Berbagi Pelukan Bersama Pokojang #MamyPokoLoveTouch

P opok saat ini sudah menjadi "kebutuhan pokok" bagi orangtua yang memiliki bayi ata...


Popok saat ini sudah menjadi "kebutuhan pokok" bagi orangtua yang memiliki bayi atau anak yang belum bisa atau belum terlatih untuk melakukan buang air sendiri ke toilet. Dahulu semasa kecil saya masih ingat, rata-rata popok untuk bayi terbuat dari selembar kain, dan setiap kali pipis langsung diganti dan dicuci kemudian bisa dipakai lagi. Lama-kelamaan mulai ada popok sekali pakai atau sering disebut "pospak". 

Mengapa bayi dan anak kecil memakai popok? Adik saya dan beberapa teman yang sudah terbiasa memakaikan popok kepada anaknya beralasan karena dengan memakai popok anak mereka jadi lebih nyaman, apalagi kalau lagi tidur. Dengan memakai popok jadi nggak gampang basah, kalau nggak pakai popok kasihan karena si kecil tidurnya nggak pulas disebabkan bangun terus-menerus. Selain itu melatih anak untuk bangun sebelum pipis ketika sedang tidur tidak gampang. Popok sekali pakai dipilih juga karena cara menggunakannya yang praktis, nyaman juga dipakaikan ke anak pada saat bepergian. Popok sekali pakai atau pospak yang biasa digunakan di keluarga saya untuk si kecil adalah MamyPoko. Yup, produk keluaran Unicharm Indonesia ini memang sudah menjadi pilihan di keluarga. Nggak cuma popok bayi, popok untuk dewasa juga ada. Kalau saya pribadi juga memakai produk pembalut dari Unicharm. 


Unicharm Indonesia berdiri sejak tahun 1997, berawal dari bisnis feminine care, lalu berkembang menjadi tiga fokus, yaitu feminie care, baby care dan health care. Untuk popok bayi dan pembalut wanita, sebagai bukti dukungan konsumen di Indonesia. Unicharm telah memperoleh market share terbesar sejak beberapa tahun lalu. Di Indonesia, MamyPoko menduduki posisi pertama penjualan popok bayi dengan market share 64,5%. Dan di dunia, Unicharm menduduki peringkat ketiga penjualan produk perawatan bayi dengan pasngsa pasar 9,1%.

Popok untuk orangtua dan tisu bayi yang baru dilansir tahun 2009 kini sudah berada di posisi dua dan tiga. Unicharm Group melakukan bisnis di seluruh dunia, terutama di Asia, dan Unicharm Indonesia adalah perusahaan yang berkembang paling pesat di seluruh Asia. Unicharm mempunyai harapan ingin mengabulkan impian orang per orang dengan mempersembahkan produk yang mendukung jiwa dan raga dengan lembut agar pelanggan terbebas dari berbagai beban mulai dari bayi sampai manula. Ini sesuai dengan filosofi perusahaan yaitu Necessity of Life with Activities & Dream of Live with Activities.


Kamis, 22 September saya mengikuti Blogger Gathering #mamypokolovetouch di Mall Central Park, Jakarta. MamyPoko Love Touch adalah sebuah campaign yang diadakan oleh MamyPoko. MamyPoko menyadari pentingnya keluarga Indonesia mengungkapkan cinta dengan pelukan hangat dan sentuhan selembut bayi. Selain itu MamyPoko juga memahami kondisi kesibukan para orangtua terutama ibu baik di rumah maupun bekerja, sehingga hanya memiliki waktu sedikit untuk bisa berinteraksi skin to skin dengan si kecil. Momen-momen kedekatan antara ibu dan anak sering terlewatkan. Antara ibu dan anak sebisa mungkin tidak berjarak, harus ada kedekatan. MamyPoko ingin mengingatkan kembali pentingnya memberikan sentuhan cinta dan kelembutan bagi si kecil. 

kiri-kanan : MC - Tjondrowati Subiyanto - dr. Titi Lestari Sugito Sp.KK (K) - Irma Dwi Oktaviani -   Laura Basuki - Grace Fransiska Juniva Silalahi

Irma Dwi Oktaviani, Senior Brand Manager PT Unicharm Indonesia menjelaskan mengenai kegiatan MamyPoko Love Touch, dimana campaign ini bertujuan mengajak keluarga Indonesia untuk saling berbagi kelembutan sentuhan cinta melalui kelembutan MamyPoko kepada bayi yatim piatu. Caranya dengan mengumpulkan ribuan foto pelukan cinta bertagar #mamypokolovetouch yang diupload di social media MamyPoko dan akan dihitung sebagai jumlah untuk donasi popok kepada Yayasan Sayap Ibu. Cukup foto sambil pelukan bareng anak kemudian share di social media kita sudah berdonasi. Jumlah donasi ini nantinya akan diakumulasi dari jumlah pelukan yang berhasil dikumpulkan pada Boneka Pokojang Hug Meter yang ada di acara puncak kegiatan MamyPoko Love Touch di Mall Central Park 22-25 September 2016.



Pokojang Land 
Pada kegiatan MamyPoko Love Touch, MamyPoko juga mengajak seluruh ibu untuk bisa merasakan langsung pengalaman dunia penuh kelembutan di area Pokojang Land, si kecil bisa bermain mandi bola yang penuh kelembutan, bermain di Jembatan Musik Pokojang, Pertunjukan Boneka Pokojang, gratis cotton candy, gratis photo booth dan games lainnya. Dengan digelarnya rangkaian MamyPoko Love Touch baik secara online maupun offline, MamyPoko berharap semoga kegiatan ini bisa menginspirasi keluarga Indonesia.


campaign #mamypokolovetouch

cotton candy

mandi bola penuh kelembutan

jembatan musik Pokojang

main perosotan

pohon kapas Pokojang yang lembut, dari kapas inilah popok MamyPoko dibuat

Memilih produk popok sekali pakai yang memeluk lembut di kulit adalah salah satu cara orangtua memberi kenyamanan di kulit. Pelukan adalah ekspresi cinta penuh kekuatan yang mampu memberi kebahagiaan untuk semua yang mendapatkannya. Pelukan juga mempunyai pengaruh pada kondisi kulit. dr. Titi Lestari Sugito, Sp. KK (K), Penasihat Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia-Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit & Kelamin (Perdoski) yang menjadi narasumber di event MamyPoko Love Touch mengatakan bahwa kulit adalah cerminan dari semua respons dari dalam tubuh. Respon psikis akan tercermin di kulit. Jika psikis sehat, kulitpun akan sehat. 

Pada kulit banyak terdapat saraf sensorik, sentuhan pada kulit akan menimbulkan rangsangan secara psikologis kepada anak. Ya, love touch  sangat bermanfaat untuk kedekatan ibu dan anak. Anak akan merasa disayang, nyaman, aman dan ini tmpak melalui kulit. Tandanya kulit sehat, berseri, cerah, bersih dan tidak kusam, tidak pucat, lembut saat disentuh, kenyal, halus dan tidak bersisik. Yang terpenting adalah kulit bayi terjaga kebersihannya.

Setiap memakai popok sekali pakai mesti kita perhatikan cara penggunaannya. Terkadang banyak juga orangtua yang khawatir dengan adanya efek samping yang ditimbulkan dengan memakai popok sekali pakai, seperti timbulnya masalah kulit, alergi dan iritasi pada kulit. Menurut dr. Titi sebenarnya kebanyakan orangtua salah dalam penggunaan popok sekali pakai. Misalnya dalam hal mengganti popok pada anak. Kalau urin sudah melewati batas dan terlalu penuh tentu saja urin akan mengenai kulit. Urin yang mengenai kulit inilah yang menyebabkan terjadinya alergi. Sebaiknya para orangtua memperhatikan cara pemakaian popok sekali pakai yang tepat, kalau sudah penuh segera diganti jangan dipakai terus-menerus. Meskipun popok mengandung daya serap yang tinggi bukan berarti kita menunda untuk membersihkan dan mengganti popok.


Laura Basuki yang turut serta di event MamyPoko Love Touch membenarkan pentingnya pelukan orangtua kepada anaknya, menurutnya pelukan itu lebih dari ekspresi cinta orangtua kepada anaknya. Pelukan adalah bonus dari cinta yang memberikan ketenangan. Pelukan sudah menjadi kebiasaan bagi laura, sejak putranya Owen lahir Laura sering memberikan pelukan skin to skin. Kebiasaan yang dilakukannya membuat anak nya lebih tenang, bahkan bisa meredakan demam di saat anaknya sakit. Pelukan sangat penting sekali, anak juga jadi hafal aroma tubuh kita. Sering kita dengar kalau orangtua jaman dulu bilang anak jangan sering dipegang nanti bisa bau tangan. Ini mitos! Justru anak harus sering-sering mendapat sentuhan orangtua.

Sesibuk apapun ibu bekerja, berkarier atau banyak pekerjaan lain untuk menghidupi keluarga, seseungguhnya anak tetap butuh perhatian utuh dari ibu. Anak tidak hanya butuh materi tapi juga perhatian. Orangtua bisa memberi pelukan, mengobrol, bermanjaan dengan anak sebelum ibu berangkat bekerja. Meski hanya berlangsung beberapa menit saja tapi ini sangat berarti bagi anak.

Laura juga sangat mengapresiasi campaign MamyPoko Love Touch ini, yakni dengan berbagi popok untuk balita yatim piatu di Yayasan Sayap Ibu. Berbagi pelukan bersama Pokojang di Pokojang Land MamyPoko merupakan aksi sederhana yang sangat berarti, bagi kita mungkin hal biasa tapi bagi orang lain sangat berarti.

Yayasan Sayap Ibu adalah yayasan yang digagas oleh Ibu Sulistina Sutomo, dan berdiri sejak tahun 1955. Ibu Sulistina adalah istri pahlawan nasional kita Bung Tomo. Sayap Ibu berawal dari daycare yang ditujukan untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu. Daycare ini berbasis di rumah dinas penggagas tepatnya di daerah Barito, Kebayoran Baru. Sayap Ibu sebagai panti yang menyediakan pelayanan dan pendampingan untuk anak yatim piatu, anak yang ditelantarkan orangtuanya, juga anak-anak dari orangtua tidak mampu mengasuh dan merawat anak. Sayap Ibu memiliki tiga panti tersebar di Jalan Barito dan Bintaro, Jakarta Selatan kemudian satu lagi berada di Yogyakarta. Saat ini yang menjadi pemimpin Yayasan Sayap Ibu adalah Ibu Tjondrowati Subiyanto (Ibu Atie).

Ibu Atie sangat berterima kasih dengan adanya donasi popok untuk Yayasan Sayap Ibu. Dengan adanya donasi popok kepada balita di Yayasan Sayap Ibu, balita di panti akan merasakan hangatnya pelukan dari orang-orang yang berdonasi. Meskipun berada di panti mereka tetap anak-anak yang mesti diperhatikan kesehatannya terutama kesehatan kulit. Selama ini para balita yang ada di panti selalu memakai popok sekali pakai MamyPoko. Kalau tidak ada popok bisa kita bayangkan bagaimana repotnya para pengasuh membersihkan banyak anak, dan yang dikhawatirkan kalau telat membersihkan anak-anak bisa mengalami alergi. Dengan memakai popok sekali pakai MamyPoko yang memiliki daya serap tinggi, penggantian popok bisa dilakukan 3-4 jam sekali, dan anak-anak tetap merasa nyaman.




You Might Also Like

10 komentar

  1. Anakku dua-duanya dari lahir pakai Mamypoko Mba :).
    Tapi sekarang alhamdulillah udah lepas pospak :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, sudah mandiri ya mbak nggak pakai pospak lagi

      Hapus
  2. wah sekaarng mah mulai banyak yang lengkap ya popok bayi yang daya serapnya tinggi, jadi emak2 terbantukan

    BalasHapus
  3. Mamypoko memang TOP.
    Baby saya yang 5 bulan, juga pakai Mamypoko. Dan tidurnya mak sreggg.. Apalagi tidur siang, nyaman banget dia

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak terganggu karena basah ya mak, senangnya :)

      Hapus
  4. Banyak ortu yang menganggap popok bisa membantu anak jadi tidur lebih nyaman di malam hari mba. Menenangkan ya kalau dipeluk :)

    BalasHapus
  5. acaranya seru ya sepertinya?? :D
    apalagi dengn adanya donasi 1 pelukan 1 popok, bisa mengajarkan anak utk saling berbagi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mbak, selain berbagi juga memberi edukasi

      Hapus