Sebiji Kopi Seluas Bumi dari Muncar Temanggung

Kopi Asli Muncar Moncer. Foto: tangkapan layar saat mengikuti Workshop Lingkungan 2021 S uatu desa tentu saja sudah memiliki segalanya, begi...

DSA Temanggung
Kopi Asli Muncar Moncer. Foto: tangkapan layar saat mengikuti Workshop Lingkungan 2021
Suatu desa tentu saja sudah memiliki segalanya, begitu menurut pandangan saya pribadi ketika memberi perspektif desa, sebagai anak yang terlahir di kota dan memiliki orang tua yang berasal dari desa. Sehingga pengalaman hidup dikota sejak lahir menjadi sudut paling awal memahami apa itu desa. Yang berarti tidak saya temukan desa sejak lahir, namun disaat berlibur ke desa menjadi pengalaman yang paling membahagiakan. Dimulai dari udara yang saya hirup saat memasuki desa, hingga bergeliat di tanah becek dan harumnya butir beras yang baru saja di selip serta merasakan nikmatnya makan dengan menu yang bahannya dipetik langsung dari sekitar rumah. Seolah alakadarnya, namun begitu mewah dan nikmat dengan rasa syukur berkecukupan untuk menikmati hari yang dilewati selama di desa.

Sehingga memunculkan gambaran yang luas tentang hal ihwal Indonesia sebagai negeri yang gemah ripah loh jinawi. Sebagai anak yang terlahir di kota dan cemburu memiliki orang tua yang ternyata telah memiliki segalanya walau akhirnya memilih hidup di kota. Desa menjadi barometer saya memahami kehidupan desa dengan berbagai kekayaannya yang ternyata belum bisa dinikmati sendiri oleh orang desa seperti bapak dan ibu saya. Sehingga tak merasakan hasil bumi desa yang seharusnya bisa membuat hidup mereka menjadi lebih baik hingga akhir usia.  Dan semestinya membuat saya lantang berkata dengan bangga bahwa saya anak seorang petani yang kaya raya.


Lain rasa lain pula yang dialami sebagian besar petani di Indonesia ini. Namun tidak begitu dengan Desa Muncar Moncer yang berada di dataran tinggi Kabupaten Temanggung Provinsi Jawa Tengah. Keberuntungan memiliki keterhubungan dengan Perusahaan besar korporasi Astra menjadikan desa Muncar lebih bermakna sebagai Desa yang memiliki segalanya secara nyata senyata-nyatanya. Mendapat sentuhan Desa Sejahtera Astra adalah suatu kebanggaan yang tidak bisa dipungkiri bagi Desa Muncar sebagai desa yang terus bertumbuh menjadi desa yang merepresentasikan Desa sesuai dengan apa yang dikaruniai sebagai desa yang memiliki segalanya.



Dukungan Astra untuk DSA Temanggung

Dukungan Astra ke DSA Temanggung dilakukan sejak tahun 2018. DSA merupakan kontribusi sosial berkelanjutan yang berfokus kepada kewirausahaan. Astra membantu pelatihan, sarana dan pemasaran produk. DSA Temanggung, merupakan desa wisata perkebunan berbasis kopi dikolaborasikan menjadi desa agrowisata. 


Sebelumnya pendapatan penduduk bersumber dari pengumpulan kayu, sekarang pendapatan penduduk sangat beragam mulai dari sektor pariwisata, ekonomi kreatif, agrikultur dan olahan, peternakan, dan perikanan. Sejak dibina oleh Astra tahun 2018 jumlah masyarakat yang terdampak program DBA bertambah yang mulanya 200 orang di tahun 2021 menjadi 5500 orang.


Sejak ada program DSA (Desa Sejahtera Astra), desa Muncar terbangun dengan sangat harmonis antara petani, Astra, dan pemerintah. Banyak kelompok tani yang kesejahteraannya meningkat. Yang pasti geliat masyarakat bertani menjadi sangat semangat. Bahkan saat ini warga Muncar juga terkenal dengan gula arennya. Ibu-ibu setempat diajarkan untuk mengolah gula aren. Gula Aren diolah menjadi gula semut agar lebih awet. Rasanya khas dan legit juga sweet.


Mengolah Gula Aren Menjadi Gula Semut. Foto: tangkapan layar saat mengikuti Workshop Lingkungan 2021

Muncar, Potensi Kekayaan Alam dan Desa Penghasil Kopi

Workshop Lingkungan 2021 yang diadakan oleh Astra tanggal 26 November 2021 secara virtual untuk mengajak para wartawan dan blogger menambah wawasan saya mengenai Desa Muncar. Saya cukup terkesima saat mas Sofiyudin Achmad memperkenalkan potensi alam wisata pedesaan Muncar Moncer serta potensi kopi nya. 


Kebun Kopi di Desa Muncar. Foto: tangkapan layar saat mengikuti Workshop Lingkungan 2021

Kekayaan alam perbukitan yang sangat layak sebagai desa agrowisata juga sangat mungkin menjadi ekowisata yang memberi dampak pada perubahan iklim dunia. Muncar yang juga kaya dengan tanaman kopi robusta tak harus menjadi kuli di tanahnya sendiri. Penduduk desa Muncar memilih untuk menjadi pemilik segalanya dari kekayaan alam yang mereka miliki. Mereka mampu menanam, merawat, memanen dan menjual hasil kopi robusta dengan kesungguhan tanpa kenal lelah belajar menjadi petani kopi sekaligus penjual biji kopi terbaik hingga berkualitas ekspor yang konon sudah diperkenalkan hingga ke negeri Belanda.


Semua bermula dari sesuatu yang tak mudah. Memiliki semangat saja belum cukup untuk menjadi penggerak memberikan edukasi kepada petani desa Muncar. Sofiyudin Ahmad tokoh desa Muncar yang ditunjuk sebagai penggerak DSA di desa Muncar ini menceritakan pengalamannya membangun Desa Muncar dengan potensi yang dimilikinya. Kopi menjadi tanaman unggulan yang bisa ditawarkan Muncar sebagai potensi kesejahteraan petani. Maka diberikan pelatihan dan kegiatan di desa. 


Dusun Blawong, Dusun Tertinggi di Muncar. Foto: tangkapan layar saat mengikuti Workshop Lingkungan 2021

DSA Temanggung tak hanya memiliki kopi sebagai ikon tapi juga potensi wisata alam. Penduduk dan fasilitator mengelola berbagai sumber daya alam, Curug Lawe yang terkenal dengan hutan tropisnya, Lembah Blawong dusun tertinggi di Muncar tempat yang tepat untuk menikmati matahari pagi, dan yang paling ikonik adalah Jembatan Sawah. Jembatan ini merupakan kontribusi dari Astra. Awalnya Jembatan Sawah dibangun untuk menarik perhatian muda-mudi agar mau meluangkan waktu mengunjungi Desa Muncar juga mempromosikan kopi Muncar.


DSA Temanggung
Jembatan Sawah yang menjadi landmark . Foto: tangkapan layar saat mengikuti Workshop Lingkungan 2021

DSA Temanggung menjadi salah satu contoh bagaimana semangat Astra membangun bangsa yang sejalan dengan Sustainable Development Goals Indonesia dan wujud cita-cita Astra Sejahtera Bersama Bangsa.


Kemasan Baru Kopi dan Gula Semut Muncar Moncer, Kemasan Merangkap Leaflet Berisi Informasi Wisata Dea Muncar Moncer. Foto: pribadi




You Might Also Like

23 comments

  1. Masya Allah bermanfaat banget yaa makk, memajukan SDA negeri kita yang kaya raya, semoga makin banyak hasil bumi kita yang di kemas dengan bagus supaya bisa laku dipasaran syukur2 sampai ke LN

    ReplyDelete
  2. Potensi wisata Desa Muncar ternyata wow sekali ya. Kopi dan gula semutnya berkualiats bahkan biji kopinya sudah diekspor ke Belanda. Kita mesti dukung tentunya dengan mensosialisasikan segala potensi yang ada di Muncar. Semoga dukungan Astra ke DSA Temanggung berkesinambungan dan hasilnya semakin maju.

    ReplyDelete
  3. Wah, jadi tercium bau khas kopiii. Senangnya dengana danya DDesa Sejahtera Astra, desa Muncar sebagai penghasil kopi bisa terbangun dengan sangat harmonis berkat kolaborasi antara petani, Astra, dan pemerintah setempat. Semoga makin meuwjudkan cita-cita Astra Sejahtera Membangun Bangsa

    ReplyDelete
  4. Wohoo, Temanggung nih desa asal ayah saya mbaaa
    memang luar biasa sih kopinya
    dan salut dgn ASTRA yg encourage warga desa Temanggung utk makin maju dan berdaya!

    ReplyDelete
  5. Wah uni juga ya mba nama desanya muncar moncer. Dan berutuntung sekali ya mba desanya dapet sentuhan dari Astra ini akhirnya jadi meningkatnya kesejahteraan petani. Semoga petani petani tempat lain bisa segera menyusul ya

    ReplyDelete
  6. Mantap ya DSA Temanggung ini. Sekarang desa memang kudu banyak sentuhan biar terlihat potensinya. Wisata alam makin oke, terus keunggulan lainnya juga. Nanti keuntungannya balik ke masyarakat juga

    ReplyDelete
  7. Mantap nih Astra dan DSA Temanggung. Jadi inget pas KKN dulu, potensi alam desa itu banyak banget, tapi alih alih jadi potensi produksi, maunya tetep jadi tempat wisata aja. Abis mau gimana lagi ya, pengen jadi tempat produksi harus ada modal, keahlian, alat dan bahkan network untuk jual hasil produksi.

    Menurutku apa yang dilakukan Astra ini bisa dicontoh perusahaan lain mungkin sebagai CSR ya, jadi ngga hanya bakti sosial aja gitu CSRnya.

    ReplyDelete
  8. Salah fokus nih ama meja LOL nya, hehehe. Btw kopi ini minuman kebanggaan kita ya, saya juga bangga ama tanah Indonesi , entah kemana kita pergi, selalu mudah menemukan kopi, iyah Kan. Kalo kopi Temanggung ini, aku belum nyobain langsung

    ReplyDelete
  9. Salut banget sama perusahaan yang peduli terhadap masyarakat, salah satunya ASTRA. Program bina Astra di Temanggung ini bagus sekali mbak, benar benar membantu perekonomian warga sekitar.

    ReplyDelete
  10. Oh ternyata Jembatan Sawah itu ada di Desa Muncar ... terkenal sebagai tempat untuk foto-foto ya...
    Dengan program yang diadakan oleh Astra, kekayaan bumi dari Desa Muncar bisa dioptimalkan, bisa mendorong perekonomian masyarakat sekitarnya.

    ReplyDelete
  11. Kebetulan kakakku tinggal di temanggung nih mb dan punya kebun kopi juga. Bisa dibilang kopi Indonesia itu ga ada tanding. Butuh banget bimbingan untuk pengolahan dan pemasaran

    ReplyDelete
  12. Kemasan merangkap leaflet.
    Inovatif ya, mbak. Beli kopi, juga jadi tahu tentang daerah oenghasil kopinya. Jualan plua promosi wisata juga

    ReplyDelete
  13. Gula semut itu yang bubuk gitu ya mba, apalagi itu produk coffenya.

    Program Astra untuk masyarakat memang keren banget ya, sehingga ekonomi masyarakat juga jadi semakin maju dan berkembang.

    ReplyDelete
  14. Gambaran besar mengenai desa ini memang seperti lukisan kalau di bayangan anak kota yang lahir dan besar di kota. Padahal permasalahan orang desa cukuplah kompleks.
    Alhamdulillah ada Astra yang memperhatikan kemajuan Desa Muncar sebagai salah satu penghasil kopi terbaik.

    ReplyDelete
  15. Nama desanya unik ya, Moncar Moncer...Aku jadi tertarik untuk main ke sana dan ngeborong kopinya. Salut buat Astra yang memberi perhatian lebih pada potensi desa begini

    ReplyDelete
  16. Mantep nih. Andai lebih banyak perusahaan yang memiliki program seperti Astra. Bukan ga mungkin kita bisa menguasai pasar dunia hihihi. Ya gpp start small dulu, tapi yang jelas masyarakat sekitar yang mendapat impact yang besar :)

    ReplyDelete
  17. Temanggung tuh kampung halaman ayahku mbak. Kaya banget sama hasil taninya di sana.
    Seneng deh ada program Astra yang memfasilitasi. Perekonomian maju, dikenal banyak orang bahkan sampai ke luar negeri. Keren.

    ReplyDelete
  18. ternyata Temanggung juga salah satu wilayah penghasil kopi terbaik di Indonesia yaa. Alhamdulillah ada bantuan dari Astra dengan program bina AStra Temanggung. Moga makin dikenal luas kopi hasil industri di DSA Temanggung ini

    ReplyDelete
  19. Keren ya kopi bisa menjadi komoditi yang paling menyenangkan untuk diekspor
    Saya jadi ingin melihat bagaimana kondisi kopi di daerahku juga jadinya

    ReplyDelete
  20. Aku pernah lewat desa muncar temanggung. Semua nya.kopi sepanjang jalan. Terus.pas main juga dikasih oleh oleh kopi lanang. Keren sih waktu jadi deda astra semua berkembang

    ReplyDelete
  21. Pas baca judulnya, aku kepikirnya langsung Muncar yang di Banyuwangi lohh.. Tapi di sana desa penghasil ikan. Hahaha.. Wah, mainku kurang luas nih.. Padahal rumah lebih deket ke Temanggung. Hahaha.. Btw, buat para pecinta kopi harus nyoba kopi Muncar nihh..

    ReplyDelete
  22. Wah, keren ya program dari Astra ini. Jadi membuat potensi sebuah desa lebih tergali dan berkembang. Kirain temanggung terkenal tembakaunya saja. Ternyata kopinya juga.

    ReplyDelete
  23. Tulisan keren mbak. Desa Muncar ternyata menyimpan banyak potensi. Pecinta kopi wajib coba kayaknya kopi dari Muncar

    ReplyDelete