My Lovelist On Prelo

P ernah ngerasain nggak sih pas pengen banget beli barang eh ternyata harganya mahal banget, padahal duit lagi pas-pasan. Pahit ban...


Pernah ngerasain nggak sih pas pengen banget beli barang eh ternyata harganya mahal banget, padahal duit lagi pas-pasan. Pahit banget ya..hehe. Apalagi saat koleksi baju di rumah sudah berkurang dan memang lagi butuh baju baru. Berkurangnya sih karena saya bagi-bagi ke adik, soalnya sama saya tuh baju udah pada nggak muat lagi, kekecilan akibat berat badan naik. Alhasil mulai ngumpulin duit lagi buat hunting baju yang sesuai dengan badan yang kian melebar.

Sewaktu saya masih di Medan ada satu tempat yang khusus jual barang bekas tapi masih bagus bahkan ada juga yang  label nya masih nempel. Dan senang nya lagi saya selalu dapat baju bekas, celana, tas second, juga sepatu yang pas banget dengan selera saya. Masalah ukuran saya nggak pernah khawatir, dari yang size kecil sampai size besar semua ada. Soal harga jangan di tanya sangat terjangkau sekali, bedanya bisa 75 persen lebih murah dibanding dengan harga baru. Pokok nya betah banget milih-milih barang disini seharian. Malah saya sering sms penjualnya menanyakan apakah ada barang lagi yang baru masuk. Habis nggak bisa ngintip setiap saat sih, kan saya takut kalau orang lain lebih dulu hunting barang second nya. Emang laris banget kalau nggak pagian dikit datangnya bakal rebutan.

Sayangnya sejak pindah dari Medan saya belum pernah nemu tempat jual barang bekas yang seperti itu. Duh suka kebayang gimana merdekanya hidup bisa pilih-pilih barang sebagus itu dengan harga murah. Sempat nanya juga sama si kakak yang jual baju bekas yang di Medan, apa nggak dijual online saja atau minimal minta fotoin barang-barangnya trus saya pilih kalau udah cocok langsung saya transfer, tapi si kakak nggak mau dengan alasan gagap teknologi alias nggak ngerti sama sekali digital. Duh, sayang banget. Nggak mungkin kan saya meski mondar-mandir Medan hanya demi beli baju bekas, haha ini namanya berat di ongkos.

Untung ada Prelo! Iya Prelo yang persis banget dengan tempat saya beli barang bekas di Medan. Bedanya kalau di Prelo saya bisa intip barang-barang bekas apa saja setiap saat, kapanpun dan dimanapun. Ini karena Prelo ada dalam genggaman saya.


Apa Itu Prelo?

Prelo adalah platform jual beli barang bekas yang berbasis aplikasi. Prelo ini termasuk startup baru, yang hadir akhir tahun 2015 dan resmi diluncurkan pada bulan Januari tahun 2016 lalu. Fitur-fitur yang ada di aplikasi Prelo sangat inovatif sehingga kita bertransaksi dengan aman dan nyaman. Prelo memberi garansi keamanan berbelanja dan jaminan uang kembali, karena sistem transaksi melalui Prelo adalah melalui rekening bersama, jadi uang yang ditransfer oleh pembeli disimpan dulu oleh Prelo. Dan uang akan ditransfer ke penjual setelah barang diterima pembeli. Itupun kalau pembeli merasa puas dengan barang yang diterima, kalau tidak cocok dengan gambar atau ternyata barang cacat dan tidak layak pakai pembeli bisa melakukan refund. 

Semua barang yang dijual di Prelo adalah barang-barang bekas yang sudah tidak terpakai tapi berkualitas dan asli bukan barang KW. Prelo sendiri memiliki misi memaksimalkan potensi teknologi untuk membanun gaya hidup ramah lingkungan yang bermanfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan perusahaan. Kita bisa lihat logo Prelo yang menyerupai bentuk lingkaran yang berbentuk anak panah berkelanjutan, ini merupakan proses yang tidak henti memberi manfaat juga menerima keuntungan antara pihak internal Prelo yakni perusahaan dan karyawan juga dengan pihak eksternal yaitu masyarakat, lingkungan dan ekonomi.


Mengapa Prelo?

Saya senang sekali akhirnya ada aplikasi jual beli barang bekas online seperti Prelo. Saya bisa dengan mudah cari-cari barang yang saya butuhkan di Prelo. Ditambah lagi sebagian barang saya di rumah banyak yang tidak terpakai dengan kondisi masih bagus. Bahkan beberapa kosmetik second yang hanya saya pakai beberapa kali mau dikasi untuk adik dan teman mereka menolak karena kebetulan tidak memakai produk kosmetik tersebut. Saya pikir sayang banget kalau didiamkan lama-lama bisa rusak. Mending sekalian saya jual di Prelo, siapa tau ada orang-orang yang mebutuhkan sama seperti saya yang suka cari barang-barang preloved.

Tau nggak sih, setelah saya menjual barang bekas saya di Prelo ada kepuasan yang saya dapat. Orang lain yang membutuhkan sangat terbantu dengan harga yang dibeli jauh lebih murah, dan saya yang menjual mendapat uang hasil penjualan. Lumayankan! Uang yang saya dapatkan dari hasil menjual barang bekas di Prelo bisa saya gunakan lagi untuk membeli barang yang saya cari di Prelo. Di Prelo saya dan penjual maupun pembeli bisa chat langsung menanyakan kondisi barang dan tawar menawar harga. Bahkan kadang saya dan pembeli saling berkirim foto barang biar lebih jelas lagi. Barang yang sudah dikirimkan bisa langsung dilihat  track nya oleh pembeli lewat aplikasi Prelo, barang sudah sampai dimana bisa terbaca.


Di Prelo juga ada fitur Up barang jualan kita. Jadi kita bisa Up barang mana dari list jualan kita yang ingin kita naikkan, barang yang sudah di Up akan berada di deretan teratas timeline Prelo. Karena banyak penjual lain yang setiap saat upload dagangan mereka, maka otomatis barang kita akan tenggelam. Untuk itu saya sering Up barang-barang saya dan ini efektif meningkatkan penjualan karena banyak orang yang melihat. Minimal ada saja yang nawar barang kita. Dan fitur Up ini free loh setiap 3 jam sekali.

Mengenai pembayaran, uang transferan dari pembeli nantinya akan masuk ke Prelo Balance nya kita. Kita bisa tarik uang dengan otomatis ditransfer ke rekening pribadi yang sudah kita daftarkan sebelumnya. Tinggal klik tarik uang sekarang dan masukkan jumlah penarikan yang diinginkan. Meskipun ada info kalau uang akan masuk setelah di proses yang kira-kira bisa memakan waktu 3 hari atau lebih, tapi saya nggak pernah nunggu selama itu. Uang yang ditransfer dari Prelo Balance ke rekening pribadi saya biasanya langsung masuk di hari yang sama, asikkan. Atau bisa juga uang hasi jualan barang preloved di Prelo dibiarkan saja di Prelo Balance untuk tabungan. Iya saya menganggap tabungan karena nanti saya bisa langsung beli barang-barang yang sudah saya beri love di Prelo.


My Lovelist On Prelo

Saya suka sekali Prelo. Itulah kenapa sekarang setiap hari saya pasti buka aplikasi ini. Selain karena notifikasi yang selalu masuk karena ada penawaran harga barang dagangan saya, juga karena saya lagi cari barang-barang yang saya butuhkan siapa tau dapat barang bagus dan harga yang cocok dengan budget. Kalaupun masih bingung milihnya biasanya saya tandai dengan klik love dulu pada barang-barang yang saya inginkan.

notifikasi  dari orang-orang yang memberi love pada akun Prelo saya

Iya, di Prelo ada fitur lovelist. Didalam fitur ini akan berisi barang-barang yang sudah kita beri tanda love. Jadi kita nggak repot-repot lagi mencari barang yang kita suka yang pernah kita lihat di Prelo, karena otomatis sudah masuk ke lovelist nya kita. Dan barang preloved yang saya jual di Prelo ternyata ada juga beberapa yang di love oleh orang-orang yang sudah melihat barang preloved saya. Mudah-mudahan aja ntar langsung dibeli ya.

My Lovelist on Prelo ada beberapa diantaranya tas, sepatu, jam tangan dan parfum. Iseng-iseng saya tunjukkan ke suami apa saja lovelist saya. Suami langsung bilang ini lovelist banyak amat haha. Barang-barang ini memang sudah lama saya cari. Karena beberapa kali lihat harga baru nya lumayan banget bikin kantong jebol. Eh nggak taunya pas buka-buka Prelo ada preloved-nya. Langsung masuk lovelist.


Tas pilihannya memang lebih suka yang sling bag atau setidaknya ada tali panjangnya. Tas Alibi Paris yang saya lihat di Prelo persis dengan tas ibu saya, sewaktu saya masih kecil ibu sering pakai. Pengennya ntar kalau udah dibeli nunjukin ke ibu siapa tau ibu juga mau pakai.

Flat shoes Marks & Spencer ini harga barunya lumayan banget. Sewaktu saya dan suami ngemall dan melihat-lihat barang di Marks & Spencer saya suka banget dan suami udah nawarin sih kalau saya memang pengen dibeli aja, tapi saya nggak rela ngeluarin uang sebanyak itu. Untungnya nomornya nggak ada yang pas, nggak jadi deh hehe. Nah di Prelo ada preloved nya dan masih bagus banget. Nggak tau ini doa yang terjawab atau bagaimana *lebay. Kebetulan banget ukurannya pas di saya yaitu size 38. Langsung di love!

Jam tangan Michael Kors yang saya masukin lovelist ini bikin saya naksir abis. Suka banget dengan desain bagian dalamnya dan warna nya yang unik. Cakepnya kebangetan ini. Walaupun sudah punya jam tangan tapi nggak salah kalau jam tangan yang satu ini nambahin koleksi jam saya. Kalau beli baru mahal banget, mumpung murah.

Parfum Dolce & Gabbana Rose The One, wanginya nggak menyengat dan nggak bikin hidung sakit. Saya sih kalau urusan parfum udah kayak orang latah. Setiap cium wangi parfum orang yang aromanya enak banget dan bikin nyaman rasanya pengen beli dan benar-benar penasaran tu orang pakai parfum merek apa. Kalau parfum Dolce & Gabbana Rose The One kebetulan teman saya yang pakai. Sewaktu ketemuan dan nongkrong bareng nyium aroma parfumnya enak banget nggak menyengat. Kadang aroma parfum yang pas bisa bikin kita nyaman dan percaya diri ya kan. Langsung tanya ke teman saya dia pakai parfum apa, dan seperti biasa saya langsung catat. Sampai di rumah saya langsung cari di Prelo, biar nggak ketauan banget sama teman saya gimana latahnya saya yang pengen parfum seperti dia. Lagi-lagi saya nemu parfum preloved nya. Girang banget, langsung masuk lovelist lagi.


Sekarang saya tambah rajin jual barang preloved saya di Prelo. Dari pada numpuk nggak dipakai mending di jual, orang lain bisa pakai dan membelinya dengan harga lebih murah. Kalau barang-barang preloved saya laku limayan banget, uang hasil penjualan yang masuk ke Prelo Balance saya bisa buat beli barang lain yang sudah masuk ke love list saya. Belanja barang preloved sekarang lebih praktis karena ada Prelo. Yuk jual dan beli barang preloved-mu di Prelo.

                                                Download aplikasi Prelo disini:




You Might Also Like

37 comments

  1. Banyak yang bilang kalau jual barang di prelo cepet lakunya,,jadi pengen coba jual disini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya say..Alhamdulillah barang preloved ku beberapa laku di Prelo. Praktis nggak pake lelet pula.;)

      Delete
  2. Aku belum mencoba Prelo nih. Sepertinya bentar lagi akan segera bersahabat sama Prelo, sambil bersih-bresih rumah.
    Terima kasih sharenya ya, Mbak Tuty.

    ReplyDelete
    Replies
    1. cobain mbak ntar nagih jual nya dan nagih belanjanya juga hihi

      Delete
  3. Aku punya tas yang masih bagus, jarang dipakai, apa aku jual aja di Prelo ya, mayan kan bisa umtuk beli lagi, hihij

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah iya mbak jual aja, ntar beli lagi yang baru

      Delete
  4. Belum pernah coba jual barang 2nd preloved sih... Gak pede, takut orang gamau..he2

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau masih bagus gpp mbak, kadang tanpa kita sadari orang cari loh

      Delete
  5. Beberapa waktu lalu sempet mau bikin akun di prelo, mau jual brg preloved abang ranu. Eh ndilalah hamil lg, gk.jd dijual. Buat adeknya aja :v

    ReplyDelete
  6. Alhamdulillah saya juga pernah jualan di Prelo, dan laku, hehehe... Untungnya ada Prelo, jual barang second jadi lebih mudah ya... BTW, saya juga ikutan loh, kuylah berkunjung sejenak ke blog Ndeso saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah, jangan-jangan mas Hendra ini best seller di Prelo :)

      Delete
  7. wah bisa diberdayakan ni buat jual barang-barang bagus yang ga kepake..

    ReplyDelete
  8. Replies
    1. langsung download teh aplikasi nya

      Delete
  9. semua dipermudah ya dg banyak aplikasi termasuk prelo ini

    ReplyDelete
  10. Pengen coba jualan di Prelo tapi gak jadi-jadi nih. Ceritanya teman sih di sana gampang lakunya.

    Udah instal appnya. Udah registrasi juga. Cuma belum diutak atik hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo mbak dimulai, sebelum tumpukan barang semakin banyak hehe

      Delete
  11. Belum Coba e-commerce Prelo ini mba tuti jd kpingin Coba, app second hand gitu iya klo sesuai dg brang yg dpajang bs jd pilihan ini

    ReplyDelete
  12. Saya hobby loh hunting barbeks, terutama yang unik

    ReplyDelete
  13. Fitur up penjualannya masih free ya. Lapak sebelah harus bayar nih buat fitur begini

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mak, fitur Up nya saat ini masih free semoga seterusnya :)

      Delete
  14. Wah aku ada beberapa barang preloved bahkan ada yg blm dipakai sama sekali juga, mau coba kujual di prelo jg ah TFS infonya :D

    ReplyDelete
  15. Asiknya di Prelo kita bisa jadi penjual sekaligus pembeli... jual barang yang gak kepake, terus beli lagi dech...

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha iyaa..jadi kayak barteran yaa

      Delete
  16. Prelo enak banget untuk jual beli.. lebih cepat dan murah banget

    ReplyDelete
    Replies
    1. selama harga cocok langsung beli :)

      Delete
  17. Zaman sekarang belanja makin mudah za..... Mau yang baru atau bekas semuanya tersedia secara Online, yang beli dan jual sama sama untung

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyes, jangan saling merugikan yaa :)

      Delete
  18. Saya mau lihat-lihat ah. Kali aja ada barang preloved yang bagus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mampir di lapak Prelo ku juga mbak :)

      Delete
  19. Waah..saya harus jualin barang-barang ini yaa Kak Tuty..biar bersih rumah hahaha..kereenn reviewnya Kak..cakeepp

    ReplyDelete