Langkah CNI Memanfaatkan Sosial Media Sebagai Strategi Marketing

J aman sekarang untuk lepas dari teknologi sulit rasanya, teknologi membuat perubahan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ponsel yang bi...


Jaman sekarang untuk lepas dari teknologi sulit rasanya, teknologi membuat perubahan dalam kehidupan kita sehari-hari. Ponsel yang biasanya digunakan untuk nelfon dan sms sekarang sudah bergeser fungsinya dan lebih banyak dipakai untuk online. Ini juga lah yang menjadi target market brand untuk strategi pemasaran. Yup, sasaran brand adalah internet generation yang selalu online dimana pun dan kapan pun. Bayangkan saja berdasarkan data pengguna internet saat ini sekitar 88,1 persen. Wow! Bahkan setiap orang punya ponsel bisa lebih dari satu. Internet generation ini nggak pandang usia sih ya menurut saya, semua orang menggunakanannya nggak cuma anak-anak muda saja, yang membedakan hanya interest nya saja.

Minggu lalu tanggal 18 Desember 2016 saya mengikuti event Blogger Gathering "The Power of Social Media" yang diadakan oleh CNI dan Indonesian Social Blogpreneur (ISB) bertempat di Burger King Plaza Festival Kuningan. Entah kenapa kalau ada workshop yang berhubungan dengan sosial media saya tidak mau melewatkan kesempatan yang diberikan da ini adalah kali kedua saya mengikuti gathering dengan tema yang sama. Karena bagi saya sosial media itu sangat penting diketahui bukan hanya masalah penggunaannya tapi juga etika nya. Kalau kita bijak menggunakan sosial media, kita nggak cuma sekadar mendapatkan follower yang banyak tapi juga peluang dan menjadi sumber rezeki. Oh ya, seperti event gathering yang diadakn CNI pertama kali di tempat yang sama acara ini nggak cuma dapat ilmu tapi uga nambah networking. Asik kan!



Tadi saya udah ngomongin target market nya brand yang menyasar internet generation kan ya. Nah, ini juga yang telah dilakukan oleh CNI. CNI telah hadir di Indonesia selama 30 tahun. Saya ingat sekali awal saya mengenal CNI justru karena produknya yang jadi produk yakni kopi ginseng. Saking sukanya dengan produk yang satu ini saya sempat loh jadi membernya CNI. Karena saya merasa saya punya peluang untuk medapatkan rezeki dari sini. Padahal cuma jual kopi ginseng lho. Kopi ginseng sangat disukai ayah waktu itu eh sampai sekarng sih. Bahkan tetangga-tetangga juga jadi langganan tetap saya untuk beli kopi ginseng. Lumayan juga penjualan kopi ginseng saya masa itu. Sempat terputus juga jadi member, karena lokasi saya yang lumayan jauh dari stockist nya CNI jadi terkendala dengan masalah waktu untuk belanja dan sistem MLM yang belum saya kuasai.

sekarang Cocoa Up ini jadi produk favorit saya juga selalin kopi ginseng
baca: CNI Dulu dan Kini

Tapi itu dulu ya meskipun bisnis MLM banyak yang jatuh bangun, CNI tetap eksis sampai sekarang. Kira-kira apa strateginya kenapa CNI bisa bertahan sampai sekarang? Niko Riansyah, Social Media Community CNI memaparkan kalau sekarang jaman digital kita sering mendengar istilah ecommerce dan market place, nah CNI juga beradaptasi dengan era digital saat ini dengan digital advertisingnya sehingga CNI bisa lebih maju dalam era digital. Sekarang customer CNI dapat dengan mudah belanja produk CNI melalui https://www.geraicni.com/ juga melalui aplikasi yang ada di ponsel, saat ini  bisa di install melalui playstore. Belanja jadi lebih mudah dan nyaman karena aplikasi ini lebih user friendly bisa chat online dan untuk urusan pembayaran nggak pakai ribet, karena generasi milenial sukanya yang praktis-praktis. Tapi CNI tetap terus mengutamakan kualitas produk.

Niko Riansyah
CNI menyadari bahwa karakteristik setiap generasi berbeda, misalnya saja generasi Z lebih multi tasking dari pada generasi X. Dalam hal komunikasi juga berbeda, dulu kita kalau komunikasi meti ketemuan dulu kan ya, kalau anak sekarang komunikasi cukup chat online saja nggak mesti ketemuan. Generasi sekarang memang generasi unik, karena sosial media merupakan suatu hal yang benar-benar berfungsi untuk memudahkan kehidupan sehari-hari. Untuk itu CNI menciptakan konten yang sesuai dengan sasaran yang akan dituju. CNI juga memahami bagaimana generasi sekarang begitu strong buyer dan lebih suka dengan belanja online, beda banget dengan generasi saya sebelumnya yang lebih percaya beli barang yang COD-an, ketauan banget ya kurang positif thinking dengan teknologi hehe. Makanya untuk menghadapi generasi milenial yang lebih independen saat ini CNI merasa perlu untuk mengetahui apa saja kebutuhan generasi milenial atau lebih tepatnya necessary skill, termasuk cara berbisnis melalui online dengan sistem afiliasi dibanding harus door to door. 

baca: Langkah CNI Beradaptasi di Era Digital


Di sesi The Power Of Social Media Teh Ani Berta sharing mengenai apa saja sebenanrnya fungsi sosial media. Menurut Teh Ani fungsi sosial media sebenarnya sebagai sarana networking, bukan untuk menebar kebencian.  Di Indonesia memang belum ada sih pelajaran khusus mengenai sosial media beda dengan Singapore yang punya materi khusus mengenai sosial media. Tapi bukan berarti kita nggak bisa belajar mengenai sosial media, kita belajar sendiri Yang penting kita memiliki skill yang baik, menjaga hubungan baik dengan teman didunia maya sama dengan teman di dunia nyata . Malah kalau kita bijak banyak peluang yang didapati dan bisa sebagai sumber rezeki. Selain sebagai sarana networking sosmed juga berfungsi untuk berbagi informasi baik itu berupa berita maupun promosi juga sebagai influence yang mampu menguatkan opini dan mempengaruhi orang lain. Kekuatan sosial media bisa saling mendekatkan dan bisa mengubah hidup seseorang.

Saya setuju dengan paparan Teh Ani mengenai fungsi sosial media, kadang saya khawatir dengan cara orang-orang menggunakan sosial media yang tidak sesuai fungsinya. Sosial media sekarang bagi sebagian orang dijadikan ajang pamer kekuasaan atas politik tertentu, agama bahkan ras. Sadarkah kita bahwa status-status di timeline mengenai perbedaan agama dan ras justru menyakiti diri kita sendiri, bahkan kita justru memercik air ke muka sendiri. Yang lebih miris lagi, orang-orang gampang percaya dengan berita dan gambar mapun video yang belum tentu benar alias hoax. Kasian kan kalau nggak bijak bersosial media kita jadi gampang terpancing, gambang tersinggung, ibarat kompor yang sumbu nya pendek gampang terbakar. 


Ani Berta
Memang sih yang namanya sosial media kita harus siap nyemplung dengan segala risiko, termasuk risiko ketika ada segelintir orang yang tidak suka dengan apa yang kita bagi. Tapi bukan berarti kita harus menaggapinya secara negatif, tetap sampaikan apa yang kita maksud secara baik-baik. Yang namanya bersosial media pasti ada interaksi, usahakan agar interaksi yang terjalin sebaiknya dalam hal positif, sharing hal-hal yang bisa mengupgrade diri dan skill. Saya suka mengintip timeline teman-teman yang suka sharing saat mengikuti suatu acara atau workshop, lebih tepatnya seperti live tweet. Meskipun kita tidak bisa ikutan atau belum mendapat kesempatan mengikuti acara tersebut setidaknya dengan adanya live tweet dari teman-teman saya juga bisa belajar. 

Oh ya, pelajaran yang paling saya serap dari sharing Teh Ani minggu lalu adalah menciptakan kredibilitas yang baik di sosial media. Ini penting untuk menjadi catatan kita pengguna sosial media. Diantaranya jangan mudah terpengaruh berita bohong seperti yang saya sebut diatas yakni berita yang belum terbukti kebenarannya, selain memancing keributan juga akan menimbulkan malapetaka. Sudah banyak contohnya kan? Malapetaka yang ditimbulkan malah merugikan diri sendiri bahkan keluarga. Kenapa harus buat status yang menyakiti sekelompok orang lain sih! Saya terkadang kesal banget dengan orang-orang seperti ini, jadi provokator dan yang lucunya yang membaca ikut-ikutan padahal nggak sadar kalau dia sedang di adu domba, gampang ngeshare berita tanpa meneliti terlebih dahulu sumbernya.  Sayangkan kalau sosial media nggak kita gunakan berbagi dan menerima hal-hal yang bermanfaat, apalagi kalau sampai sosial media menjadi sumber rezeki bagi diri sendiri dan keluarga. Pasti lebih bermanfaatkan! 





You Might Also Like

26 comments

  1. melalui sosmed sekarang bisnis jadi mudah ya. tapi juga harus bisa memanfaatkannya secara baik dan benar

    ReplyDelete
  2. dulu juga keluarga saya pelanggan CNI dan bibi saya juga mba jadi member..wah emang produknya enak dan menyehatkan, sayang bibi saya juga nggak ngelanjutin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa pake sistem afiliasi sekarang mbak ;)

      Delete
  3. Liat foto cocoa up itu bikin pingiin deh. Diminum pas sore yang hujan, duduk deket jendela, awwww...

    ReplyDelete
  4. Yang aku paling suka dari produk CNI ini kopi ginsengnya..pernah beli..rasany mantap...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya..nendang banget rasanya mbaak :)

      Delete
  5. Kopi ginseng bisa didapat di mana yaa, mba?

    *maaf kudet.
    Tapi aku dan suami, sama-sama suka minum kopi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. mudah mbak..beli di CNI mbak, bisa buka web nya geraicni.com atau lewat aplikasi geraicni :)

      Delete
  6. Nah saya setuju tuh untuk point terakhir. Menciptakan kredibilitas yang baik di sosial media memang harus dijadikan upaya bagi pengguna medsos. Beranda facebook saya akhir-akhir ini demam gara-gara banyaknya kredibilitas pengguna yang menurun. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak..sekarang di facebook kebanyakan saling sindir, saling menjatuhkan, menyedihkan yaa

      Delete
  7. hanay sekedar tahu saja, tapi marketing digital memang sangat diperlukan ya buat promsi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, sekarang brand lebih banyak menggunakan strategi pemasaran dengan digital marketing

      Delete
  8. Ga boleh baper di media sosial yaa

    ReplyDelete
  9. Emang gak bisa lepas dari promosi via socmed sih untuk semua bidang usaha saat ini ya MBak :)

    ReplyDelete
  10. mantep nih kayanya kopi ginsengnya hehe :))

    ReplyDelete
  11. Terima kasih sudah hadir di acara ini Mba Tuty, semoga bermanfaat ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih juga Teh Ani sudah berbagi ilmu :)

      Delete
  12. Nah, aku setuju dengan statement yang di paragraf terakhir, sekarang menggunakan sosmed juga harus bijak ya :)

    ReplyDelete
  13. Wah CNI sekarang ada hot choco ya. Dulu saya suka nyobain mie-nya 😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya ada minuman coklatnya enak banget kalo begadang minumnya nggak kopi tapi coklat :)

      Delete