Pages

  • Home

travel beauty


Travelling selain sebagai hobi juga karena kebutuhan. Kenapa kebutuhan? Karena kita memang butuh piknik ya kan. Seperti yang orang-orang bilang jangan sampai kurang piknik hehe. Ya setidaknya dengan travelling kita bisa lebih rileks dari rutinitas atau pekerjaan dan menghilangkan stress. Singkatnya liburan itu menyenangkan, baik bepergian sendirian maupun bersama keluarga. Soal budget kembali kepada diri masing-masing sih, karena budget itu relatif. Ada yang berlibur menghabiskan dana puluhan juta tapi dianggap murah, ada juga menghabiskan dana jutaan tapi di anggap mahal.

Selain soal budget, rencana perjalanan juga harus matang, harus sudah punya rencana perjalanan. Kalau merasa lebih nyaman ikut tour bareng travel agent yang sudah memiliki paket wisata bisa, atau lebih nyaman bikin itinerary sendiri juga bisa. Kalau bikin rencana perjalanan sendiri saya mau berbagi tips nih, biar perjalanan lebih rapi disusun jauh-jauh hari.


Waktu Terbaik

Kalau saya memilih waktu yang tepat untuk liburan itu justru jangan pas peak season. Pilih saja saat-saat low season. Karena selain menekan budget untuk tiket pesawat, hotel, dan transportasi lainnya, juga biar nggak terlalu ramai. Kalau lagi peak season semua lokasi wisata pasti crowded banget. Bukannya menikmati liburan yang ada bisa bikin bete karena nggak bisa menikmati apa saja yang ada di lokasi wisata yang kita tuju, belum lagi ada yang masuk ke lokasi wisatanya pakai ngantri, pikir lagi deh kalau liburannya saat peak season.


Pilih Destinasi

Kalau liburan bareng keluarga sebaiknya diskusikan terlebih dahulu tujuan berliburnya mau kemana. Jangan sampai ada salah satu angota keluarga yang nggak setuju atau terpaksa ngikutin suara terbanyak, karena liburan dijamin bakal nggak asik. Ntar yang lain pada senang-senang menikmati liburan yabg lain malah kelihatan bete dan lebih memilih menunggu di hotel. Yang ada liburan malah jadi nggak fokus. Makanya pilihan tujuan berlibur harus dipersiapkan jauh-jauh hari.

Susun Itinerary Perjalanan

Setelah semua sepakat baru deh susun itinerary nya. Di kota yang kita tuju apa saja objek wisatanya. Misalnya nih pengen liburan didalam negeri aja ke Jakarta. Mesti searching di Jakarta ada apa saja. Kira-kira tempat wisata yang dikunjungi cocok untuk keluarga atau enggak, terus hitung juga jarak dan waktu menuju lokasi wisata agar tidak banyak waktu dan biaya yang terbuang percuma.

Transportasi 

Yang perlu di garis bawahi adalah kalau Jakarta itu kota besar, dari Utara ke Selatan atau Timur ke Barat itu nggak dekat. Harus dipertimbangkan juga waktu tempuh nya juga transportasi dalam kota yang digunakan. Ya jaman sekarang teknologi sudah canggih urusan transportasi sudah bisa di order via online atau lebih nyamannya seperti apa. Bisa juga dengan rental mobil jadi lebih puas tanpa harus menunggu taksi terlalu lama. Tinggal hitung saja lebih hemat mana naik taksi agau rental mobil, selain ongkos pertimbangkan juga waktu dan tenaga

Tiket Pesawat

Tiket pesawat juga penting dibeli jauh-jauh hari karena kalau beli dadakan biasanya harga bakal melambung tinggi, niat menekan budget malah mahal di ongkos. Harus teliti juga sebelum membeli tiket, perhatikan landing nya dimana ntar. Soalnya kalau ke Jakarta ada pilihan mendarat di bandara Soekarno Hatta atau Halim. Bisa berabe ntar kalau kita sudah info ke orang yang akan menjemput di bandara. Kita info jemput di Soeta nggak taunya kita mendarat di Halim. Jangan lupa juga cek jam berangkat dan jam tiba, jangan sampai kita memilih penerbangan yang ada transitnya. 


Hotel

Penginapan juga nggak kalah penting untuk dipersiapkan. Selain seperti beli tiket pesawat dadakan yang harganya bisa mahal, yang dikhawatirkan justru kalau booking hotel dadakan sampai di hotel malah hotelnya full. Kalau perginya sendirian nggak masalah sih mondar mandir cari hotel, masalahnya kalau ktia lagi bawa keluarga kan bisa repot boyong keluarga. Memilih hotel juga harus disesuaikan jumlah kamar dengan jumlah orang, sebagian hotel ada yang tidak mengizinkan dalam satu room isinya lebih dari 2 orang, kalau room nya gede mungkin masih bisa dimaklumi tapi kalau roomnya kecil kasian anak-anak nggak akan nyaman. Kalau booking hotelnya online cek juga apakah hotel menyediakan extra bed,. Yang paling penting lagi hotel tempat kita menginap itu sudah dapat breakfast apa belum. Nggak lucu kan kalau pagi-pagi kita turun sekeluarga mau sarapan eh nggak taunya hotel yang sudah kita bayar nggak termasuk sarapan pagi. Ada lagi nih yang harus diperhatikan, lokasi hotel kalau bisa pilih yang aksesnya mudah dan dekat dengan lokasi belanja, tempat makan, dll.

Oh ya, sekarang pesan tiket pesawat dan hotel bisa tambah hemat. Cara nya booking tiket pesawat dan hotel jangan terpisah, ini lebih menghmeat waktu saat membooking juga lebih hemat biaya. Seperti yang ada di Traveloka, kita bisa memesan tiket dan hotel dalam satu paket. Paket tiket hotel Traveloka ini mudah digunakan, intinya saving time banget.

paket hemat
contoh booking paket tiket + hotel Traveloka

Kita nggak repot-repot searching tiket dan hotel terpisah, yang bikin happy lagi harganya jauh lebih murah dibanding beli secara terpisah. Lumayankan bisa mengurangi budget atau budget nya bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain seperti kulineran hehe. Coba deh, bookingnya gampang cara bayarnya juga mudah. Tinggal menikmati liburannya aja nih.

Share
Tweet
Pin
Share
8 Comments

Jakarta adalah kota yang paling padat dan tersibuk di Indonesia. Ibukota negara Indonesia ini bisa dibilang tak pernah tidur, denyut kehidupan di Jakarta berlangsung 24 jam. Saya sebagai warga Tangerang yang sering mondar-mandir Jakarta, benar-benar merasakan denyut jantung Jakarta. Berangkat pagi menuju Jakarta, jalanan sudah mulai padat. Begitu juga saat jam pulang kerja balik dari Jakarta menuju Tangerang, sampai malam haripun Jakarta tetap ramai, ditandai dengan banyaknya kendaraan yang masih hilir mudik di jalanan. Ya, Jakarta memang menjadi pusat pemerintahan negara, juga pusat bisnis. Hampir sebagian besar kebutuhan hidup dapat terpenuhi di Jakarta.

Di setiap negara biasanya ibukota negara menjadi destinasi populer, sebut saja Tokyo, Paris, dan Beijing. Meskipun Jakarta tak sepopuler Bali di mata wisatawan mancanegara, tapi Jakarta tetap saja menjadi gerbang utama masuk ke Indonesia. Karena untuk menuju lokasi-lokasi wisata di daerah-daerah lain di Indonesia, beberapa penerbangan harus transit dulu di Jakarta. Bahkan bagi pelancong yang ingin menikmati kota Jakarta banyak Hotel di Jakarta yang bisa dipilih untuk tempat menginap. Dan jika ingin mengitari tempat-tempat asik buat hang out di Jakarta atau sekadar ingin tahu situs sejarah yang ada di Jakarta, bisa juga sewa mobil di Jakarta untuk memudahkan menjangkau setiap sudut Jakarta.

Bagi para pelancong domestik maupun internasional yang ingin mengetahui sejarah Indonesia, masih banyak tempat-tempat di Jakarta yang memiliki nilai sejarah. Misalnya Monumen Nasional (Monas), ikon yang terkenal di Jakarta ini didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial Hindia Belanda. Monas juga difungsikan sebagai museum yang didalamnya berisi diorama perjuangan rakyat Indonesia serta relief sejarah Indonesia. Itu baru Monas loh, belum tempat bersejarah yang lain. 


Tur Museum #MuseumDPR @dpr_ri
A post shared by Tuty Queen (@tutyqueen) on Mar 6, 2017 at 12:25am PST

Bicara museum, baru-baru ini saya mendapat kesempatan mengikuti tur parlemen dan tur ke museum DPR RI Jakarta. Senang pastinya, karena baru kali ini saya masuk gedung tempat para wakil rakyat bekerja. Saya kira yang namanya gedung parlemen isinya ruang kerja para wakil rakyat saja, ternyata ada museumnya juga yaitu Museum Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.  


patung IKATAN






Oh ya, sebelum memasuki gedung DPR/MPR RI kita bisa melihat patung IKATAN yang dibuat oleh But Mochtar pada tahun 1976. Patung ini memiliki filosofi penjelmaan manusia Indonesia yang hakiki, aspirasi maupun harapan rakyat disampaikan lewat lembaga perwakilan rakyat. Patung ini juga melambangkan dimensi waktu yang terjalin erat, perjalanan yang ditempuh rakyat Indonesia dari masa lalu, masa kini dan masa mendatang.

Museum DPR RI terletak di lantai 2 gedung Nusantara. Seperti museum-museum lainnya, didalam Museum DPR RI berisikan koleksi-koleksi berupa naskah, barang, dan foto-foto yang berkaitan dengan dengan parlemen, mulai dari jaman penjajahan sampai proses pembentukan KNIP serta kegiatan-kegiatan DPR RI sejak dimulainya pemerintahan tahun 1945.



Untuk masuk ke Museum DPR RI harus mengikuti beberapa prosedur, diantaranya harus mengirimkan Surat Permohonan Kunjungan Studi yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal DPR RI. Waktu dan jam untuk berkunjung juga dibatasi, hanya hari Senin sampai Kamis jam 09.00 - 12.00. Jadi Museum DPR RI hanya dibuka pada saat-saat tertentu saja, seperti kunjungan studi siswa, mahasiswa, juga delegasi luar negeri hingga duta besar.

Ruang Sidang Paripurna
Selain tur ke Museum DPR RI, saya dan peserta lainnya juga berkesempatan untuk masuk ke Ruang Sidang Paripurna. Ruangan ini lah yang biasa dipakai untuk pelantikan Presiden, Wakil Presiden, dan Anggota DPR RI.


Gagasan untuk mendirikan museum DPR RI datang dari pimpinan DPR RI periode 1987-1992 yaitu M Kharis Suhud dan wakilnya Saiful Sulun dan Dr.HJ.Naro, SH. Awalnya bernama Yayasan Museum DPR RI yang diketuai oleh Jailani (Jhony) SH.


Didalam museum kita akan melihat foto bendera-bendera partai peserta pemilu dari tahun ke tahun. Saya sampai mikir gimana cara mengingatnya, saking banyaknya bendera partai yang dipajang dalam bentuk figura. Periodesasi DPR juga bisa kita lihat jelas disini, dan setiap periode punya sejarah, latar belakang politik, dijelaskan juga berapa jumlah anggota dan fraksi DPR pada masing-masing periode, ditambah lagi dengan foto-foto ketua parlemen.





Selain itu perlengkapan sidang yang dipakai pimpinan DPR RI dari masa KNIP sampai dengan DPR masa orde baru juga dipajang disini, mulai dari palu, kursi, proyektor, telepon, kamera, bahkan tempat air minum yang digunakan oleh Presiden, Wakil Presiden, Pimpinan MPRS dan DPR juga ada. 

Puas rasanya bisa tahu perjalanan sejarah DPR setiap periode nya, semasa sekolah cuma bisa mendengar penjelasan guru dan dari buku pelajaran saja. Teman-teman sekali kali boleh lah tur ke Museum DPR RI ini, agar kita tak melupakan sejarah dan bisa menceritakannya kembali kepada generasi kita.








Share
Tweet
Pin
Share
17 Comments
Older Posts

Hello! I’m Tuty Queen

Hello! I’m Tuty Queen

Follow Me

  • instagram
  • facebook
  • twitter
  • pinterest

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Cara Mudah Membuat eBook di Canva

Seedbacklink

Seedbacklink affiliate

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Design Anti Ribet Cuma Pakai Canva

Total Pageviews

Categories

  • Asuransi
  • Canva
  • Dompet Dhuafa
  • Film
  • Food
  • Lingkungan
  • NPD
  • Sport
  • aplikasi
  • beauty
  • ekonomi
  • fashion
  • finance
  • halal lifestyle
  • health
  • hotel
  • kuliner
  • lifestyle
  • teknologi digital

Blog Archive

  • ►  2014 (6)
    • ►  November 2014 (6)
  • ►  2015 (37)
    • ►  March 2015 (1)
    • ►  May 2015 (3)
    • ►  June 2015 (5)
    • ►  October 2015 (3)
    • ►  November 2015 (7)
    • ►  December 2015 (18)
  • ►  2016 (167)
    • ►  January 2016 (11)
    • ►  February 2016 (16)
    • ►  March 2016 (21)
    • ►  April 2016 (15)
    • ►  May 2016 (11)
    • ►  June 2016 (16)
    • ►  July 2016 (6)
    • ►  August 2016 (7)
    • ►  September 2016 (10)
    • ►  October 2016 (20)
    • ►  November 2016 (18)
    • ►  December 2016 (16)
  • ►  2017 (176)
    • ►  January 2017 (12)
    • ►  February 2017 (14)
    • ►  March 2017 (11)
    • ►  April 2017 (16)
    • ►  May 2017 (14)
    • ►  June 2017 (14)
    • ►  July 2017 (6)
    • ►  August 2017 (21)
    • ►  September 2017 (10)
    • ►  October 2017 (20)
    • ►  November 2017 (15)
    • ►  December 2017 (23)
  • ►  2018 (171)
    • ►  January 2018 (9)
    • ►  February 2018 (13)
    • ►  March 2018 (17)
    • ►  April 2018 (18)
    • ►  May 2018 (16)
    • ►  June 2018 (9)
    • ►  July 2018 (6)
    • ►  August 2018 (18)
    • ►  September 2018 (13)
    • ►  October 2018 (17)
    • ►  November 2018 (13)
    • ►  December 2018 (22)
  • ►  2019 (108)
    • ►  January 2019 (11)
    • ►  February 2019 (3)
    • ►  March 2019 (5)
    • ►  April 2019 (1)
    • ►  May 2019 (13)
    • ►  June 2019 (6)
    • ►  July 2019 (11)
    • ►  August 2019 (17)
    • ►  September 2019 (10)
    • ►  October 2019 (10)
    • ►  November 2019 (11)
    • ►  December 2019 (10)
  • ►  2020 (64)
    • ►  January 2020 (6)
    • ►  February 2020 (8)
    • ►  March 2020 (8)
    • ►  April 2020 (5)
    • ►  May 2020 (6)
    • ►  June 2020 (1)
    • ►  July 2020 (4)
    • ►  August 2020 (12)
    • ►  September 2020 (5)
    • ►  October 2020 (2)
    • ►  November 2020 (3)
    • ►  December 2020 (4)
  • ►  2021 (63)
    • ►  January 2021 (5)
    • ►  February 2021 (3)
    • ►  March 2021 (5)
    • ►  April 2021 (4)
    • ►  May 2021 (3)
    • ►  June 2021 (1)
    • ►  July 2021 (2)
    • ►  August 2021 (3)
    • ►  September 2021 (4)
    • ►  October 2021 (10)
    • ►  November 2021 (11)
    • ►  December 2021 (12)
  • ►  2022 (67)
    • ►  January 2022 (2)
    • ►  February 2022 (7)
    • ►  March 2022 (10)
    • ►  April 2022 (12)
    • ►  May 2022 (5)
    • ►  June 2022 (5)
    • ►  July 2022 (5)
    • ►  August 2022 (3)
    • ►  September 2022 (5)
    • ►  October 2022 (4)
    • ►  November 2022 (3)
    • ►  December 2022 (6)
  • ►  2023 (49)
    • ►  February 2023 (3)
    • ►  March 2023 (4)
    • ►  April 2023 (2)
    • ►  May 2023 (7)
    • ►  June 2023 (3)
    • ►  July 2023 (7)
    • ►  August 2023 (3)
    • ►  September 2023 (7)
    • ►  October 2023 (4)
    • ►  November 2023 (5)
    • ►  December 2023 (4)
  • ►  2024 (29)
    • ►  January 2024 (1)
    • ►  February 2024 (3)
    • ►  March 2024 (8)
    • ►  April 2024 (2)
    • ►  May 2024 (1)
    • ►  June 2024 (5)
    • ►  July 2024 (2)
    • ►  August 2024 (2)
    • ►  September 2024 (3)
    • ►  October 2024 (1)
    • ►  November 2024 (1)
  • ►  2025 (39)
    • ►  January 2025 (4)
    • ►  February 2025 (3)
    • ►  March 2025 (1)
    • ►  April 2025 (1)
    • ►  May 2025 (2)
    • ►  June 2025 (8)
    • ►  July 2025 (10)
    • ►  August 2025 (7)
    • ►  September 2025 (1)
    • ►  October 2025 (1)
    • ►  December 2025 (1)
  • ▼  2026 (7)
    • ►  January 2026 (1)
    • ►  March 2026 (1)
    • ►  April 2026 (2)
    • ►  June 2026 (2)
    • ▼  August 2026 (1)
      • Sampah Bernilai Ekonomi: Cara Bank Sampah Induk Be...

Contact Form

Name

Email *

Message *

Member of

Member of
Seedbacklink



Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates