Kelola Pikiran 

Kelola pikiran. Jika area otak menyabotase kita yang bisa membuat kita down kita bisa katakan NO dengan tegas.

5. Ikuti Sesi Konsultasi atau Pendampingan

Kalau mentok nggak bisa keluar dari percakapan-percakapan di kepala karena sabotase dari area otak , kita bisa mengikuti sesi konsultasi dan pendampingan dengan Coach, Counselor Life & Wellness yang sudah kompeten di bidangnya.

Nah, di kelas online bareng Coach Ayu sebenanrnya seluruh peserta juga diajarkan beberapa tekhnik untuk kita bisa fokus seperti teknik netral, tekhnik silang, dan beberapa tekhnik lainnya. Biar teman-teman nggak penasaran ikutan aja kelas online berikutnya ya. What if your weakness is actually your strengthness?








Share
Tweet
Pin
Share
No Comments

Sehat mental
karena setiap orang berhak bahagia

Guys, pernah nggak sih saat bangun tidur badan bukannya terasa nyaman dan lebih segar tapi malah berasa berat, kayak ada yang menggantung gitu. Padahal kondisi tubuh nggak ada yang sakit loh. Saya sih pernah. Bahkan beberapa kali. Menurut kalian itu penyebabnya apa sih?

"Kalau fisik nggak sakit, bisa jadi dari pikiran", kata teman saya Coach Ayu yang berprofesi sebagai Couch, Counselor Life & Wellness. Pikiran berkaitan dengan kesehatan mental. Kesehatan mental terlihat sepele tapi sangat sensitif. Saat kita sedang menghadapi masalah yang belum ada solusinya pasti akan sangat berpengaruh pada mental kita. Layaknya bom waktu, tanpa adanya penanganan pasti akan meledak. Manusia juga ada limitnya ya guys.

Bawaannya pengin ngeluh, menyesali diri sendiri kok hidup banyak banget masalahnya. Masalah yang kemarin belum kelar eh muncul masalah baru. Ujung-ujungnya kita jadi baper, gampang marah, sensitif, bahkan mudah membenci. Tanpa kita sadari kita menumpuk sampah dalam diri sendiri. Yang seperti ini nggak boleh dibiarkan berlarut-larut kita harus segera mencari solusinya sebelum menghancurkan diri sendiri. Pas banget malam Minggu kemarin saya mengikuti kelas online bersama Coach Komang Ayu Trysnawaty dengan tema " KELUAR DARI MASALAH TANPA DRAMA".

Dalam sharingnya, Coach Ayu mengupas terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan masalah. Menurutnya masalah itu hanya sebuah pernyataan dari situasi kondisi yang tidak sesuai dengan harapan, keinginan, sehingga perlu adanya solusi. Nah, kalau kayak gitu pasti ada aja masalah di dunia ini ya kan? Masalah akan selalu ada karena setiap manusia punya pandangan, tujuan yang berbeda juga. Tinggal kita sebagai individu bagaimana menyikapinya agar situasi tersebut tidak menjadi masalah.

Sehat mental
Apa itu masalah?

Masalah tidak selalu datang dari orang lain, terkadang juga datang dari diri sendiri. Misalnya berpikiran negatif sama kemampuan diri sendiri yang ujung-ujungnya jadi sugesti. Kalau kata Coach Ayu sih, hati-hati dalam berbicara karena perkataan adalah doa. Saya setuju dengan Coach Ayu, soalnya pernah ngalamin. Ketakutan yang berlebihan akan sesuatu bakal terjadi nggak taunya beneran terjadi. Jadi harus lebih berhati-hati lagi nih dengan ucapan.

Belum lagi reaksi saat menghadapi masalah. Penginnya bisa calm down gitu ya. Mungkin bagi sebagian orang bisa dengan mudah mengontrol diri dan proses menenangkan diri. Tapi nggak semua orang bisa melakukannya, bahkan malah stuck. Terjebak dalam hiruk-pikuk yang ada di dalam kepala. Ujung-ujungnya malah jadi drama karena respon yang berlebihan. Mending drakor aja ya!

Di kelas online kemarin Coach Ayu membagikan tips agar bisa menyelesaikan masalah tanpa drama, tanpa emosi berlebihan. Yang harus dilakukan yaitu:

1. Tenangkan diri. Untuk bisa keluar dari masalah coba deh tenangkan diri sejenak. Misalnya, makan makanan favorit, travelling, beauty care, baca buku, dengerin musik atau apa aja deh yang bisa menjadi healing buat kita. Karena dampak dari masalah itu bisa saja menimbulkan luka batin bahkan trauma. Setelah tenang coba netralkan hati dulu, karena biasanya masih ada sisa-sisa emosi dikit di hati. Nah, ini coba di netralkan dulu residunya ya guys.

2. Sadari. Setelah tenang, sadari apa yang terjadi ? Apa dampaknya kalau begini? Apa sumber masalahnya? Coba teliti lagi sebab akibatnya.

3. Aksi (in control). Setelah menyadari apa masalah yang sedang terjadi lakukan aksi. Kontrol diri dan tanya pada diri sendiri apakah masalah ini dibiarkan berlarut-larut? Apa kita merasa nyaman membiarkan masalah bersarang pada diri? Sekecil apa pun aksi yang kita lakukan yakinlah ini pasti bisa mengunah situasi. Cari kegiatan lain untuk menenangkan diri. Misal dengan menonton, mendengar musik, membaca buku atau hobi lainnya. 

Jika sudah bisa melewati fase di atas, baru deh kita bisa mengambil tindakan dari situasi kondisi yang nggak nyaman tersebut 

4. Jangan ragu meminta bantuan kepada orang lain. Masalah yang bertumpuk ibarat bom waktu. Tinggal menunggu waktu meledaknya saja. Yang rugi tentu diri kita sendiri, karena dampaknya kita yang merasakan. Jangan sungkan meminta bantuan kepada orang lain yang kita percaya mampu menjadi tempat curhat masalah kita, apalagi mampu memberi solusi. 

Kunci keluar dari masalah adalah diri sendiri. Nggak akan ada yang mampu merubahnya kecuali diri sendiri. Alhamdulillah, sharing ilmu yang menambah sehat mental dari Coach Ayu bikin hati adem banget, hehehe..

Sehat mental
Kelas Online Bareng Coach Ayu

Oh iya, Coach Ayu bakal ngadain kelas online lagi dengan tema yang berbeda tapi masih related dengan yang sebelumnya. Di kelas selanjutnya Coach Ayu bakal mengajarkan beberapa tekhnik diantaranya tekhnik tenang, present, dan netralisir. Ikutan yuk. Buat kamu yang daftar sebelum 15 Maret 2022 bakal dapat harga promo. Yakin deh, kelas ini banyak manfaatnya salah satunya menghempaskan masalah tanpa drama.








Share
Tweet
Pin
Share
24 Comments

Plays.org
Menjaga Kesehatan Mental

Selama pandemi saya sering sekali mengikuti webinar yang bertemakan kesehatan mental dan nggak pernah ketinggalan mengikuti update-an instagramnya para psikolog ataupun terapis mental health. Ternyata berdasarkan survei 68% orang depresi akibat Covid-19 (sumber: Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia). Yap, pandemi tak hanya mengubah pola hidup, masalah sosial dan finansial, tapi juga kesehatan mental.

Beberapa teman dan saudara ada yang terkena dampak pandemi, mengalami stres karena biasa bekerja tapi harus dirumahkan. Ada yang terpaksa pindah rumah numpang di rumah mertua karena tak sanggup membayar sewa. Ada pula yang stres karena anak harus mengikuti PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) otomatis harus punya hp sementara anak ada 3 dan ketiganya sekolah. Banyak lagi keluhan-keluhan lain akibat dampak Covid-19.

Hobi Desain Membantu Mengurangi Rasa Cemas

Saya sendiri terkadang dilanda cemas dan jenuh selama di rumah saja. Tetapi saya tidak mau membiarkan mental saya sakit karena pandemi. Hati dan pikiran bekerja keras apa yang harus dilakukan, tak bisa cuma berdiam diri. Membuat desain ilustrasi mengandalkan aplikasi desain online sangat membantu saya menghilangkan rasa cemas dan jenuh. Malah semakin hari semakin membuat happy karena yang awalnya mendesain sekadar hobi dan menjadi healing untuk diri sendiri justru menarik perhatian para follower dan ingin belajar juga. Nah, ini namanya hobi jadi rezeki. Dan akhirnya selama pandemi aktivitas saya selama di rumah saja disibukkan dengan mendesain dan mengajar online.


Canva
Hasil utak-atik aplikasi design online, jujur ini healing banget selama pandemi 

Saya pun rajin membuat schedule harian, apa saja aktivitas yang harus dilakukan dari hari ke hari. Kegiatan mengajar online di awal-awal buka kelas mulai dari pagi, siang, dan malam. Sekarang selain mengajar online berdasar request juga disibukkan dengan tawaran mengajar di platform kelas online lain. Jadi kegiatan mengajar online saya batasi seminggu dua kali saja mengingat kegiatan saya harus ngonten juga sebagai seorang blogger dan influencer.


Adakalanya boring juga menyerang bahkan gawatnya jika datang disaat deadline. Teman-teman pasti pernah mengalami hal yang sama kan? Ada baiknya ambil waktu jeda sedikit untuk relaksasi dengan melakukan aktivitas pendek yang terhindar dari pressure deadline. Kalau saya biasanya main game, terus berselancar sejenak ke plays.org mencari game yang ringan dan simpel. Sekadar keluar sebentar dari pikiran yang tegang atau takut deadline yang tidak maksimal. 


Main Game Gratis di Plays.org 

Plays.org adalah fun online game yang menyediakan lebih dari 1000 game online yang bisa kita akses melalui browser atau web secara gratis. Jadi kita nggak perlu mengunduh aplikasi terlebih dahulu. Serunya lagi kita bisa menyimpan game favorit kita. Suatu saat pengen main lagi nggak harus cari-cari karena sudah tersimpan. Nggak hanya main game sendirian, kita juga bisa main game di plays.org bareng anak atau istri/suami. 


Plays.org
Plays.org

Biasa saya tuh suka parno kalau buka website game online karena suka ada iklan berupa konten dewasa, tapi teman-teman jangan khawatir. Di plays.org asli isinya game semua nggak ada iklan-iklanan apalagi iklan dewasa. Jadi aman kalau anak-anak ikutan main game di web ini.


Saya jadi ingat zaman masih kuliah suka banget main game mahjong dan solitaire. Kedua game ini menemani saya mengerjakan skripsi. Loh, kok bisa? Iya, sambil ngerjain skripsi yang penuh dengan data-data lapangan saya main game. Saya ngerjain skripsi di warnet sebelah kos, maklum zaman itu belum punya komputer dan laptop cuma mesin ketik doang. Jadi kalau ngerjain skripsi harus ke warnet. Untungnya bisa sambil main game. 


Plays.org
Game Mahjong di plays.org

Makanya happy banget begitu buka plays.org ada game solitaire dan mahjong. Langsung deh main game favorit, da mahjong paling favorit karena berhasil bikin penasaran dan mumet jadi niat banget harus diselesaikan gamenya. Trus teman nanya dong, “Bukannya makin mumet ngerjain skripsi tapi gamenya mahjong?”. Justru main mahjong melatih otak biar terbiasa mikir. Ya nggak? Hehe!


Yuk, tetap jaga kesehatan mental. Cari kegiatan atau hobi yang membuat kita happy. Bisa bercocok tanam, menjahit, mendesain, atau hobi lainnya. Sesekali nggak ada salahnya main game karena game juga membantu kita melatih fokus dan menambah kreativitas.









Share
Tweet
Pin
Share
18 Comments

Timezone Rewards
Ikutan Zoom Re-Opening Timezone Indonesia

Pandemi dampaknya memang luar biasa terutama pada
kesehatan mental. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional - Kementerian Riset dan Teknologi RI mengatakan bahwa selama pandemi 72% orang mengalami kegelisahan dan 23% mengatakan tidak bahagia. Makanya sepanjang pandemi ini kita sering melihat bahkan mengikuti diskusi mengenai kesehatan mental. Karena ornag-orang butuh asupan psikologis agar tetap waras menjalani kehidupan di tengah pandemi

Yups, pandemi ini nggak hanya menyerang mental kita saja selaku orang tua tetapi anak-anak juga. Tak jarang mereka mengeluh merasa lelah menjalani kehidupan yang tak biasa. Harus belajar online dari rumah, tidak bisa belajar bersama teman di sekolah dan yang menyedihkan tidak bisa bermain dan bertemu dengan teman-teman. Bagaimanapun kita semua tentunya berharap agar negara ini segera pulih dan kembali normal.



Timezone Kembali Dibuka Mulai 30 November 2021

Hari ini tepat tanggal 30 November 2021 Timezone kembali beroperasi. Bersamaan dengan Re-Opening Timezone diluncurkan pula Timezone Rewards dengan tagline reclaim your fun dengan harapan dapat menciptakan momen masa-masa seru bermain di Timezone kembali. Dalam sambutannya Bapak Naveen selaku CEO dan President Director Timezone Indonesia mengatakan bahwa pandemi yang sudah berlangsung selama 18 bulan bukan hal mudah bagi kita semua. Timezone sebuah brand yang terus berkembang dari masa ke masa terus berevolusi, sayangnya awal tahun 2020 Covid hadir dan berdampak semua Timezone ditutup. “Ini waktu yang menantang, tapi kami yakin semua akan kembali normal,” papar Bapak Naveen.


Timezone Rewards
Naveen, CEO & President Director Timezone Indonesia

Sekarang Timezone berjalan empat dekade dan hadir dengan 300 venue. Timezone berawal dari Australia tahun 1970, di Indonesia Timezone hadir pertengahan tahun 90-an. Hari ini tanggal 30 November 2021 Timezone kembali dibuka setelah 18 bulan berhenti beroperasi. Tujuan Timezone kembali dibuka untuk menyebarkan kebahagiaan yang bertanggung jawab kepada FunSquad (sebutan untuk para pekerja Timezone) dan Guests (sebutan untuk para member Timezone). Bertanggung jawab disini semua kegiatan di Timezone tetap menjalankan protokol kesehatan. Semua FunSquad juga sudah divaksinasi. Protokol kesehatan yang diterapkan Timezone nggak hanya di Indonesia saja tetapi juga diterapkan di tujuh negara. 


Bagaimana Timezone bisa bertahan sampai saat ini? Timezone bisa bertahan karena punya stakeholder yang membantu, kemudian support dari berbagai pihak, dan tetap fokus memberikan yang terbaik nantinya saat timezone buka. Contohnya FunSquad tetap datang ke Timezone meskipun tidak dibuka, tujuannya untuk tetap bersih-bersih dan maintenance. FunSquad juga terus mendapatkan mendapat pelatihan. Jadi saat Timezone buka kembali seperti sekarang ini semuanya sudah ready.



Timezone Rewards, Reclaim Your Fun

Timezone memiliki visi menebarkan kebaikan dan menciptakan momen yang terbaik untuk Guests. Menurut Kikie Randini, GM Marketing Timezone Indonesia saat ini keadaan sudah berangsur normal maka dari itu Timezone menciptakan campaign Reclaim Your Fun yakni sebuah kampanye berbagi kebahagiaan tapi tetap aman. Tujuan campaign rewards ini untuk menciptakan engagement dengan Guests. 


Kikie Randini, GM Marketing Timezone Indonesia

Campaign Reclaim Your Fun memiliki dua poin penting, yaitu: 

- Menerapkan Protokol kesehatan terbaik (guidance pemerintah) memenuhi standar internasional dan diberlakukan di tujuh negara Timezone 

- Meluncurkan Timezone Rewards. Program Loyalitas Pelanggan untuk Timezone Lovers., dimana Timezone memberikan benefit tambahan kepada loyal Guests. 


Timezone Rewards
Sumber foto: Timezone Indonesia
Timezone rewards merupakan loyalty program yang memberikan benefit. Intinya ngapain cuma fun kalau bisa superfun. Adapun reward yang diberikan kepada Guests ada tiga jenis rewards, berupa Reward Instan, Reward Harian, dan Reward Spesial. Jadi sekarang Timezone mengeluarkan tiga jenis member card, yang terdiri dari: 


Welcome Card (Fun)

  • Langkah pertama sebagai Timezone lovers

  • Semua Guests akan mendapatkan kartu ini

  • Guests akan mendapatkan 50 Extra Tizo setiap ulang tahun.


Blue Elite (Super Fun): 

  • Akan membuat perjalanan Guests sebagai Timezone Lovers menjadi super fun,

  • Guest dengan akumulasi pembelian Tizo sebesar 500 Tizo atau Rp 500 ribu (special offer hingga 31 Desember hanya dengan 300 Tizo atau Rp 300 ribu)


Timezone Rewards
Benefit Superfun Blue Elite


Gold (Super Fun): 

  • Gold adalah tier yang akan memberikan berbagai eksklusif benefit yang Super Fun bagi Timezone Lovers

  • Guest dengan akumulasi pembelian Tizo 2000 atau Rp 2 juta ( special offer hingga 31 Desember hanya dengan 1500 Tizo atau Rp 1,5 juta.


Benefit Superfun Gold

Oh ya, sebagai informasi buat Timezone Lovers nih masa berlaku kartu member masing-masing satu tahun sejak kalian swipe terakhir ya.



BTS Hangul Message Chocolate untuk Member Direct Gold

Bekerjasama dengan Ralalali.com Timezone mempersembahkan BTS Hangul Message Chocolate (Spring Day dan Mikrokosmos) untuk member Gold. Dalam satu kotak ada delapan coklat masing-masing berisi judul lagu dan potongan lirik lagu. Coklat ini limited banget dan hanya available di enam venue di Jakarta. Cocok nih buat kamu BTS Army. Good news nya lagi coklat ini cuma available di dua negara yakni di Indonesia dan Korea. Kenapa Indonesia? Karena pemerintah Korea menganggap Indonesia sebagai biggest market. Tentu saja banyak army di Indonesia ya.


Timezone Rewards
BTS Hangul Message Chocolate (Spring Day & Mikrokosmos)

Untuk mendapatkan reward tambahan pada kartu seperti reward ulang tahun, juga termasuk BTS Hangul Message Chocolate, Guests harus mendaftarkan kartunya terlebih dahulu di https://www.timezonegames.com/id-id/rewards. Reward ini beda dengan reward instan, kalau reward instan itu reward yang otomatis Timezone lover dapatkan, seperti free games, extra tizo, dll.


Nah, kalian para army jangan sampai ketinggalan infonya karena coklat ini benar-benar terbatas dan coklat ini tidak dijual lho. Benar-benar merupakan reward untuk member Gold.  Senang nggak, senang nggak?







Share
Tweet
Pin
Share
23 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates