Tips Mudik Nyaman Saat Naik Pesawat

S epanjang Ramadhan ini sudah beberapa kali saya menulis mengenai mudik mulai dari Mudik Sehat , Persiapan Mudik Lebaran Ala Saya , dan ...


Sepanjang Ramadhan ini sudah beberapa kali saya menulis mengenai mudik mulai dari Mudik Sehat, Persiapan Mudik Lebaran Ala Saya, dan Tempat Mudik Nyaman Untuk Bunda dan Si Kecil. Maklum saking semangatnya mau mudik hehe. Alhamdulillah tahun ini saya mudik menggunakan transportasi udara. Selain karena memang lagi ada rezeki, pertimbangannya juga karena saya merasa lebih nyaman. Mudik ke Medan setiap tahun saya lakukan, mengingat orang tua saya tinggal di kota kelahiran saya ini. Sebenarnya nggak di Medan persis sih, lebih kurang 2 jam lagi dari kota Medan ke daerah kelahiran saya yaitu kota Pangkalan Berandan.

Entah kenapa ortu juga suka deg-degan kalau saya punya rencana mudik via darat maupun laut, terutama ibu saya. Pernah saya nyobain perjalanan via darat ke Medan selama 3 hari, yang ada ibu saya setiap jam nelfonin saya sudah sampai dimana, sudah makan atau belum, makannya pakai apa, kalau tidur gimana. Hihi namanya juga naluri seorang ibu ya, nggak tenang kalau anaknya sampai terombang ambing di jalan. Makanya tahun ini udah berpesan jangan mudik via darat lagi, soalnya ibu sampai susah tidur karena nggak tenang mikirin saya. Memang ibu orangnya suka khawatiran, suka mikir kalau tejadi apa-apa di jalan, apalagi tau sendiri kan berita-berita mengenai arus mudik di TV dan berbagai kemungkinan buruk yang terjadi selama di jalan.

Memang sih saya sendiri juga lebih suka naik pesawat sebenarnya. Selain berangkatnya lebih sering on time juga karena waktu tempuh yang lebih cepat. Bayangkan saja perjalanan laut dan darat yang harus di tempuh menuju Medan itu 3 hari, kalau pesawat cuma 2 jam saja ke Medan, keluarga di kampung halaman pun tenang menanti kedatangan saya. Meskipun lebih nyaman naik pesawat bukan berarti kita tidak menghiraukan peraturan penerbangan terutama dalam hal keselamatan selama menggunakan transportasi udara. Bagaimanapun keselamatan itu yang paling utama, karena setelah mudik di kampung halaman kita akan terbang kembali ke kota asal. Well, karena lebaran kali ini saya menggunakan transportasi udara yakni pesawat, saya mau bagi-bagi tips mudik nyaman menggunakan pesawat berdasarkan pengalaman saya.


Beli Tiket Pesawat Jauh-Jauh Hari

Poin ini selalu saya tulis jadi poin paling penting dan jadi poin pertama. Karena yang namanya harga tiket ini gambling bangeet, apalagi sekarang semuanya sistemnya online, bisa dibeli siapa saja. Nggak seperti dulu saat sistem reservasi masih melalui call center atau langsung ke kantor penjualan tiket airline ataupun travel agent. Yang namanya tiket online semua orang selama menggunakan internet bisa memantau harga tiket. Ada yang langsung beli ada juga yang nunggu harga turun. MAkanya saya bilang gambling, karena bisa jadi harga yang ditunggu turun atau kebalikannya justru harga semakin naik, apalagi peak season seperti momen lebaran. Saran saya jangan terlalu berspekulasi dengan naik turunnya harga, mending tiket dibeli jauh-jauh hari biar lebih nyaman karena tiket sudah di genggaman.

Pastikan Nama, Tanggal dan Jam Keberangkatan Yang Tertera di Tiket


Sering terjadi kesalahan melihat tanggal dan jam keberangkatan di tiket. Ini karena kurang telitinya kita melihat tiket lagi setelah dibeli. Yang ada main langsung berangkat saja tanpa cek ulang tanggal dan jam berangkat. Misa di tiket tertera jam 8 am kita malah berangkatnya jam 8 malam.  Seharusnya jam 8am itu berangkat pagi. Karena kesalahan-kesalahan kecil seperti ini kita bisa mengalami kerugian besar. Kalau kita mau teliti dengan membaca kembali isi tiket kita bisa menanyakan mengenai ketidakmengertian kita dengan tulisan yang ada di tiket kepada call center atau travel agent tempat kita membeli tiket. Parahnya lagi kalau ternyata tiket yang kita beli adalah rute transit, tujuannya memang sama tapi kita harus transit dulu ke kota lain, seharusnya kita nyaman karena akan lebih cepat sampai yang ada jadi lama. 


Pastikan Nomor Ponsel dan Email Yang Diberikan Saat Booking Tiket Adalah Nomor dan Email Aktif

Jangan sekali-kali memberikan nomor ponsel yang jarang aktif saat booking tiket pesawat. Nomor ponsel yang kita berikan atau kita masukan saat booking ini gunanya agar airline mudah menghubungi saat ada perubahan jadwal penerbangan ataupun konfirmasi. Kalau informasi pentingnya pesawat delay masih mending ya, kalau informasi penting yang harus disampaikan justru karena jam keberangkatan di percepat ini yang ribet. Karena susah dihubungi dan tidak melihat email alhasil kita malah ketinggalan pesawat.

Manfaatkan Fasilitas Cek in Online


Hampir semua airline sudah menyediakan fasilitas cek in online atau via web sekarang. Gunanya agar kita bisa memilih tempat duduk yang nyaman sesuai keinginan, sekaligus kalau kita perginya bersama anggota keluarga lain kita bisa mengatur posisi duduk berdekatan, apalagi kalau bawa anak sudah pasti kita nggak ingin kalau anak kita duduknya berjauhan dengan kita, iya kalau ada penumpang lain yang mengerti dan rela bertukar posisi duduk, kalau nggak mau pasti malah berabe, kita jadi nggak nyaman dan anak juga sama nggak nyamannya. Oh ya, kalaupun mau cek in saat berangkat perhatikan juga peraturan waktu cek in, minimal 1 jam sebelum berangkat harus sudah berada di bandara, jadi kita bisa memperkirakan waktu berangkat dari rumah menuju bandara.




Siapkan Kartu Identitas

Meski kita sudah cek in via web tetap saja kartu tanda pengenal harus dibawa, karena pada saat cek in petugas bandara dan petugas cek in akan memeriksa tanda pengenal kita apakah sudah sesuai dengan nama yang tertera di tiket. Jangan coba-coba pakai tiket orang lain dan pakai tanda pengenal orang lain, kalau sampai di cek foto yang ada di kartu tanda pengenal dengan wajah pemegang tiket yang ada bakalan nggak diizinkan masuk. Biasanya yang seperti terjadi kalau penumpang nekat beli tiket di calo dengan iming-iming harga lebih murah dan nggak mikir risikonya.

Bawa Barang Secukupnya Jangan Sampai Over Baggage

Beberapa kali sering melihat penumpang yang komplain kepada petugas cek in karena harus membah biaya untuk bagasi dengan alasan over baggage. Sebelum komplain dan marah-marah please deh cek ketentuan bagasi yang tertera di tiket. Saya rasa penumpang bisa baca, airline domestik jelas-jelas menuliskan kalau free bagasi bagi setiap penumpang diberikan 20 kg. Nah kalau saat ditimbang ternyata lebih dari 20 kg harus terima konsekuensinya kalau harus membayar biaya kelebihan bagasi sesuai ketentuan berapa biaya per kilo nya. Ini jadi pelajaran dan pengalaman bagi kita agar jangan terlalu berlebih-lebihan membawa barang saat mudik, kalau pun harus bawa oleh-oleh ya secukupnya saja demi kenyamanan.



Siapkan Snack dan Minuman

Ini berdasarkan pengalaman pribadai saat bepergian dengan pesawat. Kalau jam keberangkatan siang hari jangan lupa makan dulu di rumah atau bawa snack dan minum. Karena nggak semua airline memberikan fasilitas makan siang free, memang sebagian airline ada yang menjual makanan dan  minuman di pesawat tapi kadang belum tentu cocok menunya dengan kita atau anak kita, apalagi harganya hehe. Bawa bekal makanan biar nggak kelaparan selama perjalanan.

Matikan Ponsel Saat Naik Pesawat

Kalau teman-teman yang sering menggunakan transportasi udara pasti sudah sering mendengar peringataan dari pramugari agar mematikan ponsel ketika pesawat akan boarding. Tapi kadang ada juga yang ngeyel, pesawat sudah mau boarding masih aja telfon-telfonan. Kadang miris kalau lihat tipe penumpang yang kurang peduli dengan peringatan dari pramugari. Kalau teman-teman melihat penumpang seperti ini segera laporkan saja ke pramugari, ini demi keselamatan kita bersama.

Well, itu dia tips dari saya. Tips ini berdasarkan pengalaman saya naik pesawat dan tentu saja jadi reminder buat diri saya sendiri juga agar tetap aware dengan peraturan-peraturan yang berlaku di penerbangan, juga sebisa mungkin membuat diri lebih nyaman saat mudik menggunakan pesawat.




You Might Also Like

8 komentar

  1. Sayangnya masih banyak yang nggak mematikan ponsel saat di pesawat ya mba. PAdahal sudah berulangkali diingatkan :(
    Tips yang mba Tuty berikan telah aku lakukan dan aku setyuju banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kadang ngeselin banget kalau ada penumpang lain yang egois dan tidak peduli dengan keselamatan bersama.

      Hapus
  2. Mematikan hp saat di pesawat masih peer banget yah, kadang ada yang keukeuh pengen nyalain signal hape huhuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, parahnya pesawat saat mendarat dan belum benar-benar berhenti sudah pada hidupin hp padahal masih di larang.

      Hapus
  3. ada yg ingin update di atas pesawat padahal bahaya ya mba. makasi tips nya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya nggak sabar pengen update di sosmed kali yaa..

      Hapus
  4. Aku pernah pesan tiket pesawat salah jadwal terpaksa dimundur dan bayar lagi, hiiks

    BalasHapus