Sharing Time Maternity Baby & Kids With Aveline Gunawan

B eberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan ikutan event Sharing  Time Maternity Baby & Kids with Aveline Gunawan . Karena saya s...


Beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan ikutan event Sharing Time Maternity Baby & Kids with Aveline Gunawan. Karena saya suka fotografi saya langsung menerima undangan dari mbak Nining mewakili Hijabers Mom Community. Apalagi temanya mengenai maternity, baby and kids, tema fotografi yang belum pernah saya ikuti sama sekali. Selama ini biasanya tema sharing fotografi yang pernah saya ikuti mengenai street fotografi,  toys fotografi, food fotografi. Kalau motret baby dan kids yang terlintas dipikiran saya pastinya bikin gemes.

Aveline awalnya belajar fotografi masih pakai hp, karena sudah hobi kemudian dari hp beralih menggunakan pocket camera. Kalau sekarang ya sudah pasti kamera pro ya apalagi fotigrafi sudah jadi profesi dan bisnis. Menurut Ave fotografi bukan hanya bicara final, tapi experiencelah yang lebih penting. Dunia fotografi itu yang dijual sebenarnya service kata Ave. Iya sih, kalau sercvice kita bagus ke customer pasti lama-kelamaan kita dikenal orang, karena prinsipnya kalau seseorang puas dengan service kita, pasti orang tersebut mereferensikan kita ke teman-teman atau keluraganya. Ini sama dengan promosi dari mulut ke mulut.



Berikut sharing time sekaligus  Q & A with Aveline Gunawan

Apa saja yang penting saat kita memilih profesi sebagai fotografer? 

1. Set your value right.
Tentukan nilai-nilai yang benar. Kenapa kita suka foto? Kesukaan kita akan fotografi tentunya diiringi dengan keseriusan kita saat memilih fotografi menjadi bisnis. Yang perlu diingat hasil foto kita akan dikenang oleh klien dan family. Akan selalu diingat.

2. Be fastidious.
Jangan pernah merasa puas.  Introspeksi diri harus tetap dilakukan. Harus terus melakukan inovasi. Harus lebih open terutama menerima kritikan.

3. Be an impact.
Apapun yang kita punya kita bisa memberikan impact. Kita ini massenger bagi semua orang. Create suasana yang menyenangkan, kita bisa memberi inspirasi bagi mereka.


Shoot what you love with passion and BE YOURSELF.. jangan sampai jati diri hilang karena ngikutin trend.

How to handle baby

1. Communicate : get to know first, tanya ortunya anak suka makanan apa, suka lagu apa. Bikin mood anak oke, pelan-pelan ajak kenalan, becandain. Tapi harus cek dulu suka becanda yang gimana, jangan sampai anak malah nggak suka  sama sekali hihi. Komunikasi dengan klien terutama anaknya bisa dilakukan sebulan sampai 2 bulan, karena kita harus prepare temanya apa yabg diinginkan klien. Jadi kita bisa mempersiapkan property sesuai tema misal snoopy, dll.

2. Be confident: buat baby or kids nyaman. Harus pede jangan jaim bahkan kadang jadi malu-maluin, yang penting buat anak-anak merasa nyaman.

3. Be flexible: seperti kita ketahui anak-anak nggak teratur jam tidurnya. Kadang karena perjalanan ke studio foto membuat jam tidur dan jam makannya nggak teratur. Kalau anak ngantuk biarin tidur dulu, percuma kalau anaknya jadi cranky.

4. Keep on practicing: foto nggak terlalu teknikal, yang penting keep on practice. Sampai sekarang Ave juga masih belajar.


Ave saat menjelaskan teknik pengaturan cahaya

Tantangan yang paling berat jadi fotografer baby and kids :

✓ Setiap anak ada chalenge sendiri , ada yang nurut ada yang lari sana sini dan nggak koperatif. Makanya harus pendekatan dulu dan ajak anak main biar akrab. Terakhir kalau susah banget kasih snack buat nyogok hehe.

✓ Kalau mau mengambil foto new born usahakan membuat baby tenang dan comfortable. Minumin susu dulu, mandi, kasi white noise (ada aplikasi). Tapi perlu diingat barang yang dikasi harus nyaman, karena khawatir anak bisa alergi atau cedera. Kalau baby born biasanya lebih sering foto di rumah. Kekurangannya kalau foto dirumah klien agak susah mengatur cahayanya agar pas. Karena peralatan yang dibawa nggak selengkap peralatan yang ada di studio foto.

New born biasa nya foto lebih kepada full body, foto bisa diambil dari berbagai angle. Kadang ada juga orang tua yang suka nampilin jari-jari babynya saja atau hidung atau telinga saja. Agar foto new born hasilnya bagus sebaiknya usia baby 10 hari kebawah, karena usia segitu baby masih lembut dan lentur. Duh, ngebayanginnya saja udah gemes yaa..pas banget nih Ave memang suka anak-anak, makanya nggak pernah bosan kalau fotoin mereka.



Oh ya, pesan Ave kalau mau jadi fotografer profesional jangan lupa untuk selalu membangun relationship dengan klien ya. Thanks a lot Ave for sharing time-nya.





You Might Also Like

0 comments